Manajemen file
Sponsored Links
This presentation is the property of its rightful owner.
1 / 10

MANAJEMEN FILE PowerPoint PPT Presentation


  • 351 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

MANAJEMEN FILE. Sasaran dan Fungsi Sistem Manajemen File. Sasaran Sistem File adalah sebagai berikut: Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai. Menjamin data pada file adalah valid. Optimasi kinerja. Menyediakan dukungan masukan/keluaran.

Download Presentation

MANAJEMEN FILE

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


MANAJEMEN FILE


Sasaran dan Fungsi Sistem Manajemen File

  • Sasaran Sistem File adalah sebagai berikut:

  • Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai.

  • Menjamin data pada file adalah valid.

  • Optimasi kinerja.

  • Menyediakan dukungan masukan/keluaran.

  • Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan

  • atau pengrusakan data.

  • Menyediakan sekumpulan rutin interface I/O.

  • Menyediakan dukungan I/O untuk sistem multiuser.

  • Kebutuhan manajemen data bagi pemakai, yaitu kemampuan

  • melakukan operasi-operasi berikut:

  • Retrieve all

  • Retrieve one

  • Retrieve next

  • Retrieve previous

  • Insert one

  • Delete one

  • Update one

  • Update few

  • Optimasi kinerja

  • Yaitu:

  • Menurut sistem yaitu meningkatkan jumlah throughput

  • keseluruhan.

  • Menurut pemakai yaitu cepatnya waktu tanggap.

  • File mempunyai sifat sebagai berikut:

  • Persistence.

    • Informasi dapat bertahan meski proses yang membang-

    • kitkannya berakhir atau meskipun catu daya dihilangkan

  • Size.

    • File umumnya berukuran besar. Memungkinkan me-

    • nyimpan informasi yang sangat besar.

  • Sharebility.

    • File dapat digunakan banyak proses mengakses infor-

    • masi secara kongkuren.

  • Sasaran Manajemen File

  • Pengelolaan file adalah kumpulan perangkat lunak sistem

  • yang menyediakan layanan-layanan berhubungan dengan

  • penggunaan file ke pemakai dan/atau aplikasi.

  • Biasanya, satu-satunya cara pemakai atau aplikasi mengakses

  • file adalah lewat sistem file. Pemakai atau pemrogram tidak

  • perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk meng-

  • akses data di tiap aplikasi.


  • Fungsi Manajemen File

  • Beberapa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file

  • adalah:

  • Penciptaan, modifikasi dan penghapusan file.

  • Mekanisme pemakaian file secara bersama.

  • Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah

  • kehilangan karena kecelakaan atau dari upaya

  • penghancuran informasi.

  • Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik

  • bukan menggunakan penamaan yang mengacu

  • perangkat fisik.

  • Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi

  • tersimpan aman dan rahasia.

  • Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.

  • Mekanisme Pemakaian File Bersama

  • Menyediakan beragam tipe pengaksesan terkendali seperti:

  • Read access (pengendalian terhadap akses membaca)

  • Write access (pengendalian terhadap akses memodifika

  • si).

  • Execute access (pengendalian terhadap akses menjalan

  • kan program).

  • Atau beragam kombinasi lain.

  • Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan

  • aman dan rahasia, lingkungan ini seperti:

    • Electronic fund transfer system.

    • Criminal record system.

    • Medical record system.

    • Dan sebagainya.

  • Sistem file harus menyediakan antarmuka user-friendly,

  • yaitu:

  • Pandangan secara logika (logical view) bukan pandangan

  • secara fisik (physical view) terhadap data.

  • Fungsi yang dapat dilakukan terhadap data.

Arsitektur Pengelolaan File

  • Pengelolaan file, biasanya terdiri dari:

  • Sistem Akses

    • Berkaitan dengan bagaimana cara data disimpan pada

    • file diakses.

  • Manajemen File

    • Berkaitan dengan penyediaan mekanisme operasi pada

    • file seperti:

    • Penyimpanan.

    • Pengacuan.

    • Pemakaian bersama.

    • Pengamanan.

  • Manajemen Ruang Penyimpanan

    • Berkaitan dengan alokasi ruang untuk file di perangkat

    • penyimpanan.

  • Mekanisme Integritas File

    • Berkaitan dengan jaminan informasi pada file tak

    • terkorupsi.


  • Program dapat mengakses file di sistem mela-

  • lui sistem manajemen basis data (DBMS)

  • ataupun secara langsung melalui fasilitas

  • yang disediakan sistem operasi. Umumnya,

  • sistem operasi menyediakan:

  • Manajemen file.

  • Manajemen penyimpanan file.

  • Mekanisme integritas.

  • DBMS umumnya memuat:

  • Database engine, di antaranya berisi

  • mekanisme integritas.

  • Sistem akses.

  • DBMS menggunakan fasilitas yang disediakan

  • sistem operasi untuk memberikan layanan-

  • layanannya. Mekanisme integritas merupakan

  • masalah yang dilakukan baik di tingkat

  • sistem operasi maupun di DBMS.

  • Hanya sistem operasi tertentu, yaitu sistem

  • operasi yang dikhususkan untuk basisdata

  • yang secara langsung menyatukan sistem

  • akses di sistem operasi agar diperoleh kinerja

  • yang lebih bagus.

  • Kebanyakan sistem operasi hanya menyedia

  • kan fasilitas pengelolaan umum yang akan

  • digunakan perangkat lunak aplikasi

  • di atasnya.

Program

Mekanisme Akses

Mekanisme Integritas

D B M S

Database Engine

Sistem Akses

Sistem Operasi

Manajemen File

Manajemen Penyimpanan File

Mekanisme Integritas

Gambar. Cakupan Sistem File Dapat Dilihat Dari Arsitekturnya


Sistem File

Arsitektur sistem pengelolaan file adalah sebagai berikut:

  • Konsep terpenting dari pengelolaan file

  • Di sistem operasi adalah:

  • File

  • Direktori.

  • Pemakai memanipulasi data merujuk pada

  • file atau direktori. Pemakai tidak dibebani de-

  • ngan masalah penyimpanan, manipulasi pe-

  • rangkat dan sebagainya.

  • File

    • Abstraksi penyimpanan dan pengambi-

    • lan informasi di disk. Abstraksi ini mem

    • buat pemakai tidak dibebani rincian cara

    • dan letak penyimpanan informasi, serta

    • mekanisme kerja perangkat penyimpan

    • data.

  • Direktori

    • Berisi informasi mengenai file. Kebanya-

    • kan informasi berkaitan dengan penyim-

    • panan. Direktori adalah file, dimiliki sis-

    • tem operasi, dan dapat diakses dengan

    • rutin-rutin di sistem operasi.

Program Pemakai

File

Sekuen

Sekuen

Berindeks

Berindeks

Majemuk

H a s h

Multi

Ring

Sistem Akses

Pustaka/System Call Manipulasi File dan Direktori

Sistem File

Abstraksi File dan Direktori

Manajemen Penyimpanan

Tape Device Driver

Manajemen I/O

Disk Device Driver

Gambar. Arsitektur Sistem File

  • Pengelolaan file melibatkan banyak subsistem penting, yaitu:

  • Manajemen perangkat masukan/keluaran di sistem operasi.

  • Sistem file di sistem operasi.

  • Sistem akses dan/atau sistem manajemen basisdata.

  • Manajemen Perangkat Masukan/Keluaran di Sistem Operasi

    • Device Driver

      • Merupakan lapisan terbawah, berkomunikasi dengan perangkat

      • secara langsung. Bertanggung jawab memulai operasi masukan/

      • keluaran dan memroses penyelesaian permintaan masukan/

      • keluaran. Pada operasi file, perangkat yang biasa dipakai adalah

      • disk dan tape.

File

  • Terhadap beragam pandangan mengenai file:

  • Pandangan pemakai.

  • Pandangan pemrogram.

  • Pandangan perancang sistem.


  • Pemakai

    • Terhadap file pemakai berkepentingan memahami hal

    • berikut:

    • Penamaan untuk file.

    • Tipe file.

    • Atribut file.

    • Perintah-perintah untuk manipulasi file.

  • Pemrogram

    • Selain perlu memahami sebagai pemakai, pemrogram

    • perlu memahami:

    • Operasi-operasi terhadap file.

  • Perancang Sistem

    • Implementasi pengelolaan file.

  • Penamaan File

  • Pemakai mengacu file dengan nama simbolik. Tiap file di sistem

  • harus mempunyai nama unik agar tidak ambigu. Penamaan file

  • dengan nama direktori tempat file memberi nama unik. Tidak

  • diperbolehkan nama file yang sama di satu direktori.

  • Penamaan file berbeda sesuai sistem. Terdapat dua pendekatan

  • yaitu:

  • Sistem yang case-sensitive.

  • Sistem membedakan antara huruf kecil dan besar

  • Sistem case-insensitive

  • Sistem tidak membedakan antara huruf kecil dan kapital.

  • Saat ini, penamaan file cenderung dapat menggunakan

  • nama file panjang karena deskriptif.

  • Tipe File

  • Terdapat tiga tipe file di sistem operasi, yaitu:

  • File Reguler

    • File berisi informasi, terdiri dari file ASCII dan biner.

    • File ASCII berisi baris teks. File biner adalah yang

    • bukan file ASCII.

  • File Direktori

    • Merupakan file yang dimiliki sistem untuk mengelola

    • struktur sistem file. File direktori merupakan file

    • berisi informasi-informasi mengenai file-file yang

    • termasuk dalam direktori itu.

  • File Spesial

    • Merupakan nama logik perangkat masukan/keluaran.

    • Perangkat masukan/keluaran dapat dipandang seba-

    • gai file. Pemakai dihindarkan dari kerumitan operasi

    • perangkat masukan/keluaran.

    • File spesial terbagi dua, yaitu:

    • File Spesial Karakter

      • File ini memodelkan:

      • Terminal.

      • Printer.

      • Port jaringan.

      • Modem.

      • Dan alat-alat yang bukan penyimpan

      • sekunder.

    • File Spesial Blok

    • Sebagai kumpulan blok-blok data

    • (berorientasi blok).


Atribut File

Atribut file adalah informasi tambahan mengenai file untuk

memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat

diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.

  • Perintah-perintah Manipulasi File

  • Merupakan perintah yang dapat diberikan pemakai dibaris

  • perintah ke shell (command interpreter). Perintah-perintah

  • tersebut dapat dikategorikan menjadi:

  • Perintah penciptaan file.

  • Perintah penghapusan file.

  • Perintah pengkopian.

  • Perintah penggantian nama.

  • Perintah manipulasi yang lain.

  • Operasi pada File

Tabel. Atribut-Atribut File Yang Mungkin

Tabel. Operasi-Operasi pada File


  • Organisasi File

  • Elemen pokok perancangan sistem akses adalah record

  • record diorganisasikan atau distrukturkan.

  • Beberapa kriteria umum untuk pemilihan organisasi file

  • adalah:

  • Redundansi yang kecil.

  • Pengaksesan yang tepat.

  • Kemudahan dalam memperbaharui.

  • Pemeliharaan yang sederhana.

  • Kehandalan yang tinggi.

  • Terdapat enam organisasi dasar, kebanyakan organisasi

  • file sistem nyata termasuk salah satu atau kombinasi

  • kategori-kategori ini. Enam organisasi atau pengaksesan

  • dasar adalah sebagai berikut:

  • File pile (pile).

  • File sekuen (sequential file).

  • File sekuen berindeks (indexed-sequential file).

  • File berindek majemuk (multiple-indexed file).

  • File ber-hash (hashed or direct file).

  • File cincin (multi-ring file).

Sistem Akses File

  • Sistem akses merupakan pilihan, yaitu:

  • Dapat menjadi bagian dari sistem operasi, atau

  • Sistem operasi sama sekali tidak mempunyai komponen

  • sistem akses.

  • Sistem operasi bertujuan umum tidak mengimplementasikan

  • sistem akses sebagai komponen sistem operasi, terserah sistem

  • manajemen basisdata yang dijalankan di sistem operasi untuk

  • menangani sistem akses. Sistem operasi hanya memberikan

  • pengelolaan sistem file dasar.

  • Cara Akses Perangkat Penyimpanan

  • Perangkat penyimpanan berdasar disiplin pengaksesan dibagi

  • dua, yaitu:

  • Perangkat akses sekuen (sequential access device).

    • Proses harus membaca semua byte atau record file

    • secara berturutan mulai dari awal, tidak dapat

    • meloncati dan membaca di luar urutan.

    • Contoh: Tape.

  • Perangkat akses acak (random access device).

    • Dimungkinkan dapat membaca byte atau record file

    • di luar urutan, atau mengakses record berdasar kunci

    • bukan posisinya.


  • Log ofattrib –h tugas.doc

  • Log file/ file log

    .pdf.dbf.bmp tugas.pdf

    .zip.ppt

    .tar.doc

    .xls.mp3.sxw.pas.bas


Tugas

  • Uraikan Maksud Kata Kunci Pada Bab : Manajemen File (Bambang Harianto, 1997. Informatika Bandung)

  • Up-load (posting ke blog masing2) paling lambat hari senin, 22 Juni 2010.


  • Login