1 / 32

PEMAHAMAN DAN PENGUJIAN SPI

PEMAHAMAN DAN PENGUJIAN SPI. Posisi SPI dalam Audit. SISTEM PENGENDALIAN INTEREN ( SPI ). AKTIVITAS BISNIS. LAPORAN KEUANGAN: Laporan Laba-Rugi Neraca ( Laporan Posisi Keuangan ) Laporan Perubahan Ekuitas Laporan Arus Kas. BUKTI TRANSAKSI. PROSES AKUNTANSI.

Download Presentation

PEMAHAMAN DAN PENGUJIAN SPI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMAHAMAN DAN PENGUJIAN SPI

  2. PosisiSPIdalam Audit SISTEMPENGENDALIAN INTEREN (SPI) AKTIVITAS BISNIS • LAPORAN KEUANGAN: • LaporanLaba-Rugi • Neraca (LaporanPosisiKeuangan) • LaporanPerubahanEkuitas • LaporanArusKas BUKTI TRANSAKSI PROSES AKUNTANSI SasaranSPI: seluruhprosesbisnisbekerja denganefektifdanefisien sururi

  3. PosisiSPIdalamStandar Auditing Catatan: kaji ulang redaksi lengkap standar auditing sururi

  4. DefinisiSPI SistemPengendalianInterenadalahsistemuntukmengendalikankegiataninterenorganisasi, berupa:perencanaan, kebijakan, prosedur, danmetode yang dirancangdandiimplementasikanuntukmenjamin (1) keandalaninformasi, (2) efektifitasdanefisiensioperasi, (3) keamananaset, serta (4) kepatuhanterhadapkebijakan, komitmen, peraturan, danundang-undang. sururi

  5. PeranPentingSPI • Membantumanajemendalammengendalikandanmemastikankeberhasilankegiatanorganisasi. • Menciptakanpengawasanmelekat, menutupikelemahandanketerbatasanpersonel, sertamengurangikemungkinanterjadinyakesalahandankecurangan. sururi

  6. PeranPentingSPI • Membantu auditor dalammenentukanukuransampeldanpendekatan audit yang akanditerapkan. • Membantu auditor dalammemastikanefektifitas audit, denganketerbatasanwaktudanbiaya audit. sururi

  7. KeterbatasanSPI • Kekeliruanpengoperasiansistem(mistake in judgement). Kekeliruandisebabkanolehketerbatasankemampuanataupemahamanpenggunasistem. • Pelanggaransistem(breakdowns), baikdisengajaatautidak, misalnyakarenakesalahaninterpretasi, kecerobohan, gangguanlingkungan, perubahanpersonalia, atauperubahansistemdanprosedur. sururi

  8. KeterbatasanSPI • Kolusi, ataukerjasamanegatifsekelompokorang. • Pelanggarandengansengajaolehmanajemen(management override) • Dilemabiaya-manfaat(costs versus benefits). Karenabiayapengembangansistem yang ideal tidakterjangkau, makadipilihsistem yang memilikisejumlahketerbatasan. sururi

  9. PenanggungjawabUtamaSPI • PenangungjawabutamaataskecukupandanefektifitasSPIadalah: • Manajemen • Auditor interen • Stafperusahaan • Dewankomisarisdankomite audit sururi

  10. PengaruhEksterenatasSPI • Pihakeksteren yang berpengaruhbesarterhadapSPIantara lain adalah: • Auditor independen • Pemerintah • Asosiasiprofesidanasosiasibisnis • Lembaga-lembagaotoritastertentu sururi

  11. PengembanganSPIversiCOSO COSO (committee of sponsoring organizations) adalahorganisasiindependen yang anggotannyaterdiridariberbagaiasosiasiprofesi, seperti: • AAA (the American Accounting Association) • AICPA(the American Institute of Certified Public Accountants) • IIA (the Institute of Internal Auditors) • IMA (the Institute of Management Accountants) dan • FEI (the Financial Executive Institute) sururi

  12. PengembanganSPIVersiCOSO • COSOdibentukuntukmerumuskandanmengembangkanSPIsertamendorongpenerapanSPIpadaorganisasipublik. • COSOmenyatakanbahwasetiappersoneldalamorganisasimemilikitanggungjawabdanmerupakanbagiandaristrukturpengendalianinterenorganisasi. sururi

  13. Komponen SPI Versi COSO • Lingkunganpengendalian (control environment) • Pengukuranrisiko (risk assessment) • Aktivitaspengendalian (control activities) • Sisteminformasidankomunikasi (information and communication systems) • Pemantauan (monitoring) sururi

  14. LingkunganPengendalian Adalahkondisilingkunganorganisasi yang sehatuntukmendukungpenerapanSPI, yang komponennyaterdiridari: • Integritasdannilai-nilaietika yang tertanamdalambudayaorganisasi, • Komitmenterhadapkompetensi, • Perandanpengaruhdewankomisarissertakomite audit, sururi

  15. LingkunganPengendalian • Filosofimanajemendangayaoperasiorganisasi, • Strukturorganisasi yang mampumemberikankejelasanwewenangdantanggungjawabdenganbaik, • Budayadanaturan yang sehatdalammekanismepenetapanotoritasdantanggungjawab, sururi

  16. LingkunganPengendalian • Kebijakandanpraktik yang sehatdibidangsumberdayamanusia. • Pengaruhfaktor-faktoreksterenorganisasi sururi

  17. PengukuranRisiko (Risk Assessment) • Manajemenharusmemahami, peduli, danantisipatifterhadapberbagaiancamandanrisikoatassetiapaktivitasbisnis yang dijalankannya. • PemahamandankepeduliantersebutharusdiwujudkandalambentukSPIuntukmencegahancamanataumeminimalkannya sururi

  18. AktivitasPengendalian Prosedurstandardanpraktikpelaksanaantugasuntukmengatasiancamanbisnis, misalnya: • Prosedurotorisasitransaksi: otorisasiumumdanotorisasikhusus • Pemisahanfungsi: fungsiotorsasi, pembukuan, danpengelolaanaset. • Pembatasanaksesfisikdanakseslojik. • Pengecekanindependen • Review kinerja sururi

  19. InformasidanKomunikasi Adalahsisteminformasidankomunikasi yang baikuntukmenjaminefektifitasdanefisiensiprosesbisnis, untukmencegah: • Risikokeuangan • Risikoinformasi • Risikooperasional • Risikostrategis sururi

  20. InformasidanKomunikasi Risikokeuangan,adalahrisikotentangpemborosankeuangan. Risikoinformasi,adalahkesalahantindakankarenakesalahaninformasi. Risikooperasional, adalahrisikomelakukanhal yang benardengancara yang salah. Risikostrategis, adalahrisikomelakukanhal yang salahdantidakstrategis. sururi

  21. Monitoring Adalahproseduruntukmengukurdanmenilairelevansidanefektifitassistempengendalianinteren yang dilakukansecaraberkelanjutan, untukmenentukanperlutidaknyamodifikasisertapengembangan SPI. sururi

  22. Pemahaman SPI PemahamanSPImencakup: • Memahamilingkunganpengendalian. • Memahamidesainkebijakandanprosedurmasing-masingkomponenSPI • Mengevaluasipenerapankebijakandanprosedur. sururi

  23. ProsedurPemahaman SPI • Review pengalaman audit tahunsebelumnya. • Wawancaradenganmanajemen, staff, sertapersonelpelaksana. • inspeksidokumendancatatan. • Observasiaktivitasdanoperasiperusahaan. sururi

  24. DokumentasiPemahamanSPI Dokumentasidalambentuk: • Kuesioner yang sudahterisi • Baganalir • Tabelkeputusan • Nasari BentukdokumentergantungpadaaspekSPI yang didokumentasikan. sururi

  25. Pengujian SPI • Tujuan: mengujiefektifitasimplementasiSPI • Dirancanguntukmenjawab (paling tidak) pertanyaansebagaiberikut: • BagaimanaSPIditerapkan? • BagaimanakonsistensipenerapanSPI? • SiapamelaksanakanSPI (mempertanyakankompetensinya)? • KegagalanpenerapanSPIdisebutdenganistilahdeviation, occurrences, atau exceptions. sururi

  26. JenisPengujian SPI • Concurrent Test of Controls Pengujian SPI dilakukanbersamaandenganpemahaman SPI. Contoh, auditor menanyakanprosedurotorisasikreditdansekaligusmemeriksabuktiotorisasikredit. Concurrent test efisiendalampengujian SPI danmerupakanby-product pemahaman SPI. • Additional Tests of Control Dilaksanakanpadasaatpelaksanaanpekerjaanlapanganuntuklebihmemastikantingkatrisikopengendalian. sururi

  27. Cara Pengujian SPI Berikutinialternatifprosedurpengujian SPI: • Inquiringatauwawancaradenganpersoneltentangkinerjapelaksanaantugas. • Observingatauobservasikinerjapersoneldalampelaksanaantugas. • Inspectingataumenginspeksidokumendanlaporanuntukmengindikasikankinerjapengendalian. • Reperformingataupengerjaanulangprosedurpengendalian. sururi

  28. LuasPengujianSPI • Luaspengujiandipengaruhiolehtaksiranrisikopengendalianpadatahapperencanaan audit (planned assessed level of control risk). • Jikarisikopengendalianditaksirrendah(low assessed level), pengujian SPI akanlebihluasataulebihekstensifdanintensif. • Jikarisikopengendalianditaksirsedangatautinggi, makapengujian SPI lebihsempitdantidakintensif. Catatan: Periksakembalialternatifpendekatan audit. sururi

  29. Dual Purpose Tests AdalahpengujianSPI yang dilakukanbersamaandenganpengujiansubstantif, misalnyapengujianprosedurpengendalianpiutangdilakukansekaligusuntukmengujiasersipiutangdagang. Contoh lain, auditor mengujitandatangandanotorisasifakturpenjualanuntukmemeriksakeakuratandokumen, dansekaligusmembuattabulasikesalahandalamfaktur. sururi

  30. Penggunaan Auditor Interen • Dalambentukkoordinasidengan auditor interen. • Dalambentukmemintabantuanlangsung auditor interen. • Hasilpekerjaan auditor interentidakbisadigunakansebagaipenggantipekerjaan auditor independen. • Tingkat koordinasidanpermintaanbantuanharusdenganmempertimbangkantingkatkulitaspekerjaaninterendantingkatkompetensinya. sururi

  31. Komunikasi SPI Auditor harusmengkomunikasikankelemahanSPIatautemuan lain dalampengujianSPIkepadakomite audit ataukepadamanajemen. PersoalanSPI yang dilaporkanoleh auditor disebutdenganREPORTABLE CONDITION. Reportable condition dapatdidefinisikansebagaikelemahansignifikandidalamdesainataupelaksanaanSPI, yang dapatmempengaruhikemampuanperusahaandalammencatat, memproses, meringkas, danmelaporkaninformasikeuangandenganbenar. sururi

  32. Terimakasih sururi

More Related