1 / 11

EYD DAN TANDA BACA

EYD DAN TANDA BACA. EJAAN : Keseluruhan peraturan mengenai bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan hubungan antara lambang-lambang itu. Ejaan membicarakan tentang : penulisan huruf, penulisan kata dan pemakaian tanda baca. Macam-macam Ejaan.

Download Presentation

EYD DAN TANDA BACA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. EYD DAN TANDA BACA EJAAN : Keseluruhan peraturan mengenai bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan hubungan antara lambang-lambang itu. Ejaan membicarakan tentang : penulisan huruf, penulisan kata dan pemakaian tanda baca. BI/EYD

  2. Macam-macam Ejaan • Ejaan Van Ophujsen ( nama seorang guru Belanda yang meminati bahasa ) tahun 1901; • Ejaan Soewandi ( Menteri P & K Republik Indonesia) tahun 1947; • Ejaan Melindo (Melayu – Indonesia) tahun 1958; • Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) diresmikan tanggal 16 Agustus 1972. BI/EYD

  3. Ejaan Van Ophuysen Huruf j untuk kata : sajang, bajang, pajah, dll. Huruf oe untuk kata: goeroe, boekoe, dll. Tanda diakritik berbentuk koma ain, untuk kata : ta’ , pa’ B. Ejaan Soewandi Huruf oe berubah menjadi u: buku, saku, guru dll. Tanda diakritik berubah menjadi k, seperti : tak, pak. Awalan dan kata depan di & ke ditulis serangkai / digabungkan dengan kata yang mengikutinya. Angka 2 dipakai untuk pemakaian kata ulang. Perbedaan antara Ejaan Van Ophuysen dengan Ejaan Soewandi BI/EYD

  4. Ejaan Van Ophujsen (1901 – 1947) Khoesoes Djoem’at Ja’ni Pajoeng Tjoejoe Soenji Goeroe Njoenja Ejaan Soewandi ( 1947 – 1972 ) Chusus Djum’at Jakni Pajung Tjutju Sunji Guru Njonja Contoh kata BI/EYD

  5. Ejaan Yang Disempurnakan Ejaan ini diresmikan 16 Agustus 1972, kemudian pada tahun 1976 disusunlah buku pedoman mengenai EYD. Hal yang ditekankan pada EYD adalah : • Pemakaian huruf • Penulisan huruf • Penulisan kata • Penulisan unsur serapan • Pemakaian tanda baca / pungtuasi BI/EYD

  6. Perubahan yang terjadi di EYD dibanding Ejaan Soewandi (1) • Huruf f, v, z, q & x diresmikan pemakaiannya menjadi huruf BI.; • Angka 2 untuk kata ulang dihapuskan, untuk penulisannya harus ditulis berulang diikuti tanda hubung; • Awalan di & ke ditulis serangkai, dan kata depan di & ke ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya; BI/EYD

  7. Awalan di dan ke Didepan; Ditulis; Diundang; Kemudian; Kepada; Kedepan Kata Depan di- dan ke- Di pasar Di kampus Di meja Ke pasar Ke kampus Ke pasar Contoh : awalan dan kata depan BI/EYD

  8. Perubahan yang terjadi di EYD dibanding Ejaan Soewandi (2) 4. Beberapa huruf berubah penulisannya : - tj : c = tjukup - cukup - ch : kh = chusus - khusus - nj : ny = njonja - nyonya - sj : sy = sjarat - syarat - dj : j = djalan - jalan - j : y = dajang - dayang BI/EYD

  9. Singkatan dan Akronim • Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih. • Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal kata, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang disingkat. Akronim dibaca dan diperlakukan sebagai kata. BI/EYD

  10. Lafal Singkatan dan Kata BI/EYD

  11. Singkatan No : Nomor PT : Perseroan terbatas PT : Perguruan Tinggi BUMN DKI RCTI Kg CV : Curriculum Vitae Dll. Akronim FISIP ISPA KONI Bappenas Kadin Jamsostek Seskoal Dll. Contoh singkatan & akronim BI/EYD

More Related