1 / 29

PENGANTAR PERILAKU KEORGANISASIAN

Pemaksaan dalam objektivitas dan kerangkanya yang sistematis. PENGANTAR PERILAKU KEORGANISASIAN. . Definisi Organisasi. Prof. Dr. Prajudi Atmosudirdjo :

melosa
Download Presentation

PENGANTAR PERILAKU KEORGANISASIAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pemaksaan dalam objektivitas dan kerangkanya yang sistematis. PENGANTAR PERILAKU KEORGANISASIAN 

  2. DefinisiOrganisasi • Prof. Dr. PrajudiAtmosudirdjo: • Organisasiadalahstrukturtatapembagiankerjadanstrukturhubungankerjaantarasekelompokorang-orangpemegangposisi yang bekerjasamasecaratertentuuntukbersama-samamencapaisuatutujuantertentu. • Menurut Paul Preston dan Thomas Zimmerer: • Organization is a collection of people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives. 

  3. UnsurDasarOrganisasi • Organisasimerupakansuatusistem • Adanyasuatupolaaktivitas (Kerjasama) • Adaorang-orang (sekelompokorang) • Tujuan yang ingindicapai KERJASAMA TUJUAN ORGANISASI 

  4. Definisi PerilakuOrganisasi MenurutW. Jack Duncan: Perilakuorganisasiadalahsuatustudi yang menyangkutaspek-aspektingkahlakumanusiadalamsuatuorganisasiatausuatukelompoktertentu. Iameliputiaspek yang ditimbulkandaripengaruhorganisasiterhadapmanusiademikian pula aspek yang ditimbulkandaripengaruhmanusiaterhadaporganisasi. Tujuanpraktisdaripenelaahanstudiiniadalahuntukmendeterminasibagaimanakahperilakumanusiaitumempengaruhiusahapencapaiantujuan-tujuanorganisasi. 

  5. MenurutChris Argyris: • Perilakuorganisasiadalahbidangbarudariilmutingkahlaku yang dikembangkandengantitikperhatiannyapadapemahamanperilakumanusiadidalamsuatuorganisasi yang sedangberproses. • Larry L. Cummings: • perilakuoraganisasiadalahsuatucaraberfikir, suatucaramemahamipersoalan-persoalandanmenjelaskansecaranyatahasil-hasilpenemuanberikuttindakan-tindakanpemecahan. 

  6. Menurut Joe Kelly, guru besarmanajemenpada • Sir George Williams University: • Perilakuoraganisasidapatdirumuskansebagaisuatusistemstudidarisifatorganisasisepertibagaimanaorganisasidimulai, tumbuhdanberkembang, danbagaimanapengaruhnyaterhadapindividu-individu, kelompok-kelompokpemilih, organisasi-organisasilainnya, daninstusi-instusi yang lebihbesar. • MenurutRobbin, SP. • Behavior concern it self with the actions people do that can be observed or measured. • (perilaku yang berkenaandengantindakan-tindakanmanusia yang dapatdiamatiataudiukur) 

  7. TingkatanAnalisisdalamPerilakuOrganisasi FaktorLingkungan 

  8. FaktorLingkungan Berpengaruhterhadapkeberhasilanataukegagalanorganisasidalamupayanyamencapaitujuan. Lingkunganeksternal: Politik, ekonomi, budaya, demografi, penduduk, pesaing, alamteknologi, dll. Lingkungan internal 

  9. TujuanMemahamiPerilakuOrganisasi MenurutNimran (1996), tujuanmemahamiperilakuorganisasiadalahsebagaiberikut: 1. Prediksi keteraturanperilakudalamorganisasimemberikankemungkinankepadakitauntukmelakukanprediksiperilak –perilakuanggotaorganisasipadamasa yang akandatang. Eksplanasi Eksplanasiberartikitaakanberusahamenjawabpertanyaan “mengapa” suatuperistiwaterjadi, mengapakaryawanmalas, mengapakinerjakaryawanrendah, dsb. 3. Pengendalian Semakinbanyakperilakuindividuataukelompokdalamorganisasi yang dapatdiprediksidengantepat, dapatdijelaskandenganbaik, makakepemimpinanorganisasiituakansemakinmudahdalammelakukanfungsipengendalianataskaryawansehinggaperilakuindividuataukelompokmenjadiposotifdanfokuspadapencapiantujuan 

  10. LatarBelakangSejarah • Minatuntukmempelajariperilakumanusiasebenarnyabisaditelusuridariawalperiodesejarah. Spekulasitentangfisikmanusiamisalnya, dapatdijumpailewatkaryaYunani Plato. Filosofiiniberbicaramengenaijiwamanusia yang dibagiatastigabagian, yaitu: • Philosophic,merupakansuatualatuntukmencapaisuatuilmupengetahuandanpengertian • Spirited, suatuaspekdarijiwamanusiainiberusahamencarikekuasaandanambisi • Appetile, yaitukeinginanuntukmemenuhiselerasepertimakan, minum, uangataukebutuhanbiologislainnya. 

  11. Padasekitarawalabad ke-20, perhatianmengenaipenataanorganisasimencapaitingkatmomentumnya. Tokoh-tokoh yang mempunyaiandildalammelahirkankonsep-konseporganisasiantara lain: Max Weber (Jerman), Henri Fayol (Prancis), dan Frederick Taylor (AmerikaSerikat). 

  12. Jerman Max Weber TeoriBirokrasi 

  13. TeoriBirokrasi menyerupaikonsepkompetisisempurna (perfect competision)dalamteoriekonomi. • Secarateori, suatubirokrasimempunyaiberbagaisifat yang dapatdibedakandariketentuan-ketentuan lain darisuatuorganisasi. Beberapasifat yang pentingdapatdikemukakansebagaiberikut: • Adanyaspesialisasiataupembagiankerja • Adanyahirarki yang berkembang • Adanyasuatusistemdarisuatuprosedurdanaturan-aturan • Adanyahubungan-hubungankelompok yang bersifatimpersonalitas • Adanyapromosidanjabatan yang berdasarkanataskecakapan 

  14. Aspek-aspekperilaku yang mencerminkandaribirokrasi Weber dapatdilihatdaripenekanan Weber padastruktur yang ditimbulkandari rasa tidakpercayadarikesanggupandankemampuanmanusiadalammenciptakanrasionalistastertentu, mendapatinformasi yang baikdanmembuatkeputusan yang objektifkarenaseseorangmembutuhkanbantuanuntuksampaipadapertimbangan-pertimbangan yang baik. Strukturadalahjawabannya. Dengancaramengaturtatahubungankerjadidalamsuatuorganisasidandengancaraspesialisasiprosedurdanatuan-aturan, makakeputusanakandapatdibuatsecarakonsistendansistematis. 

  15. PendekatanFungsional • PandanganFayoldianggapsebagaisuatupemikirantentangorganisasiadministratif. Diaberpendapatbahwasemuaorganisasiterdiridari unit atausubsistemsebagaiberikut: • Aspek-aspekteknikdankomersialdarikegiatanpembelian, produksidanpenjualan • Kegiatan-kegiatankeuangan yang berhubungandenganmasalah-masalahpermintaandanpengembaliankapital • Unit-unit keamanandanperlindungan • Fungsiperhitungan • Fungsiadministrasidanperencanaanorganisasi, pengarahan, koordinasi, danpengendalian. Henri Fayol 

  16. Frederick Winslow Taylor The Principle of Scientific Manajemen • Taylor mengusulkantigahalsebagaitujuandarigerakannyayaitu: • AmerikaSerikattelahdirugikanbanyaksekaliakibattidakadanyaefisiensidihampirsetiapusahapadatiapharinya. • MencobameyakinkanpadamasyarakatAmerikaSerikatbahwapengobatannyaterletakpadamanajemen yang sistematisbukanpadausahamencariorang-orang yang istimewa. • Untukmembuktikanadanyamanajemen yang baikadalahsuatuilmu yang tepat yang berdasarkanpadahukum-hukum yang jelas, aturan-aturandanprinsip-prinsip. Dan untukmenunjukkanbahwaprinsip-prinsipmanajemenilmiahbisaditerapkanpadasetiapbentukaktivitasmanusia. 

  17. The Principle of Scientific Manajemen • penelaahwaktu (time study) • Selisihjumlahpotongan Untukmembuktikanbahwamanajemen yang baikmembangunsistemnyaatasserangkaianunsur-unsur yang membuatmesinmanajemenilmiahnyaberfungsilebihbaik, salahsatuunsurtersebutadalahpenelaahwaktu (time study). Unsurwaktuinidipergunakanuntukmenetapkansecaratepatberapabanyakwaktu yang diperlukanolehsetiaporangdalamsetiapaspekpekerjaannnya. Unsur lain adalahselisihjumlahpotongan. Dalamhalinipekerjaakanmeperolehhadiahjikamelampauistandar yang ditetapkanberdasarkanatasanalisawaktutersebut. Taylor jugamengusulkanpenggunaandaribagianperencanaanuntukmenjelaskanbagaimanapekerjaanharusdikerjakan, danserangkaianpengawasanfungsionaluntukmemberikanpengarahankepadapekerja agar bekerjamenurutmetode yang tepat. Frederick Winslow Taylor 

  18. GerakanHubunganKemanusiaan Perkembangansejarahberikutnyaditandaidengangerakanhubungankemanusiaan (the human relation movement). Gerakaninimemberikanpenekananpadakerjasamaatausemangatkerjaatau moral karyawan. Penekananinidapatdigolongkankedalamaspekhubungankemanusiaantersebut. Raymond Milesmenyatakanbahwapendekatanhubungankemanusiaansecarasederhanamenempatkankaryawansebagaimanusia, tidaksebagaimesin yang digunakandalamberproduksi, memahamikebutuhan-kebutuhanmanusia yang ingindianggapadadanmerasadiperhatikandengancaradidengarkandandiperhatikankeluhan-keluhannyajikamemungkinkan, danmelibatkanmerekadalampengambilan-pengambilankeputusantertentubaikmengenaikondisipekerjaannyaataumasalah-masalahlainnya. Semuainiakanmeningkatkansemangatkerjakaryawansecarapastidalambekerjasamauntukmencapaiproduksi yang lebihbaik. 

  19. Padasejarahhubungankemanusiaaniniterdapattigakejadian yang dapatmemberikankontribusidalampenelaahanilmuperilakuorganisasi, antara lain: • Masa-masadepresihebat • Gerakankaumburuh • HasilpenemuanHawthome 

  20. MasaDepresi • Padatahuntigapuluhanterjadidepresi, penyebabnyakarena: • Menumpuknyainventarisusahadanakumulasistokbarangbaru yang besarditangankonsumen • Konsumenmenolaknaiknyahargadannaiknyabiayausaha • Merosotnyanilaipemanfaataninvesmen • Akumulasidalamjumlah yang besardarikemampuanproduksibarudanpengembanganteknologi. • Jarangnyainvestasi yang berskalabesardankelesuandaricadangan bank • Melemahnyakepercayaandanharapan-harapan. 

  21. Terjadinyaledakandepresiinimenyadarkanmanajemenuntukmulaimenghayatibahwaproduksitidakbisabertahan lama sebagaiunsur yang bertanggungjawabdalammanajemen. Pemasaran, keuangan, lebih-lebihpegawaiadalahikutberperanuntukmenegakkanmanajementetaphidupdanmenghasilkankeuntungan (to survive and provit). Akibat yang dirasakandaridepresiialahterjadinyapenganguran, ketidaktentuanhidup, danketidakamanan. Disaatitutimbulahgagasan-gagasanmeletakkanmanusiasebagaiunsur yang sangatdominandalammanajemen. 

  22. GerakanSerikatBuruh OrganisasiserikatburuhtelahadadiAmerikaSerikatpadatahun 1792, namunpadasaatituorganisasitersebutbelummemberikanpengaruh yang substansialpadamanajemensampaidengansaatdikeluarkannya Wager Acttahun 1935. Organisasiserikatburuhlambatlaunberkembang. Salahsatufaktorpendorongperkembangannyaantara lain karenamanajer-manajertidakmaumengenalsecaratepatsumbanganmanusiadalamrangkamencapaitujuanperusahaan. Gajirendah, jam kerja yang tidakmemadai, kondisitempatkerja yang kurangpatut, semuainiseringkalidikorbankanolehkaumburuhdemitercapainyadanmeningkatnyaproduksiperusahaan. 

  23. Penemuan Hawthorne Tujuandaripenelitian Hawthorne iniantara lain untukmencarisampaidimanapengaruhhubunganantarakondisifisiktempatbekerjadenganproduktivitaskaryawan. Secarakhusustujuanpenelitianiniadalahuntukmendapatgambaran yang jelastentangpengaruhfaktor-faktorseperti temperature, kelembabanudaradancahayaterhadapkelelahandangerakanberulangdaripekerjaan. 

  24. Penelitian Hawthorne inidilakukanatasbeberapalangkah (a serial of phases): Fasepertama: Percobaantentangcahayalampu yang dilakukanantaratahun 1924-1927. Padafaseinibeberapakelompokpekerjadicobadengandiberisejumlahpenerangancahayalampuditempatmerekabakerja. Ada yang diberipenerangancahaya yang berlebihanada pula yang diberipenerangancahaya yang kurang. Setelahdiamati, hasilnyabeberapakelompokpekerjahasilnyanaik, kelompok yang lain turundanbahkanadapekerja yang hasilnyatetap. FaseKedua Faseinidikenaldenganpercobaanruangistirahat (the relay room experiment) yaitumenelitisekelompokkecilpekerja yang ditempatkantersendiridalamusahauntukmengatasiberanekamacampengaruhdaritingkahlakupekerjaketikaindividu-individuitumengetahuiketikamerekasedangdiamati. FaseKetiga Disebutdenganstuditentangruang bank tilgram (bank wiring room study). Tujuanutamanyaadalahuntukmelakukananalisapegamatanterhadapkelompokpekerja informal. Metode yang digunakanhamirsamadenganfasepertamadankeduatetapiternyatahasilnyajauhberbeda. Dalamfaseinitidakadakenaikanproduktivitasberlanjut. 

  25. SumbanganBeberapaDisiplinIlmuTerhadapPerilakuOrganisasi Menurut Robbins (1996), adasejumlahdisiplinilmu yang memberikankontribusiterhadapilmuperilakuorganisasional, antara lain psikologi, sisiologi, psikologisosial, antropologi, danpolitik. • Psikologi Psikologiadalahilmu yang berkaitandenganusaha-usahauntukmengukur, menjelaskandankadang-kadangmengubahperilakumanusia. Olehkarenaitupsikologiberupayauntukmemahamiperilakuindividu. Sumbanganpsikologi yang nyatadirasakandalamperilakuorganisasionalberkaitandenganprosesbelajar, kepribadian, konseling, danpsikologiorganisasi. Secarapsesifiksumbanganpsikologiterhadapperilakuorganisasionalberkenaandenganmasalah-masalahkebosanan, kelelahan, kondisikerja, persepsi, kepribadian, latihan, kepemimpinan, motivasi, pengambilankeputusan, danpengukuransikap. 

  26. SumbanganBeberapaDisiplinIlmuTerhadapPerilakuOrganisasi 2. Sosiologi Sosiologimempelajarisistesosialdimanaparaindividumemainkanperanannya. Sumbangansosiologiterhadapperilakuorganisasionalberkenaandenganperilakukelompokdalamorganisasi, dinamikakelompok, prosessosialisasi, budayaorganisasi, strukturorganisasi, birokrasi, komunikasi, status, kekuasaan, onflik, dll. 3. PsikologiSosial Ilmupsikologisosialmempelajariperilakuantarpribadi. Kotribusiilmuiniterhadapperilakukeorganisasianadalahberkenaandenganmasalahperubahan, bagaimanmenerapkanperubahan, danbagaimanmengurangihambatan agar perubahandapatditerima. 

  27. SumbanganBeberapaDisiplinIlmuTerhadapPerilakuOrganisasi 4. Antropologi  mempelajarimasyarakatuntukmengetahuiseluk-belukmanusiadanaktivitasnya. Kontribusinyaadalahmasalahnilai, sikapnormadanperilaku yang dapatditerima, yang mempengaruhicaraorang-orangbertindak; perbedaanantarabangsadanbangsa, antarkota-dengankota, dll 5. IlmuPolitik  mempelajariperilakuindividudankelompokdalamsuatulingkunganpolitik. kontribusinyaadalahstrukturkonflik, alokasikekuasaandanbagaimanaorangmemanipulasikekuasaanuntukkepentinagnpribadi. 

  28. psikologi Psikologikeorganisasian sosiologi Sosiologi PerilakuOrganisasi antropologi Budaya Ilmupolitik Prosesmempengaruhi sejarah Sejarahorganisasidanmanajemen ekonomi Teori –teripengambilankeputusanPsikologi)  Sumbanganbeberapabidangilmuterhadap, perilakuorganisasional

  29. REFERENSI Sopiah, PerilakuOrganisasional,Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2008 Thoha, Miftah, PerilakuOrganisasi: KonsepDasardanPerilakunya, PT RajaGrafindoPersada, Jakarta, 1983 YayatHayatiDjatmiko, Dr., PerilakuOrganisasi, CV Alfabeta, Bandung, 2002 Hersey, Paul dan Kenneth Blanchard, Management of Organizational Behavior, 4th.ed. PenerjemahAgus Dharma, Englewood Cliffs, New Jersey, Prentice-Hall Inc, 1995 Preston, Paul dan Thomas Zimmerer, Business-An Introduction to American Entreprise, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc, 1976 Indrawijaya, Adam, PerilakuOrganisasi, SINAR BARU, Bandung, 1983 PrajudiAdmosoedirdjo, Prof. Dr., Dasar-DasarAdministrasiManajemendengan Office Managament, Jakarta, 1976 

More Related