1 / 28

Umiatin, M.Si Fisika UNJ

ARUS BOLAK BALIK / AC. Umiatin, M.Si Fisika UNJ. 1. Sumber Arus AC. Suatu rangkaian AC terdiri dari sumber tegangan AC yang digambarkan sebagai fungsi : ∆Vmax : tegangan output max Frekw angular :. 2. Resistor dalam Rangkaian AC. Tegangan sesaat yang melalui resistor :

konala
Download Presentation

Umiatin, M.Si Fisika UNJ

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ARUS BOLAK BALIK / AC Umiatin, M.Si Fisika UNJ

  2. 1. Sumber Arus AC • Suatu rangkaian AC terdiri dari sumber tegangan AC yang digambarkan sebagai fungsi : • ∆Vmax : tegangan output max • Frekw angular :

  3. 2. Resistor dalam Rangkaian AC • Tegangan sesaat yang melalui resistor : • Arus sesaat pada R : • I max : • Teg sesaat bisa dinyatakan :

  4. Plot grafik V dan I sbg fs t berikut ini (diagram fasor ) : • Arus dan Tegangan dalam resistor selalu sefase.

  5. Besaran yang penting dalam arus AC adalah : I rms atau I avg dan V rms atau V avg • Persamaan tsb menyatakan bahwa jika suatu arus AC memiliki I maks : 2 A, maka arus rata – rata yang dialirkan ke resistor : 2x0.707 = 1.41 A. Atau daya rata-rata yang didisipasikan oleh resistor sebesar :

  6. I = Imax sin (ωt) sehingga I2 = Imax2 sin2 (ωt) • Grafik sin2 (ωt) identik dengan grafik cos2 (ωt) , kecuali pada titik potong nya dengan sumbu, sehingga waktu rata – rata untuk menyelesaikan 1 siklus dari grafik sin2 (ωt) dan cos2 (ωt) sama.Oleh karena itu :

  7. Contoh : • Suatu tegangan AC memiliki fungsi : Vt = 200 Volt sin ωt. Jika resistor sebesar 100 ohm dipasang pada rangkaian tersebut, berapa daya rata – rata yang didisipasikan pada resistor ?

  8. 3. Induktor dalam Rangkaian AC • GGL induksi dalam induktor : • Dengan Hk Kirchoff :

  9. Arus sesaat di dalam induktor adalah :

  10. Diperoleh dari : • Sehingga I dalam induktor bisa dinyatakan sbg : • Arus dan tegangan dalam induktor berbeda fase 90o atau arus terlambat seperempat siklus dibandingkan tegangannya.

  11. Arus maksimum : • Didefinisikan : reaktansi induktif : • Atau : • Tegangan sesaat yang melalui induktor :

  12. Contoh : • Pada tegangan AC yang konstan, lampu akan menyala lebih terang jika frekwensi sumber teganga : • 1. tinggi • 2. rendah • 3. sama terangnya pada seluruh frekwensi

  13. 4. Kapasitor dalam Rangkaian AC • Menurut Hk Kirchoff : • Maka : teg sumber sama dengan teg kapasitor • Kapasitansi C = q/V, maka

  14. Arus dalam rangkaian tersebut :

  15. Diagram fasor Arus dan Tegangan :

  16. Arus maksimum : • Didefinisikan : Reaktansi Kapasitif • Maka tegangan sesaat yang melalui kapasitor :

  17. Contoh : • Pada saat tegangan bernilai konstan, lampu menyala paling terang jika frekwensi sumber diatur : • 1. Tinggi • 2. Rendah • 3. Sama terangnya pada seluruh frekwensi

  18. 5. Rangkaian RLC • Secara umum, arus dan tegangan dalam rangkaian AC : • Φ : beda fase antara arus dan tegangan

  19. Tegangan pada R, L, C :

  20. Diagram fasor R, L, C :

  21. C R L i(t) 6. Rangkaian RLC Seri • R,L dan C dirangkai seri dialiri arus i(t)=Im cos(t) • Vab=VR+VL+VC = ImR cos(t)+ImLcos(t+/2)+ ImCcos(t-/2) Dengan cara fasor diperoleh: Vab=Vmcos(t+) ~

  22. Diagram fasor RLC seri VmL • Vm=ImZ • L> C tegangan mendahului arus • L< C tegangan tertinggal Arus Z : Impedansi Vm  VmR VmC L Z  R C

  23. Resonansi RLC seri • Rangkaian RLC dalam keadaan resonansi jika : • Vm maksimum Z minimum • L= C res

  24. 7. Daya rata-rata rangkaian RLC seri • Hk Joule P =iV=Im2Zcos(t)cos(t+) • Daya rata-rata faktor daya

  25. i(t) iR(t) iC(t) ~ C L R vs(t) iL(t) 8. Rangkaian R,L,C Paralel • R,L dan C dirangkai paralel, dihubungkan sumber v(t)=Vmcos(t)

  26. Analisa Rangkaian • i(t)=iR(t) +iC(t)+iL(t) • iR(t)=v(t)/R = • iC(t)= • iL(t)= • i(t)=

  27. Diagram Phasor • Phasor Arus ImC Im ImR ImL

More Related