Kelompok
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 21

KELOMPOK PowerPoint PPT Presentation


  • 125 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

KELOMPOK. Sekumpulan dua orang atau lebih yang satu dengan yang lain berinteraksi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama – sama dalam suatu wadah tertentu. MENGAPA PERLU DIBENTUK KELOMPOK. Resiko ditanggung kelompok

Download Presentation

KELOMPOK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Kelompok

KELOMPOK

Sekumpulan dua orang ataulebih yang satu dengan yang lain berinteraksi dalammencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama – sama dalam suatu wadah tertentu


Mengapa perlu dibentuk kelompok

MENGAPA PERLU DIBENTUK KELOMPOK

  • Resiko ditanggung kelompok

  • Sumber lebih banyak, dan terjadi proses belajar dari kelompok lain.

  • Kelemahan individu teratasi oleh kelompok

  • Kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan lebih akurat


Manfaat kerja tim

MANFAAT KERJA TIM

  • Peningkatan produktifitas kerja

  • Penggunaan sumber daya yang efektif.

  • Pemecahan masalah yang lebih tepat

  • Perbaikan mutu produk dan jasa

  • Tumbuhnya kreatifitas dan inovasi

  • Pengambilan keputusan yang lebih berkualitas


The seven habits steven covey 1997

THE SEVEN HABITS (Steven Covey, 1997)

  • Pro aktif.

  • Mendahulukan yang utama

  • Selalu memulai dengan tujuan akhir

  • Pendekatan menang – menang

  • Berusaha mengerti orang lain sebelum dimengerti oleh orang lain.

  • Selalu menciptakan sinergi, keterpaduan dan kebersamaan.

  • Selalu mengasah dan mengembangkan diri baik fisik, sosial maupun nilai – nilai.


Ciri ciri tim yang efektif

Terdapat tujuan / sasaran kelompok yang jelas (visi, misi, tujuan, tugas ditetapkan bersama.

Iklim yang tidak formal (sejuk, santai, tidak ada kejemuan / ketegangan)

Anggota terdorong berperan aktif.

Anggota mampu menjadi pendengar yang baik dan menyimpulkan bersama

Anggota kelompok tetap nyaman meski terjadi ketidak sesuaian pendapat

Keputusan diambil secara konsensus.

Komunikasi keterbukaan

Terdapat kejelasan peran tiap anggota dalam penyelesaian

Kepemimpinan dalam kebersamaan meski ada pemimpin formal

Kelompok dapat mengadakan hubungan dengan pihak luar.

Kelompok terdiri dari berbagai anggota yang mempunyai sifat dan karakteristik “pemain tim” yang berbeda tetapi solid

Secara periodik kelompok melakukan “self assessment

CIRI – CIRI TIM YANG EFEKTIF


Syarat suksesnya kerja kelompok

SYARAT SUKSESNYA KERJA KELOMPOK

  • System Thinking (berpikir holistik, saling keterkaitan / ketergantungan).

  • Personal mastery (kondisi fisik sehat, jasmani / rohani, produktif, komunikatif, konsentrasi, kreatif, inovatif dll)

  • Team Learning (kebersamaan, toleransi, koordinasi, tolong menolong, diskusi dll)

  • Mental model (keterbukaan, kesetia kawanan, keberanian, jujur, tidak egois, tenggang rasa, pengorbanan)

  • Shared vision (unity of direction, persamaan persepsi, visi bersama)


Kelompok

RESAPKAN / GELORAKAN

  • One for all, All for one

  • We are not the best, but we will be the best

  • United we stand, devided we fall

  • Come to learn, leafe to serve

  • Plan your work and work your plan

  • There a will there’s a way

  • Love minimalize difference, not difference minimalize love.


Hambatan kelompok kerja

HAMBATAN KELOMPOK KERJA

  • Beberapa orang tidak mau berpartisipasi

  • Semangat kerja rendah

  • Ada yang tidak tahu apa yang harus dikerjakan.

  • Beberapa orang memonopoli pembicaraan

  • Ingin menonjolkan diri

  • Apatis / acuh tak acuh

  • Menolak norma yang berlaku


The power of seven learning principle

THE POWER OF SEVEN(Learning Principle)

  • Basic principle

  • Big thinking

  • Deep thinking

  • Visioner

  • Do

  • Do the best

  • Check dan rechek


Keizen principle improvement sustainable

KEIZEN PRINCIPLE(Improvement Sustainable)

  • Ambil yang baik

  • Buang yang buruk

  • Cari yang baru

    (Nabi S.A.W : Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari yang akan datang harus lebih baik dari sekarang)


E t i k a ethos kebiasaan watak

E T I K AEthos : Kebiasaan watak

Etika :

Pola perilaku atau kebiasaan yang baik dan dapat diterima oleh lingkungan pergaulan seseorang atau suatu organisasi tertentu


Kelompok

M O R A LMorale (Inggris) :semangat / dorongan batin dalam diri seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu

Moralitas :

Merujuk pada nilai – nilai yang diyakini dan menjadi semangat dalam diri seseorang atau suatu organisasi untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu


Budaya kerja aparatur

BUDAYA KERJA APARATUR

  • Budaya  nilai – nilai ; Kerja  kegiatan menghasilkan

  • Budaya kerja :

    1. Kerja bermutu  makin lebih baik

    2. Pembelajaran  makin cerdas / terampil

  • Dasar

    1. Ungkapan nilai

    2. Kreativitas / sistem berpikir

    3. Kelompok / Team works

    4. Menemukan solusi

    Motto : Hari esok lebih baik dari pada hari ini


Kita harus berubah

PRODUK PEMBELAJARAN

Pengalaman

Pendidikan formal / non formal

Pendidikan tinggi / latihan

Otak kiri  otak kanan

3 dimensi

Ya – tidak – mungkin

Lamban

Linear

Parsial

Kausal / logis

PRODUK BUDAYA KERJA

Orientasi proses

Berpikir efektif : logis – kreatif – reflektif

Peta berpikir – imajinatif

Otak kanan  otak kiri

Menggali kekuatan alamiah :

Menyerap / informasi

Mengolah

Mengungkapkan kembali

Cepat

Tanggap

Holistik

sistemik

KITA HARUS BERUBAH


Cara berpikir yang benar

CARA BERPIKIR YANG BENAR

hitam

kotor

tikus

Mickey

mouse

keju

mencuri

busuk


Thinking map cepat efektif kreatif

terpusat

partai

ideologi

Politik

organisasi

otonomi

Krisis

THINKING MAP

(cepat – efektif – kreatif)

Nilai - nilai

budaya

bebas

ekonomi

pendidikan

terpimpin


Gaya gaya konflik conflict styles

GAYA – GAYA KONFLIK(conflict styles)

  • SANG PENYU NAN PEMALU

    Menarik diri untuk menghindari konflik

    Bersedia mengorbankan hasrat, kepentingan pribadi serta hubungan pergaulan

    Menjauhkan dari persoalan – persoalan yang bisa menimbulkan konflik : demikian juga menghindari orang – orang lain dengan siapa ia terlibat konflik.

    Merasa pesimis terhadap berhasilnya usaha penyelesaian konflik

    Merasa tak berdaya dan merasa lebih mudah baginya untuk menghindar diri dari pada harus menghadapi konflik


Ii sang singa nan perkasa

II. SANG SINGA NAN PERKASA

Berusaha mengungguli lawan dengan jalan memaksanya untuk menerima cara penyelesaian konflik yang diajukan.

Hasrat dan tujuan pribadi sangat dipentingkan, sedangkan hubungan balik tidak begitu berarti baginya

Sekuat tenaga berusaha mencapai tujuannya

Kurang memperhatikan kepentingan orang lain

Tidak peduli apakah orang lain senang atau tidak senang kepadanya.

Mempunyai anggapan bahwa dalam konflik pada akhirnya harus ada pemenang dan yag kalah

Senantiasa ingin menang dan tak mau kalah, kemenangan merupakan prestise baginya. Sebaliknya kekalahan akan menimbulkan perasan malu, lemah dan serba gagal.

Berusaha mencapai kemenangan dengan jalan mengungguli, menguasai dan bahkan intimidasi.


Iii sang angora yang baik

III. SANG ANGORA YANG BAIK

Hubungan baik dengan orang lain sangat berarti baginya dan dianggap lebihpenting daripada kepentingan dan tujuan pribadi

Ingin senantiasa disukai dan diterima di lingkungan

Beranggapan bahwa konflik sebaiknya dihindari demi keharmonisan hidup dan menganggap bahwa konflik tidak boleh dibiarkan terungkap, karena akan merusak hubungan antara pribadi

Merasa sangat cemas bila konflik berlangsung terus, karena akan menimbulkan sakit hati pada salah satu pihak.

Mampu berkata demikian : “SAYA BERSEDIA MENUNDA DAN MENGORBANKAN KEPENTINGAN DAN CITA – CITA SAYA DAN SILAHKAN ENGKAU MENDAPATKANNYA DENGAN HARAPAN ENGKAU AKAN TETAP SENANG KEPADAKU”


Iv sang rusa nan serba wajar

IV. SANG RUSA NAN SERBA WAJAR

Memiliki perhatian yang wajar terhadap cita – cita, kepentingan dan tujuan pribadi dan juga terhadap hubungan baik dengan orang lain.

Senantiasa berusaha mencari kompromi

Bersedia untuk menyerahkan / mengorbankan sebagian dari kepentingannya, dan menyakinkan orang yang terlibat konflik untuk bertindak seperti itu.

Mencari penyelesaian konflik, sedemikian rupa sehingga masing – masing yang terlibat konflik dapat memperoleh keuntungan yang wajar – wajar saja.

Mereka bersedia mengorbankan sebagian kepentingan pribadi dan juga hubungan – hubungan baik demi mencapai kesepakatan.


V sang gajah nan bijak

V. SANG GAJAH NAN BIJAK

Kepentingan pribadi dan hubungan – hubungan yang baik sangat berarti baginya.

Menganggap konflik sebagai masalah yang harus diselesaikan dan berusaha mencari cara penyelesaian yang bisa memuaskan kedua belah pihak. Dalam arti bisa memenuhi kepentingan masing – masing dan menjaga hubungan baik antara keduanya.

Konflik dianggap berfaedah untuk meningkatkan hubungan baik dengan jalan mengurangi ketegangan antara kedua belah pihak.

Mengambil inisiatif untuk memulai pembicaraan mengenai konflik yang sedang berlangsung dengan keyakinan bahwa konflik senantiasa dapat diselesaikan.

Merasa tak puas bila belum mendapatkan cara penyelesaian konflik yang dapat terpenuhinya kepentingan dan hubungan kedua belah pihak juga merasa tak puas bila ketegangan dan perasaan negatif belum dapat diselesaikan.


  • Login