1 / 16

Unsur Pembangun Karya Sastra

Unsur Pembangun Karya Sastra. A. INTRINSIK : Unsur pembangun dari dalam karya sastra itu sendiri 1. Tema Inti cerita ; dasar pengembangan seluruh cerita 2. Alur / Plot Jalinan cerita a.Maju : sekarang masa berikutnya . b. Mundur / Flash Back Saat ini masa lalu

kirkan
Download Presentation

Unsur Pembangun Karya Sastra

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Unsur Pembangun Karya Sastra A. INTRINSIK : Unsurpembangundaridalamkaryasastraitusendiri 1. Tema Inticerita; dasarpengembanganseluruhcerita 2. Alur / Plot Jalinancerita a.Maju : sekarangmasaberikutnya. b. Mundur / Flash Back Saatinimasalalu c. Gabungan / Campuran

  2. 3. Penokohan a. AntagonisMasalah b. ProtagonisPusatcerita c. TritagonisMembantu menyelesaikan masalah

  3. Intrinsik 4. Karakter Sifat setiap tokoh Cara penggambaran tokoh : a. secara langsung sifat tokoh disebutkan dalam cerita * … ia sangat sombong, bahkan lebih dari itu.

  4. Intrinsik 2. Taklangsung Dapatdiketahuidari : dialog antartokoh • Contoh: •      ”Akutidakpeduli! Pokoknyahariini, malamini, detikinijuga kalian angkat kaki darirumahini!” Sang juraganmenatapAdidanibunyadenganmatapenuhapi. •      ”Juragan, kasihanilahkami. Beriwaktuseminggulagi, kamiakansegeralunasiuangkontrakan,”  ibumemandang sang juragandengan air mataberlinang. caraberbicara

  5. Intrinsik perilaku • Contoh: • Lelakiitusungguhluarbiasa. Ianyaristakpernahmeninggalkanrumahsakit, kecualiuntukmelihatanak-anakdirumah. SyukurnyapihakperusahaantempatRaflibekerjamengertidanmemberikanizinpenuh. Toh, dedikasiRafliterhadapkantortidakperludiragukan. BegitulahRaflimenjagaNaniasiangdanmalam. Dibawanyasebuah Quran kecil, dibacakannyadekattelingaNania yang terbaringdiruang ICU. Kadangperawatdanpengunjung lain yang kebetulanmenjenguksanakfamilimereka,melihatlelakidenganpenampilansederhanaitubercakap-cakapdanbercandamesra.. • Raflipercayameskipuntidakmendengar, Naniabisamerasakankehadirannya.

  6. Intrinsik tanggapan (ucapan) tokoh lain • Contoh: •      ”AdamasalahapaantarakaudanLeni, Meri?” tanyaMaksuatumalam.      ”Itulah, Mak. Akumemangtaksenangdengan dia. Diatakbisamenyimpanrahasia. Mulutnya ember, bocor, takadaremnya. Akusudahbilang, tolongjanganceritapadaorang lain. Eh, barussehariudahbanyakorang yang tahu.”

  7. 5. Latar Tempatdanwaktuterjadinyasuatuperistiwaataukejadiandidalamcerita. • Latartempat • Latarwaktu • Latarsosial: berupakebiasaanhidup, adatistiadat, tradisi, keyakinan, caraberpikir, serta status sosialtokoh yang bersangkutan.

  8. 6. Sudut Pandang (Point of View) Cara pandangpengarang terhadapparatokohdalamcerita Adatigajenis : a. Sudutpandangorangpertamasebagaipelakuutama. Pengarangsebagaitokohcerita. aku, hamba, beta. Contoh: sudahsemingguiniakugelisah. Balasansuratdarisahabatkutakkunjungdatang. Padahal, balasansuratitusangatberartibagiku.

  9. 6. Sudut Pandang (Point of View) Contoh: Merekaberduatampaksedangmengobrol. Asyikbenarkelihatannya. Sesekaliterdengarsuaratawamereka. Akuhanyamelihatdarikejauhan. Takadakeberaniandalamdirikuuntukmencobamendekatimereka.

  10. 6. Sudut Pandang (Point of View) b. Sudutpandangorangpertamasebagaipelakusampingan. Pengaranghanyasebagaisaksi. Contoh: Iadatangtepatwaktu. Memangselamainiia yang ditunggu-tungguolehkeluarga. Takadasatu pun yang beranimengambilkeputusantentanghalini. Semuamenyerahkankepadanya. Akuhanyamenerimaapa yang menjadikeputusannya.

  11. 6. Sudut Pandang (Point of View) c. Sudutpandangorangketiga. Menggunakankatagantiorangketiga, sepertidia, ia, namatokoh, danmereka. Contoh: pukul 08.00 tampaknyaSobribelumdatang. Romlimerasagelisah. MerekahariiniharuspergikerumahAnggauntukmengerjakantugasdari guru.

  12. 6. Sudut Pandang (Point of View)

  13. Intrinsik 7. Amanat / Pesan Pesan yang terkandungdalam sebuahcerita. Apa yang didapatkanpembaca setelahmembacacerita

  14. Latihansoal “Entahtelahberapa kali akubacasuratEstuini,” kataWawansambiltetapmemegangsecarikkertaswarnamerahjambu. IatakmengirajikaharusbeginiakhirpersahabatannyadenganEstu. • Orangpertamapelakuutama • Orangpertamapelakusampingan • Orangpertamaserbatahu • Orangketiga

  15. Latihansoal AkutaktahuapasebabnyahinggaRiansecaratiba-tibaselalumenghindariku,” kataTyasdalamhati. SudahduahariiniTyasgelisahdengansikapRian. Padahalselamaini, merekaselaluberdua. Namun, kiniiahanyasendirian. • Orangpertamapelakuutama • Orangpertamapelakusampingan • Orangpertamaserbatahu • Orangketiga

  16. Latihansoal Burik tergolong wanita hemat. Pendapatannya sehari-hari diikutkan arisan kampung setelah disisihkan sebagian untuk belanja hariannya. Beberapa tahun lalu, Burik menarik arisannya dan segera dirupakannya sebuah cincin dan sepasang gelang. Watak Burik?

More Related