1 / 32

UNSUR-UNSUR KREDIT

Kepercayaan. Jangka Waktu. UNSUR-UNSUR KREDIT. Prestasi. Resiko. Untuk usaha / kegiatan tertentu ( bukan yang Terlarang ). Tujuan Pemberian Kredit. Harus sesuai dengan izin usaha debitur. Tidak menyimpang dari perjanjian (side streaming). Dasar Hukum Perjanjian Kredit.

serena
Download Presentation

UNSUR-UNSUR KREDIT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kepercayaan JangkaWaktu UNSUR-UNSUR KREDIT Prestasi Resiko

  2. Untukusaha/kegiatantertentu (bukan yang Terlarang) TujuanPemberianKredit Harussesuaidenganizinusahadebitur Tidakmenyimpangdariperjanjian (side streaming)

  3. DasarHukumPerjanjianKredit Pasal 1 angka 11 joPasal 1 angka 12 Undang-undang No. 10 Tahun 1998 tentangPerbankan, dimanadisebutkanbahwakreditdiberikanberdasarkanpersetujuanataukesepakatanpinjam-meminjamantara bank denganpihak lain. .

  4. hubungankredit bank adalahhubungankontraktualantara bank dannasabah • debitor yang berbentukpinjam-meminjam. Dengandemikianbagihubungan • kredit bank berlakuBukuKetiga (tentangperikatan) padaumumnyadanBab • Ketigabelas (tentangpinjam-meminjam) KUH Perdatakhususnya. MaksudPencantumankata-katapersetujuanataukesepakatanpinjam-meminjam • Hubungankredit bank dibuatberdasarkanperjanjiantertulis.

  5. PerjanjianKredit PerjanjiankreditmerupakanperjanjiankonsensuilantaraDebiturdenganKreditur yang melahirkanhubunganhutangpiutang, dimanaDebiturberkewajibanmembayarkembalipinjaman yang diberikanolehKreditur, denganberdasarkansyaratdankondisi yang telahdisepakatiolehparapihak. .

  6. Sepakat SYARAT SAH PERJANJIAN KREDIT Karenaperjanjiankreditelemenpembentuknyaadalahperjanjianpadaumumnya, olehkarenannyasyaratsahperjanjiantersebutsamahalnyadengansyaratsahperjanjianPasal 132o BW Kecakapan Suatuhaltertentu Suatusebab yang halal

  7. Asas-AsasdalamPerjanjianKredit AsasKonsensualitas AsasKebebasanBerkontrak .

  8. Pihak-pihakdalamperjanjiankredit PemberiKredit Ataukredituradalah bank ataulembaga pembiayaan lain selain bank PenerimaKredit ataudebitur, yaitupihak yang bertindaksebagaisubyekhukum. .

  9. Sebagaiperjanjianpokok, artinyaperjanjiankredit merupakansesuatu yang menentukanbatalatau tidakbatalnyaperjanjian lain yang mengikutinya, misalnyaperjanjianpengikatanjaminan; FungsiPerjanjianKredit Sebagaialatbuktimengenaibatasan-batasanhakdankewajibandiantarakrediturdandebitur; Sebagaialatuntukmelakukan monitoring kredit.

  10. PerjanjianKredit Di bawahtangan • yaituperjanjiankredit yang dibuatolehdanantaraparapihak yang terlibatdalamperjanjiankredittersebuttanpamelibatkanpihakpejabat yang berwenang/Notaris. Perjanjiankreditdapatdigolongkanmenjadi : • PerjanjianKreditNotariilyaituperjanjian yang dibuatdanditandatanganiolehparapihakdihadapanNotaris.

  11. PerjanjianKredit Di bawahtanganbiasa; PerjanjianKredit Dibawahtangan • PerjanjianKredit Di bawahtangan yang ditandatanganidihadapanNotarisnamunbukanmerupakanaktanotariildalamhalinilegalisasi • PerjanjianKredit Di bawahtangan yang dicatatkandi Kantor Notaris (Waarmerking);

  12. Bentuknya yang bebas Pembuatannyatidakharusdihadapanpejabatumum Ciri-ciriaktadibawahtangan Tetapmempunyaikekuatanpembuktianselamatidakdisangkalolehpembuatnya Dalamhalharusdibuktikan, maka pembuktiantersebutharusdilengkapi jugadengan saksi2 danbuktilainnya

  13. LegalisasiadalahpengesahanaktadibawahtanganolehNotarisataupejabatumumlainnya yang ditunjukolehundang- undangdenganmembubuhkanpernyataantertentupadaaktadibawahtangantersebut. Legalisasi (Pengesahan) • Aktadibawahtangan yang telahdilegalisasiakanmenjaminkepastianmengenai :- tanggalakta, bahwaaktatersebutdibuatpadatanggalsebagaimanatanggal yang tercantumdalamakta;- tandatangan, bahwatandatangan yang tercantumdalamaktaadalahtandatanganorang (pihak) yang namanyatercantumdalamakta;

  14. LEGALISASI (LEGALISATIE) Legalisasinomor :_____________________ Yang bertandatangandibawahini, saya ___________, notarisdi ______________, telahmembacakandanmenerangkandenganjelasisisuratinikepada: 1) ________(nama) _________ (pekerjaan), bertempattinggaldi _________  padaJalan______________, pemegang KTP dengannomor  ______________________ 2) ________(nama) _________ (pekerjaan), bertempattinggaldi ________   padaJalan ______________ pemegang KTP dengannomor  ______________________ Yang telahdikenalolehsaya, Notaris, kemudiansetelahsayabacakanisisuratinikepadaparapenghadaptersebutmembubuhkantandatangan/ cap jempoltangankiridiatassurattersebutdihadapansaya, Notaris, padahariini, hari ____________ tanggal ____________________tahun ______________________________________ Didaftarpadahariini, hari __________, tanggal ___________ tahun ____________ Notarisdi ______________ _______________, S,H, M.Kn .

  15. WaarmerkingadalahpengesahantanggaldariaktadibawahtanganolehNotarisataupejabatumumlainnya yang ditunjukolehundang-undang. Waarmerking (Penandaan) • Aktadibawahtangan yang telahdiwaarmerkingakanmenjaminkepastiantanggaldibuatnyaaktatersebut.

  16. WAARMERKING waarmerking Nomor : Dibukukandandidaftarkanpadahariini, ______________, tanggal _________ (_______________________), olehsaya ______________, SarjanaHukum, Magister Kenotariatan, Notarisdi _____________. Notarisdi _____________ ___________, S,H, M.Kn .

  17. AktaNotariil • SebagaiAktaOtentik • (Pasal 1868 BW) • “ Suatuaktaotentikialahsuatuakta yang dibuatdalambentuk yang ditentukan • undang-undangolehataudihadapanPejabatUmum yang berwenanguntukituditempat • aktaitudibuat” .

  18. AktaNotaris • BerdasarkanPasal 1 angka 7 UU No.30 Tahun 2004 tentangJabatanNotaris • AktaNotarisadalahaktaotentik yang dibuatolehataudihadapanNotaris, menurutbentukdantatacara yang ditetapkandalamundang-undang.

  19. Aktaituharusdibuat “oleh” (door) atau “dihadapan” (tenoverstaan) seorangpejabatumum Unsur-Unsur AktaOtentik Aktaituharusdibuatdalambentuk yang ditentukanolehUndang-undang Pejabatumumolehataudihadapansiapaaktaitudibuat, harusmempunyaiwewenanguntukmembuataktaitu.

  20. Akta yang dibuatolehpejabat (aktarelaas); • dapatmerupakansuatuakta yang menguraikansecaraotentiksuatutindakan yang dilakukanatausuatukeadaan yang dilihatataudisaksikanolehNotarissendirididalamjabatannya AktaOtentikdapatdibedakanatas : • Akta yang dibuatdihadapan (akrenoverstaan) pejabatolehparapihak yang memerlukannya (partijakten) ; • merupakanakta yang berisiketerangan-keterangan • daripihak lain yang berkepentingan agar keterangantersebutdisampaikankepadaNotaris yang menjalankanjabatannya yang kondisinya • dinyatakan/dituangkandalamaktaotentik

  21. membuktikanantaraparapihak, bahwamerekasudahmenerangkanapa yang ditulisdalamaktatadi (kekuatanpembuktian formal); membuktikanantaraparapihak yang bersangkutan, bahwasungguh-sungguhperistiwa yang disebutkandi situ telahterjadi (kekuatanpembuktian material atau yang kitanamakankekuatanpembuktianmengikat); KekuatanPembuktianAktaOtentik membuktikantidaksajaantaraparapihak yang bersangkutantetapijugaterhadappihakketigabahwapadatanggaltersebutdalamaktakeduabelahpihaktersebutsudahmenghadapdimukapegawaiumum (notaris) danmenerangkanapa yang ditulisdalam aktatersebut (kekuatanpembuktiankeluar).

  22. menyangkutakta yang dibuatnya Kewenangannotaris yang harusdipenuhi agar aktamemperolehotentisitasnya : mengenaioranguntukkepentingan siapaaktaitudibuat; mengenaitempatdimanaaktadibuat mengenai waktu pembuatan akta itu

  23. KlausulaHukum (Legal Clauses) • KlausulaHukumadalahklausula yang berisikanketentuan-ketentuanhukum yang biasanyaberlakuuntukpemberianfasilitaskredit. Padaumumnyaisiklausula yang tercantumdalamperjanjiankreditdapatdigolongkanmenjadi 2 (dua) bagian, yaitu: • KlausulaKomersial (Commercial Clauses) • KlausulaKomersialadalahklausula yang berkaitandenganaspekkomersialdalampemberianfasilitaskredit.

  24. - Kuasapendebetanrekening. • - PernyataanDebitur. • Perlindungan Bank • Batasan-batasan yang harusdipenuhioleh • Debitur(affirmative covenant)dan yang tidak • bolehdilakukanolehDebitur (Negative • Covenant) • KlausulaPengalihanHak • Jaminan (Warranties). • PilihanHukum (Choice Of Law)danPilihan • Forum PenyelesaianSengketa (Choice Of • Forum) KlausulaHukum (Legal Clauses)

  25. Jenis, jumlah, danjangkawaktufasilitas. • Perubahanmatauangpinjaman (klausulaini • digunakanterutamauntukpinjaman non- • Rupiah). • - PenggunaanFasilitasKredit • Penarikanfasilitaskredit, jangkawaktupenarikan, • carapenarikan, buktipenarikan. • -Pembayarankembalilebihcepat/awal (Voluntary • or Mandatory) • Bunga. • Komisidan Fee. • Bungadenda (apabilaterjadiketerlambatan • pembayaran). • Pembukuan (lokasidimana Bank akan • membukukanpinjamantersebut). • Asuransi KlausulaKomersial (Commercial Clauses)

  26. AktaPengakuanHutangadalahsuatuakta yang berisipengakuanhutangsepihak, dimanaDebiturmengakuibahwadirinyamempunyaikewajibanmembayarkepadaKreditursejumlahuangdenganjumlah yang pasti (tetap). AktaPengakuanHutang Grosse AktaPengakuanHutangadalahsalinandarisuatuAktaPengakuanHutangNotariil yang diberikankepada yang berkepentingan. (Pasal 224 HerzeinInlandschReglement(“HIR)

  27. Kelebihan lain daripadaaktaperjanjiankredit / pengakuanhutangyang dibuatsecaranotariil (otentik) yaitudapatnyadimintakan Grosse AktaPengakuanHutangtersebut. Grosse akta yang padabagiankepalaaktanyadicantumkanirah-irah; “DemiKeadilanBerdasarkanKetuhanan Yang MahaEsa” mempunyaikekuatanmengikatdanmempunyaikekuataneksekutorialdandapatdisamakandengankeputusan hakim Grosse AktaPengakuanHutang Apabilapihakdebiturwanprestasi, pihakkrediturdapatlangsungmemohoneksekusikepadaKetuaPengadilanNegeritanpamelaluigugatanperdata

  28. Pembayaran MengenaihapusnyaatauberakhirnyaperjanjiankreditmengacupadaketentuandalamPasal 1381 KUHPertentanghapusnyaperikatan. Padapraktekhapusnyaatauberakhirnyaperjanjiankreditlebihbanyakdisebabkan: Subrogasi PembaharuanUtang atauNovasi PerjumpaanUtang atauKompensasi

  29. Pembayaran Pembayaranlunasterhadapsuatukredit/ utangumumnyadapatmenghapuskanutang. Hal yang sepertiitujugaberlakudalamperjanjiankredit. Apabilajumlahkreditdibayarlunas, makahapuslahutang/ kredittersebut. .

  30. SubrogasidiaturdalamPasal 1400 BW. Subrogasiartinya, penggantiankedudukankrediturolehpihakketigadalamperjanjiansebagaiakibatpembayaranolehpihakketigaatasutangdebiturkepadapihakkreditur Tujuansubrogasiadalahuntukmemperkuatposisipihakketiga yang telahmelunasiutang-utangdebiturdanataumeminjamkanuangkepadadebitur. Subrogasi Yang paling nyataadanyasubrogasiadalahberalihnyahaktuntutandankedudukankrediturkepadapihakketiga (Pasal 1400 BW).

  31. NovasidiaturdalamPasal 1413 KUH PerdatasampaidenganPasal 1424 KUH Perdata. Novasi (pembaruanutang) adalahsebuahpersetujuan, dimanasuatuperikatantelahdibatalkandansekaligussuatuperikatan lain harusdihidupkan Novasiadalahsuatuperjanjianantaradebiturdankreditur, dimanaperjanjian lama dansubjeknya yang adadihapuskandantimbulsebuahobjekdansubjekperjanjian yang baru. Pembaharuan Utangatau Novasi Unsur-unsurnovasi:a. adanyaperjanjianbaru,b. adanyasubjek yang baru,c. adanyahakdankewajiban, dand. adanyaprestasi

  32. adalahsuatucarapenghapusanutangdenganjalanmemperjumpakanataumemperhitungkanutang-piutangsecarabertimbalbalikantarakrediturdandebitur.adalahsuatucarapenghapusanutangdenganjalanmemperjumpakanataumemperhitungkanutang-piutangsecarabertimbalbalikantarakrediturdandebitur. Dalamhalterdapatkelebihanpembayaranangsuran, misalnya yang disebabkanolehberbagaihalsepertiperubahanperaturan, adanyapemberianpenguranganbunga, kekeliruanpembayarandanlainnyamakakelebihanpembayaranpajakitumenjadihakdebitur. Perjumpaan Utangatau Kompensasi Dalamhaldemikian, kelebihanpembayaranangsuranitudapatdikompensasikandenganangsurankredituntukbulanberikutnya.

More Related