Advertisement
1 / 49

Kala III Persalinan PowerPoint PPT Presentation


  • 166 Views
  • Uploaded on 26-09-2012
  • Presentation posted in: General

Kala III Persalinan . Kala III Persalinan. adalah Periode waktu yang dimulai ketika bayi lahir dan berakhir pada saat plasenta seluruhnya sudah dilahirkan. . Otot uterus (miometrium) berkontraksi mengikuti penyusutan volume ronggauterus setelah lahirnya bayi. Penyusutan - PowerPoint PPT Presentation

Download Presentation

Kala III Persalinan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Kala iii persalinan

Kala III Persalinan


Kala iii persalinan1

Kala III Persalinan

  • adalah

  • Periode waktu yang dimulai ketika bayi lahir dan berakhir pada saat plasenta seluruhnya sudah dilahirkan.


Kala iii persalinan

Otot uterus (miometrium) berkontraksi mengikutipenyusutan volume ronggauterus setelah lahirnya bayi

Penyusutan

Ukuran ini menyebabkan berkurangnya ukurantempat perlekatanplasenta

Karena tempat perlekatan menjadi semakin kecil,sedangkanukuran plasenta tidakberubah maka plasentaakan terlipat,menebal &kemudain lepas daridinding uterus


Kala iii persalinan

MANAJEMEN AKTIF KALA III

Tujuan Manajemen Aktif Kala II menghasilkan kontraksi uterus yang lebih efektif

1. Mempersingkat waktu

2. Mencegah perdarahan

3. Mengurangi kehilangan darah


Langkah 2

LANGKAH 2

OKSITOSIN 10 U

PEREGANGAN TALI PUSAT TERKENDALI(PTT)

MELAHIRKAN PLASETA


Manajemen aktif kala iii

Manajemen aktif kala III

Oksitosin

Merangsangfundus uteri untukberkontraksidengankuat & efektifsehinggadapatmembantupelepasanplasentadanmengurangikehilangandarah


Lanjutan

LANJUTAN

  • Manajemen aktif kala III terbukti mengurangi kejadian perdarahan pasca persalinan.

  • Buku Acuan NasionalPelayananan Kesehatan Maternal dan Neonatal sudah merekomendasikan manajemen aktif kala III untuk setiap persalinan sebagai usaha untuk mengurangi komplikasi.


Komplikasi pada kala iii

KOMPLIKASI PADA KALA III

1.ATONIA UTERI

2. RETENSIO PLASENT

3. PERLUKAAN JALAN LAHIR


1 atonia uteri

1.ATONIA UTERI


Kala iii persalinan

Uterus berkontraksi miometrium akan menjepit anyaman pembuluh darah yang berjalan diantara serabut otot yang keluar dari bekasimplantasi tidak dapat terkendali

Terjadi atonia ibu dapat mengalami perdarahan sekitar 350-500 cc/menit


Atonia uteri adalah

Atonia uteri Adalah

  • Suatu kondisi dimana miometrium tidakdapat berkontraksi dan bila ini terjadimaka darah Kehamilan aterm alirandarah ke uterus sebanyak 500-800 cc/menit


Kala iii persalinan

Predisposisiperdarahanpascapersalinan

disebabkanatonia uteri

♣Over distensi uterus (kehamilan)

–Polihidramnion–Gemeli–Janin besar (makrosomia)

♣Kala satu/dua yang memanjang♣Persalinan cepat (partus presipitatus)♣Persalinan yang diinduksi/dipercepat dengan oksitosin (augmentsi)


Kala iii persalinan

  • Infeksi intrapartum♣Multiparitas tinggi♣Magnium Sulfat pada pasien preeklampsia/eklampsia


Penatalaksanaan atonia uteri

Penatalaksanaan Atonia Uteri

  • Atonia uteri terjadi jika uterus tidakberkontraksi dalam 15 detik setelahdilakukan rangsangan taktil (masase)fundus uteri


Kompresi bimanual internal

Kompresi Bimanual Internal

  • Tekanan kuat uterus diantara keduatangan. Kompresi uterus ini memberikantekanan langsung pada pembuluh darah yangterbuka (bekas implantasi plasenta didinding uterus dan juga merangsangmiometrium untuk berkontraksi


Kompresi bimanual eksternal

Kompresi Bimanual Eksternal

  • Mendekatkan tangan depan dan belakang agar pembuluh darah di dalam anyaman miometrium dapat dijepit secara manual. Menjepit pembuluh darah uterus dan membantu uterus untuk berkontraksi


Kala iii persalinan

Dinding Rahim :

1. Lapisan serosa

(lapisan peritonium),

diluar

2. Lapisan otot

(lapisan miometrium),

ditengah

3. Lapisan mukosa

(endometrium),

Didalam endometrium.

Endometrium

–Merupakan lapisan terdalam tempat ovum menempel.

–Selama kehamilan dan persalinan endometrium disebut

desidua

–Bagian desidua :

•Dibawah plasenta (desidua basalis)

•Sisanya desidua vera/parietalis


2 retensio plasenta

2.RETENSIO PLASENTA

  • Batasan

  • Jikaplasentabelumlahirdalamwaktu 15menit,telahdiberikan 10 unit oksitosin IMkedua,pengosongankandungkemihdandilakukan PTT, plasentatidaklahirsetelah 30menitbayilahir.

  • SEBAB

    1. Plasentabelumterlepasdaridindingrahimkarenatumbuhmelekatlebihdalam

    2. Plasentasudahterlepastetapibelumkeluarkarenaatonia uteri danakanmenyebabkanperdarahan yang banyak


Kala iii persalinan

PLASENTA ADHESIVA

Melekat pada desidua

endometrium lebih dalam

PLASENTA INGKRETA

Vili khorialis tumbuh lebihdalam dan menembusdesidua sampai kemiometrium


Kala iii persalinan

PLASENTA PERKRETA

Vili khoriolis menembusserosa atau peritoniumdinding rahim

Plasenta inkarserata

Plasenta sudah lepas tetapi belum keluar karena atonia


Kala iii persalinan

Asuhan Retensio Plasenta

Plasenta belum lahir setelah 30 menit

1. Lakukan periksa dalam dengan lembut,jika

plasenta ada di vagina kelurkan dengan hati-hati sambil melakukan tekanan dorso kranial

2.Jika plasenta masih dalam uterus& perdarahan

minimal,berikan oksitosin 10 unit IM,pasang

infus menggunakan jarum besar (16/18) berikan RL–Rujuk

–Dampingi ibu


Kala iii persalinan

2.Jika plasenta masih dalam uterus &terjadi perdarahan berat,pasang infusmenggunakan jarum besar (16/18) berikanRL dengan 20 unit oksitosin

– Coba lakukan manual plasenta

– Bila tidak memenuhi syarat plasenta manual ditempat/tidak kompeten,segera rujuk

– Dampingi ibu


Manual plasenta

Manual Plasenta

  • Plasenta manual adalah tindakan untuk melepasplasenta secara manual (menggunakan tangan) dari tempat implantasinya dan kemudian melahirkannyakeluar dari kavum uteri


Perlukaan laserasi jalan lahir

PERLUKAAN/lASERASI JALAN LAHIR

  • Laserasi serviks dan vagina

  • Menyebabkan :

  • –Perdarahan–Jaringan parut–Infeksi–Nyeri saat bersenggama–Kematian


Kala iii persalinan

Robekan serviks dan vagina bagian atas

dapat terjadi karena :

1.Persalinan lama/macet

Apabila serviks terjepit diantara kepala bayidan simfisis pubis,sisi anterior dapatmembengkak,tidak teregang denganbaik,kemungkinan akan ruptur

2. Kelahiran dengan alat/bantuan

forsep,ekstraksi vakum,ekstraksi pada bokong sebelum serviks berdilatasi penuh


Kala iii persalinan

3.. Persalinan Presipitatus

Secara spontan atau distimulasi dengan oksitosin

4. Kegagalan serviks untuk berdilatasi karena kelainankongenital atau jaringan parut akibat luka terdahulu


Komplikasi awa

Komplikasi Awa

1. Perdarahan

  • Pembuluh darah yang tidak terikat dengan baik. Pastikan bahwa perdarahan tidak berasal dari uterus yang atonik

    2. Hematoma

  • Mengumpulnya darah pada dinding vagina yangbiasanya terjadi akibat komplikasi luka pada vagina.

  • Terlihat pembengkakan vagina/vulva,nyeri hebat

    3.Retensio urine


Kala iii persalinan

  • 1. Retensio urine

  • Maternal harus dianjurkan untuk berkemih,jika tidak bisa kateter.

  • Menghindari ketegangan kandung kemih

  • 2. Infeksi

  • Infeksi saat menjahit robekan, jika infeksi

  • jahitan harus dilepas dan dijahit ulang


Komplikasi lanjut

Komplikasi Lanjut

  • 1. Jaringan parut dan stenosis (penyempitan) vagina

    Nyeri senggama

  • Persalinan macet pd persalinan berikut

  • 2. Jaringan parut pada serviks

  • 3. Vesiko-vagina,vesiko-serviks/fistula rekto-vagina


Laserasi perineum

Laserasi Perineum

  • –Perhatikan dan temukan penyebab

    perdarahan dari laserasi perineum–Nilai perluasan laserasi perineum–Laserasi diklasifikasikan berdasarkan luasnya

    robekan


Kala iii persalinan

DERAJAT SATU


Derajad satu

Derajad Satu

  • –Mukosa vagina–Komisura posterior–Kulit perineum

  • Tidak perlu dijahitjika tidak adaperdarahan


Robekan derajat

Robekan Derajat

  • –Mukosa vagina–Komisura posterior–Kulit perineum–Otot perineum

  • Robekan Derajat dua harus Dijahit


Kala iii persalinan

DERAJAT DUA


Derajad tiga

Derajad Tiga

Derajad Tiga

–Mukosa vagina–Komisura posterior–Kulit perineum–Otot perineum–Otot sfingter ani

Derajad Tiga harus dirujuk


Kala iii persalinan

Derajad Tiga