1 / 16

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. DOSEN PEMBIMBING : Prof. Dr. SURYA AFNARIUS, M.Kom TUGAS KELOMPOK PRESENTASI 1. Vivi Adela (0810452052) 2. Rizki (0810452054). 8.1 Konsep kualitas Kualitas

kasi
Download Presentation

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. REKAYASA PERANGKAT LUNAK DOSEN PEMBIMBING : Prof. Dr. SURYA AFNARIUS, M.Kom TUGAS KELOMPOK PRESENTASI 1. Vivi Adela (0810452052) 2. Rizki (0810452054)

  2. 8.1 Konsepkualitas Kualitas AmaricaHertage dictionary mendefinisikankatakualitassebagaisebuahkarakteristikatauatributdarisesuatu. Sebagaiatributdarisesuatu, kualitasmengacupadakarakteristik yang dapatdiukur, sesuatu yang dapatkitabandingkandenganstandar yang sudahdiketahui. Pengukurankarakteristik program benar-benarada. Propertitersebutmencakupkompleksitassiklomatik, kohesi, jumlah function point, bariskodedll. Kualitasdesainmengacupadakarakteristik yang ditentukanolehdesainerterhadapsuatu item tertentu. Nilai material, toleransidanspesifikasikinerja, semuamemberikankontribusiterhadapkualitasdesain Kuailitaskonformansiadalahtingkatdimanaspesifikasidesainterusdiikutiselamapembuatan.

  3. 2. KontrolKualitas Kontrolkualitasmerupakanserangkaianpemeriksaan, kajiandanpengujian yang digunakanpadakeseluruhansikuspengembanganuntukmemastikanbahwasetiapproduukmemenuhipersyaratan yang ditetapkan. Kontrolkualitasmencakup loop umpanbalikpadaproses yang menciptakanprodukkerja. Kombinasipengukurandanumpanbalikmemungkinkankitamemperbaikiprosesbilaprodukkerja yang diciptakangagalmemenuhispesifikasimereka. 3. JaminanKualitas Jaminankualitasterdiriatasfungsi auditing danpelaporanmanajemen. Tujuanjaminankualitasuntukmemberikan data yang diperlukanolehmanajemenuntukmenginformasikanmasalahkualitasproduk, sehinggadapatmemberikankepastiandankonfidensibahwakualitasprodukdapatmemenuhisasaran.

  4. 4. Biayakualitas Biayakualitasmenyangkutsemuabiaya yang diadakanuntukmengejarkualitasatauuntukmenampilkankualitas yang berhubungandenganaktifitas. Biayakualitasdibagiatas : A. Biayapencegahanmeliputi : - Perencanaankualitas - Kajianteknis formal - Perlengkapanpenggujian - Pelatihan. B. Biayapenilaian : meliputiaktivitasuntukmemperolehwawasanmengenaikondisiprodukpertama kali padamasing- masingproses. Contohbiayapenilaianmeliputi : a. Inspeksi in-prosesdaninterproses b. Pemeliharaandankalibrasiperalatan c. Pengujian

  5. C. Biayakegagalan internal : biaya yang diadakanbilakitamendeteksisuatukesalahandalamproduksebelumprodukdipasarkan. Biayainimeliputi : - Pengerjaankembali - Perbaikan - Analisis mode kegagalan D. Biayakegagalaneksternal : biaya yang berhubungandengancacat yang ditemukansetelahprodukdisampaikankepadapelanggan. Contohbiayakegagalaneksternalmeliputi : - Resolusikeluhan - Penggantiandanpengembalianproduk - Dukungan help line - Kerjajaminan.

  6. 8.2 PERGESERAN KUALITAS Mula-mulaprodukberkualitastinggidiartikankepadapenghematanbiaya. Akantetapimaknatersebutsudahbergeserkepada �Total Quality Management� (TQM). Ada 4 langkahdasaruntukmembangun TQM yang baik :  1.      Kaizen Sistemuntukmeningkatkanprosessecarakontinyu. Tujuan kaizen iniadalahuntukmengembangkansebuahproses (dalamkasusiniproses software) menjadi visible, repeatable dan measurable.

  7. 2.      Atarimaehinshitsu Padatahapiniakanmenguji intangible yang mempengaruhiprosesdanpekerjaanuntukmengoptimalkanpengaruhnyaterhadapproses. 3.      Kansei (diterjemahkansebagai lima rasa) Konsentrasipada user produktersebut (dalamhalini software). Kanseimengarahkepadapeningkatanprodukitusendiridantentusajaprosesuntukmenghasilkanproduktersebut 4.      Miryokutekihinhitsu Keterlibatanmanajemendalampembuatanproduk. Tahapinimerupakantahappencarianpeluangpada area tertentu yang diidentifikasimelalui survey penggunaanproduktersebutdipasaran

  8. 8.3 JAMINAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK Jaminankualitasperangkatlunak / Software Quality Assurance [SQA] adalahaktivitaspelindung yang diaplikasikanpadaseluruhproses perangkatlunak.

  9. SQA meliputi : 1. Pendekatanmanajemenkualitas 2. Teknologirekayasaperangkatlunak yang efektif (metodedanperanti) 3. Kajianteknik formal yang diaplikasikanpada keseluruhanprosesperangkatlunak 4. Strategipengujianmultitiered (deretbertingkat) 5. Kontroldokumentasiperangkatlunakdan perubahan 6. Proseduruntukmenjaminkesesuaiandengan standarpengembanganperangkatlunak 7. Mekanismepengukurandanpelaporan.

  10. Kelompok SQA berfungsisebagaiperwakilaninhouse pelanggan, yaituorang yang akanmelakukan SQA harus memperhatikan perangkat lunak dari sudutpandangpelanggan Kelompok SQA harusdapatmenjawabpertanyaanpertanyaandibawahiniuntukmemastikanbahwakualitas perangkat lunak benar-benar terjaga. 1. Apakahperangkatlunakcukupmemenuhi faktorkualitas ? 2. Sudahkahpengembanganperangkatlunak dilakukansesuaidenganstandar yang telah ditetapkansebelumnya? 3. Sudahkah disiplin teknik dengan tepat memainkan perannya sebagi bagian dari aktivitas SQA?

  11. Aktivitas SQA : A. Menyiapkanrencana SQA untuksuatuproyek. Rencanatersebutmengindentifikasikanhal-hal berikut: · Evaluasi yang dilakukan · Audit dan kajian yang dilakukan · Standar yang dapatdiaplikasikanpadaproyek · Proseduruntukpelaporan & penelusuran kesalahan · Dokumen yang dihsilkanolehkelompok SQA · Jumlahumpanbalik yang diberikanpadatim proyekperangkatlunak B. Berpartisipasidalampengembangandeskripsi prosespengembanganproyek.

  12. C. Mengkajiaktivitasrekayasaperangkatlunak untukmemverifikasipemenuhanproses perangkatlunak yang sudahditentukan. D. Mengauditprodukkerjaperangkatlunak yang ditentukanuntukmembuktikankesesuaian denganprodukkerja yang ditentukantersebut sebagaibagiandariprosesperangkatlunak. E. Memastikan bahwa deviasi pada kerja dan produk perangkat lunak didokumentasikan & ditangani sesuaidgnprosedurpendokuementasian F.Mencatatketidak-sesuaiandanmelaporkannya kepadamanajemen senior. G. Mengkoordinasikontroldanmanajemen perubahan, dan membantu mengumpulkan dan menganalisismetrikperangkatlunak.

  13. 8.4. SOFTWARE REVIEW Software review merupakan �filter� bagiprosesrekayasa software. Review diterapkanpadaberbagaititikselamapengembangan software. Review merupakancara yang dipergunakanolehberbagaikelompokoranguntuk : 1. Mengetahuipeningkatanproduk yang dikehendaki  person maupuntim. 2. Mengkonfirmasibagian-bagiandariproduk yang perluditingkatkandan yang tidakperlu. 3. Menghasilkanpekerjaanteknis yang lebih uniform atau paling tidakbisadiprediksi, kualitasbisadicapaitanpa review, supayapekerjaanteknislebihteratur

  14. Review dilakukan pada beberapa titik selama pembangunan software dan dimaksudkan untuk menemukan kesalahan (error) dan kegagalan (defect) yang kemudian diatasi. Kata error berarti kesalahan yang ditemukan pada software oleh programmer/tim pembangun sebelum diserahkan kepada klien. Sedangkan defect berarti kesalahan yang ditemukan pada software setelah diserahkan kepada klien oleh klien. Error sebaiknya lekas diatasi agar tidak menghasilkan defect. Dalam mengatasi error, review berperan untuk mengurangi jumlah error dan mengurangi biaya penanganan error. Salah satu cara adalah dengan defect amplified and removal. Cara ini dilakukan sejak desain awal softaware. Pada tiap tahapan error yang ditemukan diteruskan pada tahap berikutnya dengan melalui review. Dengan review, error yang ditemukan akan berkurang untuk tahap berikutnya.

  15. Tanpa review, error akan cenderung meningkat, dan pada hasilakhir setelah test sistem, kemungkinan terjadi error yang menimbulkan defect lebih besar. Error yang terjadi lebih dini mengakibatkan kerugian ringan, dansemakin lama error ditemukan, kerugian semakin besar dari segi biaya. Karena itu review memegang peranan penting dalam mengatasi error. Salah satu tipe review yang akan dibahas dalam bahasan ini adalah Formal Technical Review (FTR). Tujuan FTR adalah: 1. menemukan error dalam function, logika, atau implementasi 2. memastikan software memenuhi kebutuhan 3. memastikan software memenuhi standar 4. mencapai software yang dibangun dengan cara yang seragam 5. membuat proyek lebih mudah diatur

  16. Beberapa batasan FTR: 1. 3-5 orang terlibat dalam review 2. persiapan awal untuk masing-masing orang tidak lebih dari 2 jam 3. durasi pertemuan review tidak lebih dari 2 jam. Petunjuk pelaksanaan FTR: 1. review produk, bukan review pembuat produk 2. buat agenda rapat dan patuhi 3. batasi debat/perbedaan pendapat 4. jelaskan masalahnya dan batasannya 5. mencatat 6. batasi jumlah yang ikut rapat dan persiapan awal ditekankan 7. niat checklist untuk tiap produk 8. terjadwal 9. peserta rapat perlu mendapat training teknis dan psikologi manusia 10. review hasil review sebelumnya.

More Related