1 / 27

MENOPAUSE

MENOPAUSE. H I DAYAT WIJAYANEGARA. DEFINISI. Istilah Menopause sering dipakai meskipun istilah tersebut kurang tepat  menopause hanya merupakan kejadian se saat yaitu perdarahan haid yang terakhir Yang paling tepat adalah klimalkter ium yaitu peralihan premenopause ke pascamenopause.

jontae
Download Presentation

MENOPAUSE

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MENOPAUSE HIDAYAT WIJAYANEGARA

  2. DEFINISI • Istilah Menopausesering dipakai meskipun istilah tersebut kurang tepat  menopause hanya merupakan kejadian sesaat yaitu perdarahan haid yang terakhir • Yang paling tepat adalah klimalkteriumyaitu peralihan premenopause ke pascamenopause

  3. Perimenopause adalah periode sebelum, selama dan setelah menopause • Periode ini terjadi dengan onset yang tiba-tiba • Usia Menopause : USA rata-rata usia 52 tahun Indonesia rata-rata 48 – 50,2 tahun

  4. PREMENOPAUSE • Masa sekitar 40 tahun • Dimulainya siklus yang tidak teratur, memanjang, sedikit/banyak, kadang disertai nyeri • Pd wanita tertentu timbul gejala vasomotor • Kadar FSH & estrogen bisa normal atau meningkat

  5. KLIMAKTERIUM • Masa perubahan premenopause dan pascamenopause • Ditandai diklus haid yang tidak teratur • 40% wanita memiliki siklus anovulatorik • Kadar FSH, LH dan estrogen bervariasi dapat rendah, normal atau tinggi

  6. Mekanisme Terjadinya Menopause • Pembentukan sel telur dlm ovarium (indung telur) terjadi sejak dlm kandungan • Setelah lahir jumlah oosit (sel telur) terus berkurang sampai menopause krn : ~ proses ovulasi ~ proses atresia

  7. Pada setiap siklus menstruasi, sejumlah folikel akan mengalami ovulasi • Menopause dapat terjadi karena 2 proses yaitu : • ~ proses hilangnya oocyt pada ovarium • ~ hilangnya fungsi ovarium secara tetap

  8. PERUBAHAN PERUBAHAN YANG TERJADI SAAT MENOPAUSE 1. Perubahan Hormonal • Penurunan kadar Estrogen & Progesteron (E & P) - Masa reproduksi : E & P dihasilkan secara siklik oleh ovarium utk terjadinya menstruasi - Menopause : fungsi ovarium  estrogen & progesteron (-)

  9. 2. PERUBAHAN TINGKAH LAKU • Depresi • Cemas • Hilangnya libido

  10. Gejala & Keluhan Menopause • Berhentinya menstruasi (amenore) : terjadi secara gradualmenstruai tidak teratur, perdarahan diluar menstruasi, amenore • Hot flushes (semburan panas) • Ggn. Tidur • Perubahan vagina • Ggn kardiovaskuler • Osteoporosis

  11. TERAPI HORMON PENGGANTI  kadar estrogen wanita pasca menopause mempengaruhi fisik dan psikis shg mempengaruhi kualitas hidupnya Diperlukan terapi pengganti estrogen

  12. INDIKASI THP • Gejala vasomotor • Menopause prematur • Profilaksis (pencegahan) terjadinya penyakit kardiovaskuler dan osteoporosis

  13. Kontra Indikasi THP • Kanker payudara atau riwayat kanker payudara • Kanker endometrium • Perdarahan pervaginam yg blm jelas penyebabnya • Kerusakan hati berat • Tromboemboli atau tromboflebitis aktif • Hiperlipidemia • Meningioma

  14. Apa yg dipertimbangkan dlm pemberian THP ? • Diberikan pd wanita yg memerlukan terapi pencegahan • Diberikan secara individual • Wanita dilibatkan dlm pengambilan keputusan

  15. PRINSIP DASAR PEMBERIAN THP • Masih memiliki uterus  Estrogen harus selalu dikombinasikan dg progesteron • Tanpa uterus cukup estrogen & diberikan kontinyu • Perimenopause, masih haid & tetap menginginkan haid  THP sekuensial • Pascamenopause ingin haid  sekuensial/kontinyu

  16. Pasca menopause tdk menginginkan haid  estrogen kontinyu • Jenis estrogen : alamiah • Jenis progesteron : mirip estrogen alamiah • Mulailah selalu dg dosis rendah • Libido rendah  estrogen dikombinasi androgen

  17. Hormon apa yg diberikan pd THP ? • Estrogen saja : estrogen alamiah phitoestrogen • Kombinasi Estrogen - Progesteron

  18. JENIS & DOSIS ESTROGEN ALAMIAH PADA THP Estrogen Dosis • Estrogen konjugasi 0,3 – 0,625 mg • 17-estradiol 1 – 2 mg • Estradiol valerat 1 – 2 mg • Estropipate 0,625 – 1,25 mg

  19. JENIS & DOSIS PROGESTERON PADA THP Progesteron Dosis sekuensial kontinyu • Progesteron 300 mg 100 mg • Siproteron asetat 1 mg 1 mg • MPA 10 mg 2,5 mg • Didrogesteron 10 mg 10 mg • Klormadinon asetat 1-2 mg 1-2 mg

  20. CARA PEMBERIAN THP • Oral • Transdermal • Semprot hidung • Implan • Penggunaan pervaginam • Sublingual • Intamuskuler

  21. Hal yang harus diperhatikan pada pemberian THP adalah : • Karsinoma endometrium • Karsinoma mammae • Tromboemboli • Penyakit hati aktif • Endometriosis • Riwayat tromboemboli spontan

  22. Efek Samping Terapi Hormon Pengganti • Perdarahan pervaginam Efek samping tersering 2. Nyeri payudara 3. Keputihan & sakit kepala 4. Peningkatan berat badan

  23. Pemeriksaan yang harus dilakukan pada pemberian THP • Sebelum pemberian THP. • pemeriksaan fisik : TD, BB, Pem. Panggul & payudara Sitologi vagina Mammografi Pem. Kadar lemak, fungsi hati & ginjal Densitometri

  24. Riwayat medis dan keluarga. • Konseling : • hindari semua risiko yang berhubungan dengan osteoporosis dan PJK • latihan fisik • diet seimbang

  25. Pengawasan awal. • 3 atau 6 bulan setelah pengobatan dimulai. • Periksa Tek. Darah & BB • Evaluasi timbulnya efek samping, perdarahan, efektifitas pengobatan. • Stl 6 bulan pemberian THP  Pap smear • 12 bulan pemberian  Mammografi & USG payudara

  26. Pengawasan lanjutan • Setelah pengawasan awal penderita harus diawasi minimal setiap tahun

More Related