Asas utama yang paling sering digunakan oleh negara sebagai landasan untuk memungut pajak adalah
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 25

1. Asas Negara Tempat Tinggal 2. Asas Negara Asal (Negara Sumber ) 3. Asas Kebangsaan PowerPoint PPT Presentation


  • 131 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Asas utama yang paling sering digunakan oleh negara sebagai landasan untuk memungut pajak adalah :. 1. Asas Negara Tempat Tinggal 2. Asas Negara Asal (Negara Sumber ) 3. Asas Kebangsaan.

Download Presentation

1. Asas Negara Tempat Tinggal 2. Asas Negara Asal (Negara Sumber ) 3. Asas Kebangsaan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Asasutama yang paling seringdigunakanolehnegarasebagailandasanuntukmemungutpajakadalah:

1. Asas Negara TempatTinggal2. Asas Negara Asal (NegaraSumber)3. AsasKebangsaan


Asas Negara TempatTinggalatauAsasdomisiliatauasaskependudukan (domicile/residence principle)

Asas Negara tempattinggalmengandungartibahwa Negara tempatseseorangbertempattinggal, tanpamemandangkewarganegaraannya, mempunyaihak yang takterbatasuntukmemungutpajakterhadaporang-orangituatassemuapendapatan yang merekaperolehtanpamenghiraukandimanapendapatanitudiperoleh.


Asas Negara Asal (Negara Sumber)

Asas Negara sumbermendasarkanpemajakanpadatempatdimanasumberituberada, sepertiadanyasuatuperusahaan, kekayaanatautempatkegiatandisuatu Negara. Negara dimanasumberituberadamempunyaiwewenanguntukmengenakanpajakatashasil yang keluardarisumberitu.


AsasKebangsaanatauAsasNasionalitasataudisebutjugaasasKewarganegaraan (nationality/citizenship principle) :

Asasinimendasarkanpengenaanpajakseseorangpada status kewarganegaraannya. Jadipemajakandilakukanoleh Negara asalwajibpajak. Yang dikenakanpajakadalahsemuaorang yang mempunyaikewarganegaraan Negara tersebut, tanpamemandangtempattinggalnya. Apabilaasasinidigunakanolehsuatu Negara makasasaranpengenaanpajaknyaadalahseluruhpenghasilandankekayaandarimanapunasalnya.


Agar pelaksanaanpemungutanpajakdapatberjalandenganbaik, adildanlancar, tidakmengganggukepentinganmasyarakat, sekaligusmembawahasil yang baikbagikas Negara, pemungutanpajakdilaksanakandenganasassebagaiberikut :

 1. AsasYuridis2. AsasEkonomis3. AsasFinansial


AsasYuridis

Menurutasasinihukumpajakharusdapatmemberikanjaminanhukum yang perluuntukmenyatakankeadilan yang tegas, baikuntuk Negara danwarganya. OlehKarenaitumengenaipajakdi Negara hokum harusdiaturdenganundang-undang..


AsasEkonomis

Pemungutanpajakjanganhanyaditekankansemata-matapadafungsi budgeter, denganmenekankanjumlah yang optimal tanpamemperhatikankeadaanmasyarakat, sisikeadilandankesanggupanmasyarakat, tentuhalituakansangatmemberatkanmasyarakat.


AsasFinansial:

Disinifungsipajak yang terpentingadalahfungsibudgeter, yaknimemasukanuangsebanyak-banyaknyakekas Negara. Sehubungandenganitumaka agar hasilpemungutanpajakitubesarmakabiayapemungutannyaharussekecil-kecilnya.


SistemPemungutanPajak

1. Official Assesment system 2. Self Assessment System3. With Holding System


Official Assesment system

Adalahsuatusistempemungutan yang memberiwewenangkepadapemerintah (fiskus) untukmenentukanbesarnyapajak yang terutangolehwajibpajak.ciri-cirinya :1. Wewenanguntukmenentukanbesarnyapajakterutangadapadafiskus2. Wajibpajakbersifatpasif3. Utangpajaktimbulsetelahdikeluarkansuratketetapanpajakolehfiskus


Self Assessment System

Adalahsuatusistempemungutanpajak yang memberiwewenangkepadawajibpajakuntukmenentukansendiribesarnyapajak yang terutang.ciri-cirinyaadalah :1. wewenanguntukmenentukanbesarnyapajakterutangadapadawajibpajaksendiri2. wajibpajakaktifmulaidarimenghitung, menyetordanmelaporkansendiripajak yang terutang.3. fiskustidakikutcampurdanhanyamengawasi.


With Holding System

Adalahsuatusistempemungutanpajak yang memberiwewenangkepadapihakketiga (bukanfiskusdanbukanwajibpajak yang bersangkutanuntukmenentukanbesarnyapajak yang terutangolehwajibpajak.ciri-cirinyaadalahwewenangmenentukanbesarnyapajak yang terutangadapadapihakketigapihakselainfiskusdanwajibpajak.


Pemungutanpajakdapatdilakukanberdasarkan 3 stelsel :

1. StelselRiil (Nyata)2. StelselAnggapan (Fictievestelsel)3. StelselCampuran


StelselRiil (Nyata)

PengenaanPajakdidasarkanpadakeadaanobjek yang sesungguhnya. Apabilapajakitudikenakanterhadappenghasilan, misalnya, makapengenaanitudidasarkanpadapenghasilan yang sungguh-sungguhditerimaataudiperolehwajibpajak.


StelselAnggapan (Fictievestelsel)

Pengenaanpajakdidasarkanpadasuatuanggapanhukum (fictieve) tertentu. Fictiehukum yang dipakaimisalnyamengganggapbahwapenghasilan yang diterimaolehwajibpajakadalahsamabesarnyauntuksetiaptahunpajak. Olehkarenaitubegitutahunpajakberakhirdandiketahuibesarnyapenghasilanwajibpajak yang bersangkutanmakasudahdapatditentukanpajakpenghasilanuntuktahunberikutnya.


StelselCampuran

MerupakankombinasiantarastelselNyatadanstelselanggapan, sekaligusuntukmenghilangkankelemahan-kelemahankeduastelseltersebut. Dalamstelseliniutangpajakdikenakandenganmendasarkanstelselfictiepadaawalmasaatautahunpajak yang merupakanketetapan yang bersifatsementaradankemudiansetelahmasaatautahunpajakberakhirakandikoreksiberdasarkankeadaanpenghasilan yang sesungguhnyaditerimaolehwajibpajak.


MenurutRochmatSumitro, utangpajakadalahutang yang timbulsecarakhususkarena Negara (kreditur) terikatdantidakdapatmemilihsecarabebassiapa yang akandijadikandebiturnya, sepertidalamhukumperdata. Hal initerjadimengingatutangpajaklahirkarenaundang-undang

Saatdanlahirnyautangpajakdikenalada 2 ajaran :Ajaran formal danajaran material.


Utangmenurutajaran material adalahutangpajaktimbuldengansendirinyakarenapadasaat yang ditentukanolehundang-undangsekaligusdipenuhisyaratsubjekdansyaratobjek.


Menurutajaran formal, utangpajaktimbulkarenaundang-undangpadasaatdikeluarkanSuratKetetapanPajakOlehDirekturJendralPajak. Dalamhalinilahirnyautangpajakmenurutajaran formal terjadikarenaundang-undangsebagaiakibatperbuatanmanusia, yakniperbuatandariaparaturpajakuntukmengeluarkanSuratKetetapanPajak.


Hal yang dapatmenghapuskanutangpajakadalah :

1. Pembayaran2. KompensasiUtang3. PembebasanUtang4. Pembatalanataubataldemihukum5. Daluwarsa.


Pembayaran :

Pembayaranlunasterhadapsuatuutangumumnyadapatmenghapuskanutang. Hal yang sepertiitujugaberlakudalamperikatanpajak. Apabilautangpajakdibayarlunas, makahapuslahutangpajaktersebut.


KompensasiUtang

Dalamhalterdapatkelebihanpembayaranpajak, misalnya yang disebabkanolehberbagaihalsepertiperubahanperaturan, adanyapemberianpengurangan, kekeliruanpembayarandanlainnyamakakelebihanpembayaranpajakitumenjadihakwajibpajak. Dalamhaldemikian, kelebihanpembayaranpajakitudapatdirestitusikan (dikembalikan) kepadawajibpajak, dikompensasikan (diperhitungkan) denganutangpajakuntuktahunpajakberikutnya.


Pembebasanutang

Peniadaanutangdalamperikatanperdatadapatdilakukanolehkrediturterhadaputangdebiturdenganalasan-alasantertentu yang dikehendakikrediturdandisetujuidebitur.Dalamhalutangpajak, peniadaanutanghanyadapatdilakukandenganadanyakeputusanadministrasidibidangpajak.


Pembatalan

Dalamperikatanpajak, musnahnyabarangsebagaiobjekpajaktidakdengansendirinyamenghapuskanutangpajakPajak yang terutanghanyadapatdihapuskandenganadanyaSuratKeputusandariDirekturJendralPajak. Dalamperikatanpajakjugatidakdikenaladanyaperikatan yang bataldemihukum, melainkanharusadapembatalan. Juga, kesalahantulisataukesalahanhitungdidalamSuratKetetapanPajak yang bersangkutantidakbataldengansendirinyamelainkandapatdibatalkandandigantidengan yang barudanbenar.


Daluwarsa

Dalamhalpajakdikenaladanyadaluwarsa yang lemah, yaitulampaunyawaktu yang ditentukanmengakibatkanterhapusnyakewenanganuntukmenagihpajak, sementarahakuntukmengenakanpajaktidakpernahdaluwarsa. Disampingitudikenaldaluwarsa yang kuat, yaknidaluwarsa yang mengakibatkanhilangnyakewenangandariDirekturJendralPajak.


  • Login