1 / 20

Q U E S I 0 N E R

Q U E S I 0 N E R. Informasi diperlukan untuk survai  diperoleh dalam catatan, misalnya catatan di aba t toir, laboratorium diagnostik dan klinik hewan. Seringkali informasi tidak tersedia, sehingga perlu dikumpulkan.

jaimie
Download Presentation

Q U E S I 0 N E R

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Q U E S I 0 N E R • Informasi diperlukan untuk survai  diperoleh dalam catatan, misalnya catatan di abattoir, laboratorium diagnostik dan klinik hewan. • Seringkali informasi tidak tersedia, sehingga perlu dikumpulkan. • Cara pengumpulan informasi adalah quesioner (satu set pertanyaan yang tertulis) • Informasi teknis dari dokter hewan praktek dan staf laboratorium • dicatat dengan format standar pada quesioner yang disebut pro‑forma. Orang‑orang yang menjawab quesioner tadi dinamakan responden.

  2. STRUKTUR QUESIONER • Desaindalam suatu format standar • Tujuan mencek dan mengedit data yang tercatat • Metoda pertanyaan yang distandarisasi • Dengan tujuan peng‑kode‑an

  3. Pertanyaan terbuka • Kebebasan responden menjawab dengan kata‑katanya sendiri mis: "Bagaimana pendapat anda tentang preparat X intramammae". • Keuntungan pertanyaan terbuka adalah kebebasan responden mengutarakan pendapat / komentar, tidak berpendapat dan mendiskusikan kejadian lain. • Kelemahan pertanyaan terbuka, memperpanjang waktu pengisian quesioner • Jawaban tidak dapat diberikan kode. • Range jawaban sulit di kategorikan dan dikodekan.

  4. Pertanyaan tertutup • Mempunyai sejumlah jawaban pilihan yang pasti. • Pertanyaan bersifat dikotomus, yaitu dengan 2 jawaban,seperti "Apakah anda menggunakan tabung intramamae X untuk pengobatan sapi kering? Jawabannya adalah “ya atau tidak". • Pertanyaan dapat berbentuk multiple choice misalnya "Kapan anjing anda beranak yang terakhir ‑ dalam 3 bulanatau 4 bulan, 7‑11 bulan terakhir atau 1‑5 tahun. • Bermanfaat untuk kategori yang pasti, data diskrit seperti bangsa dan jenis kelamin.

  5. Pertanyaan tertutup mudah analisisnya dan pengkodeannya • Kode dialokasikan saat quesioner dirancang. • Pertanyaan tertutup juga cepat untuk dijawab. • Kelemahan karena pilihan jawaban sudah pasti, sehingga jawaban yang perlu tetapi dapat tidak berkaitan dengan pertanyaan, tidak dapat diperoleh.

  6. Pengkodean • Dikode untuk mempermudah transkripsi bagi sistem pencatatan dengan komputer. • Setiap pertanyaan dan jawaban diberikan kode misalnya dalam pertanyaan: 26. Apakah jenis kelamin hewan anda ? Tulis 1 jika jantan dan 2 jika betina • Pertanyaan diberi kode dengan 26, dan pilihan untuk jawaban pertanyaan dikotomus diberikan kode salah satu 1 atau 2.

  7. Nama responden dapat dikodekan bila kerahasiaan diperlukan. • Dipilih penentuan jawaban numerik yang benar untuk sistem komputer. Satu contoh misalnya, tanggal 9 Agustus 2005 dikodekan • yang dipakai untuk 31 hari dalam bulan tersebut dan 12 bulan dalam 1 tahun. BUKAN

  8. MERENCANAKAN SUATU QUESIONER • Keberhasilan quesioner tergantung pada perencanaannya. • Quesioner diisi lengkap. • Proporsi dari tanggapan disebut tinqkat tanggapan (dinyatakan dalam persentase). • Tingkat non tanggapan adalah 100‑ tingkat respon (%) ; misalnya suatu tingkat tanggapan 70% mewakili tingkat non‑tanggapan 30%. • Non tanggapan  quesioner tidak kembali, atau bersifat persial  beberapa pertanyaan tidak dijawab tetapi sebagian pertanyaan yang terjawab dikembalikan

  9. Presentasi awal • Judul quesioner  pendek dan tepat • surat yang sopan yang menerangkan alasan pembuatan quesioner dan nilai dari hasil jawaban perlu diterapkan • Amplop untuk balasan diberi berperangko  mempertinggi tingkat tanggapan.

  10. Susunan kata • Tidak samar‑samar, singkat, sopan, tidak emosional dan non teknis • Kata‑kata negatif rangkap dihindari. • Tiap pertanyaan berisi kode satu tujuan. • Pertanyaan yang sensitif, emotif dan emosional  dihindari.

  11. Rangkaian pertanyaan • Pertanyaan yang berkaitan  dipisahkan karena jawaban yang satu mempengaruhi jawaban berikutnya yang dikenal dengan istilah "carry‑over". • Pertanyaan yang sifatnya umum disajikan terlebih dahulu, dan yang spesifik belakangan. • Quesioner dapat lebih menarik apabila mengembang dari satu pertanyaan ke pertanyaan lain misalnya “jika dijawab “ya" untuk pertanyaan no 2, kemudian pindah ke pertanyaan no 8.

  12. Struktur pertanyaan • Pertanyaan tertutup tidak bolehtumpang tindih dan mendalam.Contohnya, umur hewan dapat dinyatakan sebagai, berikut : • Umur (beri tanda) : < 6 bulan • 6 ‑ 12 bulan • > 12 bulan • Kasus ini tidak ada tumpang tindih umur atau golongan dan semua batasan umur tercakup

  13. “kategori dumping"  menampung semua kemungkinan yang tertinggal • Contohnya, "lain‑lain" • Distemper Parvovirus Hepatitis • Leptospirosis Lain-lain

  14. Kurangnya kerahasiaan  mempertinggi tingkat non‑tanggapan. • Tanpaidentitas responden  menjamin kerahasiaan, namuntidakdapat ditelusuri kembali informasinya • Derajat kerahasiaan dapat dijamin dengan mencegah identitas responden diketahui staf pemproses data.

  15. Lampiran terpisah untuk nama dan alamat responden • Menggunakan 11 carbon‑ impregnated paper" (NCR paper) ,  duplikat, tetapi nama responden tidak tampak pada kopinya. • Quesioner dikirim (biasanya lewat pos) dapat diisi oleh responden atau dilengkapi oleh pewawancara yang membawa quesioner.

  16. QUESIONER KIRIMAN DAN PENGISIANNYA • Persyaratan pengiriman quesioner atau pengisian oleh responden  daftar responden yang berperan sebagai kerangka sampling (misalnya dokter hewan yang terdaftar). • Surat yang sopan yang menerangkan alasan pengiriman quesioner tersebut.

  17. Keuntungan: • quesioner relatif murah dan mencakup daerah yang luas • menghindari bias dari pewawancara • memberikan motivasi yang tinggi bagi responden untuk pengecekan data • responden berkesempatan untuk menjawab tanpa nama responden, sehingga dapat menghasilkan tingkat tanggapan yang tinggi.

  18. Kelemahan • Pertanyaan mungkin sangat sulit dibuat. • Quesioner tidak dapat mencegah responden untuk menilai • Pertanyaansebelumnya, yang mengarah pada perubahan jawaban setelah mengisi pertanyaan lainnya. • tingkat non‑tanggapan  tidak dapat berkurang dengan penambahan quesioner.

  19. Faktor‑faktor yang mempengaruhi tingkat tanggapan • Sponsor yang handal memperkuat tingkat tanggapan yang tinggi. • keadaan populasi responden  kelompok terpelajar memberi tingkat tanggapan yang lebih tinggi dibanding kelompok tingkat pendidikannya rendah. • jika studi ada relevansi yang kuat dengan responden, maka responden akan memberikan jawaban. • penampilan dan panjang quesioner : menarik dan singkat akan menghasilkan tanggapan yang baik. • kerahasiaan.

  20. Wawancara • Wawancara perorangan mengatasi kelemahan questioner dengan pos dan pengisian quesioner oleh responden terutamaresponden yang buta huruf. • Wawancara makan biaya banyak,  menyangkut pelatihan, uang lelah dan biaya transportasi bagi pewawancara. • Nada suara pewawancara dapat juga mengaburkan jawaban responden dengan memberikan jawaban tidak seperti yang dimaksud.

More Related