1 / 74

POLA KERJA TERPADU

POLA KERJA TERPADU. DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV BADAN DIKLAT PROVINSI JATIM 2011. DESKRIPSI SINGKAT. MATA DIKLAT INI MENJELASKAN TENTANG PENYUSUNAN RENCANA KERJA SECARA TERPADU. TUJUAN UMUM

irish
Download Presentation

POLA KERJA TERPADU

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. POLA KERJA TERPADU DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV BADAN DIKLAT PROVINSI JATIM 2011

  2. DESKRIPSI SINGKAT MATA DIKLAT INI MENJELASKAN TENTANG PENYUSUNAN RENCANA KERJA SECARA TERPADU. TUJUAN UMUM SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN INI, PESERTA DIKLAT MAMPU MEMILIKI PEMAHAMAN TENTANG UNSUR-UNSUR, PRINSIP DAN TEKNIK MENYUSUN RENCANA KERJA SECARA TERPADU. • POLA KERJA TERPADU SEBAGAI ALAT KERJA YANG EFISIEN DAN EFEKTIF DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI PADA UNIT KERJA MASING-2.

  3. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS SETELAH MENGIKUTI DIKLAT INI PESERTA MAMPU : • MenjelaskanPengertianManajeman Dan Fungsi-fungsiManajemen; • MenjelaskanPengertianPkt; • MenjelaskanProsesManusiawi Dan Non Manusiawi; • MenjelaskanUnsur Dan PrinsipPkt; • Menjelaskan Teknik-2 Memilih Dan MenetapkanSasaran; • MenjelaskanTeknikMemvalidasikanSasaran; • MenjelaskanTeknikMewujudkanSasaran; • MenjelaskanTeknikPengendalianKegiatan.

  4. MANFAAT PEMBELAJARAN PKT PEMAHAMAN TENTANG POLA KERJA TERPADU, BERMANFAAT DALAM MENETAPKAN SASARAN SEBAGAI PENINGKATAN KINERJA SESUAI TUGAS DAN KEWENANGANNYA DAN MENYUSUN RENCANA KEGIATAN GUNA PENINGKATAN KINERJA INSTANSI.

  5. POKOK & SUB POKOK BAHASAN POKOK BAHASAN • Pengertian PKT • Unsur Dan Prinsip PKT SUB POKOK BAHASAN A. Pengertian PKT; B. FaktorManusiawi Dan Non Manusiawi; C. Sasaran; D. KegiatanMewujudkanSasaran; • PokokKerja; • …….

  6. Sub PokokBahasan …… • MatrikRincianKerja; • UraianPaketKerja; • RekapitulasiBiaya; • Penjadwalan; • Pengendalian; • Kebersamaan, Transparansi, PembagianTugas Dan TanggungJawab, Koordinasi, Komunikasi, Motivasi Dan Waskat.

  7. PENGERTIAN MANAJEMEN MANAJEMEN MERUPAKAN SERANGKAIAN KEGIATAN MERENCANAKAN, MENGORGANISASIKAN, MENGGERAKKAN, MENGEMBANGKAN TERHADAP SEGALA UPAYA DI DALAM MENGATUR DAN MENDAYAGUNAKAN SUMBER DAYA MANUSIA, SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI YANG TELAH DITETAPKAN SERTA EVALUASINYA. UNTUK MENCAPAI SASARAN ORGANISASI DIPERLUKAN SUMBER-SUMBER MANAJEMEN YAITU : MANUSIA, BIAYA METODE KERJA, PERLENGKAPAN, MESIN DAN WAKTU.

  8. PENTINGNYA “RENCANA” • DAPAT MEMBANTU MEMPERMUDAH BAGI SEORANG PIMPINAN ORGANISASI/PEJABAT STRUKTURAL DALAM RANGKA MEMIMPIN ATAU MENGGERAKKAN DAN MENGARAHKAN PERA TENAGA PELAKSANA DAN TENAGA FUNGSIONAL DI DALAM ORGANISASI UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN-KEGIATAN OPERASIONAL SESUAI DENGAN RENCANA; • MEMBANTU ……..

  9. Pentingnya …….. • MEMBANTU MEPERMUDAH PEJABAT STRUKTURAL DAN PARA PELAKSANA DAN TENAGA FUNGSIONAL UNTUK MENGETAHUI RENCANA KERJA YANG MELIPUTI : • APA YANG HARUS DIKERJAKAN/DILAKUKAN; • APA YANG HARUS DICAPAI/DIHASILKAN (TUJUAN, SASARAN DAN TARGET); • APA SUMBER FASILITAS YANG DAPAT DIGUNAKAN (DANA, SARANA DAN PRASARANA) • KAPAN WAKTU PELAKSANAAN RENCANA (PROGRAM KERJA DAN DANA); • SIAPA SAJA YANG MELAKSANAKAN RENCANAN; • BAGAIMANA CARA ATAU METODE KERJANYA UNTUK MELAKSANAKAN RENCANA (SISTEM, PROSEDUR, TEKNIK-2 DLL)

  10. TUJUAN POLA KERJA TERPADU • MENINGKATKAN PENGETAHUAN, KETERAMPILAN APARATUR PEMERINTAH DAN MENERAPKAN “POLA KERJA TERPADU” DI SELURUH UNIT KERJA; • MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN UNIT TERKAIT, BAIK DALAM ORGANISASI MAUPUN DILUAR ORGANISASI UNTUK MENUNJUKKAN KINERJA UNIT ORGANISASINYA; • MENGOPERASIONALKAN SISTEM DAN PROSEDUR KERJA YANG BERKAITAN DENGAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN DAN TUGAS POKOK INSTANSI;

  11. Tujuan ……… • MENERAPKAN PERENCANAAN YANG MATANG, PELAKSANAAN YANG TEPAT DAN PENGAWASAN YANG KETAT; • MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA BAGI INSTANSI YANG MELAKSANAKAN POLA KERJA TERPADU; • MENGHINDARKAN PENYIMPANGAN, PENYELE-WENGAN, PENYALAHGUNAAN WEWENANG MAUPUN KORUPSI. BUDAYAKAN PKT DI UNIT KERJA MASING-2

  12. PENGERTIANMANAJEMEN DALAM PKT SUATU PROSES BEKERJASAMA ANTARA ORANG-ORANG, BAIK DALAM SUATU ORGANISASI ATAU DENGAN ORGANISASI LAIN, UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN MENCAPAI SASARAN YANG DITETAPKAN. MENGANDUNG ARTI : HUBUNGAN ANTARA MANAJER DAN STAF YANG BERSIFAT MANUSIAWI SERTA MEREKA MERUPAKAN KESATUAN UNTUK MEWUJUDKAN, WALAUPUN MEMPUNYAI POSISI, PERAN DAN FUNGSI YANG BERBEDA (PENANGGUNG GUGAT, PENANGGUNG JAWAB, DLL)

  13. MANAJEMEN SEBAGAIPROSES ANALITIKA DISAMPING PROSES MANUSIAWI MASIH DIPERLUKAN JUGA ADANYA PROSES : “ANALITIKA YANG MENGGUNAKAN LOGIKA” (KarenaBagaimanapunJugaProsesAnalitikaMerupakanAlatUntukMenentukanKeberhasilanSuatuProsesManajemen), TERDIRI DARI 4 TAHAP SBB. : 1. MENENTUKAN MASALAH; 2. PENCARIAN ALTERNATIF PEMECAHAN; 3. MEMILIH DAN MENGUJI ALTERNATIF; 4. MENCOBA PENYELESAIAN.

  14. PENGERTIAN PKT POLA KERJA TERPADU ADALAH SUATU ALAT KERJA BERUPA PERENCANAAN YANG OPERASIONAL UNTUK MEWUJUDKAN SARANA YANG TELAH DITETAPKAN SECARA BERSAMA ANTARA STAKEHOLDERS (PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT).

  15. UNSUR – UNSUR PKT • Manusia Dan Analitika; • Sasaran; • KegiatanMewujudkan Sasaran; • PokokKerja; MatriksRincianKerja; UraianPaketKerja; RekapitulasiBiaya; Penjadwalan; Pengendalian.

  16. 10 – PRINSIP PKT 1. KEBERSAMAAN : DIKERJAKAN BERSAMA-2 ANTARA ATASAN DAN BAWAHAN, PIMPINAN DAN STAF SERTA ANTARA INSTANSI TERKAIT; 2. DISIPLIN : DALAM HAL WAKTU PENYELESAIAN, KUALITAS DAN KUANTITAS PEKERJAAN; 3. KEPASTIAN : SEMUA HAL YANG TELAH DITUANGKAN DALAM RENCANA PASTI DAPAT DILAKSANAKAN DENGAN TEPAT; 4. TRANSPARANSI : TIAP ORANG DAPAT MELIHAT DAN MENGIKUTI JALANNYA KEGIATAN SEHINGGA DAPAT MENILAI KEBERHASILAN ATAU KEGAGALANNYA; 5. PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB : TIDAK TERJADI TUGAS YANG TUMPANG TINDIH SERTA MELAMPAUI KEWENANGAN;

  17. Prinsip …… 6.KOORDINASI: DIPERLUKAN KOORDINASI YANG BAIK AGAR TIDAK TERJADI TUGAS YANG TUMPANG TINDIH SERTA MELAMPAUI KEWENANGAN; 7.KOMUNIKASI: DIPERLUKAN KOMUNIKASI YANG LANCAR UNTUK MENGETAHUI KEMAJUAN PELAKSANAAN TUGAS MASING-2; 8. MOTIVASI: PELAKSANAAN TUGAS HARUS MEMILIKI SEMANGAT YANG TINGGI UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS SEBAIK-2 NYA; 9.WASKAT: YANG SESUNGGUHNYA DIAWASI ADALAH PROSES PEKERJAAN SESEORANG DAN DIRINYA SENDIRI; 10.AKUNTABILITAS: SEMUA PROSES PELAKSANAAN PEKERJAAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN KEPADA PIMPINAN MAUPUN KEPADA MASYARAKAT.

  18. PENTAHAPAN PKT SEBAGAI RANGKAIAN PROSES, PKT TERDIRI 5 TAHAPAN, MERUPAKAN “KERANGKA PIKIR PKT” , YAITU : • MemilihSasaran; • MenetapkanSasaran; • MemvalidasikanSasaran; • MewujudkanSasaran; • MengendalikanKegiatan. KERANGKA PIKIR PKT

  19. 1. MEMILIH SASARAN • ADA DUA CARA YANG BISA DIGUNAKAN YAITU TEKNIK ANALISIS TERHADAP TUPOKSI ORGANISASI & TEKNIK ANALISIS SITUASI : • TeknikPertama, YaituAnalisaUraianTugasDimulai Dari UraianTugas Yang TersediaPadaSetiap Unit Kerja • TeknikKedua, YaituTeknikAnalisisSituasiMenggunakanPohonAnalisis (Tree Analysis), Terdiri Dari : PohonMasalah – PohonSasaran & PohonAlternatif.

  20. TeknikPertama(AnalisisUraianTugas) MEMILIH SASARAN MELALUI URAIAN TUGAS BERTITIK TOLAK DARI VISI, MISI DAN TUPOKSI DARI UNIT ORGANISASI, DARI TUPOKSI SUATU UNIT ORGANISASI DIANALISIS PENINGKATAN HASIL PELAKSANAAN TUGAS DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN SESEORANG ATAU ORGANISASI. CONTOH: PERPANJANGAN KTP DI KECAMATAN SELESAI 1 JAM, PERPANJANGAN STNK DI SAMSAT SELESAI 5 JAM, DST.

  21. TeknikKedua(AnalisisSituasi) • MemilihSasaranMelaluiPohonAnalisis (AnalisisSebabAkibat); • PohonAnalisisMerupakanSuatuLangkahPemecahanMasalahDenganMencariSebab Dari SuatuAkibat; Caranya : AnalisisDisusunMenyerupaiSebuahPohonAtauBaganOrganisasi.

  22. TIGA LANGKAH DALAM MEMILIH SASARAN 1. MENYUSUN POHON MASALAH (PERNYATAAN NEGATIF); 2. MENYUSUN POHON SASARAN (PERNYATAAN POSITIF); 3. MENYUSUN POHON ALTERNATIF.

  23. TIGA TAHAP DALAM PROSES POHON ANALISIS • MENGIDENTIFIKASI & MENGANALISIS MASALAH DAN KEBUTUHAN-2 (GunakanPohonMasalah); • MENENTUKAN SASARAN-SASARAN YANG HARUS DIWUJUDKAN UNTUK MEMECAHKAN MASLAH ATAU MEMENUHI KEBUTUHAN-2 YANG TELAH DIIDENTIFIKASI (GunakanPohonSasaran); • MENGEMBANGKAN AKTERNATIF PEMECAHAN ATAU ALTERNATIF RENCANA TINDAKAN UNTUK MEWUJUDKAN SASARAN (GunakanPohonAlternatif).

  24. POHON MASALAH(PernyataanNegatif) • PohonMasalahadalah: SuatuTeknikUntukMengidentifikasikanSemuaMasalahDalamSuatuSituasiTertentu Dan MemperagakanInformasiIniSebagaiRangkaianHubunganSebabAkibat; • Dimulaidengan“MasalahUtama”, SebagaiHasilAnalisisSituasi Di Unit Kerja, DianalisaPenyebabMasalahTersebutmelaluiCurahPendapat; MulailahDgnRumusanPernyataanMasalah Yang Dihadapi Unit Kerja, PikirkanApaAkibat Yang MungkinTimbul Dari MasalahTersebut, Diskusikan Dan TulisBerbagaiAlternatifPenyebabMasalahTersebutSecaraBertahap, LukiskanDalamSebuahBaganPohon.

  25. KRITERIA PEMILIHAN MASALAH UTAMA • U (Urgency) : kegawatanyaitubesarnyadampak yang timbulterhadapkeselamatanjiwamanusia/uang/produksi/hartabenda/reputasibaikindividumaupunorganisasi. • S (Seriousness) : mendesaknyayaitubanyaknyawaktutersediauntukpenanganansuatumasalah. • G (Growth) : pertumbuhanyaituperkiraanbertambahburuknyasuatukeadaandibandingkandengansebelumnya/keadaansekarang. Surjadi - PMPK Diklatpim Tk. IV - 09

  26. MEMILIH MASALAH UTAMA (DenganMenggunakanMatriks USG)

  27. POHON MASALAH INFORMASI DIBID. ADMINISTRASI NEGARA BELUM DISEBARKAN OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL Akibat (4) BLM OPTIMALNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB.BAG. HUMAS BAG. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI MasalahUtama (1) (MU) (HASIL USG) Sebab (2) d a b c (MP) KURANGNYA DUKUNGAN DARI PIMPINAN PEG. BLM MEMAHAMI TUGAS-TUGAS KEHUMASAN OVERLAPING KEGIATAN KEHUMASAN DG BAG. LAINNYA. KURANGNYA KOORDINASI ANT. UNIT-2 KERJA DI LAN DG BAG. HUMAS (3) d a b c (MS) KURANGNYA KESEMPATAN MENGIKUTI DIKLAT TEKNIS KEHUMASAN BELUM TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN KURANGNYA MOTIVASI PEG. DLM MENGEMBANGKAN DIRI PENDIDIKAN FORMAL PEG. TDK SESUAI Diskusi-1 • MASALAH YANG DIHADAPI (MASALAH UTAMA) ADALAH NO.1 • PENYEBAB MASALAH NO.1 ADALAH MASALAH NO. 2 b ( YANG DOMINAN ) • PENYEBAB MASALAH NO. 2 b ADALAH MASALAH SPESIFIK NO. 3 b ( YANG DOMINAN ) • AKIBAT MASALAH NO. 1 ADALAH NO. 4 MPD MSD

  28. POHON SASARAN(PernyataanPositif) AdalahTeknikUntukMengidentifikasikanSasaran Yang InginDiwujudkanPohonSasaranMerupakanRangkaianSebabAkibat Yang PernyataannyaMerupakanKebalikan Dari Pernyataan Dari PohonMasalah. SemuaPernyataan Dari PohonMasalahMengandungPengertianNegatif, SedangSemuaPernyataan Dari PohonSasaranMengandungPengertianPositif. BeberapaSasaranItuDenganMenggunakanPolaPikirJika - Maka, SusunlahSasaranDalamBentukPohonSepertiPohonMasalah.

  29. POHON SASARAN TERWUJUDNYA PENYEBARAN INFORMASI DIBID. ADMINISTRASI NEGARA OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL Akibat (4) TERWUJUDNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB.BAG. HUMAS BAG. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI SECARA OPTIMAL (1) Sebab (2) d a b c ADANYA DUKUNGAN DARI PIMPINAN TDK ADANYA OVERLAPING KEGIATAN KEHUMAS AN DG BAG. LAINNYA. TERSEDIANYA PEG YGMEMAHAMI TUGAS-TUGAS KEHUMASAN TERWUJUDNYA KOORDINASI ANT. UNIT-2 KERJA DI LAN DG BAG. HUMAS (3) d a b c TERWUJUDNYA KESEMPATAN MENGIKUTI DIKLAT TEKNIS KEHUMASAN TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN TERWUJUDNYA MOTIVASI PEG. DLM MENGEMBANGKAN DIRI TERSEDIANYA PEG. DG.LB.DIK FORMAL SESUAI

  30. PEMILIHAN SASARAN SPESIFIK DOMINAN(DenganTeoriTapisan) SASARAN TERPILIH : TersedianyaBukuPedomanKehumasan.

  31. POHON ALTERNATIF ADALAH TEKNIK UNTUK MENGIDENTIFIKASIKAN ALTERNATIF-ALTERNATIF PEMECAHAN ATAU TINDAKAN YANG DAPAT DIAMBIL UNTUK MEWUJUDKAN SASARAN TERTENTU DAN MEMPERAGAKAN INFORMASI INI KEDALAM FORMAT YANG SEDERHANA.

  32. POHON ALTERNATIF TERWUJUDNYA PENYEBARAN INFORMASI DIBID. ADMINISTRASI NEGARA OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL (1) TERWUJUDNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB.BAG. HUMAS BAG. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI SECARA OPTIMAL (2) (SasaranUtama) (SPD) TERSEDIANYA PEG YGMEMAHAMI TUGAS-TUGAS KEHUMASAN (3) (4) (SSD) TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN MENYELENGGARAKAN LOKAKARYA PEDOMAN KEHUMASAN MEMBUAT BUKU PEDOMAN KEHUMASAN MENGUMPULKAN INFORMASI TTG.PEDOMAN KEHUMASAN DARI BERBAGAI SUMBER (ALTERNATIF PROGRAM KEGIATAN)

  33. PEMILIHAN ALTERNATIF(DenganTeoriTapisan) SASARAN TERPILIH : TersedianyaBukuPedomanKehumasanMelaluiPembuatanSebuahBukuPedomanKehumasan. Diskusi-2

  34. 2. MENETAPKAN SASARAN • SASARAN TERPILIH DALAM POHON ALTERNATIF MASIH BERSIFAT SASARAN UMUM; • DALAM CONTOH : TersedianyaBukuPedomanKehumasanMelaluiPembuatanSebuahBukuPedomanKehumasan; • SASARAN UMUM harusdiubahmenjadi SASARAN KHUSUS yang dapatmendorongsemuaorangterlibatmewujudkannyadanjelasketerikatannya (KOMITMENNYA);

  35. Lanjutan …… • SASARAN KHUSUS SifatnyaSpesifik, BerorientasiPadaHasil, TerukurBaik Dari SegiKualitas/Kuantitas Dan Dilaksanakan, TempatnyaDimana, Berapa Lama, KapanDimulai Dan KapanBerakhir, BerapaJumlahBiaya (Rp) Yang Diperlukan, DarimanaSumbernya, Unit Mana Yang AkanBertindakSebagaiPelaksana, Dan BilaDiperlukanBekerjasamaDenganInstansiLuar;

  36. Lanjutan …… • SEBUAH SASARAN YANG BAIK UNTUK DIPILIH ADALAH : • Sasaran Yang Bermanfaat Dan Paling MenguntungkanBagiOrganisasi, • Jelas Dan Realistik, • DapatDiukur Dan Diamati Dari SegiKualitas, Biaya Dan Waktu, • DitetapkanBersamaAtasan Dan Bawahan, • Bersama-2 Dengan Unit Lain Yang SetingkatMendukungSasaran Dari Unit Yang SetingkatLebihTinggi Dan DinyatakanDalamBentukSelesai.

  37. Contoh “SasaranKhusus” : Tersedianya 1 bukuPedomanKehumasanmelaluiPembuatanBukuPedomanKehumasanbertempatdi LAN-RI, Jl. Veteran no. 10 Jakarta, selama 4 bulandaritanggal 1 Juli 2001 s/d 31 Oktober 2001 denganbisayasebesarRp. 7.000.000,00 dariAnggaranRutin TA. 2001, dilaksanakanoleh Sub BagianHumaspadaBagianHumas & Publikasi Biro UmumLembagaAdministrasi Negara RI.

  38. PERUBAHAN SASARAN UMUM KE SASARAN KHUSUS DG “7” ATAU “8” URUTAN PENULISAN KRITERIA • Tersedianya …..HASILNYA (1 bukuPedomanKehumasan); • Melalui ……KEGIATANNYA (PembuatanBukuPedomanKehumasan) ; • Di …….LOKASI/TEMPAT KEGIATAN (di LAN-RI, Jl. Veteran no. 10 Jakarta); • Selama …..WAKTU/DURASI (selama 4 bulandaritanggal 1 Juli 2001 s/d 31 Oktober 2001); • Biaya …….Rp YG DIPERLUKAN (denganbiayasebesarRp. 7.000.000,00 • BiayaBerasaldari …….SWADAYA/APBN/APBD (dariAnggaranRutin TA. 2001), • Dilaksanakan ………DILAKSANAKAN OLEH PENANGGUNG GUGAT (Sub BagianHumaspadaBagianHumas & Publikasi Biro UmumLembagaAdministrasi Negara RI); • Bekerjasamadengan …….. KALAU ADA.

  39. (CONTOH) SASARAN UMUM TersedianyaBukuPedomanKehumasanMelaluiPembuatanSebuahBukuPedomanKehumasan; SASARAN KHUSUS Tersedianya 1 bukuPedomanKehumasanmelaluiPembuatanBukuPedomanKehumasanbertempatdi LAN-RI, Jl. Veteran no. 10 Jakarta, selama 4 bulandaritanggal 1 Juli 2001 s/d 31 Oktober 2001 denganbisayasebesarRp. 7.000.000,00 dariAnggaranRutin TA. 2001, dilaksanakanoleh Sub BagianHumaspadaBagianHumas & Publikasi Biro UmumLembagaAdministrasi Negara RI. Contoh

  40. 3. MEMVALIDASIKAN SASARAN • VALIDASI SASARAN MERUPAKAN UPAYA UNTUK MEMBERIKAN JAMINAN BAHWA SUMBER DANA, BAHAN, METODE, ORGANISASI, PROSEDUR DAN TENAGA KERJA DINYATAKAN SIAP UNTUK MEWUJUDKAN SASARAN; • SASARAN KHUSUS (SASARAN) MERUPAKAN SASARAN TENTATIF YANG HARUS DIVALIDASIKAN MENJADI SASARAN DEFINITIF; • ADA 3 (TIGA) INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMVALIDASIKAN SASARAN SBB. : • MATRIK RINCIAN KERJA (MRK); • URAIAN PAKET KERJA (PK); • PENJADWALAN.

  41. 1) MATRIK RINCIAN KERJA (MRK) MERUPAKAN : Kerangka Yang MenghubungkanSasaranDenganKegiatan Dan Sumber Yang DiperlukanKegiatan, RincianPokokKerja (Persiapan – Pelaksanaan & Pengendalian), SampaiKegiatan Yang Terkecil Yang Dinamakan POKOK AKHIR (PA). POKOK AKHIR & SUMBER DAYA SASARAN KEGIATAN POKOK KERJA ( MRK ) Contoh

  42. PROSEDUR MEMBUAT RINCIAN KERJA • MenetapkanSasaran(dalambulatan)Adalah “SasaranKhusus” Yang TelahDirumuskan Dan DitetapkanPadaTahapPenetapanSasaran. SasaranDitulisLengkap, DenganMenggunakanAwalan “ Ter ….. Nya “ Yang MenunjukkanSesuatuTelahSelesaiDimasaDatang.

  43. Lanjutan …… • MenetapkanKegiatan(danmenempatkanDalamKotak 4 PersegiPanjang) yaituKegiatanMewujudkanSasaran, AdalahKegiatan Yang DirumuskanDalamSasaran. KegiatanMenggunakanAwalan “Me …. an“ atau “Pe …. an” SebagaiPernyataan Yang MenggambarkanProses.

  44. Lanjutan …… • MenetapkanPokokKerja, terdiridari : • Persiapan; • Pelaksanaan; • Pengendalian. • MenetapkanPokokAkhir, (untuksetiappokokkerjasesuaikebutuhan). • MerupakanKegiatanTerkecil Yang Menghasilkan, Kegiatan Yang MasihBisaDidelegasikanPadaOrang Lain danPokokAkhirDisusunSecaraKronologis Dari AwalSampaiAkhir; • PokokAkhirDitulisMenggunakanAwalan “ Pe ….. An “.

  45. Lanjutan …… • MenetapkanPenanggungJawab, DitulisBerdasarkanJabatanStrukturalMaupun Non Struktural, Dan BertugasBersamaLainnyaMengerjakanSebagian Dari PokokAkhir Dan BertanggungJawabAtasSelesainyaPekerjaan Yang TerlibatLangsungDenganSetiapPenyelesaianPokokAkhir; • ……

  46. PaketKerja (PK) satuPaketPekerjaan Yang DinyatakanDalamPokokAkhir, Yang HarusDikerjakanSecaraTerkoordinasikanOlehLebih Dari SatuOrang. • PenamaanPaketKerjaSesuaiUrutanPokokAkhir, Yaitu PK1, PK2, PK3, PK4…s/d PKn. • Jumlahangkadibawahpadatiapkolommatriksmenunjukkanbesarkecilnyatanggungjawabketerlibatandanperanseseorangdalamupayamewujudkansasaran. • Jumlahkekananmenunjukkanbanyaknyaorang yang terlibatdalampenyelesaianPokokAkhir yang dilaksnakansecaraterkoordinasi.

  47. MATRIKS RINCIAN KERJA (MRK)(PenyusunanBukuPedomanKehumasanTahun 2007) Contoh Diskusi-3

  48. 2) URAIAN PAKET KERJA (UPK) • PaketKerjamerupakankumpulanpekerjaan yang adadalamsetiapPokokAkhirdanperludiuraikandalambentuk format UraianPaketKerja. Format PaketKerja (PK)sbb. :

  49. (KeteranganMatriksPaketKerja) • PK : adalahPaketKerja yang tercanumdalamMatrikssesuaidenganPokokAkhir yang terkait; • Penyelesaian : adalahjumlahhariuntukmenyelesaiakanPaketKerja yang sedangdikerjakandantanggalmengerjakan PK sampaiberakhirnyapenyelesaian PK; • PokokAkhir: menunjukpadapokokakhir yang sedangdiuraikan;

More Related