1 / 40

Mobile GIS Listumbinang Halengkara

Mobile GIS Listumbinang Halengkara. Outline : Teknologi Mobile GIS Arsitektur Mobile GIS Web Map Services (WMS) Aplikasi Mobile GIS dengan MapViewSVG + CSIRO Aplikasi Mobile GIS dengan J2ME + GeoServer Aplikasi Mobile GIS dengan J2MeMap Aplikasi Mobile GIS dengan ArcPad

iniko
Download Presentation

Mobile GIS Listumbinang Halengkara

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Mobile GIS Listumbinang Halengkara

  2. Outline : • Teknologi Mobile GIS • Arsitektur Mobile GIS • Web Map Services (WMS) • Aplikasi Mobile GIS dengan MapViewSVG + CSIRO • Aplikasi Mobile GIS dengan J2ME + GeoServer • Aplikasi Mobile GIS dengan J2MeMap • Aplikasi Mobile GIS dengan ArcPad • Aplikasi Mobile GIS dengan .NET + GeoPad • Aplikasi Mobile GIS lainnya • Google Latitude • Java For ME (J4ME)

  3. Masa Depan SIG • Ubiquitous for everyone and everywhere -- Mobile GIS, Location-Based Services, and wireless communication. (Smart shopping carts, vehicle navigation systems, cellular phones, parking services, traffic controls… etc.) • High Performance Computing – Grid computing: (advanced spatial analysis functions and capability): modeling and simulation. Global warming, Wildfires, earthquake, population growth, urban planning, public health and epidemiology, etc. • DIY-GIS (Do-it-yourself GIS) Volunteered Geographic Information (VGI): Geodata created by citizens rather than professionals . Bottom-Up approach for GIS data and mapping services rather than top-down approach. (Google Map Mashup/API, OpenStreetMap, Flickr, Wikimapia).

  4. Teknologi Mobile GIS • Mobilitas masyarakat meningkat, maka kebutuhan komunikasi dan informasi tidak lagi tergantung pada tempat dan waktu (ubiquitous) • Penggunaan data geospasial tidak hanya pada platform desktop dan web; tapi juga pada mobile devices • Muncul teknologi Wireless GIS atau lebih populer disebut Mobile GIS

  5. Mobile Devices • Perangkat bergerak dikelompokkan menjadi 2 (Gartner, 2003) • Ponsel dengan kemampuan komputasi (termasuk menampilkan grafik) dan kemampuan berinteraksi dengan grafik. Misalnya smartphone, communicator • Komputer portable, yang dapat diintegrasikan dengan kemampuan komunikasi audio-video (misalnya : PDA, tablet) • Pada umumnya perangkat bergerak memiliki SO (al: Symbian, Palm OS, Linux, Windows Mobile, Android, IOS, Blackberry)

  6. Global Positioning System • GPS adalah sistem radio navigasi penentuan posisi menggunakan satelit • Dikembangkan pertama kali oleh Departemen Pertahanan AS pada 1973; dengan nama NAVSTAR • GPS dapat memberikan posisi suatu objek di muka bumi dengan akurat dan cepat, serta informasi waktu serta kecepatan bergerak secara kontinu di seluruh dunia • Pada awalnya, ada 24 satelit MEO (Medium Earth Orbit) untuk melacak posisi; dengan membagi wilayah bumi menjadi 3 bagian; yang masing-masing terdapat 8 satelit

  7. Saat ini, bumi dibagi menjadi 6 bagian dengan 4 satelit melayani per wilayah • Satelit MEO mengorbit pada ketinggian rata-rata 20.200 km dari permukaan bumi; posisi orbit kadang berubah • Di Indonesia, umumnya 6-9 satelit GPS dapat ditangkap dengan sudut elevasi 10 • Sistem yang serupa GPS adalah GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India

  8. Penentuan Posisi GPS • Ada 2 metode penentuan posisi GPS • Metode Absolut. Dikenal dengan metode point positioning. Penentuan posisi hanya berdasarkan pada satu receiver. Ketelitian posisi 5-10m. Diperuntukkan untuk sistem navigasi • Metode Relatif. Dikenal dengan metode differential positioning. Penentuan posisi berdasarkan titik lain yang telah diketahui koordinatnya secara bersamaan dalam selang waktu tertentu. Ketelitian posisi <1m. Digunakan untuk survey pemetaan, geodesi, batas wilayah

  9. Assisted GPS • A-GPS adalah teknologi GPS yang menggunakan server bantu (mobile location server) untuk mempercepat waktu yang diperlukan dalam penentuan posisi objek • Fungsi server untuk memberitahu receiver satelit mana yang sebaiknya dihubungi (yang terdekat dengan perangkat), tanpa harus mendeteksi seluruh satelit • Digunakan algoritma TTFF-Time To First Fix • A-GPS sangat bergantung pada coverage layanan jaringan selular

  10. Location Based Services • LBS merupakan nilai tambah dari layanan selular GSM • LBS bukan sistem, tapi sebagai penunjang layanan GSM • Prinsip kerjanya mirip GPS. Hanya fungsi satelit digantikan oleh BTS; menggunakan metode Triangulasi • Informasi posisi dicatat oleh BTS terdekat, kemudian data dikirim ke sistem LBS dan saluran yang dituju (SMS, MMS, email) • Pada LBS, yang melakukan kalkulasi posisi adalah back-end sistem GSM; bukan handset pengguna

  11. Prinsip Triangulasi

  12. Arsitektur LBS • Menurut OGC (open geospatial consortium) 2003: • LBS adalah layanan wireless-IP tentang penggunaan informasi geografis untuk melayani pengguna perangkat bergerak atau layanan aplikasi yang mengeksploitasi posisi dari terminal mobile • WMS (web map server) dipilih untuk digunakan sebagai server LBS

  13. SIG • Menurut (Environmental System Research Institute-ESRI, 2003) • SIG adalah kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografis, metode, dan personil yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan, memperbaharui, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan semua bentuk informasi yang ber-referensi geografis

  14. Terdapat 2 layanan utama SIG : • Geodata services; layanan data geografis • Geoprocessing services; layanan pemrosesan data geografis • Berdasarkan teknologinya, SIG dikelompokkan menjadi 3 : • Desktop GIS • Web GIS • Mobile GIS

  15. Desktop GIS • Diimplementasikan pada komputer desktop • Kemampuannya : • Menampilkan data pada peta • Menganalisis data • Membuat peta profesional • Alur pemrosesan data : • Data creation • Data editing • Data analysing • Data visualization

  16. Web GIS • Web GIS adalah SIG yang didistribusikan dalam lingkungan jaringan komputer untuk mengintegrasikan, menyebarkan, dan mengkomunikasikan informasi geografis secara visual melalui internet (Gillavry, 2000) • Alur pemrosesan data : • Data management • Data archiving • Data sharing • Data distribution

  17. Arsitektur Web GIS • Thin Client; user hanya menampilkan peta • Medium Client; users melakukan manipulasi data dan analisis di komputer client selain menampilkan peta • Thick Client; user melakukan analisis secara lokal, selain menampilkan peta dan analisis sederhana

  18. Thin Client

  19. Medium Client

  20. Thick Client

  21. Mobile GIS • Mobile GIS merupakan sebuah integrasi cara kerja perangkat lunak/keras untuk akses data dan layanan geospasial melalui perangkat bergerak lewat jaringan kabel atau nirkabel (Tso, 1998)

  22. Mobile GIS diimplementasikan pada 2 area aplikasi : • Location Based Services • Field Based Services

  23. Field-based GIS Teknologi Aplikasi Pemantauan lingkungan dan SDA Penelitian ekologi Pemeliharaan utilitas (gas, air, listrik) Pengelolaan aset (tanah, lahan) Manajemen bencana • HW : Pocket PC, PDA, Tablet PC • SW : Mobile GIS/GPS (ArcPad, MapXtend, Intelliwhere, Onsite) • Programming tools : Java, VB, .NET framework • Komunikasi : WiFi, seluler • GPS : eksternal

  24. Location-based GIS Teknologi Aplikasi Layanan berbasis lokasi (direktori) Navigasi kendaraan Layanan geo-tracking (paket, jadwal perjalanan) Tanggap darurat Layanan interaksi sosial • HW : Ponsel, smartphone, tablet • SW : sistem dari vendor (AWAP, C-HTML, Web cliping) • Programming tools : J2ME, .NET framework • Komunikasi : seluler, satelit • GPS : internal • Web services

  25. Arsitektur Mobile GIS

  26. Arsitektur Mobile GIS • Pada dasarnya, arsitektur Mobile GIS disesuaikan dengan aplikasi servernya, yaitu aplikasi Web GIS; sehingga dikenal 2 arsitektur M-GIS yaitu terpusat dan terdistribusi • Untuk arsitektur terpusat (client-server), komponen klien berupa perangkat pengguna akhir yang dapat menampilkan peta atau hasil analisis GIS. Sedangkan sisi server menyediakan data geospasial dan melakukan operasi GIS sesuai permintaan klien • Untuk arsitektur terdistribusi (thin client), umumnya berupa mobile GIS berbasis WAP. Sistem ini bersifat terbuka, dapat diperluas, stabil, dan lintas platform. Ada 3 standar industri • Microsoft Windows Distributed Network Architecture (DNA) • Object Management Group’s Common Object Request Broker Architecture (CORBA) • Sun Java 2 Enterprise Edition (J2EE)

  27. Komponen Mobile GIS • Positioning System • Mobile GIS Receiver • Software • Data synchronization and Wireless communication • Geospatial data • GIS content server

  28. Web Map Service • WMS adalah standar ISO 19128:2005 tentang antarmuka server peta berbasis web • Konsepnya adalah, jika Anda memiliki data spasial dan menginginkan data tsb dapat diakses melalui internet, tapi yang diakses bukan data aslinya. • Dengan WMS, data tsb disiapkan untuk selanjutnya dijadikan layanan web menggunakan perangkat lunak pendukung • Contoh software WMS : • Free : PHPMyWMS, MapServer, GeoServer, Degree • Commercial : ArcGIS server, ArcIMS, GeoMedia, GeoWebPublisher

  29. Contoh

  30. MapViewSVG + CSIRO • MapViewSVG merupakan ekstensi dari ArcView. Dengan MapViewSVG kita dapat mengkonversi theme menjadi format SVG, dan selanjutnya dipublikasikan di web. Tool ini dikembangkan oleh UIS Media Jerman (www.mapview.de) • SVG (Scalable Vector Graphic) adalah sebuah bahasa untuk mendeskripsikan grafik 2D dalam format XML. SVG memberikan 3 tipe objek, yaitu grafik vektor, gambar, text • SVG merupakan salahsatu standar pengkodean informasi geografis dalam bahasa XML yang didefinisikan oleh W3C dan direkomendasikan WMS

  31. CSIRO (Australian Commonwealth Scientific and Research Organization), mirip dengan browser pada umumnya. • Aplikasi ini dirancang agar berjalan pada platform Windows Mobile untuk menampilkan dokumen SVG (www.csiro.au)

  32. J2ME dan GeoServer • GeoServer juga merupakan aplikasi WMS, yang menyediakan fitur WMS (Web Map Service), WFS (Web Feature Service), dan WCS (Web Coverage Service) • Kalau PHPMyWMS dikembangkan dengan PHP, sedangkan GeoServer dengan JSP • GeoServer dapat diakses melalui protokol HTTP, aplikasi pemetaan online (MapServer, Google Maps, Yahoo Maps, dan Microsoft Virtual Earth); serta aplikasi desktop (ArcGIS, WMS/WFS client)

  33. J2MeMap • J2MeMap diklaim sebagai program mobile pertama yang memungkinkan kita menciptakan mashup dengan layanan seperti Google Map, Yahoo! Maps, dll. • Cara mengembangkan aplikasi : • Dengan mengakses file data XML dan menampilkannya ke layar • Dengan menulis kode program menggunakan komponen J2MeMap

  34. ArcPad • ArcPad merupakan aplikasi mobile yang lengkap dan handal; terutama untuk menampilkan data spasial • ArcPad dikatakan merupakan bentuk mini dari ArcGIS • ArcPad dapat berjalan di platform : • Mobile : Windows mobile • PC : Win XP, Win Vista, Linux (ditambah aplikasi Wine)

  35. .NET dan GeoPad • GeoPad merupakan produk mobile GIS untuk PDA yang berjalan pada Windows Mobile. • GeoPad berguna dalam pemetaan dan aplikasi, yang mendukung pengambilan data di lapangan dengan dukungan GPS

  36. Lain-lain • Google Latitude • J4ME(Java For ME), pustaka (library) untuk pengembangan J2ME; terdapat paket koneksi ke GPS • Android

  37. Thank you

More Related