1 / 25

ASAM NUKLEAT

ASAM NUKLEAT. Mengapa domba selalu melahirkan domba ? Mengapa ayam selalu melahirkan ayam ? Dapatkah sapi melahirkan kambing atau ayam? .

hila
Download Presentation

ASAM NUKLEAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ASAM NUKLEAT

  2. Mengapa domba selalu melahirkan domba ? Mengapa ayam selalu melahirkan ayam ? Dapatkah sapi melahirkan kambing atau ayam?

  3. Hal ini terjadi karena ada sesuatu Zat yang mengatur, ada suatu pola atau pesan yang tetap yang tersimpan terus menerus dan turun temurun. Sehingga orang tua / induk akan melahirkan generasi yang sama. • Zat tersebut terdapat di seluruh sel didalam tubuh mahluk hidup, baik itu hewan, manusia, tumbuhan ataupun bakteri. Zat tersebut adalah Nukleotida atau Asam Nukleat yang ada dalam RNA (Ribo Nucleic Acid ) dan DNA (Deoksiribo Nucleic Acid ). Salah satu fungsi Asam Nukleat adalah sebagai agen penyimpan informasi genetik yang dipertahankan turun temurun • Sifat yang spesifik atau menonjol dari orang tua/ induk yang diturunkan kepada anaknya. Contoh : Rambut kriting atau lurus; mata bulat atau sipit dsb , sifat sifat tersebut dinamakan factor keturunan.

  4. Dengan perkembangan ilmu, factor keturunan dipelajari dalam ilmu genetika yang tiada lain berasal dari kata gen yaitu suatu unit pembawa factor keturunan yang terdapat pada kromosom dalam inti setiap sel hidup. Gen kini diketahui adalah DNA. Asam Nukleat nerupakan biomolekul / polimer yang mengandung unsur-unsur C, H, O, N dan P, tapi bukan karbohidrat, bukan protein dan bukan lipida. Asam Nukleat sering disebut Nuclein

  5. Asam nukleatterdiridari 3 komponen 1. Basa Nitrogenheterosiklik (Basa N) : BASA PURIN, terdiridari ; ADENIN (A) dan GUANIN (G) BASA PIRIMIDIN, terdiridari ; URASIL (U), CITOSIN (C) dan TIMIN (T), 2. KarbohidratPentosa β - D-ribose (RNA) β – D- Deoksiribose (DNA) 3. Asam Fosfat (H3 PO4) Ketigakomponentersebutmembentukstrukturpolimer/biomolekulAsam Nukleat

  6. pirimidin pirin

  7. DNA (DEOKSIRIBONUCLEI ACID) KarbohidratPentosa RNA (RIBONUCLEI ACID) STRUKTUR DASAR : DNA DAN RNA  RANTAI YANG TERDIRI ATAS ULANGAN ASAM PHOSPAT, RESIDU GULA YANG TERIKAT PADA BASA NITROGEN. DNA  RESIDU GULA – DEOKSIRIBOSA RNA  RESIDU GULA – RIBOSA

  8. BASA NITROGEN YANG MEMBENTUK ASAM NUKLEAT : PURIN  ADENIN (A), GUANIN (G) PIRIMIDIN  SITOSIN (C), TIMIN (T). DNA  ADENIN, GUANIN, SITOSIN DAN TIMIN RNA  ADENIN, GUANIN, SITOSIN DAN URASIL LAKTAM (BENTUK KETO)  dalam pH cairan tubuh URASIL LAKTIM (BENTUK ENOL)

  9. SENYAWA GABUNGAN ANTARA ASAM NUKLEAT DENGAN PROTEIN  NUKLEOPROTEIN MOLEKUL ASAM NUKLEAT  POLIMER SEPERTI PROTEIN, TAPI MONOMERNYA NUKLEOTIDA.

  10. NUKLEOPROTEIN PROTEIN ASAM NUKLEAT NUKLEOTIDA NUKLEOSIDA ASAM PHOSPAT BASA PURIN/BASA PIRIMIDIN PENTOSA

  11. NUKLEOPROTEINDIHIDROLISIS SEMPURNA AKAN MENGHASILKAN PROTEIN, ASAM PHOSPAT, BASA PURIN/PIRIMIDIN, PENTOSA NUKLEOSIDABASA PURIN ATAU PIRIMIDIN DENGAN RIBOSA/DEOKSIRIBOSA

  12. IKATAN GLIKOSIDIK MOLEKUL AIR DIHASILKAN DARI ATOM HIDROGEN PADA N-9 (BASA PURIN) DENGAN GUGUS OH PADA ATOM C1 DARI PENTOSA

  13. NUKLEOTIDA DALAM ALAM NUKLEOSIDA TERUTAMA DALAM BENTUK ESTER PHOSPAT  NUKLEOTIDA PADA RIBOSA ADA 3 TEMPAT PHOSPAT DAPAT MEMBENTUK ESTER YAITU C-21, C-31, DAN C-51 PADA 21-DEOKSIRIBOSA  HANYA 2 TEMPAT UNTUK MEMBENTUK ESTER PHOSPAT PADA POSISI 31 DAN 51 PALING DOMINAN  GUGUS PHOSPAT PADA POSISI 51 (PALING BANYAK PADA JARINGAN BIOLOGIS) NUKLEOTIDA YANG SANGAT PENTING : ADENOSIN 51-MONOFOSFAT (51-ADENILAT) AMP, DERIVATNYA ADENOSIN 51-DIFOSFAT (ADP) DAN ADENOSIN 51-TRIFOSFAT (ATP) FUNGSI : PENYIMPANAN DAN PEMANFAATAN ENERGI METABOLISME SEL (KEMAMPUAN MENERIMA DAN MEMBERI GUGUS FOSFAT) (DEFOSFORILASI ATP  ADP  AMP)

  14. NUKLEOTIDA  SEBAGAI PEMBAWA BAHAN PEMBENTUK DASAR MOLEKUL UDP (URIDIN DIFOSFAT BERTUGAS SEBAGAI PEMBAWA RESIDU GULA UNTUK SINTESIS POLISAKARIDA. CONTOH : GLU.URIDIN DIFOSFAT  DONOR RESIDU GLUKOSA UNTUK PEMBENTUKAN GLIKOGEN KOLIN SITIDIN DIFOSFAT  SENYAWA DONOR KOLIN UNTUK BIOSINTESIS FOSFOGLISERIDA YANG MENGANDUNG KOLIN. Keterangan: (dAMP)  d deoksiadenosin –monofosfat

  15. ASAM NUKLEAT • DNA : • TERDIRI ATAS 2 ATAU LEBIH RANTAI POLINUKLEOTIDA YANG • TERSUSUN DALAM STRUKTUR HELIX  ALASAN UTAMA PARA AHLI  • PENGGANDAAN YANG SANGAT TEPAT SESUAI INFORMASI GENETIK • MOLEKUL DNA BERASAL DARI BERMACAM-MACAM SEL YANG • TERDIRI ATAS 4 UNIT MONONUKLEOTIDA  dAMP, dTMP, DAN dCMP • DAN BEBERAPA DERIVAT BERMETILASI DARI BASA-BASA TERSEBUT • BOBOT MOLEKUL TINGGI  SUKAR DIISOLASI

  16. RNA : • m RNA • r RNA (Setiap bentuk RNA memiliki bentuk mol berlainan) • t RNA • RANTAI TUNGGAL POLIBONUK LEOTIDA  TEK PERLU MEMILIKI PASANGAN • m RNA MENGANDUNG 4 BASA  A, G, C, DAN U • DISINTESIS DI NUKLEUS • m RNA MENGATUR SUSUNAN AA • t RNA MEMBAWA 1`MOLEKUL AA MASUK KE DALAM RIBOSOM • r RNA 65% DARI BERAT RIBOSOM • FUNGSI  BELUM JELAS, YANG PALING UTAMA SEBAGAI • POLIMER STRUKTURAL YANG MEMEGANG PARTIKEL PROTEIN

  17. ENDONUKLEASE ENZIM HIDROLIS ASAM NUKLEAT EKSONUKLEASE ENZIM EKSONUKLEASE  BEKERJA PADA UJUNG POLINUKLEOTIDA ENZIM ENDONUKLEASE  BEKERJA MEMUTUS SECARA ACAK JEMBATAN POSPODIESTER DARI RANTAI POLIPEPTIDA ENZIM a DAN b  ENZIM EKSONUKLEASE ENZIM DEOKSIRIBONUKLEASE 1  DARI PANKREAS SAPI ENZIM DEOKSIRIBONUKLEASE 2  DIISOLASI DARI LIMPA TIKUS DAN BEBERAPA BAKTERI

  18. HIDROLISIS ASAM NUKLEAT DENGAN ASAM ATAU BASA • HIDROLISIS DNA DENGAN ASAM pH DENGAN ASAM 3,6  • MENYEBABKAN PUTUSNYA IKATAN  - GLIKOSIDA ANTARA PURIN • DENGAN DEOKSIRIBOSA, SEDANGKAN IKATAN ANTARA PIRIMIDIN DAN • DEOKSIRIBOSA DAN IKATAN ANTAR UNIT-UNIT MONOLEOTIDATIDAK • BERUBAH. • DNA YANG TERTUNDA (TIDAK ADA PURIN)  ASAM APURINAT • CARA-CARA LAIN  ASAM APIRINIDA • DNA TIDAK BISA DIHIDROLISA DENGAN BASA • 2. HIDROLISIS RNA  DENGAN BASA PUTUS IKATAN GUGUS • HIDROKSIL-21 RIBOSA • HIDROLISIS RNA DENGAN NaOH  TERBENTUK CAMPURAN • NUKLEOSIDA FOSFAT 21 DAN 31 DAN SEDIKIT NUKLEOSIDA 21 DAN 31 – • MONOFOSFAT SIKLIK

  19. PERANAN ASAM NULKEAT DALAM SINTESIS PROTEIN DNA  MATERI GENETIK YANG BERPERAN DALAM INFORMASI PEMBENTUKAN PROTEIN PROSES PEMBENTUKAN PROTEIN ( 3 TAHAP) : translasi transkripsi REPLIKASI DNA RNA PROTEIN m RNA t RNA r RNA

  20. REPLIKASI: SATU SETIAP UNTAI GANDA DNA INDUK DICOPY SECARA PERSIS SESUAI DENGAN PASANGAN NUKLEOTIDANYA TRANSKRIPSI : INFORMASI YANG TERDAPAT DI DALAM DNA DISATUKAN DENGAN PASANGAN BASA MEMBENTUK URUTAN RIBONUKLEOTIDA YANG SESUAI MENJADI SEBUAH RANTAI RNA TRANSLASI : INFORMASI DARI DNA KE m RNA  DITERJEMAHKAN SEBAGAI PERINTAH UNTUK MEMBUAT POLIMERASI ASAM- ASAM AMINO YANG TELAH DIPROGRAM  SUSUNAN PROTEIN TERTENTU

  21. REKAYASA GENETIKA : PADA ABAD XX ILMU GENETIKA MENGALAMI PERKEMBANGAN PESAT . PENELITIAN BANYAK DILAKUKAN KHUSUSNTYA TENTANG FAKTOR KETURUNAN EKSPERIMEN BANYAK DILAKUKAN MENGGUNAKAN E. COLI PRINSIP REKAYASA GENETIKA : BIOSINTESIS PROTEIN ATAU POLIPEPTIDA DITENTUKAN OLEH DNA YANG TERDAPAT DALAM SEL.BILA STRUKTUR DNA DIUBAH MAKA STRUKTUR PROTEIN/ POLIPEPTIDA YANG TERBENTUK AKAN BERUBAH. HASIL REKAYASA GENETIKA DALAM BIDANG KEDOKTERAN HORMON INSULIN, HORMON METABOLISME , BIDANG PETERNAKAN HORMON PERTUMBUHAN  REKOMBINAN INSULIN, REKOMBINAN HORMON PERTUMBUHAN .

More Related