ASAM NUKLEAT
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 25

ASAM NUKLEAT PowerPoint PPT Presentation


  • 141 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

ASAM NUKLEAT. Mengapa domba selalu melahirkan domba ? Mengapa ayam selalu melahirkan ayam ? Dapatkah sapi melahirkan kambing atau ayam ? .

Download Presentation

ASAM NUKLEAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Asam nukleat

ASAM NUKLEAT


Asam nukleat

Mengapadombaselalumelahirkandomba ?

Mengapaayamselalumelahirkanayam ?

Dapatkahsapimelahirkankambingatauayam?


Asam nukleat

  • HaliniterjadikarenaadasesuatuZat yang mengatur, adasuatupolaatau pesan yang tetap yang tersimpanterusmenerus dan turuntemurun. Sehinggaorangtua / indukakanmelahirkangenerasi yang sama.

  • Zattersebutterdapat di seluruhseldidalamtubuhmahlukhidup, baikituhewan, manusia, tumbuhanataupunbakteri. ZattersebutadalahNukleotidaatau Asam Nukleat yang adadalamRNA (Ribo NucleicAcid ) dan DNA (DeoksiriboNucleicAcid ). Salahsatufungsi Asam Nukleatadalahsebagaiagenpenyimpaninformasigenetik yang dipertahankanturuntemurun

  • Sifat yang spesifikataumenonjoldariorangtua/ induk yang diturunkankepadaanaknya. Contoh : Rambutkritingataulurus; mata bulatatausipitdsb , sifatsifattersebutdinamakan factor keturunan.


Asam nukleat

Denganperkembanganilmu, factor keturunandipelajaridalamilmugenetika yang tiadalainberasaldari kata gen yaitusuatuunitpembawa factor keturunan yang terdapat pada kromosomdalam inti setiapselhidup. Gen kinidiketahuiadalah DNA.

Asam Nukleatnerupakanbiomolekul / polimer yang mengandungunsur-unsur C, H, O, N dan P, tapibukankarbohidrat, bukanprotein dan bukanlipida. Asam NukleatseringdisebutNuclein


Asam nukleat terdiri dari 3 komponen

Asam nukleatterdiridari 3 komponen

1. Basa Nitrogenheterosiklik (Basa N) :

BASA PURIN, terdiridari ; ADENIN (A) dan GUANIN (G)

BASA PIRIMIDIN, terdiridari ; URASIL (U), CITOSIN (C) dan TIMIN (T),

2. KarbohidratPentosa

β - D-ribose (RNA)

β – D- Deoksiribose (DNA)

3. Asam Fosfat (H3 PO4)

Ketigakomponentersebutmembentukstrukturpolimer/biomolekulAsam Nukleat


Asam nukleat

pirimidin

pirin


Asam nukleat

DNA (DEOKSIRIBONUCLEI ACID)

KarbohidratPentosa

RNA (RIBONUCLEI ACID)

STRUKTUR DASAR : DNA DAN RNA  RANTAI YANG TERDIRI

ATASULANGAN ASAM PHOSPAT, RESIDU

GULA YANG TERIKAT PADA BASA

NITROGEN.

DNA  RESIDU GULA – DEOKSIRIBOSA

RNA  RESIDU GULA – RIBOSA


Asam nukleat

BASA NITROGEN YANG MEMBENTUK ASAM NUKLEAT :

PURIN  ADENIN (A), GUANIN (G)

PIRIMIDIN SITOSIN (C), TIMIN (T).

DNA  ADENIN, GUANIN, SITOSIN DAN TIMIN

RNA  ADENIN, GUANIN, SITOSIN DAN URASIL

LAKTAM (BENTUK KETO)  dalam pH cairan tubuh

URASIL

LAKTIM (BENTUK ENOL)


Asam nukleat

SENYAWA GABUNGAN ANTARA ASAM NUKLEAT DENGAN PROTEIN  NUKLEOPROTEIN

MOLEKUL ASAM NUKLEAT  POLIMER SEPERTI PROTEIN, TAPI MONOMERNYA NUKLEOTIDA.


Asam nukleat

NUKLEOPROTEIN

PROTEIN

ASAM NUKLEAT

NUKLEOTIDA

NUKLEOSIDA

ASAM PHOSPAT

BASA PURIN/BASA PIRIMIDIN

PENTOSA


Asam nukleat

  • NUKLEOPROTEINDIHIDROLISIS SEMPURNA AKAN MENGHASILKAN PROTEIN, ASAM PHOSPAT, BASA PURIN/PIRIMIDIN, PENTOSA

  • NUKLEOSIDABASA PURIN ATAU PIRIMIDIN DENGAN RIBOSA/DEOKSIRIBOSA


Asam nukleat

IKATAN GLIKOSIDIK MOLEKUL AIR DIHASILKAN DARI ATOM HIDROGEN PADA N-9 (BASA PURIN) DENGAN GUGUS OH PADA ATOM C1 DARI PENTOSA


Asam nukleat

NUKLEOTIDA

  • DALAM ALAM NUKLEOSIDA TERUTAMA DALAM BENTUK ESTER PHOSPAT  NUKLEOTIDA

  • PADA RIBOSA ADA 3 TEMPAT PHOSPAT DAPAT MEMBENTUK ESTER YAITU C-21, C-31, DAN C-51

  • PADA 21-DEOKSIRIBOSA  HANYA 2 TEMPAT UNTUK MEMBENTUK ESTER PHOSPAT PADA POSISI 31 DAN 51

  • PALING DOMINAN  GUGUS PHOSPAT PADA POSISI 51 (PALING BANYAK PADA JARINGAN BIOLOGIS)

NUKLEOTIDA YANG SANGAT PENTING :

ADENOSIN 51-MONOFOSFAT (51-ADENILAT) AMP,

DERIVATNYA ADENOSIN 51-DIFOSFAT (ADP) DAN

ADENOSIN 51-TRIFOSFAT (ATP)

FUNGSI : PENYIMPANAN DAN PEMANFAATAN ENERGI METABOLISME SEL (KEMAMPUAN MENERIMA DAN MEMBERI GUGUS FOSFAT) (DEFOSFORILASI ATP  ADP  AMP)


Asam nukleat

NUKLEOTIDA  SEBAGAI PEMBAWA BAHAN PEMBENTUK DASAR MOLEKUL

UDP (URIDIN DIFOSFAT BERTUGAS SEBAGAI PEMBAWA

RESIDU GULA UNTUK SINTESIS POLISAKARIDA.

  • CONTOH :

  • GLU.URIDIN DIFOSFAT  DONOR RESIDU GLUKOSA UNTUK

  • PEMBENTUKAN GLIKOGEN

  • KOLIN SITIDIN DIFOSFAT  SENYAWA DONOR KOLIN UNTUK

  • BIOSINTESIS FOSFOGLISERIDA YANG

  • MENGANDUNG KOLIN.

Keterangan: (dAMP)  d deoksiadenosin –monofosfat


Asam nukleat

ASAM NUKLEAT

  • DNA :

    • TERDIRI ATAS 2 ATAU LEBIH RANTAI POLINUKLEOTIDA YANG

    • TERSUSUN DALAM STRUKTUR HELIX  ALASAN UTAMA PARA AHLI 

    • PENGGANDAAN YANG SANGAT TEPAT SESUAI INFORMASI GENETIK

    • MOLEKUL DNA BERASAL DARI BERMACAM-MACAM SEL YANG

    • TERDIRI ATAS 4 UNIT MONONUKLEOTIDA dAMP, dTMP, DAN dCMP

    • DAN BEBERAPA DERIVAT BERMETILASI DARI BASA-BASA TERSEBUT

    • BOBOT MOLEKUL TINGGI  SUKAR DIISOLASI


Asam nukleat

  • RNA :

    • m RNA

    • r RNA (Setiap bentuk RNA memiliki bentuk mol berlainan)

    • t RNA

  • RANTAI TUNGGAL POLIBONUK LEOTIDA  TEK PERLU MEMILIKI PASANGAN

  • m RNA MENGANDUNG 4 BASA  A, G, C, DAN U

    • DISINTESIS DI NUKLEUS

    • m RNA MENGATUR SUSUNAN AA

  • t RNA MEMBAWA 1`MOLEKUL AA MASUK KE DALAM RIBOSOM

  • r RNA 65% DARI BERAT RIBOSOM

    FUNGSI  BELUM JELAS, YANG PALING UTAMA SEBAGAI

    POLIMER STRUKTURAL YANG MEMEGANG PARTIKEL PROTEIN


  • Asam nukleat

    ENDONUKLEASE

    ENZIM HIDROLIS ASAM NUKLEAT

    EKSONUKLEASE

    ENZIM EKSONUKLEASE  BEKERJA PADA UJUNG POLINUKLEOTIDA

    ENZIM ENDONUKLEASE  BEKERJA MEMUTUS SECARA ACAK

    JEMBATAN POSPODIESTER DARI RANTAI

    POLIPEPTIDA

    ENZIM a DAN b  ENZIM EKSONUKLEASE

    ENZIM DEOKSIRIBONUKLEASE 1  DARI PANKREAS SAPI

    ENZIM DEOKSIRIBONUKLEASE 2  DIISOLASI DARI LIMPA TIKUS DAN

    BEBERAPA BAKTERI


    Asam nukleat

    HIDROLISIS ASAM NUKLEAT DENGAN ASAM ATAU BASA

    • HIDROLISIS DNA DENGAN ASAM pH DENGAN ASAM 3,6 

    • MENYEBABKAN PUTUSNYA IKATAN  - GLIKOSIDA ANTARA PURIN

    • DENGAN DEOKSIRIBOSA, SEDANGKAN IKATAN ANTARA PIRIMIDIN DAN

    • DEOKSIRIBOSA DAN IKATAN ANTAR UNIT-UNIT MONOLEOTIDATIDAK

    • BERUBAH.

      DNA YANG TERTUNDA (TIDAK ADA PURIN)  ASAM APURINAT

      CARA-CARA LAIN  ASAM APIRINIDA

      DNA TIDAK BISA DIHIDROLISA DENGAN BASA

    • 2. HIDROLISIS RNA  DENGAN BASA PUTUS IKATAN GUGUS

    • HIDROKSIL-21 RIBOSA

      HIDROLISIS RNA DENGAN NaOH  TERBENTUK CAMPURAN

      NUKLEOSIDA FOSFAT 21 DAN 31 DAN SEDIKIT NUKLEOSIDA 21 DAN 31 –

      MONOFOSFAT SIKLIK


    Asam nukleat

    PERANAN ASAM NULKEAT DALAM SINTESIS PROTEIN

    DNA  MATERI GENETIK YANG BERPERAN DALAM INFORMASI

    PEMBENTUKAN PROTEIN

    PROSES PEMBENTUKAN PROTEIN ( 3 TAHAP) :

    translasi

    transkripsi

    REPLIKASI DNA RNA PROTEIN

    m RNA t RNA r RNA


    Asam nukleat

    REPLIKASI: SATU SETIAP UNTAI GANDA DNA INDUK DICOPY

    SECARA PERSIS SESUAI DENGAN PASANGAN

    NUKLEOTIDANYA

    TRANSKRIPSI : INFORMASI YANG TERDAPAT DI DALAM DNA DISATUKAN

    DENGAN PASANGAN BASA MEMBENTUK URUTAN

    RIBONUKLEOTIDA YANG SESUAI MENJADI SEBUAH

    RANTAI RNA

    TRANSLASI : INFORMASI DARI DNA KE m RNA  DITERJEMAHKAN

    SEBAGAI PERINTAH UNTUK MEMBUAT POLIMERASI ASAM-

    ASAM AMINO YANG TELAH DIPROGRAM  SUSUNAN

    PROTEIN TERTENTU


    Asam nukleat

    REKAYASA GENETIKA :

    PADA ABAD XX ILMU GENETIKA MENGALAMI PERKEMBANGAN PESAT . PENELITIAN BANYAK DILAKUKAN KHUSUSNTYA TENTANG FAKTOR KETURUNAN

    EKSPERIMEN BANYAK DILAKUKAN MENGGUNAKAN E. COLI

    PRINSIP REKAYASA GENETIKA : BIOSINTESIS PROTEIN ATAU POLIPEPTIDA DITENTUKAN OLEH DNA YANG TERDAPAT DALAM SEL.BILA STRUKTUR DNA DIUBAH MAKA STRUKTUR PROTEIN/ POLIPEPTIDA YANG TERBENTUK AKAN BERUBAH.

    HASIL REKAYASA GENETIKA DALAM BIDANG KEDOKTERAN HORMON INSULIN, HORMON METABOLISME ,

    BIDANG PETERNAKAN HORMON PERTUMBUHAN  REKOMBINAN INSULIN, REKOMBINAN HORMON PERTUMBUHAN .


  • Login