1 / 22

Dasar Pemrograman

Dasar Pemrograman. Pertemuan 1 1 Function Erna Sri Hartatik. Definisi Merupakan blok dari kode program yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus . Tujuan Program menjadi lebih terstruktur , sehingga mudah dipahami dan mudah dikembangkan . Dapat mengurangi pengulangan kode .

hateya
Download Presentation

Dasar Pemrograman

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Dasar Pemrograman Pertemuan 11 Function Erna Sri Hartatik

  2. Definisi • Merupakanblokdarikode program yang dirancanguntukmelaksanakantugaskhusus. Tujuan • Program menjadilebihterstruktur, sehinggamudahdipahamidanmudahdikembangkan. • Dapatmengurangipengulangankode. Cara Pemanggilan Denganmenulisnamafungsinyaitusendiri.

  3. Beberapa fungsi pustaka dalam bahasa C FungsiOperasi String <string.h> • strcpy() Berfungsiuntukmenyalinsuatu string asalke variable string tujuan. Bentukumum : strcpy(var_tujuan, string_asal); • strlen() Berfungsiuntukmemperolehjumlahkarakterdarisuatu string. Bentukumum : strlen(string);

  4. #include "stdio.h" #include "conio.h" #include "string.h" void main() { char nama[25]; strcpy(nama, "Amethyst aiko"); printf("Nama : %s", nama); printf("\nBanyaknya karakter nama Anda adalah : %i", strlen(nama)); getch(); }

  5. strcat() Digunakanuntukmenambahkan string sumberkebagianakhirdari string tujuan. Bentukumum : strcat(tujuan, sumber); • strupr() Digunakanuntukmengubahsetiaphurufdarisuatu string menjadihuruf capital. Bentukumum : strupr(string); • strlwr() Digunakanuntukmengubahsetiaphurufdarisuatu string menjadihurufkecilsemua. Bentukumum : strlwr(string);

  6. #include "stdio.h" #include "conio.h" #include "string.h" void main() { char satu[30] = "FakultasTeknik"; char dua[30] = "\tUniversitasTrunojoyo"; clrscr(); strcat(satu, dua); printf("Hasilpenggabungannya : %s\n", satu); printf("\nkapitalnya :\n"); printf("%s", strupr(satu)); printf("\n\nhurufkecilnya :\n"); printf("%s", strlwr(satu)); getch(); }

  7. FungsiOperasiKarakter <ctype.h> • islower() Fungsiakanmenghasilkannilaibenar (bukannol) jikakaraktermerupakanhurufkecil. Bentukumum : islower(char); • isupper() Fungsiakanmenghasilkannilaibenar (bukannol) jikakaraktermerupakanhurufkapital. Bentukumum : isupper(char); • isdigit() Fungsiakanmenghasilkannilai (bukannol) jikakaraktermerupakansebuah digit. Bentukumum : isdigit(char);

  8. tolower() Fungsiakanmengubahhuruf capital menjadihurufkecil. Bentukumum : tolower(char); • toupper() Fungsiakanmengubahhurufkecilmenjadihurufkapital. Bentukumum : toupper(char); Contohpenerapan

  9. FungsiOperasiMatematik (“math.h” dan “stdlib.h”) • sqrt() Digunakanuntukmenghitungakardarisebuahbilangan. Bentukumum : sqrt(bilangan); • pow() Digunakanuntukmenghitungpemangkatansuatubilangan. Bentukumum : pow(bilangan, pangkat);

  10. sin(), cos(), tan() Masing-masingdigunakanuntukmenghitungnilai sinus, cosinusdantangensdarisuatusudut. Bentukumum : sin(sudut); cos(sudut); tan(sudut); Contohpenerapan

  11. Div() Digunakanuntukmenghitunghasilpembagiandansisapembagian. Bentukumum : div_t div(int x, int y) • max() Digunakanuntukmenentukannilaimaksimaldariduabuahbilangan. Bentukumum : max(bilangan1, bilangan2); • min() Digunakanuntukmenentukanbilanganterkecildariduabuahbilangan. Bentukumum : min(bilangan1, bilangan2);

  12. Struktur sebuah fungsi sederhana tipe nama fungsi (parameter) {      deklarasi variabel lokal      pernyataan - pernyataan      return (ungkapan) } Namafungsimempunyaiketentuan yang serupadengannamavariabel.

  13. Denganketentuan: • Parameter diletakkandiantaratanda (), dibelakangnamafungsi. • Parameter bolehdiisidengan data ataudibiarkankosong. • Biladiisidengan data maka data tsbakandikirimkankefungsi yang bersangkutanuntukdiolah. • Jikafungsiybstidakmemerlukan data dariluar , maka parameter dibiarkankosong. • Pernyataanpadafungsiharusdiletakkandiantaratanda { }

  14. Contoh: #include<conio.h> #include<stdio.h> garis() { printf("\n----------------------\n"); } /* program utama */ main() { clrscr(); garis(); printf("Belajar function c"); garis(); getch(); }

  15. Hal yg perlu diperhatikan dalam penggunaan fungsi : • Kalau tipe fungsi tidak disebutkan, maka akandianggap sebagai fungsi dengan nilai keluaran bertipe integer. • Untuk fungsi yang memiliki keluaran bertipe bukan integer, maka diperlukan pendefinisian penentu tipe fungsi. • Untuk fungsi yang tidak mempunyai nilai keluaran maka dimasukkan ke dalam tipe void • Pernyataan yang diberikan untuk memberikan nilai akhir fungsi berupa pernyataan return. • Suatu fungsi dapat menghasilkan nilai balik bagi fungsi pemanggilnya.

  16. Fungsi Bertipe void • Merupakan sekumpulan kode program yang bekerja sesuai dengan parameter yang diberikan. • Tidak mempunyai nilai balik

  17. Contoh tanpa parameter void TampilNama() { printf(“NamaSaya : Amethyst Aiko\n\r”); printf(“Alamat : Bangkalan”); printf(“Telepon : 628600000\n\r”); } main() { TampilNama(); TampilNama(); }

  18. Contoh dengan parameter void tukar(int *px, int *py); void main() { //isidari main } void tukar(int *px, int *py) { int z; /* variabel sementara */ z = *px; *px = *py; *py = z; printf("Nilai di akhir fungsi tukar()\n"); printf("*px = %i *py = %i\n\n", *px, *py); }

  19. Pengiriman Data Konstanta Ke Fungsi. • Mengirimkan suatu nilai data konstanta ke suatu fungsi yang lain. Pengiriman data variabelkefungsi • Samasepertihalnyapengirimansuatunilai data konstantakesuatufungsi, hanyasajanilai yang dikirimkantersebutsenantiasadapatberubah-ubah

  20. #include<conio.h> #include<stdio.h> luas(float sisi); main() { float luas_bs, sisi_bs; clrscr(); printf("\nMenghitung Luas Bujur Sangkar"); printf("\nMasukan Nilai Sisi Bujur Sangkar : "); scanf("%f", &sisi_bs); luas_bs = luas(sisi_bs); printf("\nLuas Bujur Sangkar %f \n",luas_bs," Cm"); getch(); } luas(float sisi) { return(sisi*sisi); }

  21. Fungsi Rekursif. Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri long intfaktorial(int N); void main() { int N; printf("Berapa factorial ? "); scanf("%i", &N); printf("Faktorialdari %i = %ld\n", N, faktorial(N)); getch(); } long intfaktorial(int N) { if(N==0) return(1); else return(N * faktorial(N - 1)); }

  22. Latihan • Buat fungsi untuk menentukan apakah suatu bilangan bulat bersifat ganjil atau genap. Jika genap maka fungsi menghasilkan nilai 1, dan 0 untuk selainnya

More Related