1 / 19

Dasar Pemrograman

Dasar Pemrograman. Pertemuan 12 Array (Larik) & struct Erna Sri Hartatik. Sub-Bahasan. Array Definisi Karakteristik Array dimensi 1 Array dimensi 2 String Array Struct Definisi Cara membuat struct Cara mengakses Struct. Definisi Array.

hallam
Download Presentation

Dasar Pemrograman

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Dasar Pemrograman Pertemuan 12 Array (Larik) & struct Erna Sri Hartatik

  2. Sub-Bahasan • Array • Definisi • Karakteristik • Array dimensi 1 • Array dimensi 2 • String Array • Struct • Definisi • Cara membuat struct • Cara mengakses Struct

  3. Definisi Array • Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain. • Pemesanan alokasi memory berurutan • Setiap item data lokasi penyimpanannya dibedakan oleh nomor indeks dalam kurung siku [...]

  4. Karakteristik Array • Mepunyai batasan dari pemesanan alokasi memori (bersifat statis) • Mempunyai tipe data sama (bersifat homogen) • Dapat diakses secara acak.

  5. Yang Harus diperhatikan: • Type data array • Nama variable array • Subkrip / index array. VARIABEL ARRAY nama_variabel[indeks] ketentuan nama variabel arrray sama dengan nama variabel biasa. indeks menunjukkan nomor dari variabel . DEKLARASI ARRAY • BU : tipe nama_variabel[indeks]; • Contoh : float bil[10];

  6. Array dimensi satu • Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [index] • Contoh : int bil[2] = {4,1,8} bil[0] = 4 bil[1] = 1 bil[2] = 8

  7. #include <stdio.h> #include <conio.h> void main() { int a[5]; //mendeklarasikan variabel tipe array int i; //Masukkan data ke var array dengan memanfaatkan looping for for(i=0;i<=4;i++) { printf("Masukkan data integer untuk a[%d]:",i); scanf("%d",&a[i]) ; } //mencetak data array dengan looping for for(i=0;i<=4;i++) printf("\nData pada var a indeks yang ke-%d : %d",i,a[i]); getch(); }

  8. Mendefinisikan jumlah elemen array dalam variabel Besarnya variabel indeks dapat ditentukan dengan menggunakan preprocessor directives #define #define N 40 main() { int no[N],gaji[N],gol[N],status[N],juman[N]; Bila besari indeks akan diubah menjadi 50, cukup diganti dengan #define N 50

  9. Array dimensi dua Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [index1][index2] index1 : jumlah/nomor baris index2 : jumlah/nomor kolom Jumlah elemen yang dimiliki array 2 dimensi dapat ditentukan dari hasil perkalian index1 * index2 misal : array A[2][3] akan memiliki 2*3 = 6 elemen.

  10. Mendefinisikan jumlah elemen array dalam variabel main() { float bil [5] [5] ....... dapatdituliskandengan#define #define N 5 main() { float bil [N] [N] .......

  11. Inisialisasi array dimensi dua main() { float bil[2] [3] = { { 1,2,3}, /*baris 0*/ { 4,5,6}, /*baris 1*/ } elemen bil [0] [0] = 1 elemen bil [0] [1] = 2 elemen bil [0] [2] = 3 elemen bil [1] [0] = 4 elemen bil [1] [1] = 5 elemen bil [1] [2] = 6

  12. #include <stdio.h> #include <conio.h> main() { int x[3][5]; int y,z; int hitung=0; for(y=0;y<3;y++) { printf("y = %d\n",y); for(z=0;z<5;z++) { hitung+=z; x[y][z] = hitung; printf("%/t%3d - %3d\n",z,x[y][z]); } } }

  13. STRING dan ARRAY 1. Pada string terdapat karakter null(\0) di akhir string 2. String sudah pasti array, array belum tentu string CONTOH - CONTOH : 1. array dengan pengisian input melalui keyboard baca_input() { float nilai[10]; for(i=0;i<10;i++) scanf("%d",&nilai[i]); }

  14. 2. Fungsi yang mencetak isi array dari akhir ke awal cetak_array() { float nilai[10]; for(i=9;i>=0;i--) scanf("%3f",nilai[i]); } 3. Menghitung rata - rata isi array nilai rata_rata() { float nilai[10],jum*rata; for(i=0,jum=0;i<=9;i++) jum+=nilai[i]; rata=jum/i; }

  15. 4. Mencari nilai terbesar besar() float temp,nilai[10]; { for(temp=nilai[0],i=1;i<=9;i++) if(nilai[i] > temp) temp=nilai[i]; } return(temp)

  16. Struct • tipe data bentukan yang menyimpan lebih dari satu variabel bertipe sama maupun berbeda. • Tipe data baru ini memungkinkan kelompok data yang berbeda-beda ini diolah sebagai satu kesatuan, • Contoh: structmhsw { intnim; char nama[15]; char alamat[20]; }; mhsw data;

  17. Cara Membuat Struct struct nama_tipe_struktur { tipe field1; tipe field2; ... ... tipe fieldn; } variabel_struktur;

  18. Cara Mengakses Elemen Struct Elemen dari struktur dapat diakses dengan menggunakan bentuk variabel_struktur.nama_field Antara variabel_struktur dan nama_field dipisahkan dengan operator titik (disebut operator anggota struktur). struct mhsw { int nim; char nama[15]; char alamat[20]; }; mhsw data; data.nim=12345; strcpy(data.nama,"selomita"); strcpy(data.alamat,"jl.kauman no 1");

  19. #include <iostream.h> #include <string.h> enum jns_kel {pria,wanita}; int main() { struct mhsw //definisi struktur { int nim; char nama[15]; char alamat[20]; jns_kel gender; }; mhsw data; //deklarasi variabel struktur data.nip=12345; //mengisi anggota strcpy(data.nama,“Amethyst aiko"); data.gender=wanita; strcpy(data.alamat,"jl.kauman no 1"); //menampilkan isi struktur cout<<"NIM : "<<data.nim<<endl; cout<<"NAMA : "<<data.nama<<endl; cout<<"Gender : "<<data.gender<<endl; cout<<"Alamat : "<<data.alamat<<endl; return 0; }

More Related