1 / 12

MEMAHAMI

MEMAHAMI. PESERTA DIDIK DAN KEBUTUHANNYA. By. Sigit Ariyanto,S.Pd.I. A. PENDAHULUAN.

Download Presentation

MEMAHAMI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MEMAHAMI PESERTA DIDIK DAN KEBUTUHANNYA By. Sigit Ariyanto,S.Pd.I

  2. A. PENDAHULUAN • Memahami peserta didik, merupakan sikap Pemimpin Satuan, Pelatih, Pimpinan Kwartir yang harus dimiliki dan dilakukan karena dengan mengetahui aspirasi/tuntutan peserta didik dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program peserta didik, maka kegiatan kepanduan akan dapat memenuhi kebutuhan dan minat mereka, sehingga kegiatan yang menarik dan menyenangkan. • Beberapa dasar pertimbangan perlunya memahami peserta sebagai berikut : GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  3. Sifat umum • Setiap insan mempunyai persamaan dan perbedaan. • Putera berbeda dengan puteri. • Usia dan bentuk fisik antara lain kekuatan badannya, kemampuan otaknya, tingkah lakunya, dan jalan fikiranya. • Dasar pertimbangan psikologis : kegiatan akan menarik dan berhasil apabila sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, keinginan, dan tuntutan peserta didik. • Dasar pertimbangan sosiologi Pada dasarnya manusia itu merasa memiliki dan aktif mengikuti kegiatan yang ada. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  4. B. POKOK MATERI • Kebutuhan peserta didik Kebutuhan dan aspirasi (tuntutan) peserta didik dalam pengembangan diri antara lain : • Adanya tempat dan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan yang menyenangkan. • Hak asasi untuk memperoleh pembinaan, bimbingan dan kasih sayang dari orang tua dan masyarakat. • Pengembangan bakat. • Pengembangan minat. • Peningkatan kemampuan dan kecakapan. • Pencapaian cita-cita. • Peningkatan daya cipta (kreatifitas). • Daya perubahan (inovasi). • Cipta, rasa, karsa, dan karya. • Hasrat hidup, berjasa dan berbakti. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  5. Sifat-sifat khusus perkembangan • Sifat khusus perkembangan sesuai Athfal, • Jalan fikiranya masih terpusat kepada Rumpun/Induk. • Athfal telah membawa pengetahuan dan pengalaman hidup di lingkungan keluarga atau Roudha Athfal. • Pemahaman yang bersifat abstrak masih sedikit. • Nilai kemasyarakatan dikenal. • Membentuk sikap hidup sehat pada dirinya sendiri. • Belajar bergaul dengan teman sebayanya. • Belajar ketrampilan dasar, membaca, menulis, berhitung, menggambar, menyanyi. • Membentuk hati nurani, nilai moral, dan nilai sosial. • Memperoleh kebebasan pribadi. • Membentuk sikap-sikap terhadap kelompok sosial dan institusi keluarga. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  6. Sifat khusus perkembangan seusia Pengenal • Tidak mau diperlakukan sebagai anak kecil. • Nilai kemasyarakat sudah dikenal. • Pertumbuhan jasmani cepat, tetapi tidak merata. • Timbul kecemasan. • Berfikir kritis. • Mudah terjadi identifikasi yang sangat emosional. • Minat dan aktifitas mulai mencerminkan perhatian. • Dorongan kuat untuk ekspansi diri dan berpetualangan. • Pengaruh kelompok sebaya sangat besar. • Memerlukan kehangatan dan keserasian dalam keluarga di rumah. • Memerlukan dukungan emosional orang tua bila mengalami kekecewaan dalam bergaul. • Menyenangi perilaku yang penuh kejutan, tantangan dan perilaku mengganggu orang lain. • Permainan kelompok, tim, sangat menarik baginya. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  7. Sifat khusus perkembangan seusia Penghela • Berfikir kritis, logis, dan realistis (telah mendekati kesempurnaan). • Ingin mendapat perhatian dan tanggapan orang lain. • Perhatian terhadap masyarakat besar. • Perasaan masih memegang peranan penting. • Suka timbul pertentangan antara emosi dan akalnya, timbul kegelisahan. • Menerima keadaan fisiknya/kekecewaan atas kondisi fisik tertentu tidak lagi mengganggu. • Memperoleh kebebasan emosional : • Proses melepas diri dari ketergantungan secara emosional. • Kehidupan emosinya mulai terintegrasi dengan fungsi-fungsi psikis lainnya, sehingga lebih stabil dan lebih terkendali. • Mampu mengungkapkan pendapat dan perasaannya dengan sikap yang sesuai dengan lingkungannya. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  8. Mampu bergaul dan mulai mengembangkan kemampuan mengadakan hubungan sosial, baik dengan teman sebaya maupun dengan orang lain yang berbeda tingkat kematangan sosialnya sesuai dengan norma sosial yang ada. • Menemukan model/untuk identifikasi. Model/tokoh identifikasi merupakan faktor penting,karena dia merupakan figur yang ditiru dan memberikan pengarahan bagaimana bertingkah laku dan bersikap. • Mengetahui dan menerima kemampuan. Memperkuat penguasaan diri atas dasar pertimbangan nilai dan norma. • Meninggalkan reaksi dan cara penyesuaian kekanak-kanakan. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  9. Sifat khusus perkembangan seusia Penuntun • Mampu menghidupi dirinya dan orang lain. • Sudah dewasa dan mampu bermasyarakat. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  10. Usaha memenuhi kebutuhan peserta didik • Sesuaikan dengan perkembangan kepribadiannya. • Jaga jarak dengan setiap golongan. • Berikan penghargaan atas setiap prestasi yang telah dicapai. • Setiap tindakan harus mereka pahami. • Jangan memanjakan atau mengecewakan. • Keteladanan diutamakan. • Penyajian kegiatan yang menarik minat peserta didik sesuai dengan tuntutan kebutuhan mereka. Untuk keperluan ini maka para Pemimpin Satuan perlu : • Memahami tugas perkembangan peserta didik yang dibinanya, agar kegiatan yang disajikan dapat mengembangkan aspek-aspek psikologis yang berkembang pada peserta didik. • Memperhatikan apa yang diinginkan atau dimintaoleh peserta didik. • Memperhatikan minat, bakat, sifat, kondisi kemampuan peserta didik. • Menyusun acara kegiatan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  11. Membangkitkan minat peserta didik untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kecakapan melalui SKT, SKR, dan APT untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. • Mengadakan kegiatan yang mengarah pada : • Kegiatan ibadah Islami. • Kegiatan produktif. • Kegiatan pengabdian pada masyarakat. • Kegiatan yang dapat mengembangkan ketahanan spiritual, fisik, intelektual, emosional, dan sosial. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

  12. C. PENUTUP Dengan memahami kebutuhan peserta didik dalam penyusunan progam, akan terciptalah kegiatan sebagai proses kegiatan belajar sendiri yang progresif bagi peserta didik untuk mengembangkan diri pribadi seutuhnya baik fisik, intelektual, emosi, sosial dan spiritual sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat yang Islami. GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAL

More Related