1 / 16

Rekayasa geometrik jalan raya o l e h donny dwy judianto leihitu , st , mt

Rekayasa geometrik jalan raya o l e h donny dwy judianto leihitu , st , mt. Pendahuluan.

gyula
Download Presentation

Rekayasa geometrik jalan raya o l e h donny dwy judianto leihitu , st , mt

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Rekayasageometrikjalanrayaolehdonnydwyjudiantoleihitu, st, mt

  2. Pendahuluan Jalanrayasejakmulaidirintis, hanyaberupalintaslalulalangmanusiauntukmencarinafkahdenganjalan kaki ataumenggunakankendaraanberodatanpamesin. Denganperkembanganteknologi yang melahirkanbermacam – macamkendaraanbermesinmulaidarikendaraanberodatiga , empatsampailebihdariempatmakaperkembanganjalan pun berkembangdenganpesat.

  3. Persyaratangeometrikjalanadalahsalahsatudaripersyaratan – persyaratan yang ada, untukmemberikankenyamanan, keamanandankecepatan . Banyaksyarat – syarat lain diluarsyaratgeometrik yang merupakanpersyaratankonstruksijalansecaraumumantara lain : Persyaratanstrukturjalan, persyaratanbahanjalan, persyaratanpelaksanaanjalandan lain – lain. Geometrikjalanmerupakanbekalawaluntukmendalamiuntukmendalamidanmemahamipengertiandasardarisuatubentukankonstruksiyaitukonstruksijalanraya

  4. KlasifikasiJalanMenurutFungsi / Peranan 1. SistemJaringanJalan Primer A. JalanArteri Primer B. JalanKolektor Primer C. JalanLokal Primer • SistemJaringanJalanSekunder A. JalanArteriSekunder B. JalanKolektorSekunder C. JalanLokalSekunder

  5. SistemJaringanJalan Primer Sistemjaringanjalan primer adalahjalan yang menghubungkansimpul – simpuljasadistribusidalamstrukturPengembangan Wilayah denganketentuansebagaiberikut : • Didalamsatuanwilayahpengembangan, system jaringanjalan primer menghubungkankotajenjangsatu, kedua, ketigadanjenjangdibawahnya, secaraterusmenerus b. Antarsatuanwilayahpengembangan, system jaringan primer menghubungkankotajenjangkesatudengankotajenjangkesatu

  6. SistemJaringanJalan Primer • JaringanArteri Primer, menghubungkankotajenjangkesatu, yang terletakberdampinganataumenghubungkankotajenjangkesatudengankotajenjangkedua • JalanKolektor Primer, menghubungkankotajenjangkeduadengankotajenjangkedua, ataumenghubungkankotajenjangkesatudengankotajenjangketiga, ataukotajenjangkeduadengankotajenjangketiga.

  7. SistemJaringanJalan Primer • JalanLokal Primer, menghubungkankotajenjangketigadengankotajenjangketiga, ataumenghubungkankotajenjangkeduadenganpersilataumenghubungkankotajenjangketigadenganpersil. Sistemjaringan primer disusunmengikutiketentuanpengaturantataruangdanstrukturpengembanganwilayahtingkatnasional yang menghubungkansimpulsimpuljasadistribusisebagaiberikut :

  8. 1. JalanArteri Primer : a. Didesain paling rendahdengankecepatan 60 km / jam b. Lebarbadanjalantidakkurangdari 8 meter c. Kapasitaslebihbesardaripada volume lalulintas rata – rata. d. Lalulintasjarakjauhtidakbolehtergangguolehlalulintasulangalik, lalulintaslokaldankegiatanlokal. e. Jumlahjalanmasuk, kejalanArteri Primer, cepatan 60 km/jam dandibatasisecaraeffisiensehinggakapasitas 60 km/jam dankapasitastetapterpenuhi.

  9. f. PersimpanganpadajalanArteri Primer harusdapatmemenuhiketentuankecepatandan volume lalulintas. 2. JalanKolektor Primer a. Didesainuntukkecepatan paling rendah 40 km/ jam b. Lebarbadanjalantidakkurangdari 7,00 m c. Kapasitassamaataulebihbesardari volume lalulintas rata – rata. d. Jumlahjalanmasukdibatasi, dandirencanakansehinggadapatdipenuhikecepatan paling rendah 40 km/jam

  10. 3. JalanLokal Primer a. Didesainberdasarkankecepatanrencana paling rendah 20 km/jam b. Lebarbadanjalantidakkurangdari 6 m c. Jalanlokal primer tidakterputuswalaupunmemasukidesa.

  11. SistemJaringanJalanSekunder SistemJaringanJalanSekunderadalahjalan yang Menghubungkankawasan – kawasanfungsi primer, fungsisekunderkesatu, fungsisekunderkedua, fungsisekunderketigadanseterusnyasampaikeperumahandalamsatuwilayahPerkotaan.. A. JalanArteriSekunder, menghubungkankawasan primer dengankawasansekunderkesatuataumenghubungkankawasansekunderkesatudengankawasansekunderkedua.

  12. SistemJaringanJalanSekunder B. JalanKolektorSekunder, menghubungkankawasansekunderkeduadengankawasansekunderkeduaataumenghubungkankawasansekunderkeduadengankawasansekunderketiga. C. JalanLokalSekunder, menghubungkankawasansekunderkesatudenganperumahanataumenghubungkankawasansekunderkeduadenganperumahan, ataumenghubungkankawasansekunderketigadenganperumahan.

  13. Sistemjaringanjalansekunder, mengikutiketetentuaperaturantataruangkota yang menghubungkankawasan – kawasan yang mempunyaifungsi primer, fungsisekunderkesatu, fungsisekunderkedua, fungsisekunderketigadanseterusnyadenganbatassebagaiberikut : • JalanArteriSekunder a. Didesainberdasarkankecepatan paling rendah 30 km / jam b. Kapasitassamaataulebihbesardari volume lalulintas rata – rata.

  14. c. Lebarbadanjalantidakkurangdari 8 m d. Padajalanarterisekunder, lalulintascapattidakbolehtergangguolehlalulintaslambat. e. Persimpanganjalandenganpengaturantertentuharusmemenuhikecepatantidakkurangdari 30 km/jam. • JalanKolektorSekunder a. Desainberdasarkankecepatan paling rendah 20 km/jam b. Lebarbadanjalantidakkurangdari 7 m

  15. 3. JalanLokalSekunder a. Didesainberdasarkankecepatan paling rendah 10 km / jam b. Lebarbadanjalantidakkurangdari 5 m c. Dengankecepatan paling rendah 10 km/jam, bukandiperuntukkanuntukrodatigaataulebih d. Yang tidakdiperuntukkankendaraanrodatigaataulebihharusmempunyailebar jalantidakkurang 3.5 meter

  16. Blog donnydjleihitu.wordpress.com Email donny_djleihitu@yahoo.com

More Related