Monev spending review
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 37

MONEV & SPENDING REVIEW PowerPoint PPT Presentation


  • 467 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

KEMENTERIAN KEUANGAN DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN. MONEV & SPENDING REVIEW. DIREKTORAT PELAKSANAAN ANGGARAN - 2013. OUTLINE. Background Public Financial Management Monitoring & Evaluasi Spending Review.

Download Presentation

MONEV & SPENDING REVIEW

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Monev spending review

KEMENTERIAN KEUANGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

MONEV & SPENDING REVIEW

DIREKTORAT PELAKSANAAN ANGGARAN - 2013


Outline

OUTLINE

  • Background

  • Public Financial Management

  • Monitoring & Evaluasi

  • Spending Review

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Background

BACKGROUND

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Perkembangan apbn

Perkembangan APBN

Sumber: LKPP audited

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Perbandingan belanja negara dengan indeks pembangunan manusia hdi periode 2005 2011

Perbandingan Belanja Negara Dengan Indeks Pembangunan Manusia (HDI) Periode 2005-2011

Sumber: www.hdr.undp.org & www.anggaran.depkeu.go.id

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Perbandingan belanja sektor kesehatan dengan indeks kesehatan periode 2005 2011

Perbandingan Belanja Sektor Kesehatan Dengan Indeks Kesehatan Periode 2005-2011

Sumber: www.hdr.undp.org & www.anggaran.depkeu.go.id

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Perbandingan belanja sektor pendidikan dengan indeks pendidikan periode 2005 2011

Perbandingan Belanja Sektor Pendidikan Dengan Indeks Pendidikan Periode 2005-2011

Sumber: www.hdr.undp.org & www.anggaran.depkeu.go.id

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Perbandingan human development index indonesia dengan korea thailand singapura periode 2005 2011

Perbandingan Human Development Index, Indonesia dengan Korea, Thailand, & Singapura Periode 2005-2011

Sumber: www.hdr.undp.org

8

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Permasalahan dalam belanja negara

PERMASALAHAN DALAM BELANJA NEGARA

MONEV & SPENDING REVIEW

9

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Public financial management

PUBLIC FINANCIAL MANAGEMENT

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Public financial management1

Public Financial Management

RUANG LINGKUP

TUJUAN

FISCAL POLICY

Resource Generation

Agregate Fiscal Dicipline

Growth

Resource Allocation

Efficient Resource Allocation

Stabilization

Operational Management

Operational Efficiency

Equity

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Public expenditure management

Public Expenditure Management

RUANG LINGKUP

Public Expenditure Management

Budgeting

Resource Generation

Resource Allocation

Resource Allocation

Treasury

Operational Management

Operational Management

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Penganggaran

Penganggaran

Menjamin Aggregate Fiscal Dicipline

Unified Budget

Menjamin efisiensi alokasi sumber daya

Budgeting

MTEF

Meningkatkan efisiensi operasional

PBB

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

  • Fungsi Treasury

Treasury

Assuring compliance in Budget Execution through monitoring and evaluation

  • Allocation of appropriations

commitment

Budget execution

Ensuring the conformity with authorization

verification

Adapting to macroeconomic changes

Budget execution & Financial planning

payment

Resolving implementation problems

Revenue/ Ekspenditure forecast

Ensuring efficient and effective use of resources

Financial planning

Debt servicing forecast

(Sumber: Schiavo-Campo, dan Tomasi, 1999)

Cash plan

Accounting Methodologi

Accounting System

Accounting & Reporting

Financial Reporting

LKPP

 GFS

Debt & Loan Management

Cash & Debt management

Cash Forecasting

Cash management

Cash Optimalization

Risk Management

14

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monitoring dan evaluasi

MONITORING DAN EVALUASI

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Pengertian

Pengertian

Monitoring

Monitoring adalah proses rutin pengumpulan data dan pengukuran kemajuan atas objektif program/ memantau perubahan, yang focus pada proses dan keluaran.

Kegiatan monitoring dimaksudkan untuk mengetahui kecocokan dan ketepatan kegiatan yang dilaksanakan dengan rencana yang telah disusun. Monitoring digunakan untuk memperbaiki kegiatan yang menyimpang dari rencana, mengoreksi penyalahgunaan aturan dan sumber-sumber, serta untuk mengupayakan agar tujuan dicapai se-efektif dan se-efisien mungkin.

Evaluasi

Evaluasi adalah penggunaan metode penelitian social untuk secara sistematis menginvestigasi efektifitas program / menilai kontribusi program terhadap perubahan (Goal/objektif) dan menilai kebutuhan perbaikan, kelanjutan atau perluasan program (rekomendasi)

Kaitan antara Monitoring dan Evaluasi adalah evaluasi memerlukan hasil dari monitoring 

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

Monev Pelaksanaan Anggaran dalam Siklus Penganggaran

Monitoring dan evaluasi (monev) merupakan kunci dari tata kelola yang baik. Monev diperlukan untuk mencapai perumusan kebijakan, penganggaran, manajemen dan akuntabilitas yang berlandaskan pada bukti dan fakta (evidence-based policy).

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Tujuan monev pelaksanaan anggaran

Tujuan Monev Pelaksanaan Anggaran

Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (Reguler Review), dengan tujuan untuk:

  • Early warning isu dan permasalahan pelaksanaan anggaran

  • Penilaian kualitas budget estimates

  • Identifikasi permasalahan pelaksanaan anggaran untuk menyiapkan langkah preventif kedepan

  • Menghasilkan input bagi perumusan kebijakan Pelaksanaan Anggaran

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

MEKANISME MONEV PELAKSANAAN ANGGARAN

Monitoring Realisasi K/L

Deviasi Rencana

Bel. Barang

< Benchmark

Evaluasi

Identifikasi

Membandingkan

Bel. Modal

< Rata-Rata Nas

Bel. Bansos

Rencana Penyerapan Anggaran/Output

Sumber Dana

Benchmark Penyerapan Anggaran/Output

Blokir Dana

Data Sekunder

Rata-Rata Penyerapan Anggaran Nas

Kewenangan

Karakteristik

Peraturan

Kesimpulan

Analisis Capaian Anggaran/Output

Kuisioner dan wawancara

Data Primer

Bimtek

Kompetensi SDM

Rekomendasi

Tindak Lanjut

Perbaikan Mekanisme

Review Penyaluran

Penyempurnaan Peraturan

Review Peraturan

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Kunci sukses monev

Kunci Sukses Monev

  • Perlu diagnosis mendalam atas fungsi-fungsi monev yang telah berjalan, a.l tentang: kekuatan dan kelemahan dari sisi demand (penggunaan hasil monev) dan sisi supply (kualitas teknis dari output monev).

  • Perlu action plan yang mengarahkan pada tujuan akhir yang ingin dicapai dengan sistem monev yang dijalankan, a.l terkait: identifikasi pemangku kepentingan, tokoh kunci, sistem insentif untuk melaksanakan dan menggunakan outputnya, struktur organisasi, institusionalisasi.

  • Kehati-hatian untuk tidak terjebak dalam kecenderungan untuk terlalu membakukan metode monev (overengineering).

  • Pemahaman bahwa monev dengan sendirinya tidak memiliki nilai inheren, namun berguna hanya jika hasilnya ditindaklanjuti dengan intensif dan konsisten.

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Spending review

SPENDING REVIEW

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Pengertian1

Pengertian

  • Spending Review merupakanbuah (hasil)dari M&E, atausebaliknyaspending review yang baikmemerlukan M&E yang efektif

  • Melalui Spending Review, temuandanrekomendasidari M&E dapatmenjadimasukanbagiprosesperencanaandanpenganggaranperiodeberikutnya.

  • Spending review dapatdiarahkanuntukmelihatefisiensi, efektivitas, maupun value for money daripengeluaranpublik

  • Dengandemikian, spending review berusahamemastikanpengeluaranpublikdapatmencapai 3 tujuannya (AFD, ERA dan OE)

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Tipologi spending review

Tipologi Spending Review

alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah, yang hasilnya dijadikan rekomendasi untuk pelaksanaan anggaran pemerintah tahun berikutnya agar lebih efektif, efisien (value for money).

SPENDING

REVIEW

PROGRAMS

FUNCTIONAL REVIEW

POLICY

STRATEGIC REVIEW

ORGANIZATION FORM

Functional Review : lebih mengedepankan pelaksanaan efisiensi suatu program atau kebijakan dengan fokus terhadap bagaimana pelaksanaan program tersebut dapat dilakukan dengan sumber daya yang lebih sedikit (hemat).

Strategic Review : fokus utama kepada pelaksanaan efisiensi dan pemrioritasan belanja, serta lebih dalam lagi memberikan rekomendasi kepada pemerintah tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan.

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Level spending review

Level Spending Review

Level 3

Level 1

Level 2

Input

Input

Input

+

+

+

Output

Output ?

Output

+

Outcome?

Achieve the output (execution)

Efficient

Effective

Functional Review

Strategic Review

Budget Execution Review

Improve budget execution policy

As an input in planning and budgeting

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Karakteristik spending review

Karakteristik Spending Review

“Spending Review” setidaknya menyangkut 3 hal:

Spending Review tidak hanya menilai efisiensi dan efektifitas program, tetapi konsekuensi dari output/outcome yang dicapai apabila dilakukan budget cut/reallocation

1

Hasil dari Spending Review menjadi input bagi proses penganggaran berikutnya

2

Lintas unit (Kementerian), sehingga diperlukan adanya central leadership apabila muncul keengganan kementerian dalam melakukan Spending Review

3

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Institusi penanggung jawab dalam tahapan proses spending review di negara oecd

Institusi Penanggung Jawab Dalam Tahapan Proses SpendingReview di negara OECD

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Best practise spending review

Best Practise Spending Review

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Best practise spending review1

Best Practise Spending Review

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Framework

Framework

Framework

Approaches

Methods

Tools

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Spending review framework

Spending Review Framework

  • Analisis atas keterkaitan antara penyediaan barang dan jasa dari sektor publik dan swasta, apakah penyediaan oleh pemerintah dapat dijustifikasi dari sisi efektivitas dan efisiensinya;

  • Analisis atas penerimaan negara yang memadai, defisit yang aman, apakah konsisten dengan target pertumbuhan, inflasi, dan tujuan makroekonomi lainnya;

  • Evaluasi prioritas pengeluaran—per fungsi, per sektor, nasional—dengan mengingat adanya keterbatasan sumber daya dan trade-off antara efisiensi dengan tujuan distributif;

  • Penilaian hubungan antara input dan outcome--efisiensi;

  • Fokus pada hubungan institusional (termasuk insentif politis) dengan saran dan rekomendasi untuk reformasi insentifdan institusi yang diperlukan untuk meningkatkan efektifitas pengeluaran.

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Metode

Metode

  • PER (Public Expenditure Review): menganalisis pola pengeluaran pemerintah, menilai efektivitas dan ekuitasnya, mengidentifikasi bottlenecks. Dilakukan untuk mengetahui permasalahan dan menemukan solusi potensialnya;

  • PETS (Public Expenditure Tracking Surveys): menelusuri aliran dana melalui berbagai tingkatan birokrasi, dari tingkat pusat sampai ke jajaran unit penyedia layanan, untuk melihat sejauh mana alokasi dana telah mencapai sasarannya. Berguna untuk mengidentifikasi titik kebocoran/inefisiensi operasional dalam hierarki sampai dengan pencairan dana, sebab-sebab inefisiensi, dan jumlah dana yang akhirnya mencapai sasaran akhirnya;

  • QSDS (Quantitative Service Delivery Surveys): memonitor impact dari pengeluaran. Melampaui PETS sampai ke penilaian efektivitas pengeluaran bahkan sistem insentifnya. Tujuan utama QSDS adalah menilai efisiensi pengeluaran, insentif, dan berbagai dimensi dari penyediaan jasa (bisa untuk swasta maupun pemerintah;

  • Lain-lain: NHA (National Health Accounts), Cost and HR studies dll.

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

Expenditure Tracking

Definisi:

Metode yang digunakan untuk menelusuri lebih jauh hipotesis awal yang berasal dari Analisis belanja Pemerintah (PER) dengan survei sebagai porsi terbesar fokus analisis.

Tujuan:

Untuk memperoleh informasi yang lebih detil terkait permasalahan pada pelaksanaan anggaran guna ditindak lanjuti sebagai masukan/input analisis monitoring dan evaluasi.

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

Mengapa Expenditure Tracking

1

2

3

4

5

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Monev spending review

Fokus Expenditure Tracking

Fokus PETS:

(perspektif pelaksanaan anggaran/budgetexecution)

INTEGRITAS PROFESIONALISME  SINERGI  PELAYANAN KESEMPURNAAN


Dampak yang diharapkan dari spending review

Dampak yang diharapkandariSpending Review

  • Pergeseranparadigmadari disbursement-based menjadi efficiency-based (meningkatkan technical efficiency)

  • Perbaikankualitasbelanjamelaluipengurangan unproductive spending (meningkatkanallocative efficiency)

  • Lebihbanyakruangfiskaluntuk discretionary spending

  • Tercapainyasasaranpembangunanpemerintahlebihefektif (berdampak)

  • Meningkatkan value for money daripengeluaranpemerintah (nilaimanfaatdibandingkanbiaya)


Modal pendukung spending review

Modal Pendukung Spending Review

  • SDM yang analitisdengan creativity dan critical thinking

  • Institutional setting yang mendukung (komitmenbeberapapihak agar hasildapatdipakaiuntukmemperbaikianggaranperiodeberikutnya)

  • Extensive references mengenaimetodologi (knowledge sharing, studi banding, bechmarking)

  • Data yang berkualitasdankomprehensif (IFMIS)


Monev spending review

TERIMA KASIH


  • Login