1 / 14

JEJAK BISNIS ORANG TIONGHOA

JEJAK BISNIS ORANG TIONGHOA. Sikap mental, menyikapi peluang dan meleverage bisnis agar berkembang. Pilar tentang hidup. Hidup ini memang jual-beli; kalau tidak bisa menjual kita harus membeli Hidup ini pertarungan dua wajah; kebutuhan dan keinginan

Download Presentation

JEJAK BISNIS ORANG TIONGHOA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. JEJAK BISNIS ORANG TIONGHOA Sikap mental, menyikapi peluang dan meleverage bisnis agar berkembang

  2. Pilartentanghidup • Hidup ini memang jual-beli; kalau tidak bisa menjual kita harus membeli • Hidup ini pertarungan dua wajah; kebutuhan dan keinginan • Hidup ini memberikan kebebasan pilihan; kita bebas memilih untuk melakukan apa pun tapi tidak bebas memilih akibatnya

  3. PilarBisnis • Peluang selalu berbagi sisi dengan tantangan; siapa yang tak senang tantangan jangan bermimpi menangkap peluang • Kecil itu indah; semua yang besar sekarang itu dulunya kecil. Jika sdh besar pun harus menjaga kelincahan sbgmn masih kecil agar kompetitif • Fokus atau harus ada yang memfokusi; tak ada dalil keberhasilan dengan jalan serampangan

  4. Pilarkepercayaan • Harus bisa dipercaya ;modal utama bisnis jangka panjang adalah kepercayaan • Tidak mudah percaya; berpeganglah pada radius kepercayaan semesta • Tidak ada ampunan kedua untuk kesalahan prinsip; menyangkut uang dan kianat harus dipecat sekalipun itu darah daging sendiri

  5. PilarPergaulan • Pertanyaan kedua setelah nama; apa usaha Anda? • Siapakah sebenar-benarnya Anda adalah siapa sebenar-benarnya teman-teman Anda? • Satu musuh dalam hati sudah jauh lebih banyak dari seribu teman dalam pergaulan dan perniagaan

  6. Pilarsisi “gimmics” • Kalau tidak bisa menghormati orangnya, setidaknya kita berusaha hormati uangnya • Uang jangan dinomorsatukan tapi ingat jangan juga dinomorduakan • Bila tak bisa menerima sebagian ide, keputusan dan andilnya jangan tolak semua darinya

  7. Pilarhitungan • Ingat dan jangan sampai bosan mengingat, dalam dunia bisnis; 2x500 tidak sama dengan 500x2 • Ingat urutan sikap mental investasi; incoming, saving dan spending, jangan incoming, spending dan saving • Saving diusahakan tidak dalam bentuk uang

  8. Pilarkeluarga • Komitmen menghormati leluhur; sejelek dan sebodoh apapun mereka lebih dari kita • Komitmen orang lain sebagai saudara dan saudara sebagai orang lain • Komitmen “maisong” tentang pinjaman modal kerja

  9. Pilarrelasi • Bisnis harus mendekati orang dan tidak perduli dengan persaingan • Prinsip membina relasi; dengan siapa pun utamanya yang lebih kuat • Prinsip berguru menirukan dan inovasi dilakukan secara cermat dan terus-menerus

  10. Pilarpengembangan • Kerjasama itu harus, jangan hanya bekerja bersama-sama • Memilah terus; menjual apa yang bisa kita buat dan membuat apa-apa yang bisa kita jual • Menambahkan produk pada jasa kita bersamaan dengan menambahkan jasa pada produk kita

  11. Pilarpelayanan • Belum melayani jika belum bersedia mengalahkan diri sendiri • Katakan pada yang lain jika terpuasi katakan pada kami jika terdholimi • Pada awalnya boleh berpura-pura ramah, namun jika terbiasa percayalah keramahan itu akan melibatkan hati

  12. Pilarpelanggan • Konsumen itu bisa jadi pelanggan bukan hanya karena produkmu namun juga karena hatimu • Pelanggan itu hakikatnya pemilik yang rela tidak terima deviden • Pelanggan itu sejatinya keluarga yang rela tak serumah dengan kita

  13. Pilarterakhir • Mulailah ; janganterusdipikir, semakindipikirakantambah yang kaupikir. Bisnisurusansikap mental, bukanketrampilandanbukankecerdasan • Mulailahdari yang kecildandariinisiatifdirisendiri • Dan mulailahdarisekarang

  14. Pilarpenutup • Itutadiadalahhasilelaborasisayadenganteman-temanbisnissaya yang kebetulanTionghoa • Sungguhtidakbermaksudmengguruitapiperludiketahui 25 thlebihsayamengikutijejakmerekadannyatanyabanyak yang jadikenyataan • Selamatmerenungkan; kalis@amikom.ac.id

More Related