1 / 91

HUKUM ISLAM SEBUAH KONTEMPLASI KONTEKSTUAL

HUKUM ISLAM SEBUAH KONTEMPLASI KONTEKSTUAL. Al-Islam III STIE MUHAMMADIYAHfudh Slamet Mahfudh. PENDAHULUAN. Islam adalah agama terakhir dan telah dijamin kesempurnaan .

Download Presentation

HUKUM ISLAM SEBUAH KONTEMPLASI KONTEKSTUAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HUKUM ISLAMSEBUAH KONTEMPLASI KONTEKSTUAL Al-Islam III STIE MUHAMMADIYAHfudh SlametMahfudh

  2. PENDAHULUAN • Islam adalah agama terakhirdantelahdijaminkesempurnaan. • Kesempurnaannyadisinimengacupadaaturan – aturan yang yangterkandungdidalamnya, yakni yang telahmengaturkehidupanmanusiadariseluruhaspeknya yang berpusatpadattauhidmutlak. • Bidangmu’amalahdiajarkansecara global yang penerapannyadiperlukanpemikiran – pemikiransesuaidenganperkembanganzamandanperkembangankehidupanmasyarakat, dengantetapberpedomanpadanilai – nilaitransendental.

  3. SUMBER AJARAN ISLAM SUMBER AJARAN ISLAM • Sumber – sumber ajaran Islam adalah al-Qur’an dan as-Sunnah. • Akal diperlukan untuk mendalami ajaran – ajaran al-Qur’an dan Sunnah, dan dalam beberapa hal untuk mengembangkan pemahaman dalam rangka melaksanakan kandungan ajarannya menuju tercapainya kemaslahatan hidup manusia di dunia dan akhirat.

  4. PENGERTIAN HUKUM ISLAM • “ Hukum Islam “ adalah seluruh ajaran Islam yang mengatur tatacara hidup. • Dalam ilmu ushul fiqih hukum adalah “ titah Allajh yang berhubungan dengan perbuatan orang – orang mukallaf, yang berupa tuntunan untuk melakukan sesuatu, yang berarti perintah wajib dikerjakan, atau tuntutan untuk meninggalkan sesuatu, berarti larangan dan haram dikerjakan, atau ketetapan hukum itu berupa mubah ( fakultatif ), yang berarti boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan, maupun ketetapan hukum yang menjadikan dua hal berkaitan dan salah satu menjadi sebab atau syarat atau rintangan terhadap yang lain.

  5. KATAGORI HUKUM ISLAM • Hukum Islam ada yang diperoleh melalui ketentuan nash Al-qur’an atau Sunnah, dan ada pula yang diperoleh ketentuannya melalui jalan ijtihad, dan ketentuan hukum yang diperoleh dengan ijtihad ada yang diperoleh dengan jalan qiyas, istishlah, istish hab atau pengukuhan terhadap adat istiadat ( urf ). • Nash al-Qur’an dan sunnah dalam menunjuk pada ketentuan hukum ada yangbersifat Tafsili ( terinci ) dan ada yang bersifat “mujmali” garis besar., dan ada yang bersifat qot’I dan dzonni. hukum – hukum yang tidak disebutkan dalam nash al-qur’an dan hadits maka ditetapkan melalui jalan ijtihad dengan memalui jalan : • 1. Qiyas • 2. Istishlah • 3. Istish hab • 4. ‘Urf ( pengukuhan adat istiadat )

  6. Nash – nash al-Qura’an dalam menunjukkan ketetapan hukum ada yang bersifat tafshili dan Mujmal serta ada yang bersifat qonth’I dan zhonni (yag memungkinkan dipahamkan lebih dari satu macam ). • Penunjukan hukum yang bersifat tafshili bernilai qoth’I, sedang nash – nash yang bersifat mujmal ( hanya berupa kaidah – kaidah pokok ) memungkinkan penggunaan akal untuk melakukan rinciannya dan manjadi ruang gerak bagi ijtihad. • Demikian pula ketentuan – ketentuan yang dibutuhkan kepastian hukumnya sedang nash al-Qur’an maupun hadits tidak ditemukan maka ijtihad harus dilakukan untuk mengambil instimbat hukum dengan memperhatikan ruh ( jiwa ) dan maqoshid ( tujuan )

  7. RUH DAN TUJUAN SYARIAH • Yang dimaksudruhsyari’ahadalahmenempatkanmanusiasebagaimakhlukciptaan yang dalammenjalanihidupdiduniamelakasanakanpengabdiankepa Allah SWT. • Tujuansyari’ahadalahmendidikpribadi agar menjadimenusia yang bermanfaatbagimasyArakatnya, menegakkankeadilandanmewujudkankebaikandalamkehidupan.

  8. Antara hukum dengan rialitas kemaslahatan hidup manusia sering tersjadi pertentangan atau dipertentangkan. Menhadapi persoalan tersebut diperlukan kecermatan dalam melihat segala persoalan tersebut, sehingga dapat dibedakan mana kemashlahatan yang bersifat hakiki dan mana mashlahat yang bersifat zhonni ( persangkaan ) demikian pula adakalanya kemashlahatan yeng bersifat semu atau verbal ( wahmiyyah ). • Mashlahat yang terkandung dalam nash – nash al-Qur’an adalah mashlahat haiqiqiyah sedang mashlahat yang adiluar itu bersifat zhonni atau bahkan wahmiyyah. Dengan demikian hukum – hukum yang di nashkan di dalam al-Qur’an atau sunnah tidak dapat ditinggalkan dengan alasan adanya mashlahah yang terlihat diluar nash, yang dirasa bertentangan dengan maslahat yang terkandung di dalam nash.

  9. HUKUM ISLAM Hukum Islam disyari’atkan Allah dengan tujuan utama untuk mewujudkan dan merealisasikan serta melindungi kemaslahatan umat manusia.

  10. Berdasarkan hasil penelitian ulama, kemaslahatan manusia dapat diklasifikasikan menjadi tiga aspek, dharuriyat (primer), hajiyat (sekunder) dan tahsiniyat (pelengkap)

  11. Untuk menjaga kemaslahatan-kemaslahatan tersebut, Islam menetapkan sejumlah aturan, baik berupa perintah atau larangan, disertai ancaman hukuman duniawi (di samping tentunya hukuman ukhrawi) manakala dilanggar. Perangkat aturan ini disebut dengan Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayat/at Tasyri’ al Jina’i).

  12. ASPEK DHARURIYAT Islam memberikan perhatian lebih besar terhadap aspek dharuriyat yang terdiri dari : agama, jiwa, akal, keturunan/kehormatan dan harta.

  13. 1. A G A M A Allah menurunkan agama tauhid ini untuk mengangkat derajat dan martabat manusia ke tempat yang sangat tinggi dan mulia. Di akhirat kita dimasukkan ke dalam Surga dan di dunia kita akan diberikan kekuasaan. Dan Allah menurunkan agama tauhid ini untuk membebaskan manusia dari kerendahan dan kehinaan yang di akibatkan oleh perbuatan syirik.

  14. “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan mengukuhkan bagi mereka agama yang telah diridhaiNya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar(keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (An-Nur: 55).

  15. Syirik • Syirik merendahkan eksistensi kemanusiaan • Syirik adalah sarang khurofat/cerita bohong dan kebatilan • Syirik adalah kedholiman yang paling besar • Syirik sumber dari segala ketakutan dan kecemasan • Syirik membuat orang malas melakukan pekerjaan yang bermanfaat • Syirik menyebabkan pelakunya kekal dalam Neraka • Syirik memecah belah umat

  16. 2. JIWA Unsur penting dalam Hukum Pidana Islam adalah perbuatan melanggar aturan (hukum). Dalam Hukum Pidana Positif lazim disebut delik atau tindak pidana yang dikenal dalam kitab-kitab fiqh sebagai jarimah atau jinayah dan ancaman hukumannya lazim disebut uqubah.

  17. HUKUMAN / UQUBAH • a. Qishas dan Diyat • b. Hudud • c. Ta’zir • d. Kifarat

  18. a. QISHAS dan DIYAT Secara etimologis, qishas adalah “al musawah wa at ta’addul”, artinya persamaan dan keseimbangan. Dengan demikian qishas adalah hukuman yang sama dan seimbang dengan kejahatan yang diperbuat pelaku tindak pidana.

  19. Al Baqarah : 2 : 178

  20. "Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, Maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.. (QS. Al Maidah : 5 : 45)

  21. Sedangkan diyat adalah sejumlah harta tertentu yang harus diberikan oleh pelaku kejahatan terhadap jiwa atau tubuh kepada pihak korban (atau keluarganya) sebagai hukuman. Secara umum qishas dan diyat adalah jenis hukuman yang diancamkan kepada tindak pidana yang berupa kejahatan terhadap jiwa dan tubuh

  22. Diyat diancamkan terhadap pembunuhan semi sengaja (syibh al ‘amd) dan karena alpa (al khatha’) serta pelukaan tak disengaja. Demikian juga terhadap pembunuhan disengaja tetapi keluarga korban tidak menuntut qishas.

  23. “… maka barang siapa mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat …” (Baqarah : 2 : 178) (An Nisa:4:92)

  24. 92. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja)[334], dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat[335] yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah[336]. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya[337], maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

  25. 3. A K A L Di antara perbuatan merusak akal adalah dengan mengkonsumsi minuman keras atau sebangsanya yang mengandung bahan-bahan adiktif dan dapat membuat ketergantungan/ kecanduan.

  26. nyabu

  27. HaddSyurb • Yang dimaksud syurb ialah tindak pidana berupa meminum khamar (minuman memabukkan). Ancaman hukuman terhadap jarimah ini tidak ditegaskan dalam Qur’an. Dalam al Qur’an hanya terdapat larangan meminum khamar yang menunjukkan keharamannya, sebagaimana secara gradual dijelaskan dalam firman Allah : • *Al Baqarah 2 : 219, An Nisa 4 : 43, • Al Maidah : 5 : 90, An Nahl : 16 : 67

  28. 43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub[301], terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun.

  29. 90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuataan itu agar kamu mendapat keberuntungan

  30. Hukuman : • Mengenai hukuman yang diancamkan untuk tindak pidana ini dijelaskan dalam sebuah hadis : “Nabi pernah menjatuhkan hukuman dera kepada (orang yang meminum) khamar dengan pelepah kurma dan sandal. Abubakar (pun) pernah menjatuhkan hukuman dera empat puluh kali dera”. (HR. Bukhari, Muslim,Tirmidzi dan Abu Daud dari Anas bin Malik) • Imam Syafi’i berpendapat untuk peminum khamar hukumannya empat puluh kali dera, dan ini pun bukan merupakan hukuman jenis hadd, melainkan termasuk klasifikasi ta’zir.

  31. Menurut Ali bin Abi Thalib yang disetujui oleh sahabat besar Rasul juga Khalifah Umar bin Khattab, bahwa peminum didera delapan puluh kali dera, karena jika ia minum, ia menjadi mabuk, bila sudah mabuk ia berbicara ngawur dan profokatif (memfitnah), sedangkan hukuman bagi yang memfitnah (menuduh sekenanya tanpa saksi/qadzaf) adalah delapan puluh kali dera.

  32. AL HADIS • Suatu ketika nanti, ummatku mengkonsumsi khamr ( sehingga mabuk/ teler), dan mereka memberi nama khamer dengan nama yang lain. (Al Hadis) • Nama lain bagi khamer : arak obat (AO), anggur, wisky, minuman beralkohol lain. • NARKOBA, seperti di bawah ini :

  33. NARKOBA dan gejala yg ditimbulkan • NARKOTIKA • ZAT YG BERASAL DARI TANAMAN • BAIK SINTETIS MAUPUN SEMI SINTETIS • DPT MENYEBABKAN / PERUBAHAN KESADARAN • HILANGNYA RASA NYERI • MENIMBULKAN HILANGNYA RASA KESADARAN APA ITU NARKOBA ? • PSIKOTROPIKA • ZAT OBAT • BAIK ALAMIAH ATAU SINTETIS (NON NARKOTIKA) • BERSIFAT PSIKOAKTIF • PENGARUHI PD SUSUNAN SYARAF • SEBABKAN PERUBAHAN PD AKTIFITAS MENTAL • BAHAN ADIKTIF / BERBAHAYA LAINNYA • ZAT / BAHAN KIMIA YG BERBAHAYA • BENTUK TUNGGAL MAUPUN CAMPURAN • DPT MEMBAHAYAKAN KESEHATAN & LINGK HIDUP • MEMPUNYAI SIFAT TERATOGANIK, METAGONIK, KORASIF • dan HALUSINASI

  34. GANJA HEROIN KARATERISTIK DAN EFEK PENGARUHNYA NARKOTIKA J E N I S E F E K KARAKTERISTIK HEROIN DIKENAL DG NAMA PUTAU / PTW * MRPKN NARKOBA YG SANGAT CEPAT TIMBULKAN KETERGANTUNGAN. * MRPKN SERBUK PUTIH DG RASA PAHIT. DLM PASARAN WARNANYA, BISA PUTIH, COKLAT / DADU. * CARA PENGGUNAAN DPT DISUNTIKAN, DIHIRUP DAN DIMAKAN. * PALING SERING MENIMBULKAN KEMATIAN AKIBAT OVER DOSIS. * MENIMBULKAN RASA NGANTUK, LESU, PENAMPILAN DUNGU JALAN MENGAMBANG * GEJALA PUTUS ZAT : RASA TDK NYAMAN PD PERUT, KRAM OTOT, NYERI TULANG, GEJALA SEPERTI FLU . GANJA DIKENAL DGN NAMA MARIYUANA, GELEK, CIMENG, BUDHA STICK, MARIJANE • MENURUNKAN KETERAMPILAN MOTORIK, BINGUNG, KEHILANGAN KONSENTRASI, PENURUNAN MOTIVASI . • KOMPLIKASI KESEHATAN PD DAERAH PERNAFASAN, SISTEM PEREDARAN DARAH DAN KANKER . • MENIMBULKAN KETERGANTUNGAN PSIKIS, TERUTAMA BAGI MEREKA YG TELAH RUTIN MENGGUNAKAN . • BENTUK : DAUN KERING, CAIRAN YG LENGKAT, MINYAK HASHISH HASHISH PUNYA BENTUK YG BERMACAM2, BAHAN ADA JUGA YG BUBUK * MEMPUNAYI EFEK 10 X LEBIH BESAR DARI MARIHUANA * DIAMBIL DARI DAUN2 DAN PUCUK2 BUNGA DARI TANAMAN CANNABIS SATIVA, CANNABIS INDICA. * MENGANDUNG ZAT REZIN AKTIF YANG TERKANDUNG DALAM TANAMAN CANNABIS, DIMANA ZAT TERSEBUT MENIMBULKAN EFEK PSYCOLOGIS .

  35. SHABU ECSTASY J E N I S KARAKTERISTIK E F E K OBAT PENENANG (OBAT TIDUR, PIL KOPLO, BK VALIUM, ‘SEMU‘ LEXOTAN, DLL). * BENTUK BERUPA TABLET . * DIGUNAKAN DENGAN CARA DITELAN SCR LANGSUNG * BICARA JADI PELO, MEMPERLAMBAT RESPON FISIK, MENTAL DAN EMOSI PENGKATAN RASA PERCAYA DIRI. * DLM DOSIS TINGGI AKAN TIMBULKAN PERASAAN CEMAS, SENSITIF, MARAH . * PENGGUNAAN CAMPURAN DGN ALKOHOL AKAN MENGHASILKAN KEMATIAN . * GEJALA PUTUS ZAT BERSIFAT LAMA DAN SERIUS . ECSTASY (DIKENAL DGN NAMA INEX, XTC, HUGE DRUG, YUPIE DRUG, ESSENCE, CLARITY, BUTTERFLY, BLACK HEART) • PENINGKATAN DETAK JANTUNG & TEKANAN DARAH,RASA “SENANG“ YG BERLEBIHAN, HILANGNYA PERCAYA DIRI • STLH EFEK DIATAS, BIASANYA AKAN TERJADI PERASAAN LELAH, CEMAS & DEPRESI YG DPT BERLANGSUNG BBRP HARI . • KEMATIAN DILAPORKAN TERJADI, BAIK KRN DEHIDRASI ATAUPUN TERLALU BANYAK CAIRAN TUBUH YG KELUAR. • BENTUKNYA BERUPA TABLET WARNA – WARNI . • CARA PENGGUNAAN DITELAN SCR LANGSUNG METHAMPHETAMINE (SHABU ATAU UBAS) * BENTUK BERUPA SERBUK KRISTAL, CAIRAN. * CARA PENGGUNAAN DIHISAP DGN BANTUAN ALAT (BONG) * TIMBULKAN PERASAAN MELAYANG YG BERANGSUR2 MEMBANGKITKAN KEGELISAHAN LUAR BIASA . * BERAT BADAN MENYUSUT, HALUSINASI (TDK SEJALAN ANTARA PIKIRAN DGN KHAYALAN ), CURIGA BERLEBIHAN, SENSITIF, DEPRESI . * AKTIVITAS TUBUH DIPERCEPAT BERLEBIHAN . PENGGUNAAN SHABU YG LAMA AKAN MERUSAK TUBUH, BAHKAN KEMATIAN KRN OVER DOSIS

  36. Biji Heroin

  37. Pil Ekstasi

  38. Ganja

  39. Heroin Putih

More Related