1 / 16

SI PENGHEMAT BAHAN BAKAR

BENIRIT. SI PENGHEMAT BAHAN BAKAR. PT. OSMOSA ALAM SEMESTA ( OASe ) WONOSOBO – JAWA TENGAH AGEN TEMANGGUNG, KOTA MAGELANG, KAB. MAGELANG ARIF NOORHADI c.p 08157905709. VISI

elwyn
Download Presentation

SI PENGHEMAT BAHAN BAKAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BENIRIT SI PENGHEMAT BAHAN BAKAR PT. OSMOSA ALAM SEMESTA (OASe) WONOSOBO – JAWA TENGAH AGEN TEMANGGUNG, KOTA MAGELANG, KAB. MAGELANG ARIF NOORHADI c.p 08157905709

  2. VISI Pertamax, premium dan solar yang digunakan sebagai bahan bakar harus dihemat secara maksimal pemakaiannya, agar cadangan bahan bakunya masih bisa dinikmati oleh generasi berikutnya. • MISI • Mengurangi subsidi bahan bakar pertamax, premium dan • solar. • Menghemat pemakaian bahan bakar pertamax, premium dan • solar. • TUJUAN • Membantu masyarakat pengguna bahan bakar pertamax, • premium dan solar agar lebih menghemat pengeluaran biaya • pembelian pertamax, premium dan solar. • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam • bisnis penghemat bahan bakar pertamax, premium dan solar

  3. RISET PREMIUM : KOMPOSISI: CAIRAN, TIMBAL, AKTIVATOR (OKTAN 78), SOLVER (PELARUT) HIPOTESA : JIKA INGIN MENINGKATKAN KUALITAS BAHAN BAKAR ; DIPEROLEH DENGAN CARA MENGIKAT TIMBAL, MENINGKATKAN OKTAN DAN PELARUT (SOLER) DENGAN KOMPOSISI YANG BERIMBANG. PROBLEMATIKA : BAGAIMANA MENINGKATKAN OKTAN SEHINGGA PEMBAKARAN/ OKSIDASI MENJADI SEMPURNA ?

  4. DENGAN IDENTIFIKASI SISA PEMBAKARAN (CO2 MURNI) PADA PREMIUM DAN SOLAR, CO DAN C (JELAGA) DENGAN VALENSI 2,4,6 JELAGA DAN CO DISEBABKAN KARENA PEMBAKARAN YANG TIDAK SEMPURNA, POSISI FO (FIRING ORDER) TIDAK SEMPURNA, ATAU AKIBAT DARI RING SEKHER YANG LEMBEK. UNTUK MENCEGAH CO YANG TINGGI HARUS MENINGKATKAN AKTIVATOR UNTUK MENINGKATKAN DAYA LEDAK DAN MENANGKAP Pb DENGAN CELAT. UNTUK PELARUT SUPAYA HOMOGEN DIPERLUKAN MINERAL ELEKTROLIT DENGAN PUTARAN BERLAWANAN DENGAN ARAH JARUM JAM.

  5. BENIRIT PENGHEMAT BAHAN BAKAR DENGAN OKTAN / CETAN YANG TINGGI, PADA SAAT TERJADI PEMBAKARAN SEMPURNA LEDAKAN BISA MENGGERAKKAN RODA GILA LEBIH CEPAT (SPEED TINGGI) SEHINGGA TERJADI EFISIENSI JARAK. DENGAN SPEED YANG TINGI OTOMATIS TENAGA BERTAMBAH. DENGAN MENGGUNAKAN BENIRIT KEINGINAN UNTUK MENGHEMAT BBM , MENAMBAH TENAGA MESIN DAN POLUSI RENDAH BISA TERCAPAI

  6. PERCOBAAN MERCON BUMBUNG : DENGAN PREMIUM DAYA LEMPAR 15 M DENGAN PERTAMAX DAYA LEMPAR 18 M DENGAN PREMIUM + AKTIVATOR DAYA LEMPAR 22,5 M UJI JELAGA : DENGAN KERTAS PUTIH DIOLES MINYAK UNTUK MENGETAHI DAYA LEKAT, KANDUNGAN Pb DAN CO. PREMIUM + BENIRIT LEBIH CERAH UJI BIOLOGIS MASUKKAN KENALPOT KE STOPLES BERISI IKAN YANG BESARNYA SAMA

  7. PREMIUM : 56 – 60 LEDAKAN IKAN MATI PREMIUM +BENIRIT: 500 LEDAKAN IKAN TIDAK MATI UJI MESIN : PADA 2 MESIN SETASIONER TANPA BEBAN : FO, RING SEKHER PRESISI, MASUK GIGI 5, RPM 60 KM/JAM. 1 MESIN MENGGUNAKAN PREMIUM 1 MESIN MENGGUNAKAN PREMIUM + BENIRIT DIHIDUPKAN SELAMA 100 HARI DIAMATI : KEKENTALAN PELUMASNYA PENGURANAGAN AIR RADIATORNYA THERMO CONTROL (TIAP 3 JAM) SWITCHING TEMPAT

  8. HASIL UJI : MESIN MENGGUNAKAN BENIRIT: TEMPERATUR LEBIH RENDAH 2 F UDARA LEBIH BERSIH VISKOSITAS (KEKENTALAN PELUMAS) LEBIH KENTAL PISTON NORMAL ( YANG TANPA BENIRITPISTON LEMBEK) ASAP MASUK AQUARIUM (YANG TANPA BENIRIT8 JAM IKAN MATI SPEED MENJADI 108 KM/JAM (168%)

  9. PERTANYAAN YANG MUNCUL : Apakahtidakmerusakmesin??APAKAH MESIN TIDAK MENJADI PANAS???APAKAH TIDAK MENIMBULKAN POLUSI??

  10. SEPINTAS MESIN KENDARAAN LIMA SISTIM UTAMA 1. KELISTRIKAN 2. PENGAPIAN DAN PEMBAKARAN 3. PELUMASAN 4. PENDINGINAN 5. TRANSMISI DINAMO STARTER MESIN 1. KELISTRIKAN PENGATUR LAMPU ACCU DINAMO STROOM

  11. 2. PENGAPIAN DANPEMBAKARAN PROSES PEMBAKARAN SEMPURNA TERGANTUNG TINGKAT KOMPRESI, JUMLAH OKSIGEN YANG PAS DAN DAYA LEDAK YANG SEMPURNA ROTOR TANGKI BAHAN BAKAR FILTER DELCO ACCU BUSI KARBURATOR PENGAPIAN YANG TIDAK SEMPURNA MENGAKIBATKAN MESIN PINCANG. PEMBAKARAN YANG TIDAK SEMPURNA MENGAKIBATKAN TENAGA LEMAH DAN BOROS BBM

  12. FIRING ORDER UNTUK MENDAPAT SETELAN MESIN YANG BAGUS HARUS MEMPOSISIKAN FIRING ORDER YANG TEPAT, DIMANA MESIN PADA PRESISI 0 (NOL) : PISTON/ SHAKER RING SHAKER STANG PISTON/ SHAKER KURK-AS SILINDER COP SILINDER METAL FIRING ORDER TIDAK PRESISI ATAU SETELAN METAL TIDAK PAS AKAN MENYEBABKAN MESIN PANAS. RING SKHER LEMBEK ATAU PATAH, SILINDER COP MELENGKUNG JUGA MENGAKIBATKAN MESIN PANAS BLOK MESIN

  13. 3.PELUMASAN DIMAKSUDKAN UNTUK MEMPERLANCAR JALANNYA MESINDAN MENGHINDARI KEAUSAN DAN BERFUNGSI JUGA SEBAGAI PENDINGIN PADA BLOK MESIN, DINDING PISTON DAN TURBIN ROTOR TANGKI BAHAN BAKAR FILTER DELCO ACCU BUSI KARBURATOR PELUMASAN YANG KURANG SEMPURNA BISA MENJADIKAN MESIN PANAS KARENA GESEKAN TANPA PELUMAS O L I E

  14. 4.PENDINGINAN RADIATOR AIR APABILA TERJADI KERUSAKAN PADA SISTIM PENDINGIN AKAN MENYEBABKAN SILIDER COP MELENGKUNG DAN MESIN PANAS

  15. BAGAIMANA MENAMBAH TENAGA MESIN DAN MENGHEMAT BBM BENIRIT ROTOR TANGKI BAHAN BAKAR RADIATOR FILTER BUSI AIR KARBURATOR O L I E

  16. BAGAIMANA BISA MEMPEROLEH BENIRIT”?? Konsumsisendiri> adaagenresmidisetiapkabupaten  untukdijualkembali> registrasisEBAgAIPENGECER

More Related