1 / 13

NORMA HUKUM

NORMA HUKUM. Oleh : RUSDIANTO S, S.H., M.H . FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA. PENGERTIAN. SALAH SATU PENGERTIAN DARI “LAW” MERUPAKAN ATURAN SEBAGAI PEDOMAN BERTINGKAH LAKU ATURAN HUKUM BERISIKAN NORMA ATAU KAIDAH HUKUM

donat
Download Presentation

NORMA HUKUM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. NORMA HUKUM Oleh: RUSDIANTO S, S.H., M.H. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

  2. PENGERTIAN • SALAH SATU PENGERTIAN DARI “LAW” MERUPAKAN ATURAN SEBAGAI PEDOMAN BERTINGKAH LAKU • ATURAN HUKUM BERISIKAN NORMA ATAU KAIDAH HUKUM • JADI KAEDAH HUKUM ADALAH PATOKAN ATAU UKURAN ATAUPUN PEDOMAN UNTUK BERPERILAKU ATAU BERSIKAP TINDAK DALAM HIDUP

  3. CIRI NORMA HUKUM REGELING • ADA PAKSAAN DARI LUAR YG BERWUJUD ANCAMAN HUKUM BAGI PELANGGARNYA BERUPA SANKSI FISIK YG DPT DIPAKSAKAN OLEH ALAT NEGARA. DENGAN KATA LAIN BAHWA KAEDAH HUKUM ITU SIFATNYA MEMAKSA (DWINGENDRECHT) • BERSIFAT UMUM (BERLAKU BAGI SIAPA SAJA ) • ABSTRAK (OBJEK YANG DIATUR TIDAK KONKRIT) --- REGELENDRECHT

  4. ISI NORMA HUKUM • SURUHAN / PERINTAH (GEBOD) • LARANGAN (VERBOD) • KEBOLEHAN (MOGEN)

  5. SIFAT NORMA HUKUM A. HAMID S. ATAMIMI: • PERINTAH(GEBOD). • LARANGAN (VERBOD). • PENGIZINAN (TOESTEMMING). • PEMBEBASAN (VRIJSTELLING). PURNADI PURBACARAKA & SOERJONO SOEKANTO: • IMPERATIF (BERUPA PERINTAH YG SECARA APRIORI HRS DITAATI BAIK BERUPA SURUHAN MAUPUN LARANGAN). • FAKULTATIF (TDK SECARA APRIORI MENGIKATAT ATAU WAJIB DIPATUHI.

  6. NORMA HK UMUM & NORMA HK INDIVIDUAL NORMA HK UMUM: SUATU NORMA HK YG DITUJUKAN UTK ORG BANYAK (ADRESSATNYA UMUM) DAN TDK TERTENTU. CONTOH : BARANG SIAPA; SETIAP ORANG NORMA HK INDIVIDUAL : DITUJUKAN PADA SESEORANG, BEBERAPA ORANG ATAU BANYAK ORANG YANG TELAH TERTENTU CONTOH: • ALI YANG BERTEMPAT TINGGAL DI JALAN MAWAR NOMOR 3 SURABAYA • PARA PEDAGANG YANG BERJUALAN DIPASAR ATOM SURABAYA.

  7. NORMA HK ABSTRAK & NORMA HK KONKRET NORMA HK ABSTRAK: SUATU NORMA HUKUM YANG MELIHAT PADA PERBUATAN SESEORANG YANG TIDAK ADA BATASNYA (TIDAK KONKRET). CONTOH: MENCURI; MEMBUNUH; MENEBANG POHON, DLL. NORMA HUKUM KONKRET MELIHAT PERBUATAN SESEORANG ITU LEBIH NYATA (KONKRET). CONTOH : MEMBUNUH SI BADU DENGAN PARANG.

  8. DARI NORMA-NORMA HUKUM DIATAS DIDAPATKAN 4 KOMBINASI NORMA HUKUM: • NORMA HUKUM UMUM - ABSTRAK. • NORMA HUKUM UMUM - KONKRET. • NORMA HUKUM INDIVIDUAL- ABSTRAK. • NORMA HUKUM INDIVIDUAL - KONKRET.

  9. NORMA HK UMUM – ABSTRAK: SUATU NORMA HK YG ADRESSATNYA UMUM DAN PERBUATANNYA MSH BERSIFAT ABSTRAK. CONTOH : SETIAP ORG DILARANG MENCURI. NORMA HK UMUM – KONKRET: SUATU NORMA HK YG ADRESSATNYA UMUM DAN PERBTNNYA SDH TERTENTU ( KONKRET) CONTOH : BRG SIAPA YG MEMBUANG SAMPAH DISUNGAI. NORMA HK INDIVIDUAL – ABSTRAK SUATU NORMA HK YG DITUJUKAN UTK SESEORG ATAU ORG-ORG TERTENTU DAN PERBUATANNYA BERSIFAT ABSTRAK. CONTOH: BADU YG BERTEMPAT TINGGAL DI JL. NURI NO.15 MTR DILARANG BEPERGIAN. NORMA HK INDIVIDUAL- KONKRET SUATU NORMA YG DITUJUKAN UTK SESEORG ATAU ORG-ORG TERTENTU DAN PERBTNNYA BERSIFAT KONKRET. CONTOH : SI ALI YG BERTEMPAT TINGGAL DI JL. NURI NO. 10 JKT DIBERI IJIN MEMBANGUN RUMAH DIATAS TANAH MILIKNYA DI JL. NURI NO.12 JKT.

  10. NORMA HK EINMAHLIG & NORMA HK DAUERHAFTIG NORMA HUKUM EINMAHLIG : NORMA HK YG BERLAKUNYA HANYA SATU KALI SAJA & SETELAH ITU SELESAI. CONTOH: PENETAPAN SESEORANG UTK MEMBANGUN RUMAH. NORMA HK DAUERHAFTIG : SUATU NORMA HUKUM YANG BERLAKUNYA TDK DIBATASI OLEH WAKTU, BERLAKU KAPAN SAJA SECARA TERUS MENERUS SAMPAI PERATURAN ITU DICABUT/DIGANTI CONTOH: KETENTUAN YG MENGATUR AGAR SETIAP ORG DILARANG MENCEMARI LINGKUNGAN.

  11. NORMA HK TUNGGAL & NORMA HK BERPASANGAN NORMA HUKUM TUNGGAL : SUATU NORMA HK YG BERDIRI SENDIRI DAN TDK DIIKUTI OLEH SUATU NORMA HK LAINNYA. ISINYA HANYA MERPKAN SUATU SURUHAN (DAS- SOLLEN) TENTANG BAGAIMANA KITA HRS BERTINDAK ATAU BERTINGKAH LAKU. CONTOH :PRESIDEN MEMBERI GRASI, AMNESTI, ABOLISI DAN REHABILITASI NORMA HK BERPASANGAN: NORMA HK YANG TERDIRI DARI NORMA HUKUM PRIMER DAN NORMA HUKUM SEKUNDER.

  12. NORMA HUKUM PRIMER: BERISI ATURAN/PATOKAN BGMN CARA KITA HRS BERPERILAKU ( BIASA DISEBUT DAS SOLLEN ). CONTOH : HENDAKNYA TIDAK MENCURI. NORMA HK SEKUNDER : • BERISI TATACARA PENANGGULANGAN APBILA SUATU NORMA HK PRIMER TDK DIPENUHI (MEMBERIKAN PEDOMAN BG PARA PENEGAK HK UTK BERTINDAK APBL SUATU NORMA HK PRIMER TDK DIPATUHI). • NORMA HK SEKUNDER MENGANDUNG SANKSI BG SESEORG YG TDK MEMENUHI SUATU KETENTUAN DLM NORMA HK PRIMER (JUGA DISBT DAS-SOLLEN). CONTOH : APBILA MEMCURI DIHUKUM SETINGGI-TINGGINYA 15 TH PENJARA.

  13. NORMA HK PRIMER/SEKUNDER BIASANYA DIRUMUSKAN SECARA BERHIMPITAN DLM SUATU PERATURAN SHG SULIT MEMBEDAKAN MANA YG PRIMER DAN MANA YANG SEKUNDER. CONTOH :BARANG SIAPA MENCURI DIHK. RUMUSAN INI DAPAT DIURAI MENJADI NORMA HK PRIMER & SEKUNDER. NORMA HK PRIMERNYA : HENDAKNYA SESEORANG TIDAK MENCURI. NORMA HK SEKUNDERNYA: HENDAKNYA APABILA SESEORANG MENCURI DI HUKUM. • PADA PER-UU-AN HTN/HAN BIASANYA DIRUMUSKAN DLM NORMA HK TUNGGAL SAJA. • SEDANGKAN DLM BIDANG HK PIDANA RUMUSANNYA BIASANYA BERPASANGAN. • HUBUNGAN ANTARA NORMA HK PRIMER DG NORMA HK SEKUNDER ADALAH HUBUNGAN PERTANGGUNG JAWABAN PERBUATAN (ZURECHNUNG), BUKAN HUBUNGAN KAUSALITEIT SEPERTI DLM ILMU ALAM.

More Related