1 / 12

Mengukur Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dalam perhitungan pendapatan nasional (Y)

Mengukur Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dalam perhitungan pendapatan nasional (Y). LILI WINARTI, SP.MP. Salah satu kegunaan penting dari data pendapatan nasional adalah untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara dari tahun ke tahun.

Download Presentation

Mengukur Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dalam perhitungan pendapatan nasional (Y)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Mengukur Tingkat PertumbuhanEkonomidalamperhitunganpendapatannasional (Y) LILI WINARTI, SP.MP

  2. Salahsatukegunaanpentingdari data pendapatannasionaladalahuntukmenentukantingkatpertumbuhanekonomi yang dicapaisuatunegaradaritahunketahun.

  3. PengertianinflasiInflasiadalahsuatukeadaanekonomi yang memperlihatkannaiknyahargabarangdanjasasecaraumumdanberlangsungterusmenerus.JenisInflasi. Jenis-jenisinflasidebedakanmenjadi 3, yaitu : Inflasidilihatdariasalnya, dibedakanmenjadi : 1. Inflasidaridalamnegeri (domestic inflation) adalahinflasi yang disebabkanolehterjadinyaperistiwaekonomididalamnegeri. Contoh : gagalpanensecaramenyeluruh. 2. Inflasidariluarnegeri (imported inflation) adalahinflasi yang disebabkantingginyahargabarang-barang yang dibelidariluarnegeri. contoh : hargabahanbakuuntukproduksidalamnegeri.

  4. b. Inflasidilihatdaritingkatkeparahanparahtidaknyainflasidibedakanmenjadi : • Inflasiringan ( 0% s/d 10% ) • InflasiSedang ( >10% s/d 30% ) • Inflasiberat ( >30% s/d 200% ) • Inflasitakterkendali (Hyper inflation) ( > 100 %)

  5. c. Inflasidilihatdaripenyebabnya, dibedakanmenjadi : • Inflasi yang terjadikarenameningkatnyapermintaanterhadapberbagaimacambarangdanjasa (demand pull inflation). • Inflasi yang terjadikarenakenaikanongkosproduksisecaraterusmenerus, yang disebutdengancosh push inflation. 3. PenyebabterjadinyainflasiInflasidapatterjadikarenabeberapasebab, antara lain : • Pemerintah, jikapenerimaanpemerintahlebihkecildaripadapengeluaran, makapemerintahdapatmencetakuangbaru, haliniakandapatmenimbulkaninflasijikatidakdiimbangidenganpenambahanproduksi yang akanditawarkankepadamasyarakat. • Pihakswasta, inflasidapatterjadijikapihakswastabanyakmenerimakreditdenganjumlahbesaruntukmemenuhipermintaanpenjaminkreditpihakswasta.

  6. Eksporimpor, jikaeksporlebihbesardaripadaimpormakadevisa yang diterimaakanmenambahjumlahuang yang beredardidalamnegerisehinggakemungkinandapatmenimbulkaninflasi. • Penerimaandanpengeluarannegara, apabilajumlahpenerimaanlebihkecildaripengeluaranmakaterjadidefisit, sehinggapemerintahharusmencetakuangbaru, tetapikalaupenambahanuangbarutidakseimbangdengan yang dibutuhkanmakajustrudapatmenimbulkaninflasi.

  7. Penerimaandanpengeluarannegara, apabilajumlahpenerimaanlebihkecildaripengeluaranmakaterjadidefisit, sehinggapemerintahharusmencetakuangbaru, tetapikalaupenambahanuangbarutidakseimbangdengan yang dibutuhkanmakajustrudapatmenimbulkaninflasi. 4. Cara mengatasiinflasi.Untukmengatasiinflasi, pemerintahmelakukanbebarapakebijakansebagaiberikut : • Kebijakanmoneter, adalahkebijakanpemerintahmelalui bank sentralmengaturjumlahuang yang beredar. kebijakanmoneterberupakebijakandiskonto, pasarterbuka, Cash ratio danpembatasankredit.

  8. Kebijakanfiskal, adalahkebijakanmengaturpengeluaranpemerintahdanmengaturperpajakan. untukmengatasiinflasipemerintahmengambillangkah : (1) menekanpengeluaranpemerintah. (2) menaikkanpajak. (3) mengadakanpinjamanpemerintah. • Kebijakan non Moneteradalahkebijakan yang dilakukanpemerintahdalammengatasiinflasidiluarkebijakanMoneterdankebijakanfiskal. kebijakan non moneter yang dilakukanpemerintahantara lain : mengendalikanharga, menaikkanhasilproduksi, dankebijakanupah.

  9. Cara menghitunginflasi untukmenghitungbesarnyainflasiterlebihdahuluharusdiketahuiindekhargakonsumen (IHK).IHK adalahukuranperubahanhargadarikelompokbarangdanjasa yang paling banyakdikonsumsiolehrumahtanggadalamjangkawaktutertentu.untukmenghitung IHK digunakanrumus : HargasekarangIHK = -----------------------  x  100%Hargapadatahundasar

  10. Contohmenghitung IHK :Hargajenisbarangtertentupadatahun 2003 Rp. 50.000 danhargapadatahundasarRp. 40.000, maka IHK tahun 2003 adalah...            50.000IHK = ---------- x 100% = 125%            40.000RumusuntukmenghitungLajuinflasiadalah :LajuInflasi = IHK Periode n - IHK tahunsebelumnyaContohsoal :IHK bulanAgustus 2009 sebesar 115,34 dan IHK padabulanseptember 2009 seesar 125,30, makalajuinflasibulanseptemberadalah ....Jawab :Lajuinflasi = 125,30 - 115,34 = 9.96%

  11. Sedangkanuntukmenghitungtingkatinflasiadalah: IH tahunbersangkutan-IH padatahunDasarTingkat inflasitahunke n = ------------------------------------------------  x  100%            IH padatahundasar Dan untukmengukurtingkatpertumbuhanekonomisecarariil, sebelumnyaharusdiketahuipendapatannasionalriildigunakanrumusuntukmenghitungpendapatannasional (PN) riil. Sbb: IH padatahunDasarPN riiltahunke n = ---------- x PN hargaberlakutahun yang bersangkutan            IH padatahunbersangkutan

  12. Dan untungmenghitungtingkatpertumbuhanekonomitahunke n, sbb: PDB riiltahunsekarang-PDB riiltahunsebelumnya TPEtahunke n = ----------------------  x  100%            PDB riiltahunsebelumnya NB: TPE=Tingkat pertumbuhanekonomi

More Related