1 / 56

PENGANTAR IMUNOLOGI

PENGANTAR IMUNOLOGI. Dwi Winarni Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Univrsitas Airlangga Surabaya. IMUNOLOGI.

crevan
Download Presentation

PENGANTAR IMUNOLOGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGANTAR IMUNOLOGI Dwi Winarni Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Univrsitas Airlangga Surabaya

  2. IMUNOLOGI adalahcabangbiomedical science yang mengkajisemuaaspeksistemimun/kekebalantubuhorganisme, baikfungsisaatsehatmaupunsakit, kesalahan/kelainanfungsi, sifatfisik, kimiadanfisiologisemuakomponen

  3. lingkungan FISIKA organisme hidup harus dapat menyesuaikan dengan lingkungan yang berubah-ubah dengan tetap memelihara keadaan di dalam tubuh tetap berada tetap ada di kisaran kondisi fisiologi KIMIA ORGANISME HIDUP BIOLOGI Organismehidupmerupakan habitat ideal bagikehidupanorganisme lain Organismehidupharusdapatmengenaldanmengeliminasiagen yang membahayakantubuh sistemimun

  4. SISTEM IMUN ADALAH SEMUA MEKANISME YANG DIGUNAKAN TUBUH UNTUK MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN TUBUH SEBAGAI PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA YANG DAPAT DITIMBULKAN BERBAGAI BAHAN DI LINGKUNGAN

  5. Sistem imun non spesifik : barrier permukaan BARRIER PERMUKAAN (SURFACE BARRIER) • KULIT • GERAK SILIA, BATUK, BERSIN, ALIRAN AIR MATA, SALIVA DAN URIN, PENGELUPASAN KULIT • MUKUS YANG PEKAT PADA SALURAN RESPIRASI DAN CERNA • pH ASAM PADA LAMBUNG • LYSOZYME (DALAM SALIVA, AIR MATA, SEKRET HIDUNG) YANG MELISISKAN SEL BAKTERI GRAM POSITIF • SEKRET VAGINA (LEBIH ASAM SETELAH MENSTRUASI) • SPERMIN DAN ZINK DALAM SEMEN • LAKTOPEROKSIDASE DALAM ASI

  6. FLORA NORMAL FLORA NORMAL TUBUH TERUTAMA BAKTERI  HIDUP DAN BERBIAK DI DALAM ATAU PERMUKAAN TUBUH  TIDAK BERBAHAYA • 102-104 mikroba/cm2 kulit (Staphylococcus aureus, S. epidermidis, Streptococcus, Candida, dll) • berbagaijenisbakteridironggamulutdanhidung • Lactobacilli dalamlambungdanintestinum • 1.011 mikroba/g ususbesar (95-99% anaerob) • berbagaijenisbakteridandiphteroidhidupdisaluranurogenital • Lactobacillus aerophilushidupdi vagina memfermentasiglikogenuntukmemelihara pH asam

  7. flora normal menempatihampirsemuatempatditubuh, membentuklingkungankhas. Bahan yang dihasilkanantara lain adalah • Bacteriocidin • Defensin • Protein kationik • laktoferin Untuk memusnahkan bakteri lain yang berkompetisi mendapatkan tempat hidup

  8. A. KOMPONEN HUMORAL SISTEM IMUN

  9. A.1. KOMPLEMEN Komplemen adalah kelompok protease di dalam serum yang melengkapi (komplementer) aktivitas serum dalam melisiskan sel atau bakteria umumnya adalah zymogen perlu aktivasi C4 C4a Menunjukkan komplemen Urutan ditemukan Menunjukkan hasil pemecahan a= fragmen lebih kecil (kecuali C2)

  10. Sistem imun non spesifik : komplemen

  11. A.2. C-reactive protein Merupakan protein fase akut (acute phase protein) yaitu kelompok protein yang kadarnya dalam darah meningkat pada infeksi akut Dapat terikat pada molekul permukaan bakteri, jamur dan terikat komplemen Memudahkan fagositosis

  12. A.3. sitokin Merupakan kelompok peptida yang dihasilkan oleh sel-sel imunokompeten dan berperan dalam menurunkan atau meningkatkan sistem imun 1996  lebih dari 100 jenis sitokin teridentifikasi Dapat bekerja secara langsung maupun tak langsung

  13. Beberapajenissitokin

  14. Sistem imun non spesifik : interferon

  15. A.4. Antibodi / imunoglobulin Merupakan kelompok glikoprotein yang dihasilkan oleh sel plasma sebagai respons atas konfigurasi asing tertentu Dapat berikatan dengan antigen, komplemen, atau reseptor pada permukaan sel-sel imunokompeten Meningkatkan efektivitas eliminasi antigen

  16. All immunoglobulins have a four chain structure as their basic unit. They are composed of two identical light chains (23kD) and two identical heavy chains (50-70kD) The H and L chains and the two H chains are held together by inter-chain disulfide bonds and by non-covalent interactions Carbohydrates are attached to the CH2 domain in most immunoglobulins 1. Light Chain Domains - VL and CL 2. Heavy Chain Domains - VH, CH1 - CH3 (or CH4) C=constant region V=variable region =This is the region at which the arms of the antibody molecule forms a Y. there is some flexibility in the molecule at this point

  17. B. KOMPONEN SELULAR SISTEM IMUN

  18. B.1. FAGOSIT adalah sel yang menarik (dengan kemotaksis), menempel pada, menelan, dan mencerna bahan asing. Fagosit mononuklir (monosit, makrofag) dan PMN (netrofil, eosinofil)

  19. Sistem imun non spesifik : sel fagosit

  20. Sistem imun non spesifik : sel fagosit • Makrofagditemukandi: • Pulmo • Hepar (selKupffer) • Noduslimfatikusdanlimpa (seldendritik) • Sistemsarafpusat (mikroglia) • Ren (selmesangial) • Sendi (sel A) • Kulit /permukaanmukosa (seldendritik: selLangerhans) • Jaringantulang (osteoklas) • Makrofagberumurpanjang, tergantungpadamitokondriasebagaisumberenergi • Fagositosisolehmakrofagakandiikutiterjadinyapresentasibahan yang difagositosiskepermukaansel sebagaisinyalbagisistemimun  =APC=antigen presenting cells

  21. Molekul/antigen MHC pada manusia disebut juga sebagai HLA (human leucocyte antigens) Antigen MHC klas I  HLA-A, HLA-B, HLA-C  semua sel berinti - kepadatan rendah: fibroblas, sel otot dan neuron - kepadatan tinggi : sel-sel imunokompeten Antigen MHC klas II  HLA-D, HLA-DR, HLA-DP, HLA-DQ  sel-sel imunokompeten

  22. SEL FAGOSIT Non-fixed macrophag berada di aliran darah dan dapat ke luar dari pembuluh darah menuju ke tempat infeksi dengan tujuan mengeliminasi patogen Natural Killer Cells beredardidarahdanlimfeuntukmelisiskansel-selkankerdansel-selterinfeksi virus.  Merupakanlimfositbergranula yang dapatmengenaliglikoproteinpermukaansel yang terinfeksidanmembunuhseltersebut

  23. SEL FAGOSIT NETROFIL PMN • Merupakanselfagosit yang tidakmempunyaimitokondria (energidiperolehdaripemecahanglikogen) •  Short-lived (half life 6-8 jam, lifespan 1-4 hari) • Non dividing, nukleusbersegmen • Merupakan 50-75 % lekosit • merupakanpertahananutamamelawanbakteripyogenicdaninfeksi

  24. SEL FAGOSIT EOSINOFIL Menariksel yang dilapisiolehkomponenkomplemen C3B Eosinofilmelepaskan major basic protein (MBP), perforindanmetabolitoksigen yang diperlukanuntuk “melubangi” selataucacing Menyusun 13 % wbc Lifespan 8-12 hari Tiap sel yang berperan dalam imunitas alami dapat mengikat antigen pada reseptor yang dimilikinya genetis  diturunkan ke generasi berikutnya

  25. Komponen selular Limfosit BERDASAR RESEPTOR PERMUKAAN SEL LIMFOSIT T TCR, CD BCR/ Immunoglobulin LIMFOSIT B NATURAL KILLER CELL - NK CELL UMUMNYA MERUPAKAN LIMFOSIT BESAR, SEDANGKAN LIMFOSIT KECIL MERUPAKAN SEL T ATAU SEL B

  26. SEL EFEKTOR SEL MEMORI

  27. Sel T c (CD8+) Menyebabkanlisisseldenganjalanmenghasilkanlimfotoksin SelTh (CD4+) Berperansebagaipengarahresponsimun, sebagaijembatanantararesponsimunselulardenganhumoraldenganmensekresikanlimfokin yang menstimulasiTcdansel B untukmembelah, menariknetrofil, danmeningkatkankemampuanmakrofaguntukmenelandanmenghancurkanmikroba Sel Ts MenghambataktivitasselTcjikatidakdiperlukan, sehinggamencegahkerusakan yang lebihbesar

  28. Dapat menghasilkan 2000 molekul antibodi per detik untuk 4-5 hari

  29. ResponsImun Adalah tindakan tubuh untuk mampu mengenali apakah suatu bahan merupakan bahan asing (non-self) atau tidak (self) bagi tubuh Walaupun bahan tersebut berasal dari tubuhnya sendiri, namun apabila dikenal asing maka tubuh akan mengambil tindakan, tetapi sebaliknya walaupun bahan berasal dari luar dapat dikenal sebagai hal yang tidak asing

  30. RESPONS IMUN SEMUA VERTEBRATA MAMPU MEMBERIKAN TANGGAPAN DAN MENOLAK BAHAN/ KONFIGURASI ASING KARENA MEMILIKI SISTEM/JARINGAN/SEL KHUSUS YANG MAMPU MENGENALI DAN MEMBEDAKAN APAKAH KONFIGURASI TERSEBUT ASING ATAUKAH TIDAK ANTIGEN/ IMUNOGEN SISTEM IMUN

  31. Responsimun

  32. Konfigurasiasing Responsimun TidakadaRespons toleransi Spesifik Adaptif Non spesifik Alami/innate humoral humoral Selular Selular

More Related