Download

KOMITE SEKOLAH






Advertisement
/ 49 []
Download Presentation
Comments
blue
From:
|  
(1455) |   (0) |   (0)
Views: 72 | Added:
Rate Presentation: 0 0
Description:
SEMUA UNTUK SEMUA, BUKAN SEMUA UNTUK SIAPA ATAU SIAPA UNTUK SEMUA. KOMITE SEKOLAH. SIAPA MEMBERI/KONTIBUSI APA, BUKAN SIAPA MENDAPAT APA ATAU SIAPA MEMINTA APA. KOMITE SEKOLAH SEBAGAI SEBUAH ORGANISASI. PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH. KOMITE SEKOLAH DIBENTUK :
KOMITE SEKOLAH

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Slide 1

SEMUA UNTUK SEMUA, BUKAN SEMUA UNTUK SIAPA ATAU SIAPA UNTUK SEMUA

KOMITE SEKOLAH

SIAPA MEMBERI/KONTIBUSI APA, BUKAN SIAPA MENDAPAT APA ATAU SIAPA MEMINTA APA

Slide 2

KOMITE SEKOLAH SEBAGAISEBUAH ORGANISASI

Slide 3

PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH

KOMITE SEKOLAH DIBENTUK :

  • Berdasarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS)

  • Dijabarkan dalam Kepmendiknas No. 044/U/2002

  • Sebagai acuandapat digunakan Lampiran II Kepmendiknas No. 033/U/2002 tersebut

Slide 4

Komite Sekolah/Madrasah sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan(Pasal 56, ayat 3 UU Nomor 20 Tahun 2003)

Slide 5

SECARA ORGANISASI, KOMITE SEKOLAH

  • Dibentuk di satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan

  • Dapat berbeda strukturnya satu dengan yang lain

  • Namun ada acuan yang diharapkan sama, yaitu tentang PERAN dan FUNGSI

Slide 6

MAKSUD PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH

Maksud dibentuknya KOMITE SEKOLAH adalah agar ada suatu organisasi masyarakat sekolah yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan

KOMITE SEKOLAH yang dibentuk dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologis, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai dengan POTENSI MASYARAKAT SETEMPAT  merupakan pengembang kekayaan filosofis masyarakat secara kolektif

Slide 7

MAKSUD PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH (lanjutan)

KOMITE SEKOLAH mengembangkan konsep yang berorientasi kepada :

  • Pengguna (client model)

  • Berbagi kewenangan (power sharing and advocacy model)

  • Kemitraan (partnership model)

     difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan

Slide 8

TUJUAN PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH

  • Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan

  • Meningkatkan tanggung-jawab dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan

  • Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan

Slide 9

PERANKOMITE SEKOLAH

  • Sebagai Lembaga PEMBERI PERTIMBANGAN (advisory agency)

  • Sebagai Lembaga PENDUKUNG (supporting agency)

  • Sebagai Lembaga PENGONTROL (controlling agency)

  • Sebagai MEDIATOR

Slide 10

FUNGSIKOMITE SEKOLAH

  • Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitment masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu

  • Melakukan kerjasama dengan masyarakat (perorangan/organisasi/dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu

  • Menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat

Slide 11

FUNGSIKOMITE SEKOLAH (lanjutan)

4. Memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi kepada satuan pendidikan, mengenai :

a.Kebijakan dan program pendidikan

b. Rencana Pengembangan Sekolah (RPS)

c. Rencana Anggaran Pendidikan dan

Belanja Sekolah (RAPBS)

d. Kriteria kinerja satuan pendidikan

e. Kriteria tenada kependidikan

f. Kriteria fasilitas pendidikan

g. Hal-hal lain yang terkait dengan pendidikan

Slide 12

FUNGSIKOMITE SEKOLAH (lanjutan)

5. Mendorong orang tua siswa dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pendidikan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan pendidikan

6. Menggalang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan

7. Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan

Slide 13

BAGAIMANA MENJALANKAN RODA ORGANISASI KOMITE SEKOLAH ?

SEBUAH ORGANISASI DAPAT BERJALAN, APABILA

MEMILIKI PERANGKAT ORGANISASI

Slide 14

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

PENGERTIAN ORGANISASI

  • Ada berbagai definisi

  • Salah satu definisi berbunyi :

    ORGANISASI ADALAH KESATUAN (ENTITY) SOSIAL YANG DIKOORDINASIKAN SECARA SADAR, DENGAN SEBUAH BATASAN YANG RELATIF DAPAT DIIDENTIFIKASI, YANG BEKERJA ATAS DASAR KETERIKATAN YANG RELATIF TERUS MENERUS UNTUK MENCAPAI TUJUAN ATAU SEKELOMPOK TUJUAN

     Definisi ini cocok jika diterpkan pada Komite Sekolah

Slide 15

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

PERANGKAT MINIMAL :

  • Kepengurusan

  • Struktur Organisasi

  • Job description tiap personel

  • AD/ART (atau panduan organisasi)

  • Fasilitas Penunjang

Slide 16

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

Kepengurusan

Contoh Struktur Kepengurusan yang sederhana :

  • Ketua

  • Sekretaris

  • Bendahara

  • Anggota

Slide 17

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

Struktur Organisasi

Bila organisasi KOMITE SEKOLAH memiliki program dan kegiatan yang lebih kompleks, struktur organisasi dapat diperluas, dengan menambahkan :

Ketua-Ketua BIDANG (mengoordinasi Seksi-Seksi) Lebih dari satu Sekretaris dan bendahara

SEKSI

Slide 18

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

Job description tiap personel :

Mengatur SIAPA MENGERJAKAN APA dan

SIAPA BERTANGGUNG JAWAB KEPADA SIAPA

Agar tidak ada tumpang tindih tugas dan kewenangan

Tata-hubungan antarpersonel

Perlu diperhatihan : INTEREST dan KEAHLIAN

Slide 19

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

AD/ART (atau panduan organisasi)

Merupakan salah satu perangkat organisasi yang penting dan HARUS ADA

Bentuk dapat bervariasi bergantung pada tingkat besar/kecilnya organisasi

AD/ART mengatur :

a. Dasar dan Tujuan organisasi

b. Kegiatan organisasi

c. Keanggotaan dan kepengurusan

d, Pengeloaan keuangan

e. Mekanisme pengambilan keputusan

f. Perubahan AD/ART

g. Pembubaran organisasi

Slide 20

PERANGKAT ORGANISASIKOMITE SEKOLAH

Fasilitas Penunjang

Organisasi mustahil dapat berjalan tanpa fasilitas penunjang (fasilitas penunjang organisasi Komite Sekolah minimal adalah meja kerja Ketua Komite Sekolah), atau lebih baik ada ruang kerja Komite Sekolah

Dapat bervariasi dari satuan pendidikan ke satuan pendidikan

Slide 21

BAGAIMANA MEMBANGUN ORGANISASIKOMITE SEKOLAH YANG EFEKTIF?

Langkah Pertama :

KONSOLIDASI ORGANISASI :

  • Penyamaan Visi

  • Membangun Tim yang Efektif

  • Mengembangkan Kreativitas

Slide 22

BAGAIMANA MEMBANGUN ORGANISASIKOMITE SEKOLAH YANG EFEKTIF?

Penyamaan Visi

Sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik apabila semua angota pengurus dan anggota memiliki visi yang sama,

Dalam hal KOMITE SEKOLAH visinya, misalnya, adalah menjadikan sekolah INI, sekolah yang mampu menghasilkan lulusan yang bermutu secara intelektual, emosional, dan spiritual

Slide 23

BAGAIMANA MEMBANGUN ORGANISASIKOMITE SEKOLAH YANG EFEKTIF?

Membangun Tim yang Efektif

Sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada kebersamaan di dalam Tim.

KOMITE SEKOLAH harus mm\embangun TEAM WORK yang baik

Bagaimana membangun TEAM WORK yang efektif?

Slide 24

BAGAIMANA MEMBANGUN ORGANISASIKOMITE SEKOLAH YANG EFEKTIF?

Mengembangkan Kreativitas

Sebuah organisasi dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan efisien apabila organisasi tersebut dipenuhi oleh orang-orang yang penuh kreativitas

Orang yang kreatif adalah orang yang selalu bertanya tentang sesuatu hal yang dianggap masalah

Orang yang kreatif adalah orang yang selalu berfikir untuk memecahkan suatu masalah

Orang yang kreatif adalah orang yang selalu memiliki gagasan-gagasan baru, yang kadang-kadang tidak pernah difikirkan orang lain

Slide 25

PELAKSANAAN PROGRAM KOMITE SEKOLAH

Sebuah organisasi dapat dikatakan berjalan apabila organisasi tersebut melaksanakan program dan kegiatan

Kegiatan merupakan penjabaran dari Program

Slide 26

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

  • IDENTIFIKASI MASALAH

  • PENENTUAN PRIORITAS

  • ANALISIS MASALAH

  • PERENCANAAN PROGRAM

  • PELAKSANAAN PROGRAM

  • E VALUASI PROGRAM

Slide 27

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

IDENTIFIKASI MASALAH

Merupakan langkah pertama dalam menjalankan roda organisasi

Masalah utama yang harus diidentifikasi adalah masalah pendidikan di satuan pendidikan, bukan masalah organisasi Komite Sekolah

Slide 28

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

IDENTIFIKASI MASALAH

Setiap satuan pendidikan (satuan pendidikan yang maju sekalipun) tentu memiliki masalah baik masalah akademik maupun masalah non-akademik (masalah non-akademik yang berdampak pada masalah akademik)

Catat semua masalah yang dapat diidentifikasi yang dikelompokkan berdasarkankan pada : jenis, tingkat, kaitan dengan visi

Slide 29

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

PENENTUAN PRIORITAS

Dari sekian banyak masalah yang berhasil diidentifikasi dan sudah dikelompok-kelompokkan  pilih masalah-masalah yang merupakan prioritas untuk dipecahkan dalam jangka pendek

Kaitkan dengan ketersediaan personel, dana, dan fasilitas penunjang

Slide 30

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

ANALISIS MASALAH

Lakukan analisis masalah pada masalah yang terpilih sebagai prioritas :

  • Identifikasi akar masalah

  • Identifikasi faktor-faktor penyebab masalah

  • Buat daftar alternatif kemungkinan pemecahan masalah dan untung/rugi masing-masing alternatif

  • Pilih alternatif terbaik berdasarkan kesepakatan bersama

  • Buat perencanaan untuk pemecahan masalah

Slide 31

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

PERENCANAAN PROGRAM

Pelaksanaan program dilaksanakan berdasarkan perencanaan program, yang dituturunkan ke dalam rencana aksi

Disusun dalam sebuah matriks

Slide 32

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

PERENCANAAN PROGRAM

Contoh Matriks rencana Aksi :

  • Topik Masalah  Program

  • Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan

  • Waktu yang dibutuhkan

  • Sumberdaya yang diperlulan

  • Penanggung Jawab

  • Indikator keberhasilan

Slide 33

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

PERENCANAAN PROGRAM

Contoh Matriks rencana Aksi :

Slide 34

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

PELAKSANAAN PROGRAM

Berdasarkan rencana aksi, penanggung jawab progtram kemudian melaksanakan kegiatn-kegiatran yang telah disusun dalam matriks rencana aksi

Slide 35

LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN

EVALUASI PROGRAM

  • Evaluasi program dilaksanakan selama berjalannya kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan indikator keberhasilan program/kegiatan dengan hasil yang berhasil dicapai ( di bawah target atau di atas target)

  • Lakukan analisis dan tindakan koreksi bila pencapaian hasil berada di bawah target.

  • Ada baiknya siklus perencanaan : Plan > Do > Chec > Action diterapkan

Slide 36

PENUTUP

  • KOMITE SEKOLAH sebagai sebuah organisasi perlu dikelola dengan baik dengan menerapkan berbagai prinsip dan praktik-praktik manajemen organisasi

  • Dapat dimengerti apabila belum semua KOMITE SEKOLAH mampu menjalankan organisasi dengan prinsip-prinsip tersebut

  • Prinsipnya :  jangan dipaksakan

  • Tetapi bahwa tekad untuk meningkatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan merupakan alsasan seseorang mengabdikan dirinya di organisasi KOMITE SEKOLAH bukan karena alasan lain.

Slide 37

PRINSIP DAN MEKANISME PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH SBG SARANA GERAKAN BERSAMA PEDULI PENDIDIKAN

Slide 38

Kaidah dan Prinsip Dasar Komite Sekolah

  • Berbasis Kerelawanan (Volunteerism) dan Kepedulian

  • Kaidah Pertumbuhan Alamiah (Organic Development)

  • Dinamika Proses Membangun Kesadaran Kritis Masyarakat dan Pemeduli serta Pelaku Pendidikan

  • Berbasis Kondisi dan Muatan Lokal

  • Pro Poor dan Pro Kualitas Pendidikan

  • Keberpihakan yang jelas dan tegas pada kelompok Marjinal (Vulnerable group) dan Mutu Pendidikan

Slide 39

TANTANGAN UTAMA

  • MEMUNCULKAN ORANG-ORANG PEDULI PENDIDIKAN YANG IKHLAS, TANPA PAMRIH, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

    (REKAM JEJAK PERBUATAN, BUKAN JANJI)

  • TRANSFORMASI DARI KEBUTUHAN PEMERINTAH MENJADI KEBUTUHAN BERSAMA STAKEHOLDER PENDIDIKAN SETEMPAT (PEMEDULI, PELAKU PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT)

  • PERUBAHAN PARADIGMA BANTUAN DAN PROYEK MENJADI PARADIGMA KEMANDIRIAN MENYELESAIKAN MASALAH DAN MEMENUHI KEBUTUHANNYA SENDIRI

Slide 40

SIAPA YG BERHAK MEMILIH ?

SIAPA YANG BERHAK DIPILIH ?

SEMUA PEMEDULI PENDIDIKAN SETEMPAT

SEMUA PEMEDULI PENDIDIKAN YG MEMENUHI KRITERIA YG DISEPAKATI DGN BASIS NILAI KEMANUSIAAN DAN MENCERMINKAN STAKEHOLDER PENDIDIKAN

TATA CARA PEMBENTUKAN

Slide 41

APAKAH KRITERIA ANGGOTA KOMITE SEKOLAH?

BAGAIMANA MEKANISME PEMILIHAN KOMITE SEKOLAH ?

KRITERIA ANGGOTA DITENTUKAN SENDIRI MELALUI SUATU PROSES REFLEKSI KEPEMIMPINAN DGN BERBASIS NILAI-NILAI LUHUR, YAKNI: JUJUR, IKHLAS, PEDULI, TANPA PAMRIH, RENDAH HATI, DSB

  • TANPA REKAYASA

  • TANPA KAMPANYE

  • TANPA PENCALONAN

  • TERTULIS

Slide 42

  • KRITERIA DITENTUKAN BERSAMA BERBASIS NILAI KEMANUSIAAN

  • PEMILIHAN MASING-MASING UTUSAN DIMULAI DARI TINGKAT SATUAN UNIT TERKECIL. Mis. Utusan Masyarakat dipilih Masyarakat setempat, Utusan sekolah dipilih oleh warga sekolah, Utusan Pemeduli dapat dipilih oleh warga maupun sekolah, dll

  • TANPA PENCALONAN

  • TANPA KAMPANYE

  • TANPA REKAYASA

  • PEMILIHAN TERTUTUP (SECRET BALLOT), yakni MENULISKAN PILIHAN MASING2.

  • SEBELUM PROSES PELAKSANAAN PEMILIHAN, DILAKUKAN DAHULU FGD KEPEMIMPINAN MORAL

  • BAGAIMANA PROSES DAN PRINSIP PEMILIHAN ANGGOTA KOMITE SEKOLAH

Slide 43

JIKA……

KOMITE SEKOLAH AKAN GAGAL

Slide 44

Lanjutan

  • PROSES PEMBENTUKAN CENDERUNG INSTANT, MEKANISTIS DAN TIDAK MENGAKAR SERTA TIDAK ORGANIK, shgg tdk mampu mendorong tampilnya orang2 yg peduli pendidikan, tapi orang2 yg memiliki kepentingan sendiri/kelompok atau orang yang kurang peduli;

  • SALAH SASARAN & SERING DISALAH GUNAKAN OLEH ELIT-ELIT,shgg tdk mampu menyuarakan aspirasi dan kebutuhan grass root/kelompok marjinal;

  • KEGAGALAN FORUM ANTAR STAKEHOLDER SERING BUKAN KARENA KONSEP/KEBIJAKAN/SISTEMNYA, TTP KARENA KURANGNYA MOTIVASI KETULUSAN, KEPEDULIAN SERTA NIAT BAIK MASING-MASING UTK BERBUAT BAIK BAGI SESAMA & MASYARAKAT

Slide 45

  • PENYALAH-GUNAAN INSENTIF UANG, STATUS, DAN KEKUASAAN TERNYATA MENGHANCURKAN KAPITAL SOSIAL YG ADA;(Kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong, kerelawanan/ kepedulian,keswadayaanan dan Kemandirian masyarakat, dll);

  • PEMILIHAN ANGGOTA MELALUI MUSYAWARAH MUFAKAT, KAMPANYE, DAN PENCALONAN DG KRITERIA KEMAMPUAN DAN PENGALAMAN HANYA MENGHASILKAN ANGGOTA-ANGGOTA YG ELITE, (Kemampuan orasi, lobby, negoisasi, dll hanya dikuasai oleh elite. Sdgkan orang-orang yg rendah hati, peduli dan ikhlas, cenderung tdk mau menonjolkan diri)

Lanjutan

Slide 46

  • MENGANUT “SUPPLY DRIVEN”(Didorong oleh Iming-Iming Project/Program/Insentif tertentu, bukan atas kebutuhan dan kesadarannya)

  • MENCIPTAKAN “BIROKRASI BARU” & KEWENANGAN/ KEKUASAAN TERPUSAT(Otorisasi tidak tersebar, tp cenderung didominasi oleh satu atau sekelompok orang);

  • MENUMBUHKAN MENTAL KETERGANTUNGAN DAN MEMBUDAYAKAN SIKAP & PERILAKU YANG SALAH (Mental meminta dan tergantung pd bantuan pihak luar);

Slide 47

MENGAPA PERLU REVITALIASI?

  • KS masih membawa stigma BP3

  • Pada umumnya KS dibentuk secara instan untuk memenuhi syarat subsidi

  • Pada umumnya peran sebagai supporting agency lebih dominan  karena semua pihak masih menganut paradigma lama

  • Sistem dan mekanisme pemilihan pengurus baru sering belum sesuai dengan AD/ART

  • Masih banyak bad practices

Slide 48

APA YANG HARUS DIREVITALISASI?

  • Pemahaman tentang paradigma baru hubungan keluarga, sekolah, dan masyarakat

  • Pemahaman tentang peran Komite Sekolah, dan penjabarannya ke dalam program dan kegiatan KS  terlibat dalam penyusunan RPS, RAPBS, dan pelaksanaan MBS.

  • Proses pembentukan Komite Sekolah sesuai dengan sistem dan mekanisme pemilihan pengurus baru KS (demokratis, transparan, dan akuntabel)  ditetapkan dalam AD/ART

  • Membangun hubungan dan kerja sama KS dengan institusi lain

Slide 49

FGD-FGD Kepe-mimpinan Moral & Menyepakati Kriteria Anggota Komite Sekolah berbasis Nilai

Pemilihan anggota & Revit. Komite Sekolah

PROSES REVITALISASI KOMITE SEKOLAH

Sosialisasi Intensif

Lobby-2 kelompok strategis (Masy, Sekolah & Pemeduli)

Penguatan kapasitas Komite Sekolah (Training, dll)

Membangun Forum Rembug Antar Stakeholder Pendidikan

Serangkaian FGD Peduli Pendidikan

Kesepakatan dan Persiapan Pembentukan Komite Sekolah

Pemetaan Partisipatif masalah & potensi Pendidikan

Penyepakatan Program 3 thn dan tahunan Pronangkis

Review Tahunan

Pelaksanaan Program

Optimalisasi & Pemanfaatan Sumber Daya Masyarakat serta Sekolah (Swadaya)

Akses sumber daya luar

(Pemda, Diknas dan Pihak Lain)


Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro