1 / 17

Pendidikan Multikultural Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

Pendidikan Multikultural Jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Dosen: S.Wisni Septiarti,M.Si Pertemuan ke 2. HAKIKAT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL. PENGERTIAN

arden-hess
Download Presentation

Pendidikan Multikultural Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pendidikan MultikulturalJurusan Pendidikan Luar Sekolah Dosen: S.Wisni Septiarti,M.Si Pertemuan ke 2

  2. HAKIKAT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • PENGERTIAN PENGALAMAN YANG MEMBENTUK PERSEPSI UMUM TERHADAP USIA, GENDER, AGAMA, STATUS SOSIAL EKONOMI, JENIS IDENTITAS BUDAYA, BAHASA, RAS DAN BERKEBUTUHAN KHUSUS. Phonemics (emic) dan Phonetics (ethic)  PIKE Ethic adalah aspek kehidupan yang muncul konsisten pada semua budaya. Emic adalah aspek kehidupan yang muncul dan benar hanya pada satu budaya tertentu.

  3. Pluralisme dan multikulturalisme Pluralismeadalah pandangan yang menghargai kemajemukan, serta penghormatan terhadap sang lain yang berbeda (the others), membuka diri terhadap warna-warni keyakinan, kerelaan untuk berbagi (sharing), keterbukaan untuk saling-belajar (inklusivisme), serta keterlibatan diri secara aktif di dalam dialog dalam rangka mencari persamaan-persamaan (common belief) dan menyelesaikan konflik-konflik. Oleh karena itu, tanpa ada keterlibatan aktif dalam pengembangan sikap dialogis ini, tidak ada pluralisme.

  4. Pluralisme dan multikulturalisme Multikulturalisme (multiculturalisme)-meskipunberkaitandanseringdisamakan-adalahkecenderungan yang berbedadenganpluralisme. Multikulturalismeadalahsebuahrelasipluralitasyang didalamnyaterdapat problem minoritas (minority groups) vsmayoritas (mayority group), yang didalamnyaadaperjuanganeksistensialbagipengakuan, persamaan (equality), kesetaraan, dankeadilan (justice), sepertiperjuangan yang dilakukanolehkelompokminoritasAfrika, India, Pakistan, Cina, TurkidiAmerikaSerikat. Multikulturalismejelasmemperkayapluralisme, meskipuntidakbisadisamakandengannya.

  5. What is multicultural education? “Multicultural education is a process by which individuals and groups can learn to internalize the facts of cultural pluralism to bring about a society that recognizes cultural diversity” (Boyer & Baptiste, 1996 p. 86). “Multicultural education is one response to the increasing diversity of the school population as well as to the growing demand for equality of all groups” (Woolfolk, 2002 p. 155)

  6. Banks’ 5 dimensions of multicultural education • Content integration • The knowledge construction process • Prejudice Reduction • Equity pedagogy • Empowering school culture and social structure (Woolfolk, 2002, p.155) James Banks

  7. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • Suatu rangkaian kepercayaan (set of beliefs) dan penjelasan yang mengakui dan menilai pentingnya keragaman budaya dan etnis dalam membentuk gaya hidup, pengalaman sosial, identitas pribadi, kesempatan pendidikan dari individu, kelompok maupun negara (James A Blanks).

  8. DASAR PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • Kesadaran nilai penting keragaman budaya kesadaran bahwa setiap anak yang memiliki karakteristik berbeda memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan. Sebuah perbedaan adalah keniscayaan sehingga harus diterima secara wajar  sehingga perlu toleransi • Gerakan pembaharuan pendidikan. 1. kesenjangan dalam kesempatan 2. ketidakadilan dalam kesempatan sekolah 3. diskriminasi pada golongan tertentu Pendidikan multikultural muncul berbentuk bidang studi, program dan praktek yang direncanakan lembaga pendidikan untu merespon tuntutan, kebutuhan dan aspirasi kelompok. - seluruh aspek pendidikan. • Proses Pendidikan (an ongoing process)  memperbaiki prestasi secara utuh pendidikan untuk semua siswa  educational equality for all students.

  9. Dasar pemahaman pendidikan multikultural • Kesempatan yang sama bagi setiap siswa untuk mewujudkan potensi sepenuhnya. • Penyiapan pelajar untuk berpartisipasi penuh dalam masyarakat antar budaya. • Penyiapan pengajar agar memudahkan belajar bagi siswa tanpa memperhatikan perbedaan dan persamaan budaya • Partisipasi aktif sekolah dalam menghilangkan penindasan dalam segala bentuk • Pendidikan harus berpusat pada siswa dengan mendengarkan aspirasi dan pengalaman siswa.

  10. ARTI PENTING PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • Menjadi elemen yang kuat dalam kurikulum untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan hidup (life skils), karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat multikultur yang mencakup berbagai macam perspektif budaya yang berbeda. Jadi relevan untuk diterapkan, karena pendidikan multikultural dapat melatih siswa untuk menghormati dan toleransi terhadap semua kebudayaan.

  11. TUJUAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • Pengembangan literasi etnis dan budaya • Perkembangan pribadi • Klarifikasi nilai dan sikap • Kompetensi multikultural • Kemampuan keterampilan dasar • Persamaan dan keunggulan pendidikan • Memperkuat pribadi untuk reformasi sosial • Memiliki wawasan kebangsaan dan kenegaraan yang kokoh • Memiliki wawasan lintas budaya bangsa sebagai warga dunia • Hidup berdampingan secara damai

  12. “Multicultural education is a process of comprehensive school reform and basic education for all students. It challenges and rejects racism and other forms of discrimination in schools and society and accepts and affirms the pluralism (ethnic, racial, linguistic, religious, economic, and gender, among others) that students, their communities, and teachers represent.

  13. FUNGSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL • Memberi konsep diri yang jelas • Membantu memahami pengalaman kelompok etnis dan budaya ditinjau dari sejarahnya • Membantu memahami bahwa konflik antara ideal dan realitas itu memang ada di setiap masyarakat • Membantu mengembangkan pembuatan keputusan (decision making) partisipasi sosial dan keterampilan kewarganegaraan • Mengenal keberagaman dalam penggunaan bahasa. MEMENGARUHI PERUBAHAN SOSIAL  Perubahan diri, perubahan sekolah dan persekolahan, perubahan masyarakat

  14. References Boyer, J. B. (1996). Transforming the Curriculum for Multicultural Understandings. San Francisco: Caddo Gap Press. Tucker, M. (1998, September). Dr. James A. Banks on Multicultural Education. Retrieved November 18, 2003, from http:www.nea.org/neatoday/9809/banks.html Woolfolk, Anita (2003). Educational Psychology (ninth edition). Boston: Allyn and Bacon.

  15. culture • Try something different

  16. Dress

  17. Art

More Related