1 / 12

Kekuasaan syarief Husein pun hancur di tangan Ibnu Saud.

Sejarah berdirinya NU berawal dari gejolak politik keagamaan yang bermula pada tahun 1924 pemerintahan Turki menghapus sistem khilafah serta melucuti semua kekuatannya yang menjadi pusat pemimpin Islam.

aquila
Download Presentation

Kekuasaan syarief Husein pun hancur di tangan Ibnu Saud.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Sejarahberdirinya NUberawaldarigejolakpolitikkeagamaan yang bermulapadatahun 1924 pemerintahanTurkimenghapussistemkhilafahsertamelucutisemuakekuatannya yang menjadipusatpemimpin Islam. • Bagaimanapunjuga, penghapusankhilafahmenyebabkanbanyakmasyarakatmuslim, terutama di daerahjajahanInggrisdanBelanda, merasaterpukuldankehilanganorientasi.

  2. Mungkinlebihtepatdikatakanbahwamasyarakat-masyarakat Muslim yang terjajahlah yang merasakankebutuhanakankepemimpinanpolitik yang independen—sekalipunhanyabersifatsimbolik—semacamitu. • Kongrespertama di adakan di MakkaholehSyarifHusein, dengantujuanuntukmemintapengakuansebagaicalonKhilafaholehUmmat Islam seluruhdunia, akantetapigagal.

  3. KekuasaansyariefHusein pun hancur di tanganIbnu Saud. • Padasaatitudibentukkongres di Cairo atasinisiatifdari Raja Fu’ad yang sekaligussebagaicalonKhilafah, RasydRadha pun mengirimsuratkeSarekat Islam danMuhammadiyah, organisasipenting yang ada di Indonesia saatitu. • Kongrespungagaldan di tundadikarnakanbanyaknyapermasalahan Internal di Mesir.

  4. Ibnu Saud pun membuatkongrestandinganpadathn 1926 di Hijazsekaligusberusahamemperolehlegitimasiataskekuasaannya. • Di Indonesia pun di adakankongresyaitusebagaidelegasiuntukmenghadirikongres di Mesirdan di Hijaz yang beranggotakanSarekat Islam, MuhammadiyahdanparaUlamaTradisional. • Puncaknyakongres di bandungyangmanaUlamaTradisional di acuhkan.

  5. AkhirnyaUlamaTradisional yang terdiridariKiaiWahabdantigasantrinyameninggalkan arena kongresdanmembuatkongrestersendiri di Surabaya. • DengantujuanuntukmembendungniatIbn Saud memberantaspraktek-praktektradisional yang tidakmerekasetujui. • KiaiWahab pun memintapersetujuandarigurunyayaitu KH Hasyim Al-Asy'ari, danakhirnya di restui.

  6. KiaiWahab, yang merupakanjurubicarakaumtradisionalis paling vokalpadaKongres Al-Islam, mendorongparaKiaiterkemuka di JawaTimur agar mengirimkanutusansendirikeMekkahuntukmembicarakanmasalahmadzhabdenganIbnuSa’ud. Untuktujuanini, merekamembentuksebuahkomiteKomiteHijaz, yang bertemu di rumahnya di Surabaya pada 31 Januari 1926 untukmenentukansiapa yang akandiutus. Untuklebihmemperkuatkesanpihakluar, komiteinimemutuskanmengubahdirimenjadisebuahorganisasi, danmenggunakannamaNahdlatoel ‘Oelama.

  7. Syari’ahdankemasyarakatan • NahdlatulUlama (NU) adalahorganisasisosialkemasyarakatandankeagamaan di indonesia yang berdiripadatanggal 31 Januari 1926 di Surabaya. • NU dalammenjalankankegiatannyamemiliki 4 (empat) sikapkemasyarakatanyaitu: tawasuthdani’tidal (sikapmoderatdanadil), tasamuh (sikaptoleransi), tawazun (sikap yang seimbangataukeserasianhubugan) danamarma’rufnahimunkar (sikapmengajakberbuatkebaikandanmencegahperbuatanburuk/merusak).

  8. NU sebagai jam’iyyah sekaligus gerakan diniyah islamiyah, sejak berdirinya telah menjadikan faham Ahlussunnah wal jama’ah sebagai basis teologi (dasar berakidah) dan menganut salah satu dari empat madzhab: Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali sebagai pegangan dalam berfiqih.

  9. NU merupakanlembaga yang potensialsebagaiagenperubahansosial, budayadankebijakan di masyarakat. NU memilikiperangkatpelaksanakebijakanberupalembagadanbadanotonomsertamemilikitingkatkepengurusandaritingkatNasionalhinggatingkatKelurahansertamemiliki 15 cabangistimewa di luarnegeri. Jumlahwarga NU tercatatmencapai 60 juta orang yang tersebar di seluruhpelosoktanah air, denganberbagai status sosialdanprofesisepertikiyai, guru, nelayan, petani, pedagangserta di pemerintahanbaik yang menjabatsebagaieksekutif, legislatif, danyudikatif.

  10. BahtsulMasail • Secarahistoris forum bahtsulmasailtelahadasebelum NU berdiri. • Saatitusudahadadiskusi di kalanganpesantren yang melibatkankiaidansantri yang hasilnyaditerbitkandalam bulletin LINO (LailatulIjma’ NahdlatulOelama’). • DalamhaliniparaUlama NU dan forum bahtsulmasailmengarahkanorientasinyadalampengambilanhukumkepadaaqwal al-mujtahidin (pendapatparamujtahid) yang mutlaqmaupun yang Muntasib.

  11. Bilakebetulandiketemukanqaulmansuh (pendapat yang adanashnya) makaqaulitulah yang akandipegangi. • Kalautidakdiketemukanmakaakanberalihkeqaulmukharraj (pendapathasiltarjih). • Bilaterjadikhilafakantetapijugamengambilsikafdalammenentukanpilihansesuaidengansituasikebutuhanhajiyahtahsiniyah(kebutuhansekunder) maupundharuriyah(kubutuhan primer).

  12. Dari segihistorismaupunoperasional, bahtsulmasail NU merupakan forum yang sangatdinamis, demokratisdanberwawasanluas. • Dinamissebabpersoalan(masail) yang digarapselalumengikutiperkembangan (trend) hukumdimasyarakat. • Demokratisdalam forum tersebuttidakadaperbedaanantarakiai ,santribaik yang tuamaupun yang muda. • Berwawasanluassebabdalambahtsulmasaiktidakadadominasimadzhabdanselalusepakatdalamkhilaf.

More Related