1 / 47

persentasi

keluarga sehat

afkar02
Download Presentation

persentasi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENINGKATAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4 Plan of action (POA) Disusun oleh: Adam Mici Gandana Erwin Ulinnuha Fajriana Marethiafani Hanif Alienda Wardhani Marisa Wiwik Durrotun Nisa’ FK UNIMUS-2012

  2. Latar Belakang ______________(1) • Salah satu indikator pembangunan bidang kesehatan (MDGs) adalah angka kematian ibu • 390 (1990)  110 (2015), • Namunth(2008) hanya mencapai 307. • Di Kota Semarang (2010) AKIsebanyak 19 kasus dari 25.746 (73,80/100.000 KH) • Akibatkomplikasi nifas, persalinan, dan kehamilan.

  3. Latar Belakang ______________(2) • Salah satu upaya untuk mencegah komplikasi kunjunganlengkap (K4) • Puskesmas Mangkang memiliki peran yang strategis. • SPM target cakupan kunjungan ibu hamil K4 adalah 90%, target77%. • Kesenjangan sebesar13%

  4. Latar Belakang ______________(3) • Adanyaanjuransebuahaplikasi manajemen kesehatan cakupan kunjungan ibu hamil K4. • Hal tersebut  • analisis penyebab masalah, • usulan alternatif pemecahan, • pembuatan rencana kegiatan plan of action (POA).

  5. Tujuan Umum Meningkatkan pelayanankesehatanibu hamilsesuaistandarK4 di Puskesmas Mangkang

  6. Tujuankhusus • Mencari data umum dan khusus tentang Puskemas Mangkangtahun 2010. • Mengidentifikasi dan memprioritaskan masalah dalam manajemen Puskemas Mangkangtahun 2010. • Menganalisis dan mengkonfirmasi penyebab masalah dalam manajemen Puskemas Mangkangtahun 2010. • Menentukan urutan penyebab masalah dan memprioritaskan penyebab masalah dalam manajemen Puskemas Mangkangtahun 2010. • Mencari alternatif pemecahan masalahdanmembuatperencanaankegiatan(Plain of Action / PoA)dari penyebab masalah dalam manajemen Puskemas Mangkangtahun 2010.

  7. Manfaat (3) • Bagi Puskesmas Meningkatkan upaya pelayanan kunjungan ibu hamil sesuaistandarK4sehinggatercapaiderajatkesehatanibuhamil yang optimal diwilayahkerjaPuskesmasMangkang. • Bagi Praktikan Memperoleh pengalaman sehingga dapat menjelaskan konsep public health dan menejemen puskesmas dengan cara membuat laporan Praktik Belajar Lapangan di Puskesmas Mangkang.

  8. Manfaat • Bagi Masyarakat Memperolehpelayanankesehatan yang lebihbaikterutamapadapelayanankesehatanibuhamil.

  9. Tinjauanpustaka • Definisi : Pelayanan antenatal (antenatal care / ANC ) adalahpelayananterhadapindividu yang bersifatpreventif care untukmencegahterjadinyamasalah yang kurangbaikbagiibumaupunjanin. • Standarpelayanan ANC adalah K4 1. K1 : min satu kali kontak pd trisemesterpertama 2. K2 : min satu kali kontak pd trisemesterkedua 3. K3 dan K4 : min dua kali kontak pd trisemesterketiga

  10. Kunjunganibuhamilsesuaistandaradalahpelayanan yang mencakup : • Timbangbadandanukurbadan • Ukurtekanandarah • Skrining status imunisasi tetanus toksoid (TT) • Ukurtinggifundus uteri • Pemberian tablet besi (Fe) 90 tablet selamakehamilan • Temuwicara / pemberiankomunikasi interpersonal dankonseling • Test laboratoriumsederhana (Hb, Protein urin) danberdasarkanindikasi (HbsAg, sifilis, HIV, malaria, TBC, PMS)

  11. GAMBARAN UMUM PUSKESMAS MANGKANG

  12. Input KEADAAN GEOGRAFI DAN CUACA • wilayahkerjaPuskesmasMangkangberbatassebagaiberikut : Utara : berbatasandenganLautJawa Selatan : berbatasandenganKelurahanWonosariKecamatan Ngaliyan Barat : berbatasandenganKecamatanKaliwunguKab. Kendal Timur : berbatasandenganKelurahanRanduGarutKec. Tugu. • Luaswilayahlebihkurang 1226,88 ha • wilayahkerjaPuskesmasMangkangterbagidalam 3 kelurahan. 1. KelurahanMangkangKulon 2. KelurahanMangunharjo 3. kelurahanMangkangWetan

  13. input KEADAAN PENDUDUK Rata – rata kepadatanpenduduktercatatsebesar 34 jiwasetiap kilometer persegi, dimanawilayahterpadatadalahMangunharjo. TINGKAT PENDIDIKAN Padatahun 2010 jumlahpenduduklaki- lakidanperempuanberusia 10 tahunkeatas yang tidak / belumpernahsekolahsebesar 0 orang, tidak / belumtamat SD / MI sebesar 1824 orang, tamat SD/MI sebesar 0 orang, tamat SLTP sebesar 2225 orang, tamat SLTA sebesar 416 orangdansebesar 150 orangmantan diploma/ akademika/ diploma IV/ Unversitas/ PerguruanTinggi.

  14. SUMBER DAYA (jumlahtenagapuskesmas) Dokterumum = 3 Doktergigi = 1 Kebidanan = 5 Keperawatan = 8 Analis = 2 Farmasi = 1 Gizi = 1 Sanitarian = 1 Tata Usaha = 12

  15. Input SARANA DAN PRASARANA • Bangunangedung yang adadipuskesmasindukberlantai 2 danterletakdiJalan Raya Mangkang • Puskesmaspembantuberjumlah 1 (Mangunharjo) • Rumahdinasberjumlah 3 (2 rumahdalamkondisibaik, 1 rumahdalamkondisirusak) • Sepeda motor berjumlah 4 • Mobil ambulance berjumlah 1. • Ruangpelayanan : • BalaiPengobatan (BP) • KIA/KB • MTBS • Ruangapotek • IGD • Ruangloket • Laboratorium • Poligigi • Ruangtunggu

  16. Input VISI PuskesmasMangkangmenjadipuskesmasunggulan yang professional danmewujudkanmasyarakatdiwilayahkerjaPuskesmasMangkangsehatsecaramandiri. MISI • Mewujudkandanmeningkatkanpelayanankesehatan yang bermutu, merata, danterjangkau. • Memeliharadanmeningkatkankesehatanindividu, keluarga, danmasyarakatsertalingkungannya. • Mengaktifkanfungsi Forum KesehatanDesauntukmendorongperansertamasyarakatdalampembangunankesehatanuntukmewujudkanmasyarakatsehatsecaramandiri. • Meningkatkan status gizimasyarakatdenganmengoptimalkanperandanfungsiposyandu.

  17. Proses PROGRAM POKOK DAN KEGIATAN • PROMOSI KESEHATAN • KESEHATAN LINGKUNGAN • KIA/ KB • GIZI • P2M • PENGOBATAN PROGRAM PENUNJANG DAN KEGIATANNYA • UKS • PKM • Laboratorium PROGRAM INOVATIF • Upayakesehatanusialanjut • PoliklinikInfeksiMenularSeksual • Rawatinapbersalin • Poliklinikkonselingnarkoba

  18. Output • Meningkatkan status kesehatanpadabayimelaluipelayananimunisasidasar • Meningkatkanpemerataanpelayanankesehatan • Meningkatkan status gizimasyarakat, balita, danibuhamilmelaluipelayanangizi. • Menurunkanangkakesakitan degenerative padakelompokusila • Meningkatkanmutulingkunganmelaluipeningkatkansaranadanprasarana • Meningkatkan status kesehatanmasyarakatmelaluipencegahandanpemberantasanpenyakitmenularlangsung • Meningkatkan status kesehatanmasyarakatmelaluipencegahandanpemberantasanpenyakitmenularlangsung • Meningkatkanperilakuhidupbersihdansehatpadamasyarakat • Menurunkanangkakematianbayidananaksertakematianibu maternal.

  19. Outcome Mendukungtercapainyatujuanpembangunankesehatannasionalyaknimeningkatkankesadaranhidupsehat, meningkatkankemauandankemampuanhidupsehat, agar terwujudderajadkesehatan yang setinggi – tingginya, sesuaidengan PERMENKES No. 128/2004

  20. Impact • Meningkatnyacakupanimunisasidasarpadabayi 80 % diPuskesmasMangkang • Meningkatnya status gizimasyarakat, balita, danibuhamilmelaluipelayanangizi • Meningkatnyamutukesehatanmelaluiperbaikansaranadanprasarana • Menurunnyajumlahmasyarakat yang terkenapenyakitmenular • Meningkatnyatingkatyperkembangan PHBS, yaitusehatmadyameningkat 4,9% • Meningkatnyajumlahposyanduaktif • Meningkatnyatingkatperkembangan Usaha KesehatanBerbasismasyarakat • Menurunnyaangkakematianbayidananaksertaibu maternal

  21. Kriteria A : Besar masalah (nilai 0-10) • Kriteria B : Kegawatan masalah (nilai 1-5) • Kriteria C : Kemudahan Penanggulangan (nilai 1-5) • Kriteria D: PEARL faktor (nilai 0 atau 1)

  22. Identifikasi masalah

  23. Program KIA

  24. BESAR MASALAH • Penilaian besar masalah dengan menggunakan interval menggunakan rumus sebagai berikut: • Kelas N = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 14 = 1 + 3.3 ( 1,15 ) = 1 + 3,79 = 4,79 = 5 • Interval = ( nilai tertinggi – nilai terendah ) Jumlah kelas = ( 54,55 – 1,1 ) / 5 = 53,45 / 5 = 10,69

  25. BESARNYA MASALAH (A)

  26. KEGAWATAN MASALAH Merupakan hasil rata-rata pengambilan suara dari 6 anggota kelompok mengenai 3 faktor tingkat kegawatan dengan bobot nilai: Keganasan Biaya Sangat ganas : 5Sangatmurah : 5 Ganas : 4Murah : 4 Cukup berpengaruh : 3Cukupmurah : 3 Kurang ganas : 2Mahal : 2 Tidak ganas : 1Sangatmahal : 1 Urgensi Sangat mendesak : 5 Mendesak : 4 Cukup mendesak : 3 Kurang mendesak: 2 Tidak mendesak : 1

  27. KRITERIA B (Kegawatan Masalah)

  28. Kriteria C (Kemudahan Penanggulangan)

  29. PEARL FAKTOR • Terdiri dari beberapa faktor yang saliang menentukan yaitu : • Propriety : Kesesuaian dengan program daerah/ nasional/ dunia • Economy : Memenuhi syarat ekonomi untuk melaksanakannya • Acceptability : Dapat diterima oleh petugas, masyarakat, dan lembaga terkait • Resources : Tersedianya sumber daya • Legality : Tidak melanggar hukum dan etika • Skor yang digunakan diambil melalui voting 6 anggota kelompok • 1 = setuju • 0 = tidak setuju

  30. Kriteria D ( PEARL)

  31. Penilaian Prioritas Masalah

  32. PENILAIAN PRIORITAS MASALAH • Setelah Kriteria A, B, C, dan D ditetapkan, nilai tersebut dimasukan ke dalam rumus ; • Nilai Prioritas Dasar (NPD) = ( A+B ) x C • Nilai Prioritas Total ( NPT) = ( A+B ) x C x D

  33. PRIORITAS MASALAH: • Pelayanankesehatanbagibumilsesuaistandaruntukkunjunganlengkap (K4) • Pemberiantablet besi (Fe 90) padaibuhamil • Imunisasilengkappadabayi • PerawatankesehatangigipadaSD/MI • Pemberiankapsulvit. A (dosis 200.000 SI) padaanakbalita (1 – 5 th) • Pemeriksaansputum TB • Pelayanan KN • BIAS DT anaksekolahkelas 1 SD/MI • Pelayanannifaslengkap (ibu&neonatus) sesuaistandar (KN) • BIAS TT anaksekolahkelas 2 dan 3 SD/MI • Kunjunganibunifas • Pelayanandeteksidanstimulasidinitumbuhkembangbalita (untukkontakpertama) • AkseptorKB aktif di wilayahkerjapuskesmas (CU) • Suspek(TB Paru)

  34. Identifikasi Penyebab Masalah dengan Analisis Pendekatan Sistem

  35. Pendekatan Kompleks Problem • Akses Pelayanan • Hubungan antar individu • Kenyamanan • Kompetensi Teknis • Informasi • Efisiensi • Kontinuitas • Efektivitas • Safety

  36. Pendekatan Kompleks Problem

  37. Pendekatan Kompleks Problem

  38. Pendekatan Kompleks Problem

  39. Pendekatan Kompleks Problem

  40. Analisispenyebabmasalah • Kurangnyapamflet / poster yang mempromosikan K4 • Tidakterdapatpenyuluhanmengenai K4 yang terjadwal, sistematisdanterprogrambaik di dalammaupun di luarpuskesmas. • Kurangnyasosialisasi yang disampaikanpetugaskepadamasyarakat • Sebagian wilayah masih mengalami kesulitan transportasi • Tingkat kesadaran masyarakat masih rendah • Migrasi bumil masih tinggi • Teknikkonseling K4 kurangterperinci. Misalpenggalianfeed backkepadapasien.

  41. Tabel Paired Comparison Tabel. Paired Comparison

  42. TabelKumulatif

  43. Lanjutan Berdasarkannilaikumulatifuntukmennyelesaikansuatumasalah yang beruparendahnnyacakupanpelayanankesehatanbumilsesuaistandaruntukkunjunganlengkap ( K4 ) cukupmennyelesaikan 4 penyebabkarenapennyebabtersebutsudahmencapai 80%, diantarannyaadalah • Kurangnyasosialisasi yang disampaikanpetugaskepadamasyarakat • Kurangnyapamflet / poster yang mempromosikan K4 • Tidakterdapatpenyuluhanmengenai K4 yang terjadwal, sistematisdanterprogrambaik di dalammaupun di luarpuskesmas. • Teknikkonseling K4 kurangterperinci. Misalpenggalianfeed backkepadapasien.

  44. Lanjutan Rencanakegiatan : • Penyuluhansistematisdipuskesmasdanposyandu • Penyebaranpamfletdan leaflet ditempattempatumum yang seringdiaksesolehpasanganusiasubur. • Pembuatan SOP terperinci KIE tentangpentingnnya K4 pada ANC. • Pemberianhimbauandiseluruh unit pelayananpuskesmaspadasemuapasiendewasa yang berobatapabilamemilikikeluarga/ orangterdekat yang sedanghamil, agar mengingatkanbumiluntuk K4 / ANC kepuskesmas. • Peningkatansosialisasitentang program kelasibuhamil.

  45. KriteriaMutlak

  46. Kriteria Keinginan Berdasarkan kriteria mutlak dan kriteria keinginan, maka hanya 2 rencana kegiatan di atas yang dapat dijadikan rencana kegiatan / Plain of Action (POA), yaitu penyuluhan sistematisdipuskesmasdanposyanduserta peningkatan sosialisasi tentang program kelas ibu hamil.

  47. terimakasih

More Related