febuari 2013 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Teknik Kompilasi PowerPoint Presentation
Download Presentation
Teknik Kompilasi

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 32

Teknik Kompilasi - PowerPoint PPT Presentation


  • 266 Views
  • Uploaded on

Febuari 2013. Teknik Kompilasi. Pengantar Kompilasi Perancangan Bahasa Pemrograman Konsep dan Notasi Bahasa Analisis Leksikal Analisis Sintaksis Analisis Semantik Kode Antara Pembangkitan Kode Penanganan Kesalahan Teknik Optimasi Tabel Informasi. Pokok Bahasan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Teknik Kompilasi' - zoey


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
pokok bahasan

Pengantar Kompilasi

Perancangan Bahasa Pemrograman

Konsep dan Notasi Bahasa

Analisis Leksikal

Analisis Sintaksis

Analisis Semantik

Kode Antara

Pembangkitan Kode

Penanganan Kesalahan

Teknik Optimasi

Tabel Informasi

Pokok Bahasan
arti teknik kompilasi

Kompilasi: Proses penggabungan dan menterjemahkan sesuatu (source program) menjadi bentuk lain;

Atau

Menterjemahkan program dalam sembarangbahasa tingkat tinggi ke dalam bahasa mesin.

Arti Teknik Kompilasi
translator

Adalah suatu program yang mengambil input-an sebuah program ditulis pada satu bahasa program (source language)ke bahasa lain.

Source language berbentuk high level language seperti cobol,pascal,basic, fortran. Ataupun berbentuk object language (bahasa mesin), maka translator seperti ini disebut COMPILER.

Translator
jenis translator

Assembler

Compiler

Interpreter

Jenis Translator

Source Program

Compiler

Object Program

Error Message

bahasa mesin

Bahasamesinadalahbentukbahasaterendahkomputer, berhubunganlangsungdenganbeberapabagiankomputerseperti bits, register dansangatprimitif.

Bahasamesinadalahtidaklebihdariurutan 0 dan 1,Instruksi dalambahasamesinbisasajadibentukmenjadimicro-code, semacamprosedurdalambahasamesin

Bagaimanadenganorangtidakmengertibahasamesin??

Bahasamesin
ulasan tentang bahasa mesin

Bahasa mesin merupakan bahasa level terendah dalam pemrograman. Ada istilah bits, register dan sangat primitif.

Bahasa mesin mengandung urutan bilangan bit-bit 0 dan 1.

Instruksi bahasa mesin dapat dibentuk micro-code (prosedur).

Ulasan Tentang Bahasa Mesin
bits binary digit

Bit adalah elemen terkecil dari memori komputer.

Bit adalah tempat magnet positif atau negatif pada disk dan tape, serta sel yg berada dalam memori.

Bits (binary digit)
ulasan bahasa tingkat tinggi

Bahasa tingkat tinggi berbentuk bahasa inggris (mudah dimengerti manusia).

Penerjemah akan dimudahkan dalam bekerja dengan mesin-mesin komputer yang berbeda.

Memiliki fasilitas seperti struktur kontrol,blok-blok, serta prosedur dan fungsi.

Program mudah dikoreksi dan diperbaiki.

Tidak tergantung pada satu jenis komputer.

Ulasan Bahasa Tingkat Tinggi
slide13

Assembler

*.asm

Object code

*.exe /*.com

PenjelasanTranslator

1. Assembler

Source code adalahbahasa assembly, Object code adalahbahasamesin

2. Compiler

Source code adalahbahasatingkattinggi,

object code adalahbahasamesinataubahasa assembly.

Source code dan data diprosesberbeda.

slide14

Data

Execution

Source

code

Compiler

Object Code

Source code

Translator

Hasil

Data

Hasil

3. Interpreter

Interpreter tidakmenghasilkanbentukobject code, tetapihasiltranslasinyahanyadalambentuk internal, dimana program indukharusselaluada-berbedadengan compiler

compiler vs interpreter

Compiler bisa menangkap berbagai kesalahan dalam 1 program kode sumber secara sekaligus. Kalau Interpreter cuma bisa menangkap beberapa kesalahan pada 1 baris kode sumber pada suatu saat

Biasanya program yang dihasilkan compiler lebih cepat dari waktu pelaksanaan program dengan interpreter.

Kalau compiler menghasilkan kode antara (misal object code) dan harus digabungkan atau di-link menjadi bentuk yang dapat dijalankan komputer (executable). Kalau Interpreter biasanya tidak menghasilkan kode antara.

Kalauhendakmenjalankan program hasilkompilasibisadilakukantanpakodesumber. Kalauinterpreterbutuhkodesumber.

COMPILER vs INTERPRETER
compiler vs interpreter1

KalaudenganCompiler, makapembuatankode yang bisadijalankanmesindilakukandalam 2 tahapterpisah, yaitu parsing (pembuatankodeobjek)dan linking (penggabungankodeobjekdenganlibrary). Kalau interpreter tidakadaprosesterpisah.

  • KalauCompilermembutuhkanlinkeruntukmenggabungkankodeobjekdenganberbagaimacamlibrarydemimenghasilkansuatukode yang bisadijalankanolehmesin. Kalau interpreter tidakbutuhlinker.
COMPILER vs INTERPRETER
compiler vs interpreter2

Interpreter cocokuntukmembuat / mengujicobamodul / sub-routine / program-program kecil. Kalau compiler agak repot karenauntukmengubahsuatumodul / kodeobjekkecil, makaharusdilakukanproses linking / penggabungankembalisemuaobjekdengan library yang diperlukan.

  • Padakompilerbisadilakukanoptimisasi / peningkatankualitaskode yang bisadijalankan. Ada yang dioptimasisupayalebihcepat, ada yang supayalebihkecil, ada yang dioptimasiuntuksistemdenganbanyak processor. Kalau interpreter susah / tidakbisadioptimasikan.
COMPILER vs INTERPRETER
proses kompilasi dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar

ANALISA: program sumber dipecah-pecah dan dibentuk menjadi bentuk antara (inter-mediate representation)

SINTESA: membangun program sasaran yang diinginkan dari bentuk antara

Proses kompilasi dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar :
analisa leksikal

Membaca program sumber, karakter demi karakter. Sederetan (satu atau lebih) karakter dikelompokkan menjadi satu kesatuan mengacu kepada pola kesatuan kelompok karakter (token)yang ditentukan dalam bahasa sumber.

Kelompok karakter yang membentuk sebuah token dinamakan lexeme untuk token tersebut. Setiap token yang dihasilkan disimpan di dalam tabel simbol.

Sederetan karakter yang tidak mengikuti pola token akan dilaporkan sebagai token tak dikenal (unidentified token)

ANALISALeksikal
analisa sintaks

Memeriksa kesesuaian pola deretan token dengan aturan sintaks yang ditentukan dalam bahasa sumber.

Sederetan token yang tidak mengikuti aturan sintaks akan dilaporkan sebagai kesalahan sintaks (sintax error).

Secara logika deretan token yang bersesuaian dengan sintaks tertentu akan dinyatakan sebagai pohon parsing (parse tree)

ANALISASintaks
analisa semantik

memeriksatoken danekspresidaribatasan-batasan yang ditetapkan. Batasan-batasantersebutmisalnya :

a. Panjangmaksimum token identifier adalah 8 karakter,

b. Panjangmaksimumekspresitunggaladalah 80 karakter,

c. Nilai bilangan bulat adalah -32768 s/d 32767,

d. Operasi aritmatika harus melibatkan operand-operandyang bertipe sama

ANALISASemantik
pembangkit kode antara

Membangkitkan kode antara (intermediate code) berdasar-kan pohon parsing.

Pohon parse diterjemahkan oleh suatu penerjemah yang dinamakan penerjemah berdasarkan sintak (syntax-directed translator).

Hasil penerjemahan ini biasanya merupakan perintah tiga alamat (three-address code) yang merupakan representasi program untuk suatu mesin abstrak.

Perintah tiga alamat bisa berbentuk quadruples (op, arg1, arg2, result), tripels (op, arg1, arg2). Ekspresi dengan satu argumen dinyatakan dengan menetapkan arg2 dengan - (strip, dash)

Pembangkit Kode Antara
pengoptimal kode

melakukan optimasi (penghematan space dan waktu komputasi), jika mungkin, terhadap kode antara

Membangkitkan kode dalam bahasa target tertentu (misalnya bahasa mesin)

Pengoptimalkode
bhs mesin vs bhs tingkat tinggi
Bhs mesin vs bhs tingkat tinggi

Bahasamesin

  • Sangatsukardansangatsedikitkemungkinannyauntukmembuat compiler denganbahasaini, karenamanusiasusahmempelajaribahasamesin,
  • Sangattergantungpadamesin,
  • BahasaMesinkemungkinandigunakanpadasaatpembuatan Assembler
bhs mesin vs bhs tingkat tinggi1

Assembly

  • Hasildari program mempunyaiUkuran yang relatifkecil
  • Sulitdimengertikarena statement/perintahnyasingkat-singkat, butuhusaha yang besaruntukmembuat
  • Fasilitas yang dimilikiterbatas
Bhs mesin vs bhs tingkat tinggi
bhs mesin vs bhs tingkat tinggi2
Bhs mesin vs bhs tingkat tinggi

Bahasa Tingkat Tinggi (high level language)

  • Lebihmudahdipelajari
  • Fasilitas yang dimilikilebihbaik (banyak)
  • Memilikiukuran yang relatifbesar, misalmembuat compiler pascaldenganmenggunakanbahasaC
  • Untukmesin yang berbedaperludikembangkantahapan-tahapantambahan.
  • Misalmembuat compiler C pada Dos bedasarkan compiler C padaunix
slide31

Contohdari source program kedalamkodemesin

Source code Assembly Language Machine language

IF COUNT =10 Compare A to B Compare 3477 2883

GOTO DONE If equal go to C If = go to 23883

ELSE Go to D Go to 23343

GOTO AGAIN

ENDIF

Actual machine code

10010101001010001010100

10101010010101001001010

10100101010001010010010