1 / 54

DASAR-DASAR DEMOGRAFI

DASAR-DASAR DEMOGRAFI. PELATIHAN PENDAYAGUNAAN HASIL PENDATAAN KELUARGA. PERTAMBAHAN JUMLAH PENDUDUK. P t = P 0 + (B – D) + (M m – M k ). Rumus :. dengan:. P t = jumlah penduduk pada tahun t P 0 = jumlah penduduk pada tahun dasar ( 0 )

zareh
Download Presentation

DASAR-DASAR DEMOGRAFI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DASAR-DASAR DEMOGRAFI PELATIHAN PENDAYAGUNAAN HASIL PENDATAAN KELUARGA

  2. PERTAMBAHAN JUMLAH PENDUDUK Pt = P0 + (B – D) + (Mm – Mk) Rumus : dengan: Pt = jumlah penduduk pada tahun t P0 = jumlah penduduk pada tahun dasar (0) B = jumlah kelahiran pada jangka waktu 0 dan t D = jumlah kematian dalam jangka waktu 0 dan t Mm = jumlah migran masuk dalam jangka waktu 0 dan t Mk = jumlah migran keluar dalam jangka waktu 0 dan t

  3. PERTUMBUHAN PENDUDUK EKSPONENSIAL Pt = P0 . ert Rumus : 1 Pt r = --- x ln( ----- ) t P0 dengan: r = angka pertumbuhan penduduk per tahun t = selisih tahun t dengan tahun dasar e = bilangan pokok sistem logaritma natural (2,71828)

  4. PERTUMBUHAN PENDUDUK EKSPONENSIAL Contoh: Jml penduduk tahun 1990 = 6.059.564 dan meningkat menjadi 6.980.589 pada tahun 2000. Maka pertumbuhan penduduk per tahun secara eksponensial pada 1990-2000 adalah: 1 Pt r = --- x ln( ----- ) t P0 1 6.980.589 r = --------------- x ln( --------------- ) 2000-1990 6.059.564 1 = ----- x ln(1,151995) = 0,01415 = 1,415 % per tahun 10

  5. BEBERAPA UKURAN DEMOGRAFI • Bilangan = jml mutlak (absolut) penduduk atau kejadian lainnya (kelahiran, kematian, migrasi) suatu wilayah dlm jk wk ttt. • ◘ jml penduduk Indonesia mnrt SP 2000 = 206 juta • ◘ jml kelahiran Indonesia mnrt SP 2000 = 3 juta • Angka (rate) = banyaknya peristiwa vital suatu penduduk dalam jangka waktu tertentu. Ada 2 (dua) macam: • 1. Angka kasar (crude rate) → pembagi jml penduduk lengkap • 2. Angka spesifik (specific rate) → pembagi kelompok penduduk ttt. • CBR Indo mnrt SP 1990 = 28 per 1000 pddk. • ◘ ASFR 20-24 th mnrt SUPAS 1995 = 151 per • 1000 wanita usia 20-24 tahun

  6. BEBERAPA UKURAN DEMOGRAFI Rasio = bilangan yang menyatakan nilai relatif hasil perbandingan dari dua bilangan (pembilang dan penyebut), tetapi pembilang bukan merupakan bagian dari penyebut. a Jadi ---- b Contoh : Rasio jenis kelamin penduduk Indonesia tahun 2000 (perbandingan jml penduduk laki-laki dengan jml penduduk perempuan) 101. Artinya terdapat 101 penduduk laki-laki diantara 100 penduduk perempuan.

  7. BEBERAPA UKURAN DEMOGRAFI Proporsi = bilangan yang menyatakan nilai relatif hasil perbandingan dari dua bilangan (pembilang dan penyebut), tetapi pembilang merupakan bagian dari penyebut, biasanya dinyatakan dlm perseratus atau perseribu. a Jadi -------- a + b Contoh : Proporsi penduduk Indonesia tinggal di daerah perkotaan (perbandingan jml penduduk tinggal di perkotaani dengan jml penduduktinggal di perkotaandan jml penduduktinggal di perdesaan) pada tahun 2000 = 42,0 persen dari seluruh jml penduduk Indonesia.

  8. BEBERAPA UKURAN DEMOGRAFI Konstanta = bilangan tetap, misalnya 100, 1000 atau 100.000 yang berfungsi sbg pengali untuk memperjelas hasil pengukuran. Konstanta biasanya dinyatakan dengan K Contoh : IMR Indonesia mnrt SP 2000 = 0,047, kemudian dikalikan 1000 = 47; yg berarti dari setiap 1000 kelahiranhidup di Indonesia terjadi 47 kematian bayi. Ukuran kohor =sekelompok orang yg mempunyai pengalaman waktu yg sama (biasanya 1 tahun) dari suatu peristiwattt. Contoh :kohor kelahiran : sekelompok orang yg dilahirkan dalam tahun atau periode yg sama.

  9. FERTILITAS permasalahan Perbedaan Fertilitas & Fecunditas Fertilitas : jumlah kelahiran hidup oleh seorang atau sekelompokperempuan (nyata telah lahir) Fecunditas : kemampuan biologis perempuan untuk menghasilkan anak lahir hidup (potensi) Fecunditas sangat sulit diukur shg biasanya hanya fertilitas (kelahiran hidup) yang dilakukan pengukuran

  10. FERTILITAS permasalahan Pengukuran • Lebih kompleks dp pengukuran mortalitas krn perempuan dpt melahirkan lebih dari satu kali, di lain pihak perempuan hanya mengalami satu kali kematian; • Perempuan yg tlh melahirkan tdk berarti menurunkan risiko thdp kelahiran, sebaliknya perempuan yg meninggal otomatis tidak ada risiko meninggal lagi; • Ada perempuan yg tdk mempunyai risiko melahirkan

  11. FERTILITAS Konsep & Definisi Fertilitas : hasil reproduksi yg nyata dr seorang atau sekelompok perempuan. Menyangkut banyaknya bayi dilahirkan hidup. Fecunditas: kemampuan biologis (potensi fisik) seorang atau sekelompok perempuan untuk melahirkan. Lahir hidup: kelahiran bayi tanpa memperhitungkan lama dlm kandungan pd saat dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan : bernafas, jantung berdenyut, menangis.

  12. FERTILITAS Konsep & Definisi Lahir mati : kelahiran yg berumur paling sedikit 28 minggu dalam kandungan tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan Abortus : kematian janin dlm kandungan dg umur kandungan kurang dari 28 minggu (disengaja & tdk disengaja) Masa reproduksi : perempuan berumur 15-49 tahun atau usia subur

  13. FERTILITAS macam ukuran Secara umur ada dua macam: Tahunan : pengukuran jml kelahiran pada suatu tahun ttt dikaitkan dg jml penduduk yg mempunyai risiko melahirkan pd tahun ybs. ◘ Angka kelahiran kasar (CBR) ◘ Angka kelahiran umum (GFR) ◘ Angka kelahiran menurut umur (ASFR) ◘ Angka kelahiran Total (TFR) Kumulatif : mengukur rata-rata jml anak yg dilahirkan oleh perempuan hingga mencapai umur tertentu. ◘ Rasio ibu anak (CWR) ◘ Angka reproduksi kasar (GRR) ◘ Angak reproduksi bersih (NRR)

  14. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate = CBR) • Banyaknya kelahiran hidup pada suatu periode (tahun) per 1000 penduduk pada periode yg sama. B CBR = ---- x k P Rumus : B = jml kelahiran selama suatu periode (1 tahun) P = jml penduduk pertengahan periode (tahun) k = konstanta = 1000 dengan:

  15. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate = CBR) Contoh :tahun 2000 ada 122.670 kelahiran & jml penduduk pertengahan tahun 2000 = 4.264.490 orang B CBR = ---- x k P 122.670 = --------------- x 1000 = 28,8 per 1000 pddk 4.264.490 Ukuran ini sangat kasar krn membandingkan jml kelahiran dg jml penduduk tengah tahun pada hal yg mempunyai risiko melahirkan hanya perempuan usia 15-49 tahun

  16. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate = GFR) • Banyaknya kelahiran hidup pada suatu periode (tahunan) per 1000 penduduk perempuan usia 15-49 tahun pertengahan tahun periode/tahun yg sama. B GFR = ---------- x k Pf15-49 Rumus : B = jml kelahiran selama suatu periode (1 tahun) Pf15-49 = jml perempuan 15-49 th pertengahan tahun k = konstanta = 1000 dengan:

  17. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate = GFR) Contoh :tahun 2000 ada 122.670 kelahiran & jml penduduk perempuan pertengahan tahun 2000 = 1.006.860 jiwa B GFR = ---------- x k Pf15-49 122.670 = --------------- x 1000 1.006.860 = 121,8 per 1000 perempuan 15-49 tahun Ukuran ini masih bersifat umum krn blm tidak mempertimbangkan kelompok umur perempuan padahal tedapat variasi kemampuan melahirkan pada kelompok umur perempuan usia 15-49 tahun

  18. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran menurut Umur (Age Specific Fertility Rate = ASFR) • Banyaknya kelahiran hidup pada perempuan kelompok umur ttt pada suatu periode (tahun) per 1000 penduduk perempuan kelompok umur yg sama pada pertengahan tahun yg sama. Bi ASFRi = ------ x k (i = 1, 2, ….. 7) Pfi Rumus : dengan: Bi = jml kelahiran pd perempuan klp umur i pd suatu th i = 1 utk kelompok umur 15-19 i = 2 utk kelompok umur 20-24 --------------- i = 7 utk kelompok umur 45-49 Pfi = jml perempuan klp umur i pertengahan tahun

  19. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran menurut Umur (Age Specific Fertility Rate = ASFR) Contoh:

  20. FERTILITAS ukuran tahunan • Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate = TFR) • rata-rata anak yang akan dimiliki oleh seorang perempuan pada akhir masa reproduksinya dg ketentuan perempuan tsb mengikuti pola fertilitas pada saat TFR dihitung. TFR = 5 x (ASFR1+ASFR2+…. + ASFR7) Rumus : Contoh dari tabel ASFR: TFR = 5 x (47+163+226+214+99+36+10) = 5 x 795 = 3.975 per 1000 perempuan 15-49 tahun = 3,975 per perempuan usia 15-49 tahun

  21. FERTILITAS ukuran kumulatif • Rasio Ibu Anak (Child Woman Ratio = CWR) • rasio antara jml anak usia 0-4 tahun dg jumlah perempuan usia 15-49 tahun. P0-4 CWR = ---------- x k Pf15-49 Rumus : dengan: P0-4= jml anak usia 0-4 tahun Pf15-49 = jml perempuan usia 15-49 tahun k = konstanta = 1000

  22. FERTILITAS ukuran kumulatif • Rasio Ibu Anak (Child Woman Ratio = WR) Contoh : P0-4 = 345.185  Pf15-49= 1.006.860 P0-4 CWR = ---------- x k Pf15-49 345.185 = --------------- x 1000 1.006.860 = 343 per 1000 perempuan 15-49 tahun

  23. FERTILITAS ukuran kumulatif • Angka Reproduksi Kotor (Gross Reprodaction Rate = GRR) • jumlah kelahiran hidup bayi perempuan dari suatu kohor perempuan sepanjang masa reproduksinya, dg asumsi tdk ada yg meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya. Dengan asumsi sek ratio waktu lahir 105 100 GRR = ------- x TFR 205 Rumus : Jika jml kelahiran bayi perempuan per klp umur diketahui Rumus : GRR = 5 x (ASFRf1+ASFRf2+ ….. + SFRf7) dengan: ASFRfi= angka kelahiran bayi perempuan pd klp umur i per 1000 permpuan klp umur i

  24. FERTILITAS ukuran kumulatif • Angka Reproduksi Kotor (Gross Reproduction Rate = GRR) Contoh :dengan asumsi rasio jenis kelamin waktu lahir = 105, maka GRR berdasarkan ASFR pd tabel di depan: 100 GFR = ------- x 3.975 205 = 1.939 per 1000 perempuan 15-49 tahun Ukuran ini tidak memperhitungkan kemungkinan meninggal dari bayi perempuan sebelum masa reproduksinya

  25. FERTILITAS ukuran kumulatif • Angka Reproduksi Bersih (Net Reprodaction Rate = NRR) • rata-rata jml bayi perempuan dari suatu kohor hipotetis dari 1000 perempuan dg memperhitungkan kemungkinan meninggalnya perempuan-perempuan sebelum mengakhiri masa reproduksinya. Dengan asumsi bayi perempuan mengikuti pola fertilitas dan pola mortalitas ibunya.

  26. FERTILITAS ukuran kumulatif • Angka Reproduksi Bersih (Net Reproduction Rate = NRR) NRR = 5 x (22m4 + 77,4 + 106,6 + 100,4 + 56,0 + 16,7 + 4,7) = 5 x 374,2 = 1,871 per perempuan

  27. FERTILITAS ASFR Indonesia

  28. FERTILITAS TFR & ALH Indonesia

  29. MORTALITAS Pengertian Mati =keadaan menghilangnya semua tanda-tanda kehidupan secara permanen, yg bisa terjadi setiap saat setelah dilahirkan hidup Mati hanya bisa terjadi jika di didahului dengan kelahiran hidup

  30. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka kematian kasar (Crude Death Rate = CDR) Banyaknya kematian pada suatu periode (tahun) tertentu per 1000 penduduk tengah periode/tahun yang sama D CDR = --- x k P Rumus : D = jml kematian selama suatu periode (1 tahun) P = jml penduduk pertengahan periode (tahun) k = konstanta = 1000 dengan:

  31. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR) Contoh :tahun 2000 ada 229.840 kematian & jml penduduk pertengahan tahun 2000 = 13.600.000 orang D CDR = --- x k P 229.840 = ---------- x 1000 = 16,9 per 1000 pddk 13.600.000 Seperti fertilitas, ukuran ini juga sangat kasar krn membandingkan jml kematian dg jml penduduk tengah tahun, pada hal kematian menurut umur cukup bervariasi.

  32. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka kematian menurut Umur (Age Spedific Death Rate = ASDR) Banyaknya kematian kelompok umur ttt pada suatu periode (tahun) tertentu per 1000 penduduk kelompok umur yg sama, tengah periode/tahun yang sama Di ASDRi = --- x k Pi Rumus : Di = jml kematian kelompok umur i Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah tahun k = konstanta = 1000 dengan:

  33. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian menurut Umur (Age Specific Death Rate = ASDR) Contoh :tahun 2000 jml penduduk umur 40-44 tahun adalah 6.424 jiwa. Jml kematian penduduk 40-44 tahun selama tahun 2000 = 92 jiwa. D40-44 ASDR40-44 = ------ x 1000 P40-44 Rumus : 92 = ------ x 1000 6.424 =14,3 per 1000 pddk 40-44 tahun

  34. MORTALITAS Ukuran-ukuran Contoh tabel ASDR

  35. MORTALITAS Ukuran-ukuran

  36. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR) Banyaknya kematian bayi (anak usia kurang satu tahun) pada suatu periode (tahun) tertentu per 1000 kelahiran hidup periode/tahun yang sama D<1 IMR = ---- x k B Rumus : D<1 = jml kematian bayi selama satu periode/tahun B = jml lahir hidup selama periode/tahun yg sama k = konstanta = 1000 dengan:

  37. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR) Contoh :tahun 2000 jml kematian bayi 16.658 jiwa; jml kelahiran hidup selama tahun 2000 = 342.692 jiwa. D<1 IMR = ---- x k B Rumus : 16.658 = -------- x 1000 342.692 =48,6 per 1000 kelahiran hidup

  38. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate = MMR) Banyaknya kematian ibu pada waktu hamil atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama & tempat kelahiran, yg disebabkan krn kehamilannya atau pengelolaannya, bukan oleh sebab-sebab lain pada suatu periode (tahun)per 100.000 kelahiran hidup periode/tahun yang sama Df MMR = ---- x k B Rumus : Df = jml kematian ibu selama satu periode/tahun B = jml lahir hidup selama periode/tahun yg sama k = konstanta = 100.000 dengan:

  39. MORTALITAS Ukuran-ukuran Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate = IMR) Contoh :tahun 2000 jml kematian ibu karena kehamilan dan atau melahirkan = 250 jiwa; jml kelahiran hidup selama tahun 2000 = 81.376 jiwa. Df MMR = ---- x k B Rumus : 250 = ------- x 100.000 81.376 =307 per 100.000 kelahiran hidup

  40. MORTALITAS Ukuran-ukuran IMR Indonesia menurut latar belakang, SDKI 1997

  41. MIGRASI Jenis-jenis Migrasi Masuk :masuknya penduduk ke suatu daerah dg tujuan menetap Migrasi Keluar :keluarnya penduduk dari suatu daerah asal ke suatu daerah tujuan untuk menetap Migrasi Neto :selisih antara migrasi masuk dan migrasi keluar Migrasi Bruto :jumlah migrasimasuk dan migrasi keluar Migrasi semasa hidup :migrasiberdasarkan tempat kelahiran Migrasi risen :migrasiberdasarkan tempat tinggal lima tahun yang lalu Urbanisasi :persentase penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan Urbanisasi :pemindahan & kepindahan penduduk dari suatu daerah lain untuk menetap di wilayag RI guna kepentingan negara

  42. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Urbanisasi (Urbanization Rate = UR) adalah persentase penduduk yg tinggal di wilayah perkotaan. U UR = ---- x k P Rumus : U = jml penduduk perkotaan B = jml penduduk keseluruhan k = konstanta = 100 dengan:

  43. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Urbanisasi (Urbanization Rate =UR) Contoh :jml penduduk perkotaan DIYtahun 2000 adalah 1.798.513 jiwa & jmlh penduduk DIY adalah 3.120.478 jiwa. 1.798.513 UR = -------------- x 100 3.120.478 Rumus : =57,6 persen

  44. MIGRASI Ukuran-ukuran • Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan (ratio of urban-rural population = Ru/r) U Ru/r = ---- x k R Rumus : U = jml penduduk perkotaan R = jml penduduk perdesaan k = konstanta = 100 dengan:

  45. MIGRASI Ukuran-ukuran • Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan (ratio of urban-rural population = Ru/r) Contoh :jml penduduk perdesaan Sumseltahun 2000 adalah 4.494.586 jiwa & jmlh penduduk perkotaan adalah 2.362.790 jiwa. 2.362.790 Ru/r = -------------- x 100 4.494.586 Rumus : =52,6

  46. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Migrasi Masuk Kasar (Crude In-Migration Rate = CIMR) : banyaknya migran masuk pada suatu periode per 1000 penduduk pada pertengahan periode yg sama IM CIMR = ---- x k P Rumus : IM = jml migran masuk P = jml penduduk pertengahan tahun k = konstanta = 1000 dengan:

  47. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Migrasi Keluar Kasar (Crude Out-Migration Rate = COMR) : banyaknya migran keluar pada suatu periode per 1000 penduduk pada pertengahan periode yg sama OM COMR = ---- x k P Rumus : OM = jml migran keluar P = jml penduduk pertengahan periode k = konstanta = 1000 dengan:

  48. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Migrasi Masuk Umur Tertentu (Age Specific In-Migration Rate = ASIMR) : banyaknya migran masuk kelompok umur ttt pada suatu periode per 1000 penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan periode yg sama IMi ASIMR = ---- x k Pi Rumus : IMi = jml migran masuk kelompok umur i Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah tahun k = konstanta = 1000 dengan:

  49. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Migrasi Keluar Umur Tertentu (Age Specific Out-Migration Rate = ASOMR) : banyaknya migran keluar kelompok umur ttt pada suatu periode per 1000 penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan periode yg sama OMi ASIMR = ---- x k Pi Rumus : OMi = jml migran keluar kelompok umur i Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah tahun k = konstanta = 1000 dengan:

  50. MIGRASI Ukuran-ukuran • Angka Migrasi Neto Umur Tertentu (Age Specific Net-Migration Rate = ASNMR) : banyaknya migran keluar dikurangi migran masuk kelompok umur ttt pada suatu periode per 1000 penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan periode yg sama NMi ASNMR = ---- x k Pi Rumus : NMi = jml migran keluar dikurangi migran masuk kelompok umur i Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah periode k = konstanta = 1000 dengan:

More Related