1 / 23

Kelompok IV

Karakteristik Fisik Dan Kimia Minyak Sawit, Minyak Inti Sawit Dan Minyak Kacang Tanah Sebagai Dampak Penyulingan. Kelompok IV. Abstrak. Tiga bahan reaksi : di gunakan untuk menentukan efektivitas penyulingan pada tiga jenis minyak nabati :. NaOH. Minyak Sawit (PO). Na 2 CO 3.

yosef
Download Presentation

Kelompok IV

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Karakteristik Fisik Dan Kimia Minyak Sawit, Minyak Inti Sawit Dan Minyak Kacang Tanah Sebagai Dampak Penyulingan Kelompok IV

  2. Abstrak Tiga bahan reaksi : di gunakan untuk menentukan efektivitas penyulingan pada tigajenis minyak nabati : NaOH MinyakSawit (PO) Na2CO3 MinyakIntiSawit (PKO) H3PO4 MinyakKacang Tanah (GNO)

  3. Degumming Tahappertama dalam pemurnian, dan digunakanuntuk mengendapkan garam logam dan lainnya.

  4. ProsesDegumming minyak + pereaksikimia + 85 - 90°C + 20 menit atau minyak + pereaksikimia + 50 - 70°C + 30 menit kemuadian dilakukanpendinginandengansuhu40°Cdanmemisahkanminyakdengankotoranuntukprosesselanjutnya

  5. Bahan

  6. Reagen Degumming Degumming reagen ½ , 1 , 2 dan 5 % (m/v) solution (1 liter) masing-masing NaOH, Na2CO3 dan H3P04disiapkan menggunakan air suling.

  7. Prosedur 12 ml masing-masing aliquot 150 ml masing-masingminyak Padasuhu65°C

  8. HASIL DAN PEMBAHASAN

  9. Nilai Free Fatty Acid

  10. Nilai Free Fatty Acid Penurunannilai FFA setelah Degumming

  11. Nilai Free Fatty Acid • Hal inimenunjukanbahwa H3PO4memilikikecendurunganuntukmenurunkannilai FFA • Variasi darijenisminyak , prosesdegumentasidankekuatandegumentasimerupkanfaktor yang mempengaruhinilai FFA

  12. NilaiPeroxida Minyakintisawit dinilai sebagai minyak paling stabil di antaraketiga sampel, karenanilai PVdigunakan untuk menilai sejauh mana oksidatifdan ketengikan minyak Dilihatdarinilai PV yang turunsecarasignifikansebelumdansesudahmengalami degumming, menunjukanbahwakritisposisi PV merupakankualitaspentingdarisebuahtipeminyak

  13. Nilai warna dari sampel minyakmenunjukkan bahwa penyulingan NaOH memberi perubahan terbesar pada warna reduksi, sedangkan H3PO4 memberikan sedikit padaminyaksawitdanminyakkacang

  14. NilaiFluiditaskarena Degumming Hasil tersirat bahwa lilin dan kotoran lainnyayang meningkatkan DV minyak harus dibersihkan selama perawatan degumming

  15. Nilai YAF NilaiYAF bervariasi dengan tergantungjenis minyak, proses degumming dan kekuatan degumming Hal ini menunjukkan bahwa DS (degumming strong) berbanding lurus untuk YAF dan terbalik terhadap DV (dynamic viscosity)

  16. Titik Asap • 5% H3PO4 Weiss (1983) mengatakan bahwa memperpendek gorengan yang baik harus memiliki titikasap minimun dari 218°C Jadisampel minyak yang diperoleh dari penelitian ini adalah tahan panas 5% NaOH

  17. Kesimpulan

  18. Terimakasih BaiqTartillah Imas Ruba’iyah MustikaHermayanti WidyaRahmawaty

More Related