slide1 l.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
KELAS XI SMA PowerPoint Presentation
Download Presentation
KELAS XI SMA

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 57

KELAS XI SMA - PowerPoint PPT Presentation


  • 541 Views
  • Uploaded on

KELAS XI SMA. BAB 5. SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL. OLEH : BAMBANG EFFENDI NIP. 19670324 200012 1 001 SMA NEGERI MOJOAGUNG JOMBANG. Waktu : 6 x 45 Menit (Keseluruhan KD). Kompetensi Dasar : 5.1. Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'KELAS XI SMA' - walt


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

KELAS XI SMA

BAB 5

SISTEM HUKUM DAN

PERADILAN INTERNASIONAL

OLEH :

BAMBANG EFFENDI

NIP. 19670324 200012 1 001

SMA NEGERI MOJOAGUNG JOMBANG

waktu 6 x 45 menit keseluruhan kd

Waktu : 6 x 45 Menit(Keseluruhan KD)

Kompetensi Dasar :

5.1. Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional.

5.2. Menjelaskan penyebab tim-bulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional.

5.3. Menghargai putusan

Mahkamah Internasional.

Standar

Kompetensi :

5.Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional

slide3

Waktu : 2 x 45 Menit

Standar Kompetensi :

Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan

Internasional

Kompetensi Dasar :

5.1. Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional.

indikator hasil yang diharapkan
(Indikator)Hasil Yang Diharapkan :
  • Menguraikan pengertian sistem hukum dan asal mula hukum internasional.
  • Menjelaskan hukum internasional dalam arti modern, asas-asas, sumber hukum dan subjek hukum internasional.
  • Mendeskripsikan hubungan hukum internasional dengan hukum nasional dan proses ratifikasi hukum internasional.
  • Menganalisis tentang peradilan internasional.
slide5

Sistem Hk. Internasional

Pengertian

Hk. Internasional

Asal Mula

SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL

Arti Modern

Hukum Internasional

Asas-asas

Sumber Hukum

Subjek Hukum

Hub. Hukum Internasional dgn Hk. Nasional

Proses ratifikasi Hk. Int menjadi Hk. Nasional

Peradilan Internasional

PETA KONSEP (KD 5.1.)

slide6

Sistem Hukum dan Peradilan Internasional

  • Sistem Hukum Internasional

Sistem hukum internasional, adalah satu kesatuan hukum yang berlaku untuk komunitas internasional (semua negara-negara di dunia) yang harus dipatuhi dan diataati oleh setiap negara.

Sistem hukum internasional juga merupakan aturan-aturan yang telah diciptakan bersama oleh negara-negara anggota yang melintasi batas-batas negara.

Kepatuhan terhadap sistem hukum internasional tersebut, adakalanya karena negara tersebut terlibat langsung dalam proses pembuatan dan tidak sedikit juga yang tinggal meratifikasinya.

slide7

Pengertian Hukum Internasional

Hukum internasional (HI) adalah bagian hukum yang mengatur aktivitas entitas berskala internasional.

  • J.G. Starke, Hukum internasional, adalah sekumpulan hukum (body of law) yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antar negara.
  • Wirjono Prodjodikoro, Hukum internasional, adalah hukum yang mengatur perhubungan hukum antara berbagai bangsa di berbagai negara.
  • Mochtar Kusumaatmadja, Hukum internasional, adalah keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas negara antara :
    • negara dan negara
    • negara dan subjek hukum lain bukan negara atau subjek hukum bukan negara satu sama lain.
slide8

Asal Mula Hukum Internasional

Bangsa Romawi sudah mengenal hukum internasional sejak tahun 89 SM, dengan istilah Ius Gentium (hukum antar bangsa).

Ius Gentium yang kemudian berkembang menjadi Ius Inter Gentium ialah hukum yang diterapkan bagi kaula negara (orang asing), yaitu orang-orang jajahan atau orang-orang asing.

Kemudian berkembang menjadi Volkernrecht (bahasa Jerman), Droit des Gens (bahasa Prancis) dan Law of Nations atau International Law (Bahasa Inggis).

slide9

Lanjutan ………….

  • Dalam perkembangan berikutnya, pemahaman
  • tentang hukum internasional dapat dibedakan dalam
  • 2 (dua) hal, yaitu :
  • Hukum perdata Internasional, yaitu hukum internasional yang mengatur hubungan hukum antar warga negara suatu negara dan warga negara dari negara lain (hukum antar bangsa).
  • Hukum Publik Internasional, yaitu hukum internasional yang mengatur negara yang satu dan negara yang lain dalam hubungan internasional (hukum antar negara).
slide10

Hukum Internasional Dalam Arti Modern

Terwujudnya Hukum Internasional yang kita kenal sekarang mrp hasil konferensi di Wina 1969.

Hukum Tertulis :

  • Bahwa ruang lingkup hukum internasional hanya berlaku utk perjanjian-perjanjian antar negara.
  • Menghasilkan suatu perjanjian tertulis yang dikenal dengan nama Vienna Convention on the Law of Treaties.
  • Perjanjian Internasional tertulis tunduk pada ketentuan hukum kebiasaan internasional dan yurisprudensi atau prinsip-prinsip hukum umum.
slide11

Lanjutan ………….

  • Hukum Tidak Tertulis :
  • Masih terdapat hukum kebiasaan internasional (hukum tidak tertulis) yg ruang lingkupnya hanya utk perjanjian antar negara.
  • Perjanjian-perjanjian antar negara dengan subjek hukum lain, ada pengaturan tersendiri seperti perjanjian antar negara dan organisasi-organisasi internasional.
  • Dalam perjanjian tidak tertulis (International Agreement Not in Written Form), contohnya adalah Prancis (1973) mengadakan percobaan nuklir di Atol Aruboa yg banyak menuai protes dari negara lain bahkan, masalahnya diajukan kepada Mahkamah Internasional di Den Haag.
  • Selanjutnya negara Prancis tidak lagi melakukan percobaan sejenis dan bila ingkar janji, negara lain dapat menuduh, memprotes dan mengadakan tuntutan.
slide12

Asas-asas Hukum Internasional

  • Dalam menjalin hubungan antar bangsa, setiap negara
  • harus memperhatikan asas-asas hukum internasional :
  • Asas Teritorial
  • Asas Kebangsaan
  • Asas Kepentingan
  • Umum
  • Asas lain sebagai berikut :
  • Pacta sunt servanda
  • Egality rights
  • Reciprositas
  • Courtesy
  • Right sig stantibus
slide13

SUMBER

HUKUM INTERNASIONAL

DALAM ARTI MATERIAL :

Adalah sumber hukum yang membahas dasar berlakunya hukum suatu negara.

DALAM ARTI FORMAL :

Adalah sumber dari mana kita mendapatkan atau menemukan ketentuan-ketentuan hukum internasional.

  • Sumber Hukum Internasional

Mochtar Kusumaatmadja, membedakan sumber hukum dalam arti material dan sumber hukum dalam arti formal.

slide14

Lanjutan ………….

  • Sumber-sumber hukum internasional sesuai Piagam
  • Mahkamah Internasional Pasal 38, sebagai berikut :
  • Perjanjian Internasional (Traktat = Treaty),
  • Kebiasaan-kebiasaan internasional yang terbukti dalam praktek umum dan diterima sbg hukum,
  • Asas-asas umum hukum yang diakui oleh bangsa-bangsa beradab,
  • Keputusan-keputusan hakim dan ajaran-ajaran para ahli hukum internasional dari berbagai negara sebagai alat tambahan untuk menentukan hukum, dan
  • Pendapat-pendapat para ahli hukum terkemuka.
slide15

Subjek Hukum Internasional

  • Negara
  • Tahta Suci
  • Palang Merah Internasional
  • Organisasi Internasional
  • Orang Perseorangan
  • Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa

Subjek

Hukum Internasional

slide16

1

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian, Asal Mula, Asas-asas dan Subyek Hubungan Internasional, serta hubungan antara Hukum Internasional dan Hukum Nasional,dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut :

  • Berikan ulasan kembali tentang pengertian “Hukum Internasi-onal” sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal ! Pendapat anda tentang hubungan internasional ? ......................
slide17

Lanjutan ………….

  • Menurut J.G. Starke Hukum internasional, adalah sekumpulan hukum (body of law) yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antar negara. Berikan penjelasan singkatnya !!
  • Terdiri dari asas-asas: ............................................................
  • Hubungan antar negara: .........................................................
  • Perjanjian Internasional tertulis, tunduk pada ketentuan hukum kebiasaan internasional dan yurisprudensi atau prinsip-prinsip hukum umum.
  • Beri penjelasan singkat ! .......................................................
slide18

Berikan tanggapan penjelasan, mengapa dalam hukum internasional pemberontak dan pihak dalam sengketa dapat menjadi salah satu subjek hukum internasional ! ...........................................................................................................

  • Tuliskan perbedaan dan persamaan mendasar antara hukum perdata internasional dan hukum publik internasional di bawah ini !
slide19

Hubungan Hukum Internasional dengan Hukum Nasional

Terdapat 2 (dua) aliran (monoisme dan dualisme) yang memberikan gambaran bagaimana keterkaitan antara hukum internasional dengan hukum nasional :

  • Aliran Monoisme (tokohnya Hanz Kelsen dan Georges Scelle), bahwa antara hukum internasional dan hukum nasional merupakan satu kesatuan, disebabkan :
    • Walaupun kedua sistem hukum itu mempunyai istilah yang berbeda, tetapi subjek hukumnya tetap sama, yaitu individu-individu yang terdapat dalam suatu negara.
    • Sama-sama mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.
slide20

Aliran Dualisme (tokohnya Triepel dan Anzilotti), berang-gapan bahwa hukum internasional (HI) dan hukum nasio-nal (HN) mrp dua sistem terpisah yg berbeda, karena :

    • Perbedaan Sumber Hukum, HN bersumber pada hukum kebiasaan dan tertulis suatu negara, sedangkan HI berdasarkan pada hukum kebiasaan dan kehendak bersama negara-negara dlm masyarakat internasional.
    • Perbedaan Mengenai Subjek, subjek HN adalah individu-individu yg terdapat dlm suatu negara, sedang-kan subjek HI adalah negara-negara internasional
    • Perbedaan Mengenai Kekuatan Hukum, HN mempunyai kekuatan mengikat yang penuh dan sempurna jika dibandingkan dengan HI yang lebih banyak bersifat mengatur hubungan negara-negara secara horizontal.
slide21

Proses Ratifikasi Hukum Internasional menjadi Hukum Nasional

Dalam UU No. 24 tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional, bahwa dalam pembuatan perjanjian internasional harus didasarkan pada prinsip-prinsip persamaan, saling menguntungkan dan memperhatikan hukum nasional atau hukum internasional yang berlaku.

Harus didahului dengan konsultasi dan koordinasi dengan menteri luar negeri, dan posisi pemerintah harus dituangkan dalam suatu pedoman delegasi.

slide22

Negara

A

Negara

B,C,D dst.

Penjajakan

Penandatanganan

Perundingan

Perumusan naskah

Penerimaan

Penandatanganan suatu perjanjian internasional dapat merupakan persetujuan atas naskah yang dihasilkan dan merupakan pernyataan untuk mengikatkan diri secara definitif.

Tahap-tahap Dalam Pembuatan Perjanjian Internasional

slide23

Pengesahan perjanjian internasional mrp tahap penting dalam proses pembuatan perjanjian internasional, karena suatu negara telah menyatakan diri untuk terikat secara definitif.

Tentang pengesahan perjanjian internasional, dapat dibedakan antara pengesahan dengan undang-undang dan pengesahan dengan keputusan presiden.

slide24

PENGESAHAN PERJANJIAN INTERNASIONAL

DENGAN UNDANG-UNDANG

DENGAN KEPUTUSAN PRESIDEN

  • Apabila berkenaan dengan :
  • Masalah politik, perdamaian, pertahanan, dan keamanan negara;
  • Perubahan wilayah atau penetapan batas wilayah;
  • Kedaulatan negara;
  • Hak asasi manusia dan lingkungan hidup;
  • Pembentukkan kaidah hukum baru;
  • Pinjaman atau hibah luar negeri.
  • Pengesahan perjanjian internasional
  • dilakukan berdasarkan materi perjanjian
  • dan bukan berdasarkan bentuk atau
  • nama perjanjian.

Jenis-jenis perjanjian yang pengesahannya melalui keputusan presiden pada umumnya memiliki materi yang bersifat prosedural dan memerlukan penerapan dalam waktu singkat tanpa mempengaruhi peraturan perundang-undangan nasional, di antaranya adalah perjanjian induk yang menyangkut kerjasama di bidang Iptek, ekonomi dan teknik, perdagangan, kebudayaan, pelayaran niaga, kerjasama penghindaran pajak berganda, dll.

slide25

Suatu perjanjian internasional dapat berakhir bila :

  • Terdapat kesepakatan para pihak melalui prosedur yg ditetapkan dalam perjanjian;
  • Tujuan perjanjian tersebut telah dicapai;
  • Terdapat perubahan dasar yang mempengaruhi pelaksanaan perjanjian;
  • Salah satu pihak tidak melaksanakan atau melanggar ketentuan dalam perjanjian;
  • Dibuat suatu perjanjian baru yang menggantikan perjanjian lama;
  • Munculnya norma-norma baru dalam hukum internasional;
  • Hilangnya objek perjanjian
  • Terdapat hal-hal yg merugikan kepentingan nasional.
slide26

Pasal 11 UUD 1945 menyatakan bahwa “Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain”.

  • Bahwa perjanjian yang harus disampaikan kepada DPR untuk
  • mendapat persetujuan sebelum disahkan oleh presiden ialah
  • perjanjian-perjanjian yang lazimnya berbentuk treaty dan
  • mengandung materi :
  • Soal-soal politik atau soal-soal yang dapat mempengaruhi haluan politik negara (perjanjian persahabatan, perubahan wilayah, atau penetapan tapal batas.
  • Ikatan-ikatan yang sedemikian rupa sifatnya dapat mempengaruhi haluan politik negara, perjanjian kerjasma ekonomi, atau pinjaman uang.
  • Soal-soal yang menurut UUD atau menurut sistem perundangan harus diatur dengan undang-undang, seperti soal-soal kewarganegaraan dan soal-soal kehakiman.
slide27

2

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah, internet, buletin & sebagainya, kemudian lakukan hal-hal berikut :

  • Rumuskan kembali pemahaman tentang proses ratifikasi hukum Internasional menjadi hukum nasional !
  • Berikan alasan penjelasan, mengapa di dalam pelakasanaan perundingan suatu perjanjian internasional terlebih dahulu dilakukan oleh delegasi yang dipimpin serorang menteri !
  • Berikan penjelasan makna “penandatangan” suatu perjanjian internasional !
  • Berikan penjelasan, mengapa suatu ratifikasi (pengesahan) perjanjian internasional ada yang dengan Undang-Undang dan ada yang cukup dengan Keputusan Presiden !
  • Berikan penjelasan bagaimana ratifikasi suatu perjanjian internasional menurut Pasal 11 UUD 1945 !
slide28

Peradilan Internasional

  • Komponen-komponen Lembaga Peradilan Internasional
  • Komposisi terdiri dari 15 orang Hakim dan masa jabatan 9 tahun. Dipilih oleh MU & DK (5 ang dari negara anggota tetap DK PBB)
  • Berfungsi, menyelesaikan kasus – kasus persengketaan internasional yang subjeknya negara.
  • Yurisdiksi adalah kewenangan MI untuk memu-tuskan perkara-perkara pertikaian dan memberi opini yang bersifat nasihat.
  • Mahkamah Internasional (The International Court of Justice)
slide29

Mahkamah Internasional dalam mengadili suatu perkara, berpedoman pada perjanjian-perjanjian internasional (traktat-traktat dan kebiasaan-kebiasaan internasional) sebagai sumber hukum.

Keputusan Mahkamah Internasional, merupakan keputusan terakhir walaupun dapat diminta banding.

Di samping pengadilan Mahkamah Internasional, terdapat juga pengadilan arbitrasi internasional.

Arbitrasi internasional hanya untuk perselisihan hukum, dan keputusan para arbitet tidak perlu berdasarkan peraturan hukum.

mahkamah pidana internasional the international criminal court
Mahkamah Pidana Internasional (The International Criminal Court)
  • Komposisi adalah 18 orang hakim yang masa jabatannya 9 tahun. Dipilih berdasarkan 2/3 suara Majelis Negara Pihak.
  • Yurisdiksi adalah kewenangan untuk menegakkan aturan hukum internasional terhadap pelaku kejahatan berat.
  • Kejahatan Genosida
  • Kejahatan terhadap kemanusiaan
  • Kejahatan perang
  • Kejahatan agresi

4 Jenis Kejahatan (Pasal 5-8 Statuta Mahkamah)

slide31

Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals/ICT)

Berwenang mengadili para tersangka kejahatan berat internasional yang bersifat tidak permanen, artinya setelah selesai mengadili, peradilan dibubarkan

  • Contoh :
  • International Criminal Tribunal for Former Yugoslavia
  • Special Court for cambodia
slide32

Waktu : 2 x 45 Menit

Standar Kompetensi :

Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan

Internasional

Kompetensi Dasar :

5.2. Menjelaskan penyebab timbulnya

sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional.

5.3. Menghargai putusan

Mahkamah Internasional.

indikator hasil yang diharapkan33
(Indikator)Hasil Yang Diharapkan :
  • Mendeskripsikan tentang sengketa nasional, faktor penyebabnya dan dalam menyelesaikan sengketa internasional.
  • Menganalisis peran hukum Internasional dalam menjaga perdamaian dunia dan berdampingan secara damai.
  • Menghargai keputusan Mahkamah Internasional dalam menyelesaikan masalah internasional.
slide34

PETA KONSEP (KD 5.2. & 5.3)

Sengketa internasional dan faktor penyebabnya

Penyelesaian Sengketa

SENGKETA INTERNASIONAL DAN MAHKAMAH INTERNASIONAL

Prosedur Penyelesaian

Peran Mahkamah Internasional

Keputusan Sengketa

Menjaga Perdamaian Dunia

Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai

Menghargai Keputusan Mahkamah Internasional

slide35

Penyebab Timbulnya Sengketa Internasional oleh Mahkamah Internasional

  • Sengketa Internasional dan Faktor Penyebabnya
  • Sengketa internasional adalah sengketa atau
  • perselisihan yang terjadi antar negara baik yang
  • berupa masalah :
  • Wilayah,
  • Warganegara,
  • Hak Asasi Manusia,
  • Terorisme, dll.

Faktor politis atau perbatasanwilayah, mrp faktor potensial timbulnya ketegangan dan sengketa internasional yg dapat memicu terjadi perang terbuka.

slide36

Segi Politis (Adanya Pakta Pertahanan atau Pakta Perdamaian)

  • Hak Atas Suatu Wilayah Teritorial
  • Pengembangan Senjata Nuklir atau Senjata Biologi
  • Permasalahan Terorisme
  • Ketidakpuasan Terhadap Rezim Yang Berkuasa.
  • Adanya Hegemoni (pengaruh kekuatan) Amerika.

Beberapa Faktor Penyebab :

slide37

Peran mahkamah Internasional Dlm Menyelesaikan Sengketa Internasional

Dalam prosedur penyelesaian sengketa internasional melalui Mahkamah Internasional, dikenal dengan istilah Adjudication, yaitu suatu teknik hukum untuk menyelesaikan persengkataan internasional dengan menyerahkan putusan kepada lembaga peradilan.

Adjudikasi berbeda dari arbitrase, karena adjudikasi mencakup proses kelembagaan yang dilakukan oleh lembaga peradilan tetap, sementara arbitrase dilakukan melalui prosedur ad hoc.

slide38

Lanjutan ………….

  • Wewenang ratione personae, yaitu siapa-siapa saja yang dapat menga-jukan perkara ke mahkamah, dan
  • Wewenang ratione materiae, yaitu mengenai jenis sengketa-sengketa yang dapat diajukan.

Mahkamah Internasional

Wewenang wajib (compulsory jurisdiction), yaitu hanya dapat terjadi jika negara-negara sebelumnya dalam suatu persetujuan menerima wewenang tsb.

  • Berdasarkan Ketentuan Konvensional
  • Klausula Opsional
slide39

Lanjutan ………….

Fungsi konsultatif, yaitu memberikan pendapat-pendapat yang tidak mengikat atau apa yang disebut advisory opinion :

Mahkamah Internasional

  • Natur Yuridik Pendapat Hukum (Advisory Opinion)
  • Permintaan Pendapat Mahkamah Internasional :
    • Badan yang dapat meminta pendapat mahkamah
    • Pemberian pendapat oleh mahkamah
slide40

Beberapa istilah penting yang berhubungan dengan

  • upaya-upaya penyelesaian Internasional.
  • Advisory Opinion, suatu opini hukum yang dibuat oleh pengadilan dalam melarasi permasalahan yang diajukan oleh lembaga berwenang.
  • Compromis, suatu kesepakatan awal di anatara pihak yang bersengketa yang menetapkan ketentuan ihwal persengketaan yang akan diselesaikan, melalui :
    • Penetapan ihwal persengketaan,
    • Menetapkan prinsip untuk memandu peradilan, dan
    • Membuat aturan prosedur yang harus diikuti dalam menentukan kasus.
    • Suatu putusan dapat bersifat nihil bila peradilan melampaui otoritasnya seperti yang ditentukan oleh pihak yang bersangkutan dalam compromis.
  • Ex Aequo Et Bono, asas untuk menetapkan keputusan oleh pengadilan internasional atas dasar keadilan dan keterbukaan.
slide41

D

E

Pemeriksaan Dan Penyeledikan

Proses Peradilan s.d.

MAHKAMAH INTERNASIONAL

Pemberian Sanksi

C

Komisi Tinggi HAM PBB/ Lembaga HAM Internasional

Negara-Negara Anggota/Bukan

PBB

B

A

Telah Terjadi Pelanggaran HAM

Ada Pengaduan Dari Negara Yang Dirugikan

Terjadi Sengketa/ Konflik

  • Prosedur Penyelesaian Sengketa Internasional Melalui Mahkamah Internasional
slide42

Lanjutan ………….

  • Beberapa hal terkait dengan prosedur penyelesaian
  • sengketa Internasional melalui Mahkamah Internasional.
  • Wewenang Mahkamah, yaitu dapat mengambil tindakan sementara dalam bentuk ordonasi (melindungi hak-hak dan kepentingan pihak-pihak yang bersengketa sambil menunggu keputusan dasar atau penyelesaian lainnya secara defenitif.
  • Penolakan Hadir di Mahkamah, bahwa sikap salah satu pihak tidak muncul di mahkamah atau tidak mempertahankan perkaranya, pihak lain dapat meminta mahkamah mengambil keputusan untuk mendukung tuntutannya. Jika negara bersengketa tidak hadir di mahkamah, tidak menghalangi organ tersebut untuk mengambil keputusan.
slide43

Lanjutan ………….

  • Kep Mahkamah Internasional dlm Menyelesaikan Sengketa Internasional
  • Keputusan Mahkamah Internasional diambil dengan suara mayo
  • ritas dari hakim-hakim yang hadir. Jika suara seimbang, suara
  • ketua atau wakilnya yg menentukan. Terdiri dari 3 bagian :
  • Pertama berisikan komposisi mahkamah, informasi mengenai pihak-pihak yang bersengketa, serta wakil-wakilnya, analisis mengenai fakta-fakta, dan argumentasi hukum pihak-pihak yang bersengketa.
  • Kedua berisikan penjelasan mengenai motivasi mahkamah yang merupakan suatu keharusan karena penyelesaian yuridiksional sering merupakan salah satu unsur dari penyelesaian yang lebih luas dari sengketa dan karena itu, perlu dijaga sensibilitas pihak-pihak yang bersengketa.
  • Ketiga berisi dispositif, yaitu berisikan keputusan mahkamah yang mengikat negara-negara yang bersengketa.
slide44

Peranan Hukum Internasional Dalam Menjaga Perdamaian Dunia

  • Berikut ini ada beberapa contoh mengenai peranan
  • hukum internasional (berdasarkan sumber-sumbernya)
  • dalam menjaga perdamaian dunia :
  • Perjanjian pemanfaatan Benua Antartika secara damai (Antartika Treaty) pada tahun 1959.
  • Perjanjian pemanfaatan nuklir untuk kepentingan perdamaian (Non-Proliferation Treaty) tahun 1968.
  • Perjanjian damai Dayton (Ohio- AS) tahun 1995 yang mengharuskan pihak Serbia, Muslim Bosnia, dan Kroasia untuk mematuhinya. Untuk itu, NATO menempatkan pasukannya guna meneggakkan hukum internasional yang telah disepakati.
slide45

Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai Berdasarkan Persamaan Derajat

  • Prinsip penyelesaian sengketa internasional secara damai dida-
  • sarkan pada prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku
  • secara universal :
  • Bahwa negara tidak akan menggunakan kekerasan yang bersifat mengancam integritas teritorial atau kebebasan politik suatu negara, atau menggunakan cara-cara lainnya yang tidak sesuai dengan tujuan-tujuan PBB.
  • Non-intervensi dalam urusan dalam negeri dan luar negeri suatu negara.
  • Persamaan hak menentukan nasib sendiri bg setiap bangsa.
  • Persamaan kedaulatan negara.
  • Prinsip hukum internasional mengenai kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial suatu negara.
  • Itikad baik dalam hubungan internasional.
  • Keadilan dan hukum internasional.
slide46

3

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

  • Setelah mempelajari materi-materi tentang : Penyebab Timbulnya
  • Sengketa Internasional dan Cara Penyelesaian Oleh Mahkamah
  • Internasional, lakukan Strategi Pembelajaran dengan Penugasan
  • Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau
  • Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis.
  • Langkah-langkah :
  • Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 – 5 orang.
  • Diberikan “wacana” atau kliping sesuai topik bahasan.
  • Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping, dan ditulis pada lembar kertas.
  • Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok.
  • Buatlah kesimpulan bersama.
  • Penutup.
slide51

LATIHAN UJI KOMPETENSI

SOAL ESSAY/URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !

  • Berikan alasan, mengapa dalam kehidupan antar bangsa diperlukan hukum internasional ?
  • Rumuskan kembali tentang hukum internasional dari berbagai pendapat para ahli !
  • Berikan 2(dua) contoh tentang penerapan asas kebangsaan kebangsaan dalam hukum internasional !
  • Jelaskan perbedaan antara hukum internasional tertulis dan tidak tertulis !
  • Tuliskan kembali sumber-sumber hukum internasional berdasarkan Pasal 38 Piagam Mahkama Internasional !
slide52

Lanjutan ……………….

  • Jelaskan bagaimana proses ratifkasi yang dilakukan di negara Indonesia !
  • Jelaskan bagaimana proses/prosedur penyelesaian sengketa Internasional yang melibatkan 2(dua) atau lebih negara yang terliibat !
  • Tuliskan kembali apa yang menjadi tugas dan fungsi Mahkamah Internasional dalam upaya menyelesaikan sengketa-sengketa internasional !
  • Jelaskan mengapa setiap bangsa atau negara menghendaki hidup berdampingan secara damai!
  • Jelaskan dengan memberi alasan, mengapa kita harus menghormati keputusan Mahkamah Internasional !
slide54

Tentara anak-anak itu kemudian diperintahkan “untuk membunuh semua etnik Lendu termasuk pria, wanita dan anak-anak”, tambah pernyataan itu, berdasarkan kesaksian dari enam orang anak. Lubanga menyangkal tiga dakwaan kejahatan perang. Para pengacaranya mengatakan Lubanga berusaha menghentikan konflik dan dia dihukum oleh masyarakat internasional karena menolak untuk memberi kemudahan bagi perusahaan-perusahaan asing di daerah pertambangan yang dia kuasai.

Berbicara tentang musuh-musuhnya, Lubanga pernah mengatakan kepada pasukan penjaga perdamaian PBB: “Mereka yang melakukan melakukan genosida atau pembantaian harus dihukum.” Wartawan BBC Mark Doyle mengatakan konflik di Ituri terlihat seperti perang antar etnik, tetapi akar permasalahannya adalah penambangan emas dan mineral lainnya.

Sumber: BBCIndonesia (Faisal - Tempo News Room)

http://acehlong.wordpress.com/2006/11/09/tugas-pengadilan-internasional/

slide55

Tagihan Tugas :

  • Berdasarkan wacana studi kasus di atas, berikan pendapat, tanggapan
  • atau analisis anda !
  • Setelah disimak dan baca baik-baik, jelaskan kembali apa telah ditulis sesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda !
  • Berikan beberapa penjelasan tentang judul berita yang dimaksud “Tugas Pengadilan Internasional” dan hubungannya dengan tentara Amerika Serikat yang ada di Kongo !
  • Jelaskan dengan memberi alasan, apa sesungguhnya yang dilakukan Thomas Lubanga memimpin milisi Persatuan Patriot Kongo (UPC) sehubungan dengan “keberadaan pengadilan internasional” !
  • Tentukan langkah-langkah nyata dalam upaya mengurangi konflik atau sengketa internasional yang terjadi di Kongo !
  • Berikan usulan konkrit, apa yang harus anda lakukan guna meningkatkan kesadaran para pemimpin di Kongo agar menghormati hukum internasional, jika anda :
    • Sebagai salah satu rakyat Kongo !
    • Sebagai perwakilan tetap negara Indonesia di PBB !
    • Sebagai salah satu hakim di Mahkamah Internasional PBB !
slide56

INQUIRI (TUGAS KELOMPOK)

  • Carilah referensi lebih lanjut atau dari kliping untuk bahan diskusi tentang peranan Mahkamah Internasional dalam menyelesaikan sengketa intarnasional terutama yang berhubungan dengan masalah-masalah yang dihadapi oleh negara Indonesia !
  • Berikan pendapat atau pandangan anda tentang :
    • Mahkamah Internasional yang memutuskan bahwa pulau Sipadan dan Ligitin menjadi bagian wilayah Malaysia !
    • Bagaimana upaya-upaya bangsa Indonesia yang telah dilakukan !
    • Apa dan bagaiamana yang harus kita lakukan terhadap negara Malaysia !
  • Carilah informasi dari berbagai sumber tentang bagaimana prosedur untuk menyelesaikan sengketa internasional melalui Mahkamah Internasional !
slide57

TERIMAKASIH

KITA TELAH BERGABUNG

SEMOGA PEMBELAJARAN HARI INI BERMANFAAT

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.