slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
LOGIKA INDUKSI Prinsip Dasar: PowerPoint Presentation
Download Presentation
LOGIKA INDUKSI Prinsip Dasar:

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 9

LOGIKA INDUKSI Prinsip Dasar: - PowerPoint PPT Presentation


  • 201 Views
  • Uploaded on

LOGIKA INDUKSI Prinsip Dasar: Apa yang beberapa kali terjadi dlm kondisi tertentu dapat diharapkan akan selalu terjadi apabila kondisi yang sama terpenuhi. Kesimpulan merupakan suatu harapan, suatu kepercayaan tetapi nilai kebenarannya tidak pasti, hanya suatu peluang atau probabilitas.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'LOGIKA INDUKSI Prinsip Dasar:' - van


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

LOGIKA INDUKSI

Prinsip Dasar:

Apa yang beberapa kali terjadi dlm kondisi tertentu dapat diharapkan akan selalu terjadi apabila kondisi yang sama terpenuhi.

Kesimpulan merupakan suatu harapan, suatu kepercayaan tetapi nilai kebenarannya tidak pasti, hanya suatu peluang atau probabilitas.

slide2
Syarat – syarat generalisasi:
  • 1. Generalisasi harus tidak terbatas secara numerik (tidak boleh terikat pada jumlah tertentu)
  • 2. Generalisasi harus tidak terbatas secara spasio-temporal (tidak boleh terbatas ruang dan waktu)
  • 3. Generalisasi harus dijadikan dasar pengandaian
slide3
Contoh: Faktanya x,y dan z itu masing-masing bukan B.

Ada generalisasi:Semua A adalah B.

Pengandaiannya:

Andaikata x, y dan z itu masing-masing memenuhi kondisi A, maka pastilah x, dan z itu masing-masing sama dengan B.

slide4
Sebab-akibat sebagai dasar induksi.

Metode John Stuart Mill (1806-1873) adalah metode yang diciptakan khusus untuk menarik

kesimpulan dalam hubungan sebab-akibat.

Ada 3 macam:

  • Metode Persamaan (Method of Agreement)

Apabila dua peristiwa atau lebih yg diteliti hanya mempunyai satu faktor yg sama, maka satu-satunya faktor yg sama itulah sebab atau akibat dari gejala tersebut.

slide5
Contoh:
  • A makan nasi, makan telur, minum teh dan ternyata ia sakit perut.
  • B makan pisang, makan jeruk, minum teh dan ternyata ia sakit perut.
  • C makan kacang, makan emping, makan jeruk, minum teh dan ternyata ia sakit perut.
  • Jadi, satu-satunya faktor penyebab sakit perut adalah minum teh.
  • Kesimpulan itu berdasarkan pengertian sebab sebagai kondisi mutlak. Ada sebab, ada akibat.
  • Kesimpulan hanya bersifat probabilitas.
slide6
2. Metode Perbedaan

Prinsipnya:

Kalau sebuah peristiwa yang mengandung gejala yang diselidiki dan sebuah peristiswa lain yang tidak mengandungnya, semua faktor-faktornya sama kecuali satu, sedang yang satu itu terdapat pada peristiwa pertama, maka faktor satu-satunya yang menyebabkan kedua peristiwa itu berbeda adalah akibat atau sebab atau bagian yang tak-terpisahkan dari sebab gejala tersebut.

slide7
Contoh:
  • A makan nasi, makan telur, minum teh dan sakit perut
  • B makan nasi, makan telur dan tidak sakit perut.
  • Metode ini diterapkan dalam penelitian eksperimen.

3. Metode Gabungan

Prinsipnya:

Kalau pada dua peristiwa atau lebih dengan sebuah gejala hanya terdapat sebuah faktor yang sama, sedang pada dua peristiwa atau lebih yang tidak memiliki gejala itu, tidak ada persamaannya satu dengan yg lain, kecuali tidak ada faktor tersebut, maka faktor yang merupakan satu-satunya perbedaan di antara kedua kelompok peristiwa itu adalah akibat atau sebab atau bagian tak-terpisahkan dari sebab gejala itu.

slide8
Contoh:
  • A makan nasi, makan telur, minum teh dan sakit perut
  • B makan pisang, makan jeruk, minum teh dan sakit perut
  • C makan nasi, makan telur dan …tidak sakit perut.
slide9
Bentuk penalarannya menjadi:

Metode persamaan: Metode perbedaan:

A makan nasi, makan telur, minum teh, A makan nasi, makan telur, minum teh,

maka ia sakit perut maka ia sakit perut

B makan pisang, makan jeruk, minum teh, B makan nasi, makan telur …ternyata tidak sakit

maka ia sakit perut perut

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Minum teh  sakit perut