1 / 15

Pentingnya Perencanaan Dalam P embangunan

Pentingnya Perencanaan Dalam P embangunan. Yenik Pujo W. S.AP.,MAP. Menurut ardani dan Iswara (1986), definisi perencanaan biasanya mengandung beberapa elemen , antara lain : Perencanaan yg dapat diartikan sebagai pemilihan alternatif .

ursula
Download Presentation

Pentingnya Perencanaan Dalam P embangunan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PentingnyaPerencanaanDalamPembangunan YenikPujo W. S.AP.,MAP

  2. MenurutardanidanIswara (1986), definisiperencanaanbiasanyamengandungbeberapaelemen, antara lain : • Perencanaanygdapatdiartikansebagaipemilihanalternatif. • Perencanaanygdptdiartikansebagapengalokasianberbagaisumberdayaygtersedia. • Perencanaanygdptdiartikansebagaiupayauntukmencapaisasaran. • Perencanaanygdptdiartikansebgaiupayauntukmencapai target sasaranygdikaitkandenganwaktumasadepan

  3. Perencanaan dan hasil pembangunan Timbulnya berbagai cara pandang tersebut disebabkan karena pada dasarnya lantar-belakang penggunaan sumberdaya yg ada dapat digolongkan menjadi dua yaitu : • Pemanfaatan sumberdaya yg tanpa adanya campur tangan pemerintah. Dlm buku2 tekas, pendekatan seperti ini dikenal dng istilah sistem Laissez-faire. • Pemanfaatan sumberdaya dng ada campur tangan pemerintah. Dalam buku2 teks dikenal dng istilah sistem intervention.

  4. Karenan penyerahan suatu perencanaan ekonomi yg dihandalkan pd kekuatan pasar, umumnya dihadapkan pad berbagai persoalan, hal ini karena Hal-hal yg mempengaruhi berlakunya sistem pasar tersebut, antara lain : a. Seringkali kekuatan ekonomi berada pada mereka yg mampu memanfaatkan kesempatan-kesemptn ekonomi. Pemanfaatan Opportunity cost semacam ini akan mengakibatkan ketimpangan pemilihan Faktor produksi : sehingga ketimpangan2 akan menjadi akan terjadi. Dampak yg lebih jauh berakibat pd kecemburuan sosial, antara mereka yg mampu memanfaatkan kesempatan ekonomi dan mereka tdk mampu memanfaatkan kesempatan tsbt.

  5. b.Penghargaan atau reward pd mereka yg berperan dlm pemanfaatan kesempatan ekonomi tersebut disesuaikan dengan keahlian pekerjaan yg melaksanakan aktivitas ekonomi. c.Mekanisme pasar, terutama ke arah pasar bebas, menuntut adanya situasi persaingan yg keras, padahal situasi di negara2 berkembang, persaingan ini sulit dikembangkan dgn baik karena sifat kurang mobilitasnya faktor-faktor produksi.

  6. Karenan alasan2 tersebutmakapenyerahanperencanaanpadamekanismepasarsulituntukditrapkanpadasistemperencanaanygadadinegarakita. • OlehkarenanitudptdifahamibawahsistemperencanaanpembangunandinegarakitakuranglebihmengikutiarahdiantaraDuapendekatantersebut. Dlm hal2 tertentumekanismepasardiperlukandngsedikitcampurtangapemerintah, dandlmhalyg lain campurtanganpemerintahsangatdiperlukan.

  7. Dalambeberapabukuliteraturperencananpembangunan (delelovment planning), makapembahasanterhadappentingnyaperencanaaniniseringdikaitkandenganpembangunanitusendiri, dengandemikianpembahasanpentingnyaaspekperencanaanygdikaitkandngaspekpembangunandapatdiklasifikasikanmenjadiduatopikUtamayaitu : • Perencanaansebagai “alat” daripembangunan • Pembangunan sebagaitolokukurdariberhasilnya-tidaknyapembangunantersebut.

  8. Secara skematis, kaitan antara aspek perencanaan dan pembangunan dpt digambarkan sebagai berikut : • Sebagai “Tolok Ukur” Skema kaitan antara perencanaan dan pembangunan Sebagai “Alat” Pembangunan Perencanaan Pembangunan ygberencana

  9. Mempunyaikeunggulankomprehensifygantaralindpatdituliskansebagaiberikut : • Perencanaandptdipakaisbgalatuntukdijadikanpedomandlmpelaksanaanpembangunan. Perecnaanygbaikdiharapkanakanmenghasilkankegiatanpembangunanygbaik, bil faktor2 pendukungnyamemenuhipersyaratan • Perencanaandptdipakaisebagaialatpenetuanberbagaialternatifdariberbagaikegiatanpembangunan. Dengndemikian, pemilihanalternatifygbaikatauygterbaiksangattergantungdrperencanaanygtelahdisusun. • Perencanaandptdipakaisbgpenetuanskalaprioritas. Hal demikiandapatdimengertikarenaterbatasnyasumberdayaygbiasanyaselaludihadapiolehparapelaksanapembangunan • Perencanaandapatdipakaisebagaialat “peramalan” (forecasting) darikegiatan pd masaakandatang. Apaygakanterjadi lima tahunmendatangdapat “diramalkan” melaluiperencanaanygdibuatsekangdngdemikian, perencanaanygbaikakanmenghasilkanapaygterjadi pd masamendatang.

  10. Skema Mekanisme Perencanaan dan hasil Pembangunan 1. sampai seberapa besar kegagalan perencanaan ? 2. Identifikasi Masalah 3. Revisi Perencanaan Tidak Ya Perencanaan Kegiatan Pembangunan Hasilsesuaidngperencanaansebelumnya ApaSaja Kendalanya? Selesai

  11. II. PentingnyaPerencanaanbaginegara yang sedangberkembang. Bagi negar2 ygsedangberkembang, makaumumnyaperencanaandilaksanakandengancara : • Perencanaan Regional • Perencanaansektoral. • Perencanaanproyek • Perencanaankomprehensif (terpadu)

  12. Perencanaan Regional: • perencanaan regional (regional Planning) dimaksudkan agar semua daerah dapat melaksanakan pembangunan secra proposional dan merata sesuai dng potensi yg ada daerah tersebut. • Manfaat perencanaan Regional adalah untuk pemerataan pembangunan atau perluasan dari pusat kedaerah (Spead effects). • Bila perencanaan regional dan pembangunan regional berkembang dengan baik, maka diharapkan bahwa kemandirian daerah dapat tumbuh dan berkembang sendiri (mandiri) atas dasar kekuatan sendiri. • Dengan demikian, maka kenaikan pendaptan dan kesejahteraan masyarakat didaerah tersebut tidak terlalu bergantung pada pusat, tetapi relatif cukup didorong (Generate) dari daerah yg bersangkutan.

  13. b. Perencanaan Sektoral : • Perencanaan sektoral sering pula diistilahkan dng perencanaan departemen : karena departemen tertentu mencerminkan, perencanaan sektor yg dibina : misalnya perencenaan pertanian, perencanaan kesehatan dan sebagainya, • Perencanaan sektoral memang lebih spesifik sifatnya, disesuaikan dengan masing2 sektor. Misalnya perencanaan sektoral ini terpdu dng GBHN sehingga apa pun macam dan variasi yg dilakukan oleh masing2 sektor tsb tdk boleh bertentangan dng pokok2 kebijaksanaan seperti yg tertera dlm GBHN.

  14. c. Perencanaan Proyek. menurut Bintoro Tjokrohamidjojo (1987) suatu hal yg penting dlm perencanaan suatu proyek adalah melakukan apa yg disebut dng Feasibility Study (studi kelayakan). Maksudnya untuk menetapkan pentingya suatu proyek yg didasarkan pada kajian yg lebih regional. Dlm kaitan studi kelayakan ini. Maka urutan pekerjaan sering dilakukan adalah sebagai berikut : • pernyataan tentang pentingya usulan proyek • Perumusan permasalahan yg lebih terinci • Perencanaan analisis • Penyusunan pelaksanaan yg didasarkan pd usulan proyek secara lebih terinci termasuk didalamnya jaringan kerja, jadwal pelaksanaan , pembiayaan. • Evaluasi

  15. d. Perencanaan Terpadu. • perencanaan terpadu sering diistilahkan dngn perencanaan komprehensif (Comprehensive Planning) atau integrated Planning. Maksudnya perencanaan ini untuk menghidari perencanaan yg saling bertabrakan satu sama lain. Perencanaan ini sering dilakukan oleh antarinstansi yg dilaksanakan atas kerja tim (Team work). • Rapat koordinasi pembangunaan atau Rakobang adalah salah satu bentuk penyusunan perencanaan komprehensif. Kadang2 memang agak sulit untuk merancang perencanaan komprehensif ini karena adanya perbedaan kepentingan antarsektoral itu sendiri. Namun demikian bila perbedaan kepetingan tersebut dapat dihindari, maka perencanaan komprehensif ini akan bermakna dng baik sekali.

More Related