teori ekonomi neo klasik n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
TEORI ekonomi NEO klasik PowerPoint Presentation
Download Presentation
TEORI ekonomi NEO klasik

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 59

TEORI ekonomi NEO klasik - PowerPoint PPT Presentation


  • 691 Views
  • Uploaded on

TAJIDAN. TEORI ekonomi NEO klasik. TEORI EKSPEKTASI RASIONAL. EKSPEKTASI. TEORI. STAGNASI = PENGANGGURAN. STAGFLASI. INFLASI. TEORI EKSPEKTASI RASIONAL. BAHWA TEORI EKPEKTASI RASIONAL MUNCUL SEBAGAI AKIBAT KETIDAKPUASAN TERHADAP DOKRIN-DOKRIN SEBELUMNYA.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'TEORI ekonomi NEO klasik' - tyrone


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
teori ekspektasi rasional
TEORI EKSPEKTASI RASIONAL

EKSPEKTASI

TEORI

STAGNASI =

PENGANGGURAN

STAGFLASI

INFLASI

teori ekspektasi rasional1
TEORI EKSPEKTASI RASIONAL

BAHWA TEORI EKPEKTASI RASIONAL MUNCUL SEBAGAI AKIBAT KETIDAKPUASAN TERHADAP DOKRIN-DOKRIN SEBELUMNYA.

PERTAMA : KITA MENGETAHUI TENTANG EKSPEKTASI, NAMUN KITA TIDAK JUMPAI DALAM TEORI, HANYA DIANGGAP SEBAGAI FAKTOR EXOGEN

KEDUA : ADANYA MASALAH STAGFLASI YANG TERJADI PADA TAHUN TUJUHPULUHAN.

slide4

STAGFLASI ADALAH KOMBINASI ANTARA STAGNASI DAN INFLASI

  • STAGNASI BERARTI BERKURANGNYA PERTUMBUHAN EKONOMI, YANG DIARTIKAN SAMA DENGAN MENINGKATNYA JUMLAH PENGANGGURAN.
  • INFLASI ADALAH MENURUNNYA DAYA BELI / KENAIKAN HARGA UMUM
tipikal ekonom
TIPIKAL EKONOM

PERTAMA : EKONOM NEW CLASSICS

(PENYEMPURNAAN TERHADAP TEORI KLASIK) YANG MENYATAKAN BAHWA KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER TIDAK EFEKTIF)

KEDUA : EKONOM NEW KEYNESIANS

(MENGOREKSI KELEMAHAN TEORI EKONOMI KEYNESIANS SEHINGGA BERSIFAT MEDIATORI)

slide6

Teori Neoklasik

Kebijakan fiskal maupun moneter tidak efektif sama sekali

Teori Ekspektasi Rasional

Teori Kenynesian

Bersifat lebih mediatori

ekspektasi dan rasional ekspektasi
EKSPEKTASI DAN RASIONAL EKSPEKTASI

Xd= a – b.Pt + ut

t

Xs = c + d. t-1Pet + vt

t

. t-1Pet = ekspektasisubjektiftahunke t-1

hipotesis rasional ekspektasi
HIPOTESIS RASIONAL EKSPEKTASI
  • BAHWA MASYARAKAT MEMANFAATKAN BERBAGAI INFORMASI TENTANG HARGA, TEORI EKONOMI DAN DATA-DATA LAINNYA UNTUK MEMPERKIRAKAN HARGA KESEIMBANGAN, HAL INI DISEBABKAN ADANYA KEMUNGKINAN MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DI MASA YANG AKAN DATANG (unexploited profit).

Dimana:

= ekspektasi rasional

= nilai yang diharapkan dari P1 pada saat t-1

slide10

LANJUTAN

UNTUK MEMAHAMI HIPOTENSIS RASIONAL EKSPEKTASI, PENTING UNTUK DIREALISASIKAN DALAM BENTUK MATEMATIK, MESKIPUN TIDAK SEPENUHNYA TEPAT.

Conditional expected value BERGANTUNG PADA KETERSEDIAAN INFORMASI PADA PERIODE t-1.

VARIABEL GANGGUAN (seperti ut dan vt ) SERING KALI MENGAKIBATKAN KESALAHAN DALAM PREDIKSI.

PERMASALAHAN DALAM VARIABEL EKSPEKTASI ENDOGEN BAHWA TINDAKAN EKONOMI SESEORANG BERGANTUNG PADA EKSPEKTASINYA, NAMUN KEPENTINGANNYA SENDIRI BERGANTUNG PADA TINDAKAN EKONOMI YANG DIAMBILNYA.

slide11

HIPOTESIS EKSPEKTASI RASIONAL PADA FUNGSI PERMINTAAN :

HIPOTENSIS EKSPEKTASI RASIONAL PADA FUNGSI PENAWARAN :

KONDISI KESEIMBANGAN :

slide12

KONDISI KESEIMBANGAN MENUJU KEPADA NILAI EKSPEKTASI YANG DIGUNAKAN DALAM RAMALAN PEREKONOMIAN.

penyelesaian persamaan
PENYELESAIAN PERSAMAAN

PERHITUNGAN NILAI EKSPEKTASI DARI PERMINTAAN :

PERHITUNGAN NILAI EKSPEKTASI DARI PENAWARAN :

* Diasumsikan nilai ekspektasi dari variabel-variabel stokastik hilang (sama dengan nol)

kurve phillips
KURVE PHILLIPS
  • KURVE PHILLIPS MENGGAMBARKAN HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGANGGURAN DENGAN PERUBAHAN TINGKAT UPAH
  • TINGKAT PENGANGGURAN DIGAMBARKAN PADA SUMBU DATAR, SEDANGKAN PERUBAHAN TINGKAT UPAH DIGAMBARKAN PADA SUMBU VERTIKAL
slide16

ŵ/w

0

≈6%

U

U = tingkatpengangguran

ŵ/w = perubahantingkatupah

karakteristik kurve phillips
KARAKTERISTIK KURVE PHILLIPS
  • SELOP NEGATIF
  • BENTUK HIPERBOLA
  • BERPOTONGAN DENGAN SUMBU DATAR PADA TINGKAT PENGANGGURAN SEKITAR 6%,
slide18

APABILA PERUBAHAN TINGKAT UPAH = 0 (NOL), MAKA TINGKAT PENGANGGURAN SEKITAR 6%, JIKA TINGKAT PENGANGGURAN BERKURANG, MAKA PERUBAHAN UPAH NOMINAL AKAN MENINGKAT

  • RICHARD G.LEPSEY MENDUKUNG THESIS PHILLIPS BAHWA HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGANGGURAN DENGAN TINGKAT UPAH YANG STABIL DALAM JANGKA PANJANG.
modifikasi kurve phillips
MODIFIKASI KURVE PHILLIPS

KELEMAHAN DARI KURVE PHILLIPS ADALAH TIDAK MENJELASKAN TENTANG PERUBAHAN THEORITIS DENGAN DINAMIKA POLITIK YANG DISAMPAIKAN DALAM PAPER PAUL A.SAMUELSON DAN ROBERT M.SOLOW, DI MANA MEREKA MENGOREKSI PERUBAHAN UPAH DENGAN MAMASUKKAN TINGAKT INFLASI

slide21

ASUMSINYA ADALAH PEMERINTAH DAPAT MENGENDALIKAN TINGKAT INFLASI MELALUI KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER, PILIHANNYA ADALAH APAKAH MENGHENDAKI TINGKAT INFLASI YANG TINGGI ATAU TINGKAT PENGANGGURAN YANG TINGGI DAN ADA TRADE OFF ANTARA KEDUANYA.

  • KURVE PHILLIPS MENDUKUNG TEORI KEYNESIAN, NAMUN TIDAK MENJELASKAN SECARA KESELURUHAN SKENARIO KEYNESIAN.
slide22

KURVE PHILLIPS DIBENTUK BERDASARKAN KEADAAN PENGANGGURAN DAN PERUBAHAN UPAH DALAM BEBERAPA TAHUN YANG DISELIDIKI.

  • KURVE PHILLIPS PADA HAKEKATNYA ADALAH MENGGAMBARKAN SUATU SIFAT UMUM DARI HUBUNGAN ANTARA KENAIKAN UPAH DAN KEADAAN PENGANGGURAN DALAM JANGKA WAKTU TERTENTU, YAITU APABILA PERSETASE PENGANGGURAN TINGGI MAKA TINGKAT KENAIKAN UPAH ADALAH RENDAH SEBALIKNYA APABILA PERSENTASE PENGANGGURAN RENDAH MAKA TINGKAT KENAIKAN UPAH ADALAH TINGGI.
slide23

BIASANYA DALAM SUATU MODEL YANG MANA SUPPLY YANG TIDAK LAIN ADALAH PRODUKSI YANG DITEMPATKAN VERTIKAL DAN TENAGA KERJA SEBAGAI VARIABEL INDEPENDEN PADA TINGKAT HARGA ATAU PERUBAHANNYA. TIDAK DEMIKIAN DENGAN KURVE PHILLIPS DITURUNKAN DARI MEDEL KLASIK SEBAGAI ISSUE TEORI.

slide24

SEBALIKNYA PAKTA EMPIRIS DALAM TAHUN 1970-AN MENUNJUKKAN TINGKAT PENGANGGURAN YANG TINGGI TERJADI JUGA INFLASI YANG TINGGI, SEHINGGA PATUT DIDUGA BAHWA ADA FAKTOR DI LUAR YANG IKUT MEMPENGARUHI YANG DIJADIKAN SEBAGAI ASUMSI.

  • MILTON FREDMAN DAN EDMUND S. PHELPS YANG MENGKRITISI KURVE PHILLIPS. ESENSI DARI ARGUMEN MILTON FREDMAN DAN EDMUND S.PHELPS BAHWA SLOP NEGATIF DARI KURVE PHILLIPS SEBAGAI ILUSI UANG.
slide25

BAHWA BENTUK KURVE PHILLIPS YANG BERSLOP NEGATIF HANYA UNTUK JANGKA PENDEK, DALAM JANGKA PANJANG KURVE PHILLIPS AKAN MENJADI VERTIKAL.

  • DETIL PENJELASANNYA ADALAH BAHWA PEKERJA BERADAPTASI TERHADAP PERUBAHAN UPAH DAN PERUBAHAN HARGA BARANG, SEHINGGA PEKERJA AKAN MENYESUAIKAN DENGAN PERMINTAAN TENAGA KERJA.
kritik terhadap kurva phillips
KritikterhadapkurvaphiLlips
  • Milton Friedman dan Edmund S. Phelps
  • Tingkat penganggurandantingkatinflasiberhubunganeratdanseringberubah-ubah. Kondisiini yang tidakbisadijelaskandengankurvaPhilLips yang hanyamenggambarkankondisi yang stabil jangkapanjang : vertikal.
slide27

Asumsi: permintaaantenagakerjatergantungpadatingkathargaaktual

slide28

Titik A menunjukkantingkatpengangguranalamidenganharga-hargastabil.

Bank sentralmenambahuangberedaruntukmengurangipengangguran (U* ke U1).

Pekerjamenyesuaikanekspektasiupahmenjadilebihtinggi. Sehinggatingkatupahriilkembalike level sebelumnya, danpenganggurankembalike U*.

U1

(P/P)2

C

(P/P)1

B

U

A

U1

U*

Tingkat inflasimenjaditidakberubahkarena bank sentralmenambahuangberedarpadasaattingkatbungatinggi. Sehinggaekuilibriumpadatitik B menunjukkantingkatinflasi yang lebihtinggi, namundengantingkatpengangguran yang sama.

the new classical vission
The new classical vission

Classicaldoctrine

Walras Model

  • fully employment
  • optimally allocated

Kontradiktifdengankenyataan

(Failed to explain the business cycle

tiga kelompok usaha untuk mengatasi masalah dasar teori klasik
TIGA KELOMPOK USAHA UNTUK MENGATASI MASALAH DASAR TEORI KLASIK
  • FUNDAMENTALIST CRTICISM  MENYIMPULKAN KETIDAKBERGUNAAN MODEL WALRAS DAN KETIDAK BERGUNAAN TEORI KLASIK SECARA KESELURUHAN DARI PENGAMATAN EMPIRIS PADA SIKLUS BISNIS.
  • IMPERFECTIONIST  PENJELASAN SIKLUS BISNIS YANG MUNGKIN
  • NEOKLASIK  IMPERFECTIONIST KEYNESIAN MEMAINKAN PERANAN SEPELE DALAM REALITA, DI MANA MEREKA TIDAK MAMPU MENJELASKAN FLUKTUASI EKONOMI
karakteristik neoklasik model
KARAKTERISTIK NEOKLASIK MODEL
  • Hargasecarasempurnafleksible
  • Gangguandalamsistemperekonomianmenyebabkanexpectasitidakterbuktisehinggadapatmeningkatkanfluktuasi
  • Semuaorangberhati-hatidalammenentukan Rational expectation
model neoklasik
MODEL NEOKLASIK

Aggregate Commodity Demand

Y = At + b . (mt – pt ) + ut

d

t

(248)

Keterangan :

Y = permintaanagregatbarangwaktuke-t

A t = seluruhpengeluarantermasukpermintaanpemerintahan

b = konstanta (+)

m dan p = logaritma M/P

mtdan pt = logaritmadarikeseimbanganjumlahuangberedardantingkatharga

Ut= variabel stochastic independent

d

t

aggregate commodity supply
Aggregate Commodity Supply

Keterangan :

Y = persediaanagregatbarang yang ditawarkan

Y* = tingkatproduksi yang berhubungandengantingkatpengangguran

c = konstanta (+)

pt = tingkatharga

pte= harga yang diinginkan

vt = variabel stochastic independen

Y = Y* + c . ( pt – pte) + vt

s

t

(249)

s

t

lanjutan
LANJUTAN
  • pt = ptedanvt= 0 keadaan yang paling dipiliholehswasta

Yt – Y*

  • Kalauadapengangguran, adalahpengangguransukarela.
  • Yt = Y* employment (agregat supply = agregate demand)
  • Unemployment yang dimaksudvoluntary (menganggurkarenainginmemaksimukanleisure = oppurtunitycostnyalebihbesarleisure
slide37

Ytd = Yts = Yt

(250)

Yt = At + b . (mt – pt ) + ut

(251)

Yt = Y* + c . ( pt – pte) + vt

(252)

Y = A+ b . (m – p )

e

t

e

t

e

t

(253)

(254)

Y = Y*

e

t

slide38

PERMINTAAN, PENAWARAN DAN PRODUKSI AKTUAL SELALU SESUAI

DALAM MODEL NEOKLASIK MENGHARUSKAN MENGASUMSIKAN EKSPEKTASI RASIONAL, SEHINGGA SEMUA VARIABEL DENGAN INDEK “e”.

Yte= Y* adalah level produksiaktual

slide39

Y*- Ate

Pte= mte-

b

(255)

slide40

(259)

1

pt = pte + -------- . [(At-Ate) + b.(mt – mte) + ut-vt]

b+c

slide41

TINGKAT PRODUKSI ALAMI TEREALISASI JIKA TIDAK ADA GANGGUAN DAN TIDAK ADA KEBIJAKAN PEMERINTAH DI LUAR DUGAAN. DALAM HAL INI EKSPEKTASI RASIONAL TENTANG HARGA JUGA DIPENUHI.

  • PENAMBAHAN JUMLAH UANG BEREDAR YANG TIDAK DIANTISIPASI (mt > mte) dan PENINGKATAN PENGELUARAN PEMERINTAH (At > Ate) MENDATANGKAN PENINGKATAN DALAM PRODUKSI DAN HARGA.
political inferences
POLITICAL INFERENCES

BISAKAN EKONOMI PASAR DISTABILKAN DENGAN ALAT KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL ?

UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN TERSEBUT, BAIK LAH DIJELASKAN SEBAGAI BERIKUT:

slide43

KEBIJAKAN MONETER

c

Yt= Y* + ----- . [(At-Ate) + b.(mt – mte) + ut– b/c.vt]

b+c

(260)

1

pt = pte + -------- . [(At-Ate) + b.(mt – mte) + ut-vt]

b+c

(261)

slide44

mt = m0 + k.tatau Mt = M0.ek

(262)

mte = m0 + k.t

(263)

DALAM PERSAMAAN DI ATAS, PERLUASAN JUMLAH UANG BEREDAR BISA DIPREDIKSI SECARA AKURAT, DI MANA TIDAK LAGI TAMPAK (mt-mte) dan KEBIJAKAN MONETER TIDAK AKAN MENGHASILKAN EFEK RIIL APAPUN.

slide45

YANG MENJADI INTI ADALAH THEOREMA AKSELERASI MONETER TIDAK BERLAKU PADA NEOKLASIK.

  • PERCEPATAN ATAU PERLAMBATAN DALAM PERTUMBUHAN MONETER TIDAK MENGHASILKAN EFEK APAPUN DALAM KONDISI YANG SUDAH DIKETAHUI SEBELUMNYA.
  • DAMPAK TERHADAP KEBIJAKAN PERLUASAN MONETER APAKAH AKAN MENGHASILKAN KEMAKMURAN ATAU INFLASI ? NEOKLASIK MEMILIKI JAWABAN YANG JELAS :
slide46

PERTAMA : PERLUASAN MONETER YANG DIANTISIPASI AKAN MENYEBABKAN INFLASI MURNI;

  • KEDUA : PERLUASAN YANG TIDAK DIANTISIPASI AKAN MENYEBABKAN KENAIKAN DALAM HARGA DAN KUANTITAS, DI MANA PERUBAHAN TERSEBUT BISA DIHITUNG DENGAN PERSAMAAN (261).
slide47

MENURUT TEORI NEOKLASIK BAHWA INFORMASI , INDIVIDU AKAN MENDAPATKAN SEMUA INFORMASI YANG BISA DIPEROLEH PADA WEWENANG PUBLIK, MEREKA AKAN MENDAPATKAN INFORMASI YANG SAMA BAIKNYA.

  • HAL INI AGAK KONTRADEKTIF KARENA DIANGGAP INFORMASI ASIMETRIS ANTARA PUBLIK DAN SEKTOR SWASTA.
stagflasi
STAGFLASI
  • PRODUKSI BISA TURUN KARENA GANGGUAN STOCHASTIC DAN PENGANGGURAN BISA MENINGKAT.
  • JIKA PEMERINTAH ATAU BANK SENTRA BERUSAHA MENAIKKAN PRODUKSI DENGAN KEBIJAKAN PERLUASAN MENOTER, MAKA INDIVIDU AKAN MENGANTISIPASI AKIBAT YANG AKAN TERJADI, JIKA KEBIJAKAN TELAH DIUMUMKAN, MAKA PRODUKSI TIDAK AKAN BERUBAH DALAM JANGKA PENDEK, HARGA AKAN MENINGKAT DAN STAGFLASI AKAN NAIK.
kebijakan fiskal
KEBIJAKAN FISKAL
  • ASUMSINYA PEMERINTAH MENURUNKAN PAJAK DALAM JUMLAH BANYAK DALAM PERIODE SAAT INI DAN MEMBIAYAI BEDA / GAP YANG MUNCUL KARENA MENINGKATNYA PINJAMAN

- ΔT = Δ B

(265)

slide50

DENGAN PENURUNAN PAJAK, AKAN MENINGKATKAN PERMINTAAN KOMODITAS AGREGAT.

  • PERUBAHAN PENURUNAN PAJAK SAMA DENGAN PERUBAHAN PENINGKATAN PINJAMAN, BAHWA HASILNYA TERKAIT DENGAN PENINGKATAN KEKAYAAN NETTO SEKTOR SWASTA (PERUSAHAAN).
  • KARENA ADA TAMBAHAN PINJAMAN OBLIGASI, MAKA KONSUMSI DAN PENGELUARAN LAINNYA AKAN MENINGKAT
slide51

DALAM PERIODE SELANJUTNYA, PEMERINTAH HARUS MEMBAYAR BUNGA DAN HARUS MENAIKAN PAJAK UNTUK MENUTUPI BUNGA HUTANG.

- ΔTt = r. ΔB; t=1…∞

(266)

  • ΔT0 = ∑ΔTt.(1+r)-t = ΔB
  • t=1
slide52

PINJAMAN PEMERINTAH TIDAK MENDATANGKAN KENAIKAN DALAM KEKAYAAN NETTO SWASTA  RECARDIAN EQUIVALENT THEOREM.

  • TEOREMA EQUIVALEN RECARDIAN DIARAHKAN PADA DUA KRITIK:
  • MASA HIDUP ORANG TERBATAS  ADA PENINGKATAN DALAM KEKAYAAN
  • INDIVIDU TIDAK MENGANTISIPASI PAJAK MASA YANG AKAN DATANG ATAU DISCOUNT FACTOR MEREKA DI ATAS TINGKAT SUKU BUNGA OBLIGASI, KARENA ΔB > ΔTO
slide53

KESIMPULAN

  • KRITISME : ASUMSI SIGNIFIKAN YANG MUNCUL:
  • EkspektasiRasionalsesuidenganfaktabahwaindividutahu model ekonomi yang benar, menggunakansemuainformasi yang tersedia, dankarenanyamembentukpikiran yang subyektif yang bersamaandenganprediksiilmiah
  • Pinsipdasar yang menganggapsiklusbisnisdansemuakejadianekonomilainnyasebagaifenomena equilibrium.
slide54

Peristiwa stochastic dankebijakanmendatangkanpenyimpangan yang tidakdiantisipasidalampermintaan, suplaidanharga. Peningkatanharga yang bukandikarenakangoncangansuplayakanmendatangkantambahandalamaktivitasekonomi.

  • Penganggurandalamresesisifatnyavolountarydanhasilprosesoptimasi yang menyebabkanindividumenggantikantenagakerjadanwaktuluang.
  • Aspeksiginifikandariteoriiniadalahberfungsisebagaidasaranalitisdarikesimpulanpolitikmonetarisme, sulituntukmenelaahmonetarismedariposisi Keynesian.
slide55

Benarjikaekspektasirasionalberguna, namunkegunaannyamenurunjikavariandarifaktorgangguanmeningkat. Jikabiayabsgikeperluanekspektasirasionalmenjaditinggidankegunaan yang didapatrendah, makaakansampaipadakesimpulanbahwapembentukaneksptasirasionaltidaktepatkarenabiayamarginalnyaakanmelebihikegunaanmarginalnya

slide56

KRITISME : KESIMPULAN NEOKLASIK TIDAK BERTAHAN KECUALI JIKA INDIVIDU-INDIVIDU MENGGANGGAP NEOKLASIK SEBAGAI YANG BENAR. SELAIN ITU MODEL KEYNESIAN BISA TERPENUHI KETIKA EKSPEKTASI RASIONAL BERLAKU;

  • KRITISME : TEORI NEOKEYENSIAN DIAWALI DARI KRITIK KEDUA BAHWA NEOKEYNESIAN MEMILIH ASUMSI TRADISIONAL UPAH YANG MELEKAT, NAMUN MENGASUMSIKAN EKSPEKTASI RASIONAL PADA SAAT YANG SAMA;
slide57

4. KRITISME : FUNGSI SUPLAI ADA PADA GAGASAN BAHWA PARTISIPASI PASAR DIBERI INFORMASI MENGENAI HARGA DALAM PASAR MEREKA, NAMUN BUKAN HARGA PADA PASAR LAIN ATAU TINGKAT HARGA UMUM. DALAM KONTEKS NEOKLASIK KURANGNYA INFORMASI INI SANGATLAH ANEH.

5. KRITISME : EKONOMI NEOKLASIK CENDERUNG MENJADI TIDAK NYAMAN BAGI PARA PENDUDUK JIKA TIDAK KARENA KESEMPATAN LOG-LINEAR.

slide58

6. KRITISME : KEBERATAN EMPIRIS PENTING HARUS DIUNGKAPKAN, JIKA PENGANGGURAN HANYA DIHASILKAN DARI GANGGUAN YANG TIDAK BERKAITAN, MAKA TINGKAT PENGANGGURAN JUGA AKAN TIDAK BERKAITAN, NAMUN DALAM KENAYATAANNYA JUGA TIDAK.

SEKARANG DOKRIN NEOKLASIK SANGAT DIPERTANYAKAN PADA BAGIAN PROFESI EKONOMI MESKIPUN DIAKUI KONTRIBUSINYA LEBIH BESAR PADA BEBERAPA MASALAH TEORITIS UMUMNYA DIKETAHUI.

DENGAN MEMPERHATIKAN KESIMPULAN KEBIJAKAN, PERTANYAAN TOBIN MENJADI TIDAK TERJAWAB, MENGAPA PENGANGGURAN BEGITU TINGGI PADA PEKERJAAN PENUH ?.