SELF (DIRI) dalam Komunikasi Antar Pribadi (Komunikasi dan Identitas Personal) - PowerPoint PPT Presentation

self diri dalam komunikasi antar pribadi komunikasi dan identitas personal n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
SELF (DIRI) dalam Komunikasi Antar Pribadi (Komunikasi dan Identitas Personal) PowerPoint Presentation
Download Presentation
SELF (DIRI) dalam Komunikasi Antar Pribadi (Komunikasi dan Identitas Personal)

play fullscreen
1 / 13
SELF (DIRI) dalam Komunikasi Antar Pribadi (Komunikasi dan Identitas Personal)
365 Views
Download Presentation
spiro
Download Presentation

SELF (DIRI) dalam Komunikasi Antar Pribadi (Komunikasi dan Identitas Personal)

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. SELF (DIRI) dalamKomunikasi Antar Pribadi(Komunikasi dan Identitas Personal) Monika Sri Yuliarti, S.Sos., M.Si.

  2. Tujuan pembelajaran Setelahmengikutiperkuliahan, mahasiswadiharapkanbisamenjelaskanmengenai: • Faktor-faktorpenentu “diri”. • Self concept, self awareness, self esteem, dan self disclosure • Guidelinedalammeningkatkankonsep “diri”

  3. Self = Diri • Apakah self itu? • Deskripsikan Anda saat kelas 1 SD! • Bagaimana pula diri anda ketika memasuki SMP! • Lalu, apakah ada perubahan saat mulai sekolah di tingkat SMA? • Saat ini sudah kuliah, bagaimana diri Anda? • So??

  4. Karakteristik “self/ diri” (self concept) • George Herbert Mead (dalam Wood, 2010: 42) menyebutkan bahwa “diri” berkembang saat komunikasi dengan sesama melalui proses internalisasi dua perspektif: • Perspektif particular other  orang-orang tertentu yang penting bagi kita; “diri” bisa diketahui dari luar – bagaimana oranglain memandang kita (orangtua, saudara, teman, pacar, pasangan) • Perspektif generalized other  pandangan secara umum dari masyarakat pada kita

  5. Perspektif particular other(Pengaruh particular other dalam penentuan konsep “diri”) • Direct Definition  particular other membentuk “diri” kita dengan secara eksplisit melihat pada diri kita dan perilaku kita. • Reflected appraisal  “diri” terbentuk dari bagaimana kita mempersepsi pandangan particular other pada kita • Identity Scripts  particular other membentuk “diri” kita dengan menunjukkan elemen dasar dalam kehidupan • Attachment Styles  “diri” terbentuk dari bagaimana kedekatan fisik yang terjadi antara kita dan particular other

  6. Perspektif generalized other • “diri” ditentukan berdasarkan pergaulan kita terhadap kelompok tertentu • “diri” ditentukan berdasarkan nilai-nilai budaya melalui media massa • “diri” ditentukan berdasarkan institusi tempat kita berada

  7. Faktor penentu “diri” dariperspektif generalized other • Race di masyarakat Barat, race kaukasia dianggap memiliki kualitas “diri” yang lebih baik dibandingkan dengan ras yang lain. Bagaimana dengan di Indonesia? • Gender walaupun gerakan persamaan gender telah banyak berkembang, gender masih menjadi faktor yang menentukan posisi “diri” seseorang. • Sexual orientation di masyarakat Barat sekalipun, orientasi seksual yang dianggap normal adalah heteroseksual, sehingga mereka yang memiliki kecenderungan biseksual, dianggap tidak normal. • Socioeconomic  “diri” seseorang yang memiliki tingkat ekonomi tinggi akan dianggap lebih dibandingkan mereka yang tidak

  8. Panduan meningkatkankonsep “diri” • Membuat komitmen yang berkelanjutan untuk peningkatan diri • Kumpulkan pengetahuan dan gunakan pengetahuan itu untuk mendukung perkembangan diri • Tentukan tujuan yang realistis dan adil • Carilah konteks yang bisa mendukung perubahan diri

  9. Self awareness • Merepresentasikan seberapa besar Anda memahami diri Anda. • Merupakan pemahaman lebih lanjut mengenai self concept. • Bisa dijelaskan dengan model Johari Window

  10. Self esteem & Self disclosure • Self esteem adalah nilai yang kita lekatkan pada diri kita • Self esteem akan mempengaruhi komunikasi verbal dan non verbal yang dilakukan oleh seseorang • Self disclosure adalah mengkomunikasikan informasi mengenai diri kita kepada orang lain; bisa berupa: • Nilai • Perilaku • Karakteristik

  11. Take home assignment(kelompok) • Buatlah tinjauan mengenai komunikasi verbal dan non verbal dengan pilihan tema sebagai berikut: • Komunikasi verbal • Pentingnya komunikasi verbal dalam public relations (klp. I) • Bahasa dalam komunikasi verbal (klp. II) • Peran budaya dalam komunikasi verbal (klp. III) • Subjektivitas bahasa dalam komunikasi verbal (klp. IV) • Komunikasi Nonverbal • Kinesics dalam komunikasi PR (klp. V) • Haptics dalam komunikasi PR (klp. VI) • Chronemics dalam komunikasi PR (Klp. VII) • Paralanguage dalam komunikasi PR (klp. VIII)

  12. Take home assignment • Sistematika tugas: • Pendahuluan • Pembahasan + contoh kasus (kejadian nyata atau mengarang) • Penutup • Tugas diketik dan diprint pada kertas HVS A4, font times new roman 12, spasi 1,5 • Lama waktu pengerjaan tugas adalah dua minggu. • Tugas dikumpulkan pada hari Senin, 8 April 2013 melalui pak Mawar dan mahasiswa harus menandatangani daftar hadir. • Pada hari Senin, 8 April 2013 perkuliahan ditiadakan.

  13. Take home assignment