1 / 60

SURVEI UPAH BURUH (SUB) Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan

SURVEI UPAH BURUH (SUB) Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan. Pendahuluan. Tujuan SUB. Mengumpulkan data statistik upah secara berkala , bagi buruh produksi/pelaksana yang berstatus di bawah pengawas / mandor /supervisor

sorena
Download Presentation

SURVEI UPAH BURUH (SUB) Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SURVEI UPAH BURUH (SUB)Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan

  2. Pendahuluan

  3. Tujuan SUB • Mengumpulkan data statistik upah secaraberkala, bagi buruh produksi/pelaksana yang berstatus di bawahpengawas/mandor/supervisor • Mengembangkan alat monitoring perkembangan upah buruh yang dapat dijadikansebagaiacuan kebijaksanaan ketenagakerjaan dan pengupahan di tingkat nasional dan regional

  4. Sejarah SUB (1) • 1979/1980, SUB mulai diselenggarakan oleh BPS denganjumlahsampel 3.590 perusahaan. Cakupandanjumlahsampel:

  5. Sejarah SUB (2) • PeriodeSurvei: Triwulanan Triwulan I : Maret (keadaanFebruari) Triwulan II : Juni (keadaan Mei) Triwulan III : September (keadaanAgustus) Triwulan IV : Desember (keadaan November) • UnitPencacahan: perusahaan (establishment)

  6. Sejarah SUB (3) • 1986 Perubahan-perubahan yang terjadi: • Rincianjumlahkaryawandipisahkanmenurutjeniskelamin. • Perubahantahundasardari 1981 menjaditahundasar 1986. • Menggunakanpenimbangburuh yang baru. • Perubahanalokasisampel per provinsi, khususnyasektorindustripengolahan, karenabanyakperusahaanterpilih yang tutupatauberalihusaha

  7. Sejarah SUB (4) • 1992, Perubahan-perubahan: • Sektorangkutandarattidakdicakuplagi • Jumlahsampeldiperkecilmenjadi 2.000 perusahaan • Keteranganmengenaiupah per jenispekerjaantidakdikumpulkanlagi, tapidirencanakanakandikumpulkanmelaluiSurveiStrukturUpah (SSU) • PeriodePencacahan: Triwulan I : April (keadaanMaret) Triwulan II : Juli (keadaanJuni) Triwulan III : Oktober (keadaanSeptember) Triwulan IV : Januari (keadaanDesember)

  8. Sejarah SUB (5) • 1998/1999, PadaTriwulan II tahun 1998/1999, cakupandiperluasmenjadi 6 sektordan jumlah sampeldiperbanyakmenjadi 2.414 perusahaan Cakupan: • IndustriPengolahan (1.009 perusahaan) • Pertambangan Non-Migas (35 perusahaan) • Perhotelan danRestoran(35 perusahaan) • Perdagangan Besar danEceran(353 perusahaan) • Konstruksi(345 perusahaan) • Peternakan danPerikanan(276 perusahaan)

  9. Sejarah SUB (6) • 2008, dilakukanupdatingkerangkasampel SUB, cakupanberubahdanjumlahsampeldiperbanyak. Perubahan-perubahan:

  10. Perubahan Bulan Pelaporan • 1979/1980 - 1991 Triwulan I : Maret (keadaanFebruari) Triwulan II : Juni (keadaanMei) Triwulan III : September (keadaanAgustus) Triwulan IV : Desember (keadaanNovember) • 1992 - Sekarang Triwulan I : April (keadaanMaret) Triwulan II : Juli (keadaanJuni) Triwulan III : Oktober (keadaanSeptember) Triwulan IV : Januari (keadaanDesember)

  11. Perubahan Jumlah Sampel 1979/1980 – 2013

  12. Rangkuman Sejarah SUB (1)

  13. Rangkuman Sejarah SUB (2)

  14. RangkumanSejarah SUB (3)

  15. SUB2008 - Sekarang

  16. Cakupan • Perusahaan-perusahaan yang bergerak di lapanganusaha: • IndustriPengolahan (besardan sedang) • Perhotelan (bintangdanmelati) • PertambanganNonmigas (yang sudah melakukan kegiatan penambangan) • Perdagangan (besardan eceran) • Pertanian (peternakandan perikanan)

  17. Kerangka Sampel

  18. Jumlah Target Sampel SUB Tahun 2013

  19. Jadwal Kegiatan SUB Tahun 2013

  20. Instrumen • Daftar isian/kuesioner • KartuLaporan Perusahaan (KLP) • BukuPedomanPelaksanaanSUB

  21. Petugas Lapangan • PetugasPencacah - KoordinatorStatistikKecamatan (KSK) - Staf BPS Kab/Kota yang ditunjuk • Pengawas/Pemeriksa - KepalaSeksiStatistikSosial BPS Kab/Kota - Staf BPS Kab/Kota yang ditunjuk

  22. Pengumpulan Data • Wawancaralangsung Dilakukanmelaluiwawancaralangsungdenganpetugasperusahaan yang ditunjuk, untukperusahaanberskalasedang yang file-file pendukungnyatidakterlalurumit. • Swacacah (mengisikuesionersendiri) • Untukperusahaanbesardimanadiperlukanwaktuuntukmempersiapkan file-file pendukung, pengisiankuesioner SUB dilakukanolehpetugas yang ditunjukperusahaan yang sebelumnyatelahmenerimapenjelasanmengenaitatacarapengisiankuesioner SUB dari KSK/petugaspencacah. • Padawaktu yang telahditentukan (paling lambat 2 minggu) KSK/petugaspencacahmengambilkembalikuesioner yang telahdiisiolehperusahaan.

  23. Data yang dikumpulkan (1) • Keterangan umumperusahaan: • Jumlah hari dan jam kerja dalam seminggu • Tunjangan teratur yang diterima dalam bentuk natura (barang/jasa) • Upah terendah dan tertinggi • Jumlah karyawanproduksidan non produksi menurut jeniskelamin • Jumlahkaryawanproduksi/pelaksanadi bawahpengawas/mandor/supervisor menurut status karyawandansistempembayaran

  24. Data yang dikumpulkan (2) • Upah karyawan produksi/pelaksana di bawahpengawas/ mandor/supervisor dalam satu periodepembayaran, yang mencakup : • Upah/gaji pokok • Tunjangan rutin dalam bentuk uang • Upahlembur Tidaktermasukkomponenupah: Upah/gaji/tunjangan yang biasanyadibayarkansecaratidakrutinseperti: bonus/gratifikasi, THR, jaminansosial, tunjangankesejahteraanlainnya, dantunjangannatura

  25. Pengolahan Data (1) • Sentralisasi, pengolahan data dilakukan di BPS. • Pengolahan data dilakukansetiaptriwulan (satuputaran). • Satuputaranpengolahan data dilakukanterhadap data 4 triwulanterakhirsekaligus, untukmempertahankanketerbandingan. Contoh: Untukpengolahan data SUB triwulan IV/2012, maka yang diolahadalah data triwulan I/2012 sampaidengantriwulan IV/2012.

  26. Pengolahan Data (2) • Proses Imputasi Proses imputasidilakukanpada data perusahaan yang tidaklengkap. Imputasidilakukandenganmemperhitungkan trend data triwulansebelum/ sesudahnya. Contoh: Padapengolahan data SUB triwulan IV/2012, data Perusahaan A hanyatersediauntuktriwulan I/2012, triwulan III/2012 dantriwulan IV/2012. Maka data triwulan II/2012 untuk Perusahaan A diimputasiberdasarkan data daritriw I/2012, triwIII/2012 dantriwIV/2012.

  27. Indikator yang Dihasilkan (1) • Upah Nominal Rata-rata upah per bulan yang diterima buruh produksi/pelaksana di bawahpengawas/mandor/supervisor dalam bentuk uang. • IndeksUpah Nominal Indeks (angka) yang menggambarkan perubahan (naik atau turun) upah nominal padatahun berjalan terhadap upah nominal pada tahun dasar. Tahun dasar 2007 =100

  28. Indikator yang Dihasilkan (2) • Contoh penghitungan indeks upah nominal : Upah nominal sektor Industri kuartal I tahun 2012 = 1.395.100, rata-rata upah nominal (tahun dasar) 2007 = 1.019.000, maka : Artinya ada kenaikan upah nominal di sektor Industri pada Q1/2012 dibandingkan rata-rata upah tahun dasar (2007) sebesar 31,1 persen.

  29. Indikator yang Dihasilkan (3) • Upah Riil Upah nominal yang telah dideflasikan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2007 = 100). • Upah riil dapat lebih mencerminkan tingkat upah buruh dengan lebihrealistisdanlebih menggambarkan kesejahteraan (tingkat daya beli) buruh karena telah menyesuaikan dengan perkembangan tingkat biaya hidup (IHK). Tahun dasar 2007 =100

  30. Indikator yang Dihasilkan (4) • Contohpenghitunganupahriil Upah nominal sektor hotel Q3/2011 = 1.255.600. IHK bulan September 2011 = 128,9, maka : Artinyadenganupah nominal sebesar Rp1.255.600,00 pada Q3/2011, pekerjasektor hotel memperolehupahsecarariilsebesar Rp974.100,00 pada level harga yang samapadatahun 2007.

  31. Indikator yang Dihasilkan (5) • IndeksUpahRiil Indeks (angka) yang menggambarkanperkembangan (naikatauturun) upahriiltahunberjalanterhadap rata-rata upah nominal tahundasar (2007=100). Tahundasar 2007 =100

  32. Indikator yang Dihasilkan (6) • Contohpenghitunganindeksupahriil Upah nominal sektorpertambangannonmigaspada Q4/2011 = 4.161.900. IHK bulanDesember 2009 = 129,9. Sedangkan rata-rata upah nominal 2007 = 3.541.300, maka Artinyadenganpendapatan4.161.900 di Q4/2011, tingkatdayabelipekerja/masyarakatpadaumumnyamengalamipenurunankuranglebih 9,5 persendibandingtahun 2007.

  33. Indikator yang Dihasilkan (7) • Median Upah Median adalahnilaitengahdariupah nominal per perusahaan. Median upahdapatdirincimenurut: - per lapanganusaha/sektor - per triwulan Contoh : Median upahsektorindustritriwulan I - 2012 = Rp.1.300.000,- dapatdiartikanbahwaseparuhdari total buruhindustrimemperolehupahdibawah Rp.1.300.000,- per bulan • Kelebihan median upahdibandingindikator lain: tidakterpengaruhupah nominal perusahaan yang sangattinggiatausangatrendah.

  34. Level Estimasi Data • Data statistikupah yang dihasilkan SUB dipublikasikansebataspadalevel nasional. • Untuksektorindustri (karenasampelnyacukupbesar) data statistikupahdapatdirincimenurutkelompokwilayah : - Jawa Barat, DKI Jakarta, danBanten - Jawa Tengah dan DI Yogyakarta - JawaTimurdan Bali - LuarJawa-Bali

  35. Output Tahunan • PublikasiStatistikUpah (tahunan) • LeafletStatistikUpah (ringkasanpublikasi), untukperusahaansampel yang respon Triwulanan • Data SDDS-IMF (dikumpulkanmelalui Bank Indonesia) Bulanan • BeritaResmiStatistik (BRS) • LaporanBulanan Data SosialEkonomi (LBDSE)

  36. Kendala yang Dihadapi

  37. Kendala yang dihadapi SUB (1) • Respons Ratesektorindustripengolahandanpertambangannonmigasrelatifrendah

  38. Kendala yang dihadapi SUB (2)

  39. Kendala yang dihadapi SUB (3) • Kerangkasampel SUB yang dibuatpadatahun 2008 berdasarkanpadahasilsensus/surveitahun 2005-2006, sudahtidakrepresentatifdanout of date. Banyakpermasalahanditemukanpadapelaksanaanlapangan, penggantiansampel, dan proses pengolahan data, yang disebabkankarenakerangkasampel yang out of date. • Sampelsektorpertambangan non-migasterusberkurangdari 109 perusahaan di tahun 2008 menjadi 49 perusahaanpadatahun 2013, karenabanyakperusahaanbesar yang non-respondanperusahaankecil yang tutup. Hal iniakanberpengaruhterhadapkualitas data upahsektorpertambangan non-migas.

  40. Kendala yang dihadapi SUB (4) • Banyakperusahaan-perusahaanbesar yang non- responsehinggaharusdilakukanpenggantiansampel. Hal inimenyebabkanrepresentasiperusahaan-perusahaanbesarterhadap data upahburuhsemakinberkurang. • Kualitas data SUB masihkurangmemuaskan Perluberhati-hatidalammelakukanperbandingan data antartriwulan, karenarespons ratepadasetiaptriwulanberbeda.

  41. Rencana 2014 • Updatingkerangkasampelsecaraberkala • Refreshingsampel • Perubahancakupanperusahaan (karakteristikdansektor) • Perubahan level estimasi data hingga level provinsi • Perubahanjumlahdanalokasisampel per provinsidan per sektor • Perubahankuesioner

  42. Data Statistik Upah 2011-2012

More Related