akuntansi giro pada bank lain n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN PowerPoint Presentation
Download Presentation
AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 15

AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN - PowerPoint PPT Presentation


  • 1023 Views
  • Uploaded on

AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN. Cherrya Dhia Wenny, S.E. Pengertian. Giro pada bank lain adalah saldo rekening giro bank, baik dalam rupiah maupun dalam valuta asing di bank lain. Giro pada bank Indonesia tidak termasuk dalam rekening ini .

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
    Presentation Transcript
    1. AKUNTANSI GIRO PADA BANK LAIN Cherrya Dhia Wenny, S.E.

    2. Pengertian • Giropada bank lain adalahsaldorekeninggiro bank, baikdalam rupiah maupundalamvalutaasingdi bank lain. • Giropada bank Indonesia tidaktermasukdalamrekeningini. • Transaksigiropada bank lain dicatatsebesarnilai nominal. • Transaksigiropada bank lain dalamvalutaasingdicatatsesuaivalutaasingnyadandikonversikedalam rupiah berdasarkankurslaporan Bank Indonesia padasaatterjadinyatransaksi • Pembukaanrekeninggirodi bank lain dalamnegeripadaumumnyadipergunakanuntukmenyelesaikanutangpiutangberupapajak, menyelesaikankewajibanutang-piutangdengan bank-bank diluarnegeri (pembayaranimporbarang, pengirimanuangkeluarnegeri, dll)

    3. ProsedurAkuntansiGiropada Bank Lain diDalamNegeri • Beberapa kantor cabang bank ditunjuk sebagai pengelola rekening kas negara. • Rekening kas negara tersebut dipergunakan untuk menampung pendapatan untuk negara, antara lain berupa pajak dan non-pajak. • Hasil penerimaan pajak dari bank persepsi tersebut harus dilimpahkan ke rekening kas negara seminggu dua kali, yaitu setia hari SELASA dan JUMAT.

    4. Misal: Bank Papua cabang Nabire akan melimpahkan dana pajak yang telah diterima dari masyarakat sebesar Rp 25.000.000 ke kantor cabang Bank BRI cabang Biak. • Sebagai kontrol, maka dilakukan pencocokan setiap hari. Oleh karena itu, bank pemilik rekening harus menanyakan jumlah saldonya setiap hari ke bank pengelola rekeningnya

    5. ProsedurAkuntansiGiropada Bank Lain diLuarNegeri • Pembukaan rekening giro pada bank lain di luar negeri (NOSTRO) dimaksudkan untuk menyelesaikan transaksi utang-piutang dengan pihak-pihak luar negei, antara lain penyelesaian transaksi perdagangan internasional, pembayaran transfer ke luar negeri, dan sebagainya.

    6. Perdagangan Luar Negeri Bank sgtdiperlukandalamdalampenyelesaianpembayarantransaksiperdaganganinternasional: • Memasukinegara lain denganuangbanyakmerupakanpelanggaran • Adanyaperbedaanjenismatauanga yang digunakan.

    7. Transaksiperdaganganluarneger: • Transaksiekspor • TransaksiImpor Cara pembayaranperdaganganinternasional yang lazimdigunakan: • Pembayarantanpaletter of credit (Advance payment, open payment, collection, consigment) • Pembayarandenganletter of credit (payment, negotiation, acceptance)

    8. Advance payment adalah pembayaran yang dilakukan pembeli sebelum barang dikirimkan atau dikapalkan, baik untuk seluruh nilai barang (full payment) maupun untuk sebagian nilai barang (partial payment) Open account adalah suatu cara pembayara yang dilakukan oleh buyer kepada seller suaru waktu tertentu setelah barang dikapalkan Collection (inkasso) adalah cara pembayaran yang dilakukan oleh buyer setelah buyer menerima tagihan dari seller Consignment (konsinyasi) adalah mengekspor barang yang belum terjual. Sampai saat barang dijaual oleh importir, hak atas barang tersebut masih ada pada eksportir. Sedangkanpembayaran dari barang tersebut baru dilakukan setelah barang gtersenut tersebut terjual.

    9. Payment (pembayaran), yaitu pembayaran kepada penjual (eksportir) dilakukan oleh bank pembayar (paying bank) diluar neger yang ditunjuk oleh bank pembuka L/C di dalam negeri (opening bank) pada saat eksportir menyerahkan dokumen-dokumen yang diminta dalam L/C (kredit documenter) tersebut Negotiation (negosiasi) adalahpembayaran kepada penjual (eksportir) dilakukan oleh bank diluar negeri (negotiating bank) yang bersedia mengambil alih pembayaran terlebih dahulu. Acceptance (akseptasi) adalah pembayaran kepada penjual (eksportir) dilakukan dengan cara mengaksep wesel berjangka oleh bank dari luar negeri.

    10. Ada 2 cara Collection: a.Dokumen penagihan atas dasar sight L/C. Apabila bank didalam negeri melakukan penagihanke bank-bank diluar negeri atas hasil ekspor nasabahnya, maka pada saat mengirimkan dokumen ke bank koresponden diluar negeri harus dilakukan pencatatan atas outgoing collection pada memorandum. Maksud pencatatan tersebut adalah untuk memonitor penyelesaian outgoing collection tersebut. Misalkan nilai collection dokumen tersebut sebesar USD 1.000.00. maka jurnal pembukuannya adalah sebagai berikut.

    11. Atas pengiriman dokumen tersebut, nasabah dikenakan biaya pengiriman dan biaya-biaya lain, misalnya biaya provisi USD 100, biaya administrasi USD 20 dan biaya komunikasi USD 25, maka akan dicatat dengan jurnal pembukuan : Pada saat menerima pemberitahuan pembayaran outging collection dari bank koresponden melalui nota faksimili atau message type (MT 910) perihal pengkreditan rekening NOSTRO atas pembayaran ekspor, bank akan melakukan pembukuan dengan jurnal : Sedangkan dibagian administrasi devisa – divisi internasional kantor pusat bank akan dilakukan pembukuan untkmenyesuaikan posisi rekening nostro dengan jurnal pembukuan sebagai berikut:

    12. Setelah semua tagihan diselesaikan, selanjutnya dilakukan penihilan rekening memorandum inkaso keluar :

    13. b. Collection dokumen atas dasar unsance L/C Apabila bank didalam negeri melakukan penagihan ke bank-bank diluar negeri atas hasil ekspor nasabahnya, maka pada saat mengirimkan dokumen ke bank koresponden diluar negeri harus dilakukan pencatatan atas outging collection pada rekening memorandum. Maksud pencatatan ini adalah untuk memonitor penyelesaian outging collection tersebut.  Misalkan nilai dokumen penagiahan sebesar USD 1.000.000 maka jurnal pembukuannya adalah sebagai berikut :

    14. Atas pengiriman dokumen tersebut, nasabah dikenakan biaya pengiriman dan biaya-biaya lain, misalkan biaya provisi USD 100, baiaya administrasi USD 20, dan biaya komunikasi USD 25, mkaka akan dicatat dengan jurnal • Atas pengiriman dokumen ke luar negeri tersebut akan diterima kembali surat akseptasi dari bank koresponden, yang dijurnal dengan : • Setelah semua tagihan diselesaikan, selanjutnya dilakukan penihilan memorandum inkaso keluar yang dilakukan dengan jurnal pembukuan :

    15. Pada saat menerima pemberitahuan pembayaran dari bank koresponden melalui nota faksimili atau massage type (MT 910) perihal pengkreditan rekening nostro atas pemabayaran proced ekspor, bank akan melakukan pembukuan dengan jurnal • Sedangkan dibagian administrasi devisa – divisi internasional bank akan dilakukan pembukuan untuk menyesuaikan posisi rekening nostro dengan jurnal :