1 / 35

IKHTISAR PEREKONOMIAN 2010 DAN PROSPEK 2011

IKHTISAR PEREKONOMIAN 2010 DAN PROSPEK 2011.

shandi
Download Presentation

IKHTISAR PEREKONOMIAN 2010 DAN PROSPEK 2011

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. IKHTISAR PEREKONOMIAN 2010 DAN PROSPEK 2011 • Padatahun 2010, perekonomianduniamenunjukkanpartum­buhantinggi. Pemulihanekonomidinegara-negaraberkembangrelatiflebihcepat, denganlajupertumbuhan PDB mencapai7,3 persendibandingkannegara-negaramaju yang relatiflebihlambatdengantumbuhhanyasebesar 3,0 persen. • Sementaraitu, perkembanganhargakomoditasduniadanpermintaan global yang mengalamikenaikankarenaadanyapenurunanproduksiakibatdariperubahananomalicuacadiberbagainegara, khususnyadikawasan Asia, memberikandampakpadapeningkataninflasidunia (3,7 persen).

  2. Anomaliterjadi, dimanainflasidinegara-negaraberkembangrelatiflebihtinggiyaitusekitar 6,2 persen, sedangkanmasihrendahnyaakselerasipemulihanekonomimengakibatkantingkatinflasidinegara-negaramajurelatifstabil.

  3. Kinerjaperekonomiandomestikterusmengalamiperbaikanwalaupunberadaditengahketidakseimbanganpemulihanekonomi global. Hal iniditunjukkandenganangkapertumbuhan PDB yang meningkattinggidan surplus neracapembayaran yang cukupbesar. • Pertumbuhanekonomimencapai 6,1 persen, didukungolehsumberpertumbuhan yang semakinberimbangsepertipadapeningkatanperaninvestasidankinerjaekspor yang meningkat.

  4. Neracaperdaganganluarnegeri Indonesia padatahun 2010 mengalami surplus cukupbesaryaknimencapai 22,12 miliardolar AS yang didukungolehkinerjaekspor yang tumbuhtinggi, meskipundisisi lain importumbuhlebihtinggi. • Secaraglobal, posisi Indonesia membaikditunjukkanolehnaikknyaperingkatdayasaing Indonesia dalam Global Competitivenes Index (GCI) 2010 diperingkat ke-44 ataumengalamikenaikan 10 peringkatbiladibandingkanpadatahun 2009 (peringkat ke-54 dari 133 negara).

  5. Peranandanperubahanstrukturekonomiterjadipada 5 sektor yang mengalamipeningkatanyaituSektorPertanian, SektorPertambangandanPenggalian, SektorBangunan, SektorPerdagangan, Hotel, danrestoran, sertaSektorPengangkutandanKomunikasi, sementaraSektorIndustriPengolahan , SektorListrik, Gas, dan Air, sertaSektorJasa-Jasamengalamipenurunan. • Di sisipenggunaan, persentasepenyumbangterbesardalampembentukan PDB Penggunaan Indonesia 2010 masihdipegangolehkonsumsirumahtangga (56,7 persen) walaupunmengalamipenurunandaritahunsebelumnya, diikutiolehkomponen PMTB yang mengalamipenurunan, perubahaninventorimeningkat, ekspordanimporjugamenunjukkanpeningkatan.

  6. Padaindikatorperkembanganhargaterjadiover target InflasiIndeksHargaKonsumen(IHK) padatahun 2010 yang tercatat 6,96 persen (target sebesar 5±1 persen). • Namunkondisitersebutterjadipadaperiodeterakhirtahun 2010. Sampaidenganpertengahantahun, stabilitashargamasihcukupterjaga. • Intensitasgangguandarisisipasokan, khususnyabahanmakanan, meningkattajamakibatanomalicuacabaikditingkat global maupundomestik.

  7. Kondisitersebutmemiculonjakanhargakomoditaspangandipasar global, dandalamwaktu yang bersamaankenaikan yang tinggipadaharga-­hargakomoditastersebutjugaterjadidipasardomestik. • Komponenvolatile food sepertikomoditasberasdanprodukhortikultura yang paling terkenaimbas (17,74 persen). Sementarakelompokadministered prices menunjukkaninflasi yang moderat (5,40 persen).

  8. China sebagaikekuatanbaruduniamenempatiposisipertamanilaiekspordengan US$ 1,338 miliardenganpertumbuhansebesar 10.04 persen. Sementaraekspor Indonesia beradadiurutan ke-30 dengankecenderunganmengalamipeningkatansejaktahun 2007. • Di Asia Indonesia beradapadaurutan ke-10. Capaianpertumbuhanekspornasional yang tinggijugadisertaimeningkatnyapangsanegara-negaraemerging markets sebagaipasartujuanekspor.

  9. Meningkatnyakinerjaekspordansemakinkondusifnyaberbagaivariabelmakroekonomiberkontribusipadakinerjainvestasi yang tumbuhtinggi. • Ikliminvestasi yang membaikdidukungolehpembiayaandaridalamdanluarnegeri yang meningkatsehinggamendorongrealisasiinvestasitumbuhIebihcepatuntukkuatnyapermintaan.

  10. Total eksporselama 2010 adalahsebesar US $ 157,7 miliardimanadarinilaitersebutEkspor non-migasmencapai US $ 129,67 miliar. • Secaraumumdapatdisimpulkanbahwaekspor non-migas Indonesia tahun 2010 menunjukkankinerja yang sangatbaik yang akhirnyamemilikidampakpositifterhadapneracaperdagangan Indonesia tahun 2010. • Total imporselama 2010 adalahsebesar US $ 135,6 miliardengannilaiimpor non-migassebesar US $ 108,24 miliar.

  11. Fenomena yang patutdicermatiadalahberitatentangtelahmembanjirnyaprodukCinadi Indonesia yang didukungolehindikatorstatistikimpor. • ImpordariCinapadatriwulan 1-2010 sajatelahmelonjakmenjadi 25,98 persendari 12,54 persenpadatriwula 1-2009. Meskipundemikian, kontribusiimporJepangke Indonesia juganaikdibandingtahun 2009. • Surplus perdagangan 2010 mencapai US $ 22,1 miliar, terdiridari surplus non-migas US $ 21,4 miliardanmigas US $ 0,6 miliar. Surplus perdagangan non-migastahun 2010 adalahtertinggisejakmemasukkannilaiimporkawasanberikatditahun 2008.

  12. Padasektormoneter, BI Rate 6.5 persentetapdipertahankankarenadianggapcukupkonsistendankondisiinitetapbertahanhinggaDesember 2010. Arahkebijakantersebutditempuhkarenamelihattekananpadasistimkeuangan yang mulaimenurunsemakinmembaikdanstabilnyasistemkeuangandomestik. • Seiringdengankebijakan yang diambilpemerintahdenganmelakukan stimulus fiskaldanpenetapan BI Rate, makabunga SBI pun mengikutipergerakandarisukubunga BI Rate.

  13. Sementarakebutuhanuangkartalmasyarakat yang meningkatmempengaruhipeningkatansukubungadipasaruangantar bank. • Penarikanuangkartal yang meningkat, secaraumummasihmencerminkanpersepsirisiko yang cukupstabil. • Secarakeseluruhantahun, rata-rata spread sukubunga PUAB tertinggidanterendahditahun 2010 menurunmenjadi 24 bps dari rata-rata tahunsebelumnyasebesar 43 bps.

  14. Kegiataninvestasiselamatahun 2010 menunjukkanperkembangan yang sangatbaik. Penanaman modal dalamnegerimemperlihatkankenaikandanjugasebaraninvestasidiluarJawajugameningkatsignifikandibandingtahun 2009. • Hal inimemperlihatkanperbaikaniklimdanpelayananinvestasisertalangkah-langkahkebijakan yang diambiltelahmembuahkanhasil.

  15. Pencapaiantersebuttentunyadidukung pula olehperbaikanpelayananinvestasididaerahdansemakinbaiknyakondisiperusahaanpenanaman modal dalamnegeri. Denganterusmelakukanperbaikanikliminvestasiuntukmengurangihambatan-hambatandalampelaksanaannya, tentunyaakanmeningkatkankontribusiinvestasidalamperekonomiannasional.

  16. Padatahun 2010 dari 875 proyek yang disetujui, PulauJawamasihtetapmendominasi. • Sebanyak397 proyekberadadipulauJawadengannilaiinvestasi PMDN mencapaiRp 35.140,3 miliar, meningkat 36,38 persendibandingkantahun 2009.

  17. Investasiasing yang masukke Indonesia sebagianbesarjugamasihterserapdiPulauJawayakni 70.92 persendari total PMA dengannilaiinvestasimencapai US $ 11.498,8 juta, ataumeningkat 22,71 persendibandingtahun 2009. • PulauKalimantan secarapotensialpadatahun 2010 mampumenyerapinvestasiasingsebesar US $ 2.011,4 jutaataumeningkat 7 kali lipatdaritahunsebelumnya.

  18. Jumlahproyek yang mampumenyerapinvestasiasingdi Kalimantan jugameningkatdarihanya 31 proyekpadatahun 2009 menjadisebanyak 253 proyekpadatahun 2010. Pulau Sulawesi serta Bali dan Nusa Tenggara mengalamipeningkatan yang sangatsignifikan. • Indikasiperbaikanekonomimelaluisektorpariwisataditunjukkandenganmeningkatnyajumlahkunjunganwisman yang tidakterpisahkandariberbagai agenda pariwisatanasionaldan regional yang diselenggarakandibeberapaprovinsi.

  19. KegiatanberskalainternasionalsepertiWorld Ocean Conference di Manado tahun 2009, yang disusuldengandiselenggarakannya Sail Bunakenditahun yang sama, telahmendorongcitra Manado sebagaikotaWisataDunia. • Inidibuktikandenganmanadosebagaipilihanbagiparaturis asinguntukmenginapselamaberlangsungnyaacara Sail Banda tahun 2010.

  20. Provinsi lain yang jugatinggiadalah Lampung yang didorongolehpenyelenggaraan Festival Krakatau danprovinsi Kalimantan Timurdengan festival ErauTepongTawar. • Peningkatanindikator-indikatorpariwisataseperti TPK dan Rata-rata Lama MenginapTamuasingmaupundomestiksemuanyaterjadipadabulan-bulandiselenggarakannyakegiatanpariwisatadiwilayah yang bersangkutan.

  21. Kondisiketenagakerjaandi Indonesia dalamsatutahunterakhirmenunjukkansedikitperbaikan. Digambarkandenganadanyapeningkatankelompokpenduduk yang bekerjasertamenurunnyaangkapengangguran. • Angkatankerjasebesar 116,5 jutaorangataumeningkatsebesar 2,37 persenbiladibandingkandengantahun 2009. sejalandenganmeningkatnya Tingkat PartisipasiAngkatanKerja (TPAK).

  22. TPAK tahun 2010 sebesar 67,7 persen, sedikitlebihbaikdaritahun 2009 yang tercatatsebesar 67,2 persen. Tingkat elastisitastenagakerjadi Indonesia tercatatsebesar 0,51 persen yang berartibahwasetiappeningkatansebesar 1 persen output (PDB) akanmampumeningkatkankesempatankerjasebesar 0,51 persen. • Biladikelompokkanberdasarkan 3 sektorutamayaitusektorpertanian; sektorindustridansektorjasa-jasa, makasektorpertanianmemilikielastisitasterkecildengannilai 0,06 persen.

  23. Provinsi-provinsipenghasilmigasmasihlebihtinggiproduktivitaspenciptaannilaitambahnyadibanding yang non-migas. Provinsi Kalimantan Timurdengantingkatproduktvitassebesartertinggidisusul DKI Jakarta, Riau danKepulauan Riau. • Sementaraitu, provinsi yang memilikitingkatproduktivitasterendahyaltu Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Maluku Utara.

  24. Padatahun 2010 tingkatproduktivitastertinggidicapaiolehsektorpertambangandanpenggaliandengan 571,06 juta rupiah meskipunjumlahpenduduk yang bekerjapadasektorinihanya 1,20 persendarikeseluruhanpenduduk yang bekerja. • Padaurutankedua, sektorkeuangan, asuransi, usahapersewaanbangunan, tanahdanjasaperusahaanmencatatnilaiproduktivitas 266,05 juta rupiah denganpersentasetenagakerjasebesar 1,60 persen.

  25. Semuacapaianpembangunanbidangekonomimerupakanupaya yang telahdiambildandilaksanakanolehseluruhpelakuekonomi yang diarahkanoleh BI danpemerintahuntukbertahanterhadapkondisikrisisdanmemanfaatkanpeluangdaripemulihanekonomi global. • Kebijakanmoneterdalamrangkamenjagakeseimbanganantaramendorongperekonomiandomestikdanmenjagastabilitasmakroekonomidansistemkeuanganmerupakanupayamemperkuatprosespemulihanperekonomian agar dapatmemberikandampakpositifpadapertumbuhanekonomi Indonesia.

  26. Prospekekonomi global 2011 menunjukkanperekonomianduniaberalihdarifasepemulihanpascakrisismenujupertumbuhan yang kuat. • Meskipunsecaraperlahan, lebihdariseparuhpertumbuhan global disumbangolehnegaraberkembangbaikuntuktahuninimaupuntahundepan. • Pemulihanekonomidinegara-negaraberkembangdiperkirakanlebihcepatdibandingkandenganpemulihandinegara-negaramaju.

  27. Bank Duniamengingatkan, perekonomian global bisamengalamipertumbuhanekonomi yang melambatdanhargakomoditas yang melambungtinggisehinggaperekonomianduniaakanmenghadapifasepenurunandi 2011. • Bank Duniamemperkirakanperekonomian global akantumbuh 3,3 persenpadatahun 2011. Perekonomiannegara-negaraberkembangakantumbuh 6,0 persen, turundariangka 7,0 persen yang dicapaipada 2010.

  28. Kemudian, padatahun 2012, Bank Duniamemproyeksikanpertumbuhanekonominegaraberkembanginimenjadi 6,2 persen. • Namunangkapertumbuhan yang dicapainegara-negaraberkembangitulebihbaikketimbangproyeksipertumbuhandarinegara-negaramaju yang diprediksihanya 2,4 persendi 2011, sedangkanpadatahun 2012 diproyeksikanmenjadi 2,7 persen. • Namun, tingkatpertumbuhanekonomiinitidakcukupcepatuntukmengurangitingkatpenganggurandanperlambatanpertumbuhanekonomidinegara-negaradansektor yang paling terkenapukulankrisis.

  29. Seiringdenganmasihkuatnyakinerjaekonomidunia, terutamadinegara-negaraberkembang, hargakomoditasduniadiperkirakanmasihakanmengalamikenaikan. • Secaraumum, perekonomianduniadiproyeksikanakandihadapkanpadatingkatinflasisebesar 4,5 persenpadatahun 2011 dan 3,4 persenpadatahun 2012. • Dengankondisitersebut, inflasidinegara-negaraberkembangmasihakanrelatiftinggi, sementarainflasidinegara-negaramajumulaimeningkat.

  30. Inflasidinegara-negaraberkembangdiproyeksikansebesar 6,9 persenpadatahun 2011 dan 5,3 persenpadatahun 2012, sedangkandinegara-negaramajusebesar 4,5 persendan 3,4 persen. • Dengandemikian, kebijakandinegara-negaraberkembangdiperkirakancenderungketat, sementarabeberapanegaramajujugamulaimelakukanpengetatan.

  31. Meskipunpadatahun 2010 perekonomianduniatelahmenunjukkanpemulihan, namunseluruhnegaradiduniaharusbersiap-siapuntukmulaimewaspadaimunculnyaspekulasi yang diperkirakanmenghantamperekonomian global. • Meskipunoptimismeterhadapmembaiknyakinerjaperekonomiankedepancukupbesar, beberapatantangandanfaktorrisikoterhadappencapaiansasaraninflasimaupunkinerjamakroekonomilainnyaperlutetapdiwaspadai.

  32. Beberapatantangan yang terjadipadatahun 2010 diperkirakanmasihmewarnaiperekonomian Indonesia kedepan, yaitualiranmasuk modal asing yang deras, ekseslikuiditas yang tinggi, danmasihtingginyatekananinflasiakibatdarikecenderunganmeningkatnyapermintaandanhargapangan global sertagangguanfaktorcuaca.

  33. Selaintantangantersebut, beberapafaktorrisikodanketidakpastianjugaperludiwaspadai, baik yang berasaldaridalamnegerimaupunluarnegeri. • Dari sisieksternal. faktorrisikoantara lain dapatberasaldaripergerakanhargaminyakduniadankomoditaspangan yang meningkatterlalutinggi.

  34. Sementaraitu, masihtingginyafaktorketidakpastianpemulihankrisisdinegara-negaramajudikhawatirkanjugadapatmemengaruhipermintaanterhadapkomoditasekspor. • Dari sisidomestik, risikoterjadinyagangguanproduksidandistribusibahanmakanandikhawatirkandapatmemberikantekanantambahanterhadapinflasikedepan.

  35. Pertumbuhanekonomi Indonesia diperkirakanakanterusmembaik, setidaknyasampaitahun 2015. Selamaperiodetersebut, ekonomi Indonesia akanmemasukipertumbuhanemaskarenamembaiknyahargakomoditassertameningkatnyadayabeli masyarakat. • MenurutBank Indonesia, perekonomian Indonesia kedepandiperkirakanmembaikdenganstabilitasmakroekonomi yang tetapterjaga, pertumbuhanekonomi yang Iebihtinggidan surplus neracaperdagangan yang masihakanbesar.

More Related