1 / 27

TCP/IP

TCP/IP. Zaini, PhD Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas 2012. Sejarah. Tahun 1973, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) pertama kali mengusulkan TCP/IP sebagai standar untuk menghubungkan jaringan yang ada sehingga dapat bertukar informasi.

rian
Download Presentation

TCP/IP

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TCP/IP Zaini, PhD Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas 2012

  2. Sejarah • Tahun 1973, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) pertama kali mengusulkan TCP/IP sebagai standar untuk menghubungkan jaringan yang ada sehingga dapat bertukar informasi. • Kelebihan utama TCP/IP adalah pengguan nya pada sistem komputasi yang heterogen (PC, Mac, Windows, Linux dll). • TCP/IP merupakan protocol suite yang berarti tersusun dari sejumlah protokol.

  3. Protokol aplikasi • Bertanggung-jawab untuk memulai permintaan (request) pada sisi client dan menjawab permintaan pada sisi server. • Contoh: Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Simple Mail Transfer Protocol (SMNP) dan Post Office Protocol 3 (POP3)

  4. Capture paket FTP dengan wireshark

  5. Connection dan Connectionless • Pada komunikasi yg connection-oriented, kedua host harus terhubung dan menyetujui aturan percakapan. • Koneksi kedua host tersebut dikenal dengan session. • Protokol bertanggung-jawab memonitor session dan memastikan data terkirim sampai di penerima. • Pada komunikasi yg connectionless-oriented, session tidak dibentuk sebelum pengiriman data. • Setelah data dikirim, tidak diperiksa apakah data sudah sampai di penerima.

  6. Session mengakhiri memulai (Mike Meyers, 2009)

  7. Transmission Control Protocol dan User Datagram Protocol • TCP adalah protokol transport yang connection-oriented sehingga membentuk dan memonitor session, memastikan data sampai di sisi tujuan. • HTTP, SMTP dan FTP adalah protokol aplikasi yang menggunakan TCP. • UDP adalah protokol transport yang connectionless-oriented • DNS query adalah protokol aplikasi yang menggunakan UDP.

  8. Capture segmen TCP dengan wireshark

  9. Internet Protocol • Bertanggung-jawab untuk pengalamatan dan routing data ke sisi penerima. • Protokol menggunakan alamat IP untuk menentukan rute data ke tujuan.

  10. Capture paket IP dengan wireshark

  11. Address Resolution Protocol • Jika host mengirimkan data ke tujuan, alamat MAC host tujuan harus diketahui. • ARP mengkonversi alamat IP tujuan menjadi alamat MAC tujuan. • Pada sebuah LAN, ini dilakukan dengan mengirimkan paket broadcast yang berisi “Whoever has this IP address, Ineed your MAC address!”

  12. Address Resolution Protocol

  13. Internet control message protocol • Menyediakan cara transfer pesan dari router dan komputer ke komputer. • Menyediakan umpan balik tentang masalah di jaringan. • Contoh: datagram tidak bisa mencapai tujuan, router tidak punya buffer yang cukup untuk melewatkan datagram. • Untuk melihat apakah host sedang aktif, gunakan perintah ping pada command line.

  14. Capture paket ICMP dengan wireshark

  15. Alamat IP Terdiri dari 32 bit : 11000000.10101000.00000100.00000010 (Mike Meyers, 2009)

  16. ID jaringan • Untuk membedakan satu LAN dengan yang lain, setiap komputer di LAN harus berbagi alamat IP yang sangat mirip. • Pada contoh LAN diatas, alamat jaringan adalah 192.168.0.0 • Komputer 2 berbagi 3 angka pertama dari alamat IP. • Contoh ID komputer pada LAN diatas adalah 6 & 15. • Alamat broadcast (192.168.0.255) digunakan untuk menghubungi semua komputer di LAN

  17. Subnet mask Menentukan apakah alamat tujuan adalah IP lokal atau global. (Mike Meyers, 2009)

  18. Diagram router Default gateway : alamat IP milik router yang terhubung ke LAN (Mike Meyers, 2009)

  19. Routing table • Berisi semua jaringan tujuan dan cara mencapai jaringan tersebut. • Pada static routing, tabel tersebut diisikan oleh administrator dan hanya cocok untuk jaringan kecil. • Pada dynamic routing, router secara otomatis bertukar informasi dengan router tetangga dalam membuat tabel rute.

  20. Subnetting Merubah subnet mask untuk membagi range dari IP.

  21. Range IP Alamat pertama: Alamat terakhir: Alamat broadcast: Glen E. Clarke, 2009

  22. Kelas alamat IP • Internet AssignedNumbers Authority (IANA) memecah alamat IP yang ada menjadi beberap kelas. (Mike Meyers, 2009)

  23. CIDR (Classless InterDomain Routing) notation /8 : 8 bit pertama adalah alamat jaringan Glen E. Clarke, 2009

  24. Private network Router tidak akan melewatkan traffic untuk range alamat tsb. Glen E. Clarke, 2009

  25. Network Address Translation (NAT) • Digunakan agar jaringan privat dapat terhubung ke internet melewati router. • Router menerima traffic ke internet dan mengkonversi alamat privat dari sumber menjadi alamat publik dari router. • Karena banyak host yang terhubung ke router, port sumber digunakan sebagai pengenal host.

  26. Format paket IP (Nader F. Mir, 2006)

  27. Format segmen TCP (Nader F. Mir, 2006)

More Related