1 / 15

PENGANTAR ILMU ALAMIAH DASAR Oleh Ahmad Sidi Pratomo

PENGANTAR ILMU ALAMIAH DASAR Oleh Ahmad Sidi Pratomo. ILMU ALAMIAH DASAR. A. Manusia Selalu Ingin Tahu Issac Asimov (1920), mengatakan bahwa binatang sebagai Idle Curiosity (keingintahuan yang terbatas). Manusia justru daya pikirnya lebih berperan daripada daya fisiknya.

Download Presentation

PENGANTAR ILMU ALAMIAH DASAR Oleh Ahmad Sidi Pratomo

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGANTAR ILMU ALAMIAH DASAR Oleh Ahmad Sidi Pratomo

  2. ILMU ALAMIAH DASAR A. Manusia Selalu Ingin Tahu Issac Asimov (1920), mengatakan bahwa binatang sebagai Idle Curiosity (keingintahuan yang terbatas). Manusia justru daya pikirnya lebih berperan daripada daya fisiknya.

  3. Perbedaan Manusia dengan binatang : • Manusia dapat berpikir (homo sapien) • Manusia dapat membuat alat (homo faber) • Manusia dapat berbicara (homo longuens) • Manusia hidup bermasyarakat (homo socius) • Manusia dapat berdagang (homo economicus) • Manusia sadar ada kekuatan diluar dirinya (homo religius).

  4. B. Rasa Ingin Tahu dan Mitos Mitos merupakan cerita yang dibuat-buat atau dongeng yang pada umumnya menyangkut tokoh kuno seperti dewa, manusia perkasa, yang gunanya untuk menjawab keterbatasan pengetahuan manusia tentang alam. Pengetahuan tentang Mitos disebut Mitologi. Mitologi banyak muncul dalam zaman pra sejarah. Ada tiga macam Mitos : • Mitos sebenarnya • Cerita rakyat. • Legenda. Contoh : mitos tentang Pelangi, Mitos sunan kudus, dan Mitos Dayang Sumbi.

  5. Faktor Mitos dipercayai kebenarannya saat itu: • Keterbatasan pengetahuan manusia • Keterbatasan penalaran manusia • Keingintahuan manusia sementara terpenuhi. C. Manusia berperasaan dan Rasional : Perasaan adalah fungsi jiwa untuk mempertimbangkan dan mengukur sesuatu menurut rasa senang dan tidak senang.

  6. Perasaan rendah sifatnya biologis yang dimiliki oleh binatang. Misal rasa lapar, rasa seksual. Perasaan luhur, sifatnya rohani yang hanya dimiliki oleh manusia. Misal cinta kasih, tanggung jawab. Rasional adalah, menerima sesuatu atas dasar kebenaran pikiran atau rasio. Kemampuan manusia mempergunakan daya akalnya disebut intelegensi.

  7. Cara-cara lama dalam memperoleh pengetahuan dilakukan manusia dengan masih mengandalkan perasaan daripada pikiran. Yaitu : • Prasangka • Intuisi • Coba-coba (trial and error). Pikiran manusia berkembang, ke arah rasional dan didukung oleh pengalaman (empiris). Dalam menerima kebenaran manusia menggunakan logika, yaitu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus, tepat dan sehat

  8. Lima pentahapan progresivitas manusia : • Antroposentris • Geosentris • Heliosentris • Galaktosentris • Asentris.

  9. IKHTISAR PERKEMBANGAN WAWASAN MANUSIA

  10. DASAR-DASAR PENGETAHUAN • Pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu, kepastian • dimulai dengan rasa ragu-ragu • Pengetahuan mampu dikembangkan manusia karena : • Bahasa yang bersifat komunikatif • Pikiran yang mampu menalar. • PENALARAN • Kegiatan berpikir yg mempunyai karakteristik tertentu dalam • menemukan kebenaran. • Ciri-ciri Penalaran : • Pola berpikir logika • Analitik. • Perasaan merupakan suatu penarikan kesimpulan yang tidak • berdasarkan penalaran.

  11. Pengetahuan yang dipergunakan dalam penalaran pada • dasarnya bersumber pada rasio atau fakta. • Rasionalisme adalah paham yang mengembangkan bahwa • rasio adalah sumber kebenaran. • Empirisme, adalah paham yang menyatakan bahwa fakta • yang tertangkap lewat pengalaman manusia merupakan • sumber kebenaran. • LOGIKA • Dua jenis cara penarikan kesimpulan, yakni logika deduktif • dan logika induktif. • Logika deduktif , cara berpikir dimana ditarik kesimpulan yg • bersifat khusus dari pernyataan bersifat umum. • Logika Induktif terkait empirisme (butuh dukungan fakta).

  12. SUMBER PENGETAHUAN : • Paham Rasionalisme menggunakan metode deduktif. • Paham Empirisme menggunakan metode induktif • METODE ILMIAH • Prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. • Ilmu adalah pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah. • Pengetahuan disebut ilmu atau ilmiah jika: • Objektif (sesuai dgn objek atau didukung fakta empiris) • Metodik (cara-cara tertentu yg teratur dan terkontrol) • Sistematik (saling berkaitan dan merupakan satu kesatuan) • Berlaku umum (dapat diuji coba orang lain dan hasilnya sama). • Dengan metode ilmiah, pendekatan rasional digabungkan • dengan pendekatan empiris.

  13. Teori-teori ilmiah yang menyusun pengetahuan harus • Memenuhi dua syarat utama yaitu: • Harus konsisten dengan teori-teori sebelumnya. • Harus cocok dengan fakta-fakta empiris. • Kriteria Metode Ilmiah : • Berdasarkan fakta • Bebas dari prasangka • Menggunakan prinsip-prinsip analitis • Menggunakan hipotetis • Menggunakan ukuran objektif • Menggunakan teknik kwantitatif.

  14. PERUMUSAN MASALAH Deduksi Induksi METODE ILMIAH PENG ILMIAH KERANGKA PIKIR RUMUSAN HIPOTESIS DITERIMA DITOLAK UJI HIPOTESIS

  15. Ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang disusun secara konsisten dan kebenarannya telah teruji secara empiris. Sarana berpikir Ilmiah : Adalah merupakan alat bagi metode ilmiah dalam melakukan fungsinya secara baik berupa : Bahasa, logika, matematika dan statistika.

More Related