1 / 31

Presentasi Kelompok 4 DKV - C Nama Kelompok : Yunita Theresa 625110107

Presentasi Kelompok 4 DKV - C Nama Kelompok : Yunita Theresa 625110107 Yohana Puspita 625110112 Juliana Liu 625110115 Albertus Jonathan 625110134 Grace Kirana 625110149. BAB 4 Pemecahan Masalah , Kreativitas & Inteligensi Manusia. Pemecahan masalah. Pemecahan masalah :

Download Presentation

Presentasi Kelompok 4 DKV - C Nama Kelompok : Yunita Theresa 625110107

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PresentasiKelompok 4 DKV - C NamaKelompok: Yunita Theresa 625110107 YohanaPuspita 625110112 Juliana Liu 625110115 AlbertusJonathan 625110134 Grace Kirana 625110149

  2. BAB 4PemecahanMasalah, Kreativitas & InteligensiManusia

  3. Pemecahanmasalah Pemecahanmasalah: suatupemikiran yang terarahsecaralangsunguntukmenemukansolusi/jalankeluaruntuksuatumasalahspesifik. Masalahdatang  ditanggapi  memilih mengujirespons yang kitadapatuntukmemecahkanmasalah.

  4. Gestalt  konfigurasi; keseluruhan yang terorganisasi. Terkenaldenganpemahamaninsight dalammemecahkanmasalah. Permasalahadaketikaketegangan/stresmunculsebagaihasildariinteraksiantarapersepsi & memori. Max Wertheimer, Kurt Koffka, & Wolfgang Kohler  sudutpandangpersepsireorganisasidalamaktivitaspemecahanmasalah.

  5. Karl Duncker (1945)  konsep functional fixedness  kecenderunganuntukmempersepsi-kansesuatusesuaidenganfungsiumumnya. Set  meliputiide-ide yang berhubungandenganaktivitaskognitif yang mendahuluipemikiran & persepsi. Set dapatmeningkatkankualitaspersepsi/pe-mikiranmelaluipartisipasi yang lebihaktifdalammengartikansuatu stimulus.

  6. PenelitianGlucksberg & Danks (1969) • Pemberian label padaobjekkedalampikiranpartisipandapatmemfasilitasiataujustrumenghambatpemecahanmasalah. • Set dapatmenghambatpersepsiataupemikiran. Contoh: penelitianteka-tekililinDuncker (1945)

  7. Representasipermasalahan Tahapanpemecahanmasalah Hayes (1989):

  8. Sebagian besar informasi yang kita peroleh melalui sistem visual. Karena itu, tahap terpenting representasi masalah; khususnya bagaimana informasi disajikan dlam istilah-istilah visual imajinatif. Manusia cenderung merepresentasikan sesuatu secara visual dengan prosa yang kaya imajinasi  disebut ‘gambaran kata’ (Salisbury, 1995). Penelitian pendukung  Marvin Levine (1993).

  9. Model representasi internal: Eisenstadt & Kareev Mempelajariaspek-aspekpemecahanmasalahmanusia yang ditunjukkanolehorang-orang yang memainkanpermainanpapan (Go & Gomoku). Fokuspenelitian: jenisrepresentasi internal posisipapan yang dibuatpemaindanpadarepresentasipengetahuan.

  10. ProsespengenalanmasalahdalampenelitianEisenstadt & Kareev: Atas-ke-bawah (top-down)  analisisdimulaidenganusaha yang dibuatuntukmemverifikasidengancaramencarirangsangandiikutiolehhipotesis. Bawah-ke-atas (bottom-up)  rangsangandiperiksa & dicocokkandengankomponenstruktural.

  11. Kreativitas Kreativitas: aktivitaskognitif yang menghasilkansuatupandanganbarumengenaisuatubentukpermasalahan & tidakdibatasipadahasil yang pragmatis. Manusiamemilikiberagamkreativitas, tapiseringtidakdisadari/diketahuinya. Proseskreatif Wallas (1926)  4 tahapproseskreatif: persiapan, inkubasi, iluminasi, danverifikasi.

  12. 1. Persiapan Memformulasikansuatumasalah & membuatusahaawaluntukmemecahkannya. Kreativitaspadaorangterkenal ide & pengetahuansudahberkembangsejakkanak-kanak. Ide-ideawal menentukanmasadepanorangkreatif.

  13. 2. Inkubasi Masadimanatidakadausahaygdilakukansecaralangsunguntukmemecahkanmasalah & perhati-an dialihkansejenakkehal lain. Posner (1973)  tahapinkubasimembebaskankitadaripikiran-pikiran yang melelahkanakibatprosespemecahanmasalah. Inkubasimembantukitamereor-ganisasi/menyusun-kembalipemikiran-pemikirankitaterhadapsuatumasalah.

  14. 3. Iluminasi / pencerahan 4. Verifikasi Memperolehinsight. Insight  pemahamanmeningkat  idebermunculan  ide-idesalingmelengkapi  penyelesai-an masalah. Terobosan-terobosankreatifmunculpadatahapini. Mengujipemahaman yang telahdidapat & membuatsolusi

  15. Kreativitas & functional fixedness Functional fixedness dapatmenghambatkreativitas (terdapatkesamaankonsepantarapemecahanmasalahdengankreativitas). Orangkreatif selalumelihatadanyasuatuhubungan yang unikdaribeberapahal yang tampaknyatidaksalingberhubungan. Teoriinvestasikreativitas Orang yang kreatif yang pertama kali tertantanguntukmencoba & menghasilkansesuatu yang baru.

  16. Teoriinvestasikreativitas • Investasi portfolio yang dilihatolehduniabisnis & perusahaan. • Dapatdikombinasikandengantindakankreatifdisegalabidangke-hidupan & lingkunganintelektualygberperanpentingpadakreativitas. Enamatributkreativitas Sternberg & Lubart (1996): Prosesinteligensi Gaya intelektual Pengetahuan Kepribadian Motivasi Kontekslingkungan

  17. Kreativitas kombinasibeberapafaktor yang dapatdiidentifikasi & dianalisis. Penelitiankreativitasmanusia  mengidentifikasidanmeneliti/menentukankekuataninteraksiantaramasing-masingatribut.

  18. Penilaiankreativitas • Mednick, 1967 Remote Associations Test (RAT) Cara uji: memintasubjekmenghasilkan 1 katabaru yang diperolehdariasosiasilogisdari 3 kata. • Bowers & rekan, 1990  dyads of dyads. Hasil: subjekmampumengidentifikasirangkaiankata yang koheren, walautanpadiberikansolusi.

  19. Divergence Production Test – J.P. Guilford, 1976 Duatipeberpikir: • Cara pikirkonvergen  terpusat; satukesimpulankhusus. • Cara pikirdivergen  menyebar; variasijawabanberbeda, sehinggakebenaranbersifatsubjektif.

  20. Hambatanbudaya Penelitianhambatanbudayaoleh James Adams. Hasil  kemampuanberpikirkreatifdipengaruhibudaya & pendidikanmasing-masingindividu. Mengajarkankreativitas Hayes (1978)  carameningkatkankreativitas: Mengembangkanpengetahuandasar Menciptakanatmosferygtepatuntukkreativitas Mencarianalogi

  21. Inteligensimanusia Permasalahandefinisi Inteligensi: kemampuanuntukmemperoleh, memanggilkembali (recall), danmenggunakanpengetahuanuntukmemahamikonsep-konsepabstrakmaupunkonkretdanhubunganantaraobjek & ide, sertamenerapkanpengetahuansecaratepat.

  22. Permasalahandefinisi Nickerson, Perkins, & Smith (1985)  beberapakemampuan yang merepresentasikaninteligensimanusia: Kemampuanmengklasifikasikanpola Kemampuanmemodifikasiperilakusecaraadaptif Kemampuanberpikirsecaradeduktif Kemampuanberpikirsecarainduktif (generalisaasi) Kemampuanmengembangkandanmenggunakan model konseptual. Kemampuanmemahami/mengerti

  23. Teorikognitifinteligensi • Earl Hunt  menelitiinteligensi & inteligensiartifisialdalamkontekspsikologikognitif Diawaliolehparapsikologkognitif yang tertarikdenganinteligensikomputer analogiinteligensimanusia & inteligensitiruansangatmirip. Kecepatanpemprosesaninformasi

  24. Penalaran & pemecahanmasalah • Sternberg: Penalaran  usahamengombinasikanelemen-elemen yang berasaldariinformasi lama untukdiubahmenjadiinformasibaru. • Asalinformasi lama: eksternal (buku, film, dll), internal (ingatan), dankombinasikeduanya. • Teknikmembuatsolusi Sternberg  analogi.

  25. Penalaran & pemecahanmasalah • Robert J. Sternberg  triarkhisinteligensi: • Perilakuinteligenkomponensial • Struktur & mekanisme yang mendasariperilakuinteligen. • Terdapat 3 komponenpemprosesaninformasi: belajarcaramelakukanhal-haltertentu, merencanakan, danmelaksanakan.

  26. b. Perilakuinteligensieksperiensial Perilaku yang tepatsecarakontekstual  perilaku yang tidakdianggap ‘inteligen’ menurutpengalamanumum  kreatif. c. Perilakuinteligenkontekstual • Meliputi: adaptasiterhadaplingkungan, pemilihanlingkungan yang lebih optimal, & menciptakanlingkungan yang lebihbaikbagipeningkatankeahlian, minat, dannilai-nilai. • Jenisinteligensiterpentingdalampergaulansehari-hari.

  27. Teorikognitifinteligensi • 5 komponendalamteoriinteligensi Sternberg: Metakomponen, komponen-komponenperilaku, komponen-komponenpenguasaan, komponen-komponeningatan, dankomponen-komponenpemindahan. • Komponen: langkah yang harusdilaluiseseorangsaathendakmemecahkanmasalah. • Metakomponen: pengetahuan yang dimilikiseseseorangmengenaicaramemecahkanmasalah.

  28. Dukunganneurosainskognitif • Otak  organ yang berfungsisecaratepat  karenanya, otak yang inteligen & terlatihakanmenggunakanglukosadalamjumlahsedikit. Hasilpenelitian: • GMR (glucose metabolic rate) otakpadaorang yang memilikiskortinggidalamtesabstraklebihkecildibandingkankelompokkontrol. • Menunjukkan: jenisinteligensi yang efisiendalampemecahanmasalah.

  29. Haier, dkk  model inteligensi yang efisien, yaituinteligensidipandangdariseberapaefisienotakbekerja. • Haier, Siegel, Tang, Abel, & Buchsbaum (1992)  eksperimen ‘Tetris’  menyusunstandaruntuktesinteligensi (RPMS dan WAIS). • Hasilpenelitian: adahubunganantaraperubahanpada GMR denganskorinteligensi  mendukungteoriefisiensi.

  30. Charles Spearman mengembangkankonsepawalinteligensiumum  dikembangkanlagioleh John Duncan (2000): mengukurinteligensispasialdaninteligensi verbal denganmenelitilapisanluarotakbagiandepansaatseseorangmelakukanbermacamaktivitaskognitif.

More Related