1 / 10

Teori Belajar Ivan Pavlov Classical Conditioning

Teori Belajar Ivan Pavlov Classical Conditioning. Dhita Werdhikaning Tyas Asih 120111409985 BK-B 2012. Ivan PavLov. Mengenai PavLov.

prisca
Download Presentation

Teori Belajar Ivan Pavlov Classical Conditioning

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Teori BelajarIvan PavlovClassical Conditioning Dhita Werdhikaning Tyas Asih 120111409985 BK-B 2012

  2. Ivan PavLov

  3. Mengenai PavLov Ivan Petrovich Pavlov lahir 14 September 1849 di Ryazan Rusia yaitu desa tempat ayahnya Peter Dmitrievich Pavlov menjadi seorang pendeta. Ia dididik di sekolah gereja dan melanjutkan ke Seminari Teologi. Pavlov lulus sebagai sarjana kedokteran dengan bidang dasar fisiologi.

  4. Pengertian Classic conditioning ( pengkondisian atau persyaratan klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.

  5. mempelajaribagaimanaanjingpercobaannyamenjaditerkondisiuntukberliurwalautanpamakanan.mempelajaribagaimanaanjingpercobaannyamenjaditerkondisiuntukberliurwalautanpamakanan. • Hasil percobaannya, Pavlovmenyimpulkanbahwauntukmembentuktingkahlakutertentu, harusdilakukan stimulus yang menghasilkantingkahlakutersebutsecaraberulang-ulangdenganmelakukanpengondisiantertentu.

  6. Contoh Agar seoranganakmaurajinbelajar, maka orang tuadapatmemberikan yang iasenangisetelahiabelajar, misalnyadenganmemberikanpermenataucoklat. Hal inisangatefektifdilakukandibandingkandenganmemaksaanakuntukbelajar yang cenderungmenimbulkanketidaknyamanananaksaatbelajar.

  7. Ke le bi ha n • Mementingkan pengaruh lingkungan, bagian-bagian, peranan reaksi, mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil belajar. • Mementingkan pembentukan kebiasaan dalam pemecahan masalah. • Memberi pengaruh siswa dalam belajar, karena pendidik memberi stimulus sedangkan siswa akan lebih termotivasi dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. • Terdapat stimulus tertentu yang mampu menggugah semangat siswa yang semula rendah. • Jika siswa sudah terbiasa melakukan perbuatan yang telah terkondisikan dengan ilmunya secara kontinyu maka ia dapat dikatakan berhasil dalam belajarnya. • Memberikan cirri perubahan dalam belajar, jika ada suatu tanda signal.

  8. Kelemahan 1.Sistem pembelajaran bersifat mekanis. 2.Pembelajaran bersifat teacher centered. 3.Siswa menjadi pasif. 4.Hanya merupakan materi. 5.Percobaan dalam laboratium, berbeda dengan keadaan sebenarnya. 6.pribadi seseorang dapat mempengaruhi hasil belajar. 7.Respon mungkin dipengaruhi oleh stimulus yang tak dikenal. 8.Teori ini sangat sederhana dan tidak memuaskan untuk menjelaskan segala seluk beluk dalam belajar yang sangat komplek dan tidak dapat diamati dalam satu perspektif saja.

  9. Ilustrasi Gambar

  10. Video Classical Conditioning

More Related