RANGKUMAN FISIKA - PowerPoint PPT Presentation

pilis
rangkuman fisika n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
RANGKUMAN FISIKA PowerPoint Presentation
Download Presentation
RANGKUMAN FISIKA

play fullscreen
1 / 27
Download Presentation
RANGKUMAN FISIKA
266 Views
Download Presentation

RANGKUMAN FISIKA

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. RANGKUMAN FISIKA PENGUKURAN, BESARAN DAN KLASIFIKASI BENDA

  2. BAB 1 PENGUKURAN

  3. PENGUKURAN • Mengukur adalah membandingkan suatu besaran yang dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan • Satuan adalah sesuatu yang digunakan sebagai pembanding di dalam pengukuran • Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka-angka • Satuan Baku adalah satuan yang disepakati semua orang

  4. PEMBAGIAN BESARAN • Besaran pokok • Besaran yang satuannya didefinisikan disebut besaran pokok.

  5. Panjang adalah menyatakan jarak antara dua titik • Massa benda adalah jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda • Waktu adalah selang anatara dua kejadian atau peristiwa

  6. B. Besaran Turunan • Besaran Turunan adalah besaran yang dihasilakan dari satu atau lebih besaran pokok.

  7. Luas adalah mengalikan hasil pengukuran tinggi dengan lebarnya • Volume adalah besarnya ruangan yang terisi oleh materi • Konsentarsi larutan adalah menyamourkan massa terlarut dengan volume terlarut • Laju pertumbuhan adalah masa pertumbuhan suatu tanaman

  8. SATUAN INTERNASIONAL • Satuan Internasional adalah sistem matrik yang disepakati secara internasional

  9. ALAT UKUR • Jangka sorong

  10. B. Mikrometer sekrup

  11. BAB 2 KLASIFIKASI BENDA

  12. Klasifikasi Benda • Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan dapat menempati sebuah ruuang • Pembagian materi berdasarkan wujudnya terdiri dari zat padat, cair dan gas • Perbedaan sifat zat padat, cair dan gas

  13. Unsur, Senyawa dan Campuran • Berdasarkan komposisinya materi yang ada di alam diklasfikasikan menjadi zat tunggal dan campuran • Zat tunggal dibagi menjadi unsur dan senyawa • Campuran terdiri dari campuran heterogen dan homogen

  14. Unsur • Unsur merupakan zat tunggal yang tak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik aslinya • Bagian terkecil dari unsur adalah atom, atom dibagi menjadi dua yaitu Proton dan Elektron • Unsur dikelompokkan menjadi unsur logam dan non-logam

  15. Perbedaan unsur logam dan non-logam

  16. Contoh unsur logam

  17. Contoh unsur non-logam

  18. Senyawa • Senyawa terdiri dari dua unsur atau lebih • Senyawa merupakan zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi dua jenis atau lebih zat yang lebih sederhana dengan cara kimia • Senyawa terbentuk melalui proses pencampuran zat secara kimia pembakaran atau penguraian secara termal ataupun elektrik • Sifat suatu senyawa akan berbeda dengan unsur penyusunnya

  19. Contoh senyawa

  20. Campuran • Camuran adalah suatu materi yang terdiri dari dua zat lebih dan masih mempunyai sifat zat asalnya • Campuran dibagi menjadi Canpuran Homogen dan Heterogen

  21. Campuran Homogen • Campuran Homogen adalah campuran yang tidak dapat dibedakan zat-zat yang tercampur di dalamnya • Contoh Homogen adalah larutan • Larutan terdiri dari pelarut atau solvant dan zat terlarut atau solute • Dalam larutan ukuran partikel zat terlarut sangat kecil dengan diameter kurang dari 1 nanometer

  22. Campuran Heterogen • Campuran heterogen terjadi karena zat yang tidak dapat tercampur satu dengan lainya secara sehingga dapat dikenali zat penyusunya • Selurih bagian campuran heterogen tidak memiliki komposisi yang sama

  23. Perbedaan Sifat Unsur, Senyawa dan Campuran

  24. Larutan • Terdiri dari larutan basa, asam dan garam • Larutan asam • Contoh : Asam sulfat, asam cuka, asam lambung • Ciri-ciri : Rasanya asam, dapat menimbulkan korosif mengubah kertas lakmus biru menjadi merah

  25. B. Larutan basa • Contoh : Sabun mandi, sabun cuci, shampoo, pasta gigi, obat maag, pupuk • Ciri-ciri : terasa licin di kulit dan terasa agak pahit, mengubah lakmus biru menjadi merah • Larutan asam sering direaksikan dengan larutan basa yang menghasilkan senyawa netral atau disebut reaksi netralisasi

  26. C. Larutan Garam • Salah satu reaksi yang dapat membentk garam adalah reaksi asam dan basa atau reaksi netralisasi • Asam + basa  garam + air

  27. Indikator • Indikator asam basa adalah sautu senyawa yang menunjukan perubahan warna apabila bereaksi dengan asam atau basa • Dua jenis indikator yaitu alami dan buatan • Contoh indikator alami : Kunyit yang akan memberikan warna kuning cerah pada larutan asam dan warna jingga pada suasana basa • Contoh indikator buatan : Kertas lakmus. Lakmus merah akan menjadi biru dalam larutan basa