DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANDIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009 - PowerPoint PPT Presentation

pegeen
direktorat pembinaan sma ditjen mandikdasmen departemen pendidikan nasional 2009 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANDIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009 PowerPoint Presentation
Download Presentation
DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANDIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

play fullscreen
1 / 28
Download Presentation
175 Views
Download Presentation

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANDIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. BIMBINGAN TEKNISPENINGKATAN & PENJAMINAN MUTU DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANDIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

  2. TUJUAN BIMTEK • Meningkatnya komitmen warga sekolah meningkatkan efektivitas pengelolaan mutu dan penjaminan dalam menerapkan standar nasional pendidikan. • Mendapatkan gambaran nyata kinerja sekolah dan menentukan solusi tindak lanjut dalam peningkatan dan penjaminan mutu • Meningkatnya kompetensi warga sekolah dalam peningkatan dan penjaminan mutu • Meningkatnya kesiapan sekolah dalam menghadapi evaluasi RSBI dalam memenuhi kriteria 8 standar nasional pendidikan sehingga dapat mencapai kriteriasekolah bertaraf internasional. • Meningkatnya komitmen sekolah terhadap akses siswa kurang mampu secara ekonomi untuk memperoleh pelayanan program RSBI minimal 10 %. • Meningkatnya kesiapan sekolah untuk meningkatkan kinerja menuju sekolah mandiri.

  3. STRATEGI :BAGAIMANA MENERAPKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN MENGUKUR KINERJA SEKOLAH

  4. SIKLUS MUTU (DEMING)

  5. BAGAIMANA SEKOLAH MENERAPKAN STRATEGI ?


  6. DUA STRATEGI INTI PENGELOLAAN MUTU • Peningkatan mutu (quality improvement) adalah seperangkat strategi dan program yang telah terkoordinasi yang dirancang dan dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan dalam sistem pendidikan nasional dalam meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik. • Penjaminan mutu (quality assurance) adalah rangkaian proses dan sistem yang saling berkaitan untuk mengumpulkan, menganalisis dan melaporkan data mengenai kinerja pendidik, tenaga kependidikan, program dan lembaga. Penjaminan mutu merupakan komponen pendukung peningkatan mutu berkelanjutan.

  7. APAKAH PROSESNYA MEMENUHI STANDAR? APAKAH HASILNYA SESUAI TARGET YANG DITETAPKAN?

  8. PROFIL LULUSAN SEPERTI APA YANG SEKOLAH HARAPKAN ?

  9. PROFIL LULUSAN SEPERTI APA YANG SEKOLAH HARAPKAN ?

  10. KINERJA PELAYANAN GURU

  11. KOMITMEN GURU

  12. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DALAM KELAS

  13. MODEL ANALISIS BENCHMARK

  14. FORMAT 1PROFIL LULUSAN SEPERTI APA YANG SEKOLAH HARAPKAN?

  15. FORMAT 2APA YANG MENJADI LANDASAN OPERASIONAL PENGELOLAAN ?

  16. FORMAT 3BAGAIMANA MENGAITKAN TUJUAN TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL?

  17. FORMAT 3 … (lanjutan)

  18. FORMAT 3 … (lanjutan)

  19. FORMAT 4REVISI TARGET KINERJA SEKOLAH DENGAN MEMBANDINGKAN DENGAN TARGET SEKOLAH RUJUKAN YANG BERTARAF INTERNASIONAL

  20. FORMAT 5ANALISIS PROFIL SEKOLAH

  21. FORMAT 6.1 - 6.21GAMBARAN KONDISI SEKOLAH (ambil dari format 5)

  22. FORMAT 7MENENTUKAN KEGIATAN PRIORITAS * catatan : pada setiap komponen yang dipertimbangkan diberi bobot 1-5 5 menyatakan sangat penting dan 1 menyatakan tidak penting

  23. FORMAT 8 PENGORGANISASIAN STANDARPADATINGKAT SATUANPENDIDIKAN DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM..................................................

  24. FORMAT 9PENGORGANISASIAN TIM PENJAMINAN MUTU PENGELOLAAN STANDAR PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM……………………………………………………………………………………………..

  25. FORMAT 9 ... (lanjutan) Di atas terget bernilai 3; sesuai target bernilai 2; di bawah target menilai 1 Kesimpulan Tim : ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

  26. PENGORGANISASIAN PENINGKATAN MUTU SEKOLAH

  27. MODEL PENGORGANISASIAN KEGIATAN SEKOLAH