BAB 3 TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG - PowerPoint PPT Presentation

bab 3 tahap pengikhtisaran akuntansi perusahaan dagang n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
BAB 3 TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG PowerPoint Presentation
Download Presentation
BAB 3 TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

play fullscreen
1 / 26
BAB 3 TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
2091 Views
Download Presentation
obelia
Download Presentation

BAB 3 TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. BAB 3TAHAP PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

  2. Membuat Neraca Saldo • Pembuatan neraca saldo pada akhir tahun buku digunakan untuk meringkaskan atau mengikhtisarkan pencatatan-pencatatan pada buku besar guna mempersiapkan laporan. • Neraca saldo disebut juga neraca percobaan (trial balance), karena beberapa penyesuaian masih diperlukan untuk beberapa saldo yang masih dianggap sementara. • Neraca saldo menenpatkan masing-masing akun menurut aturan atau urutan tertentu. • Pada bagian aktiva, akun-akun disusun berdasarkan likuiditas masing-masing akun tersebut. • Pada bagian hutang, akun-akun disusun berdasarkan likuiditas masing-masing akun tersebut.

  3. Pada bagian modal, akun-akun disusun berdasarkan kekekalan atau lama akun tersebut bertahan dalam neraca saldo. Namun, apabila masing-masing akun sudah memiliki nomor urut akun, maka penempatan masing-masing akun dapat mengikuti atau sesuai dengan masing-masing akun tersebut.

  4. Saldo Normal Akun

  5. Bentuk Neraca Saldo Perusahaan Dagang

  6. Contohsoal : PerhatikanneracasaldoPT.Mitra per 11 Agustus 2004 berikut: Perusahaan Dagang MITRA selamabulanDesember 2004 memilikitransaksi-transaksisebagaiberikut : (klikdisini)

  7. Jawab :

  8. Berdasarkan akun-akun pada buku besar, maka kita dapat menyusun neraca saldo sebagai berikut :

  9. Neraca saldo di atas memperlihatkan bahwa jumlah sisi debit dan sisi kredit telah seimbang. Jika telah seimbang maka dapat ditarik kesimpulan bahwa buku besar telah diselenggarakan dengan benar. Kemudian kita dapat menguji buku pembantu piutang dagang dan hutang dagang. Berikut adalah daftar piutang dagang dan hutang dagang :

  10. Membuat Ayat Jurnal Penyesuaian • Pada akhir periode, penyesuaian akun-akun buku besar pada perusahaan dagang tidak jauh berbeda dengan perusahaan jasa. Meskipun demikian, pada perusahaan dagang terdapat sejumlah akun yang tidak dijumpai pada perusahaan jasa. Itulah mengapa pembahasan tentang penyesuaian akuntansi perusahaan dagang difokuskan pada akun-akun yang hanya terdapat pada perusahaan dagang.

  11. Penyesuaian Persediaan Barang Dagang • Pada perusahaan dagang dengan metode pencatatan persediaan periodik, penyesuaian perlu dilakukan terhadap akun persediaan barang dagang. Ini terjadi karena pada metode persediaan periodik, akun persediaan barang dagang tidak digunakan untuk mencatat pertambahan persediaan barang dagang ketika terjadi transaksi pembelian, dan tidak mencatat pengurangan persediaan barang dagang ketika terjadi transaksi penjualan. • Pertambahan persediaan barang dagang selama periode akuntansi pada metode persediaan periodik dicatat melalui akun pembelian dan akun-akun lain terkait dengan pembelian barang dagang, antara laib akun biaya angkut pembelian, akun retur pembelian dan pengurangan harga, dan akun potongan pembelian. • Pengurangan persediaan barang dagang karena transaksi penjualan dicatat dengan mendebit akun kas (penjualan tunai) atau piutang dagang (penjualan kredit) dan mengkredit akun penjualan.

  12. Pada akhir periode, perusahaan melakukan perhitungan atas jumlah fisik persediaan barang dagang di gudang. Dari perhitungan ini, dapat diketahui jumlah unit barang di gudang (belum terjual) sampai dengan akhir periode akuntansi. Jumlah unit ini kemudian dikalikan dengan harga pokok barang dagang bersangkutan, sehingga dapat diketahui harga pokok persediaan barang dagang pada akhir periode. • Informasi persediaan akhir perhitungan fisik persediaan barang dagang merupakan informasi dari luar pembukuan. Sementara, akun persediaan barang dagang di buku besar masih menunjukkan saldo pada awal periode. Agar persediaan barang dagang menujukkan nilai sesungguhnya, informasi persediaan akhir ini harus dimasukkan ke pembukuan melalui ayat jurnal penyesuaian. • Ini dapat dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan : (1) pendekatan ikhtisar rugi laba, dan (2) pendekatan harga pokok penjualan.

  13. Pendekatan Ikhtisar Laba Rugi. Pada akhir periode akuntansi, jumlah persediaan barang dagang awal disesuaikan menjadi persediaan barang dagang akhir menggunakan akun ikhtisar laba rugi (termasuk akun nominal) sebagai perantara. Hal ini dilakukan dengan langkah sebagai berikut : • Memindahkan saldo akun persediaan barang dagang awal ke akun ikhtisar laba rugi. Ikhtisar laba rugi Rp. XXX Persediaan barang dagang Rp. XXX • Memunculkan saldo akun persediaan barang dagang akhir. Persediaan barang dagang Rp. XXX Ikhtiar laba rugi Rp. XXX

  14. Pendekatan Harga Pokok Penjualan. • Perhitungan harga pokok penjualan (HPP) melibatkan akun-akun persediaan barang dagang awal dan akhir, pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, serta potongan pembelian. Jika persediaan barang dagang disesuaikan menggunakan pendekatan harga pokok penjualan maka seluruh akun tersebut akan ikut terlibat. Menurut pendekatan ini, seluruh akun tersebut akan dipindahkan ke akun harga pokok penjualan sehingga kita memperoleh saldo akun harga pokok penjualan pada akhir periode. • Penyesuaian persediaan barang dagang menggunakan pendekatan harga pokok penjualan dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  15. Perhatikan neraca Saldo PD Asoka per 31 Desember 2004 sebagai berikut :

  16. Data penyesuaian per 31 Desember 2004 : • Persediaan barang dagang Rp. 7.500.000 • Asuransi jatuh tempo Rp. 400.000 • Perlengkapan toko habis terpakai sebesar Rp. 600.000 • Penyusutan peralatan toko 10% dari harga perolehan • Gaji karyawan yang belum terbayar Rp. 120.000 Diminta : Buatlah ayat penyesuaian dengan : • Pendekatan ikhtisar laba rugi • Pendekatan harga pokok penjualan Jawab : (Klik di sini untuk melihat jawaban)